wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz FOE Pasca UTS

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

COGS (Cost of Goods Sold) mengacu pada:

a)

Biaya pemasaran produk

b)

Semua biaya tetap perusahaan

c)

Biaya langsung yang dikeluarkan untuk memproduksi barang yang terjual

d)

Gaji manajer operasional

2.

Komponen berikut termasuk dalam COGS, kecuali:

a)

Bahan baku

b)

Upah tenaga produksi langsung

c)

Biaya listrik pabrik

d)

Biaya iklan di Instagram

3.

Rumus dasar untuk menghitung COGS adalah:

a)

Penjualan – Laba Kotor

b)

Persediaan awal + Pembelian – Persediaan akhir

c)

Total biaya tetap + total biaya variabel

d)

Harga jual × jumlah unit terjual

4.

Titik impas (Break-Even Point) tercapai ketika:

a)

Laba bersih = 0

b)

Total pendapatan = total biaya (tetap + variabel)

c)

Tidak ada biaya sama sekali

d)

Hanya biaya tetap yang tertutup

5.

Rumus BEP dalam unit adalah:

a)

Total biaya tetap ÷ (Harga jual – Biaya variabel per unit)

b)

Total biaya variabel ÷ Harga jual

c)

COGS ÷ Jumlah unit terjual

d)

(Harga jual × unit) – Biaya tetap

6.

Sebuah UMKM memiliki biaya tetap bulanan Rp6.000.000, biaya variabel per unit Rp10.000, dan harga jual per unit Rp25.000. BEP dalam unit adalah:

a)

200 unit

b)

300 unit

c)

400 unit

d)

600 unit

7.

Jika harga jual dinaikkan (dengan asumsi biaya tetap dan variabel tidak berubah), maka BEP akan:

a)

Naik

b)

Turun

c)

Tidak berubah

d)

Menjadi negatif

8.

Kontribusi margin (contribution margin) per unit dihitung dengan rumus:

a)

Harga jual – Biaya variabel per unit

b)

Harga jual – COGS total

c)

Biaya tetap ÷ jumlah unit

d)

Laba bersih ÷ jumlah unit

9.

Seorang pengusaha ingin menetapkan harga jual dengan markup 50% di atas COGS per unit sebesar Rp20.000. Maka harga jualnya adalah:

a)

Rp25.000

b)

Rp30.000

c)

Rp35.000

d)

Rp40.000

10.

Harga jual tidak boleh ditetapkan hanya berdasarkan:

a)

Biaya produksi

b)

Harga pesaing

c)

Persepsi nilai pelanggan

d)

Warna kemasan

11.

Dalam perhitungan BEP, biaya berikut tidak termasuk dalam biaya variabel:

a)

Bahan baku per unit

b)

Upah per potong/produk

c)

Biaya kemasan per unit

d)

Sewa tempat usaha bulanan

12.

Jika BEP suatu usaha adalah 500 unit dan saat ini telah terjual 600 unit, maka usaha tersebut:

a)

Masih rugi

b)

Tepat impas

c)

Sudah mulai untung

d)

Harus menurunkan harga

13.

Untuk menurunkan BEP, pengusaha dapat melakukan hal berikut, kecuali:

a)

Menurunkan biaya tetap

b)

Menaikkan harga jual

c)

Mengurangi biaya variabel per unit

d)

Menambah jumlah karyawan tetap tanpa meningkatkan penjualan

14.

Dalam bauran pemasaran 4P, “Promotion” mencakup hal berikut, kecuali:

a)

Iklan di media sosial

b)

Diskon dan promo penjualan

c)

Biaya sewa toko

d)

Public relations

15.

Saluran penjualan (sales channel) yang paling sesuai untuk UMKM kuliner lokal yang baru memulai adalah:

a)

Hanya ekspor internasional

b)

Marketplace online (seperti Shopee, Tokopedia)

c)

Jaringan distributor multinasional

d)

Mesin penjual otomatis di bandara

16.

Dalam pemasaran jasa (service marketing), “Physical Evidence” merujuk pada:

a)

Bukti kepemilikan saham

b)

Lingkungan fisik

17.

Dalam pemasaran jasa (service marketing), “Physical Evidence” merujuk pada:

a)

Bukti kepemilikan saham

b)

Lingkungan fisik atau bukti nyata yang mendukung pengalaman pelanggan

c)

Laporan keuangan tahunan

d)

Surat izin usaha

18.

Strategi “Place” yang efektif untuk produk kerajinan tangan Indonesia bisa mencakup:

a)

Hanya toko offline di luar negeri

b)

Pameran UMKM, toko lokal, dan platform e-commerce

c)

Penjualan eksklusif melalui agen pemerintah

d)

Pengiriman gratis ke semua negara tanpa segmentasi

19.

Pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan integrasi 7P dalam bisnis kafe:

a)

Hanya fokus pada harga dan lokasi

b)

Memperhatikan staf (People), proses pemesanan (Process), dan suasana kafe (Physical Evidence)

c)

Mengabaikan pengalaman pelanggan demi efisiensi biaya

d)

Mengandalkan promosi tanpa memperbaiki kualitas kopi

20.

Strategi penetapan harga “cost-plus pricing” berarti:

a)

Menetapkan harga berdasarkan harga pesaing

b)

Menambahkan margin keuntungan di atas total biaya

c)

Menetapkan harga serendah mungkin untuk menarik pelanggan

d)

Mengubah harga setiap jam berdasarkan permintaan

21.

Yang bukan merupakan tujuan penetapan harga adalah:

a)

Menutup biaya operasional

b)

Membangun citra merek

c)

Menghindari semua bentuk kompetisi

d)

Menghasilkan laba

22.

Jika biaya produksi per unit adalah Rp15.000 dan margin keuntungan yang diinginkan 40%, maka harga jual per unit adalah:

a)

Rp18.000

b)

Rp20.000

c)

Rp21.000

d)

Rp25.000

23.

Strategi penetapan harga “penetration pricing” paling cocok digunakan saat:

a)

Perusahaan ingin segera keluar dari pasar

b)

Meluncurkan produk baru dan ingin menarik banyak pelanggan awal

c)

Produk bersifat eksklusif dan mewah

d)

Biaya produksi sangat tinggi

24.

Dalam konteks UMKM, penetapan harga harus mempertimbangkan, kecuali:

a)

Biaya produksi

b)

Harga pesaing

c)

Persepsi nilai pelanggan

d)

Gaji CEO perusahaan multinasional

25.

Laporan keuangan dasar yang paling penting untuk memantau kesehatan usaha harian adalah:

a)

Neraca

b)

Laporan arus kas (cash flow)

c)

Laporan perubahan modal

d)

Laporan audit eksternal

26.

Dalam buku kas sederhana, pencatatan “penerimaan” mencakup:

a)

Pembelian bahan baku

b)

Pembayaran listrik

c)

Pendapatan dari penjualan

d)

Gaji karyawan yang belum dibayar

27.

Jika total penerimaan bulan ini Rp10.000.000 dan total pengeluaran Rp12.000.000, maka usaha mengalami:

a)

Laba bersih Rp2.000.000

b)

Rugi kas Rp2.000.000

c)

Titik impas

d)

Pertumbuhan aset

28.

Yang tidak termasuk dalam pengeluaran operasional harian UMKM makanan adalah:

a)

Pembelian gas LPG

b)

Biaya kemasan

c)

Penyusutan kendaraan pribadi pemilik

d)

Biaya listrik dapur

29.

Tujuan utama pencatatan buku kas sederhana adalah:

a)

Menghindari pajak

b)

Mengetahui sumber dan penggunaan uang tunai

c)

Menentukan harga saham

d)

Menggantikan laporan keuangan resmi

30.

“Startup cost” mencakup semua biaya berikut, kecuali:

a)

Biaya lisensi usaha

b)

Pembelian peralatan awal

c)

Biaya listrik bulan keenam operasional

d)

Desain logo dan branding awal

31.

Dalam perencanaan arus kas (cash flow planning), “cash inflow” mencakup:

a)

Pembayaran ke supplier

b)

Gaji karyawan

c)

Penjualan tunai dan piutang yang tertagih

d)

Pembelian perlengkapan kantor

32.

Jika modal awal usaha adalah Rp20.000.000, dan perkiraan pengeluaran awal (startup cost) sebesar Rp25.000.000, maka wirausaha perlu:

a)

Menunda peluncuran atau mencari tambahan modal

b)

Memulai usaha tanpa modal

c)

Mengabaikan biaya lisensi

d)

Menetapkan harga dua kali lipat

33.

Cash flow projection biasanya dibuat untuk periode:

a)

1 hari

b)

1–12 bulan ke depan

c)

10 tahun ke depan tanpa data

d)

Hanya saat audit pajak

34.

Perencanaan arus kas yang baik membantu UMKM untuk:

a)

Menghindari kehabisan uang tunai saat operasional

b)

Menjamin keuntungan 100%

c)

Menggantikan kebutuhan pelanggan

d)

Menghindari semua bentuk risiko

35.

Tahap pertama dalam Customer Development Model adalah:

a)

Customer Creation

b)

Customer Validation

c)

Customer Discovery

d)

Product Launch

36.

Tujuan utama Customer Discovery adalah:

a)

Menjual sebanyak mungkin produk

b)

Memahami masalah pelanggan dan menguji asumsi bisnis

c)

Menentukan harga akhir

d)

Merekrut tim pemasaran

37.

Validasi pelanggan (Customer Validation) bertujuan untuk:

a)

Mengurangi biaya produksi

b)

Membuktikan bahwa solusi benar-benar dibutuhkan dan dibeli

c)

Menyalin strategi kompetitor

d)

Menghindari interaksi langsung dengan pelanggan

38.

Teknik yang tidak digunakan dalam Customer Validation adalah:

a)

Wawancara mendalam

b)

MVP (Minimum Viable Product)

c)

Survei kepuasan pelanggan setelah pembelian

d)

Menjual produk tanpa prototipe

39.

Hipotesis bisnis dalam Customer Discovery biasanya mencakup:

a)

Siapa pelanggan dan masalah apa yang mereka alami

b)

Jumlah karyawan yang dibutuhkan

c)

Logo perusahaan

d)

Nama domain website

40.

Product-Market Fit tercapai ketika:

a)

Produk sudah selesai diproduksi

b)

Banyak pelanggan membeli dan merekomendasikan produk

c)

Harga diturunkan drastis

d)

Semua fitur teknologi sudah ditambahkan

41.

Total Addressable Market (TAM) mengacu pada:

a)

Jumlah total pendapatan tahunan perusahaan

b)

Ukuran pasar maksimum yang bisa dilayani oleh produk

c)

Jumlah pesaing di industri

d)

Biaya pemasaran tahunan

42.

Positioning dalam peta produk bertujuan untuk:

a)

Menyembunyikan kelemahan produk

b)

Menunjukkan bagaimana produk berbeda dari kompetitor di benak konsumen

c)

Menurunkan harga secara agresif

d)

Menghindari segmentasi pasar

43.

Comparative advantage dalam bisnis UMKM berarti:

a)

Memiliki semua sumber daya

b)

Mampu menghasilkan produk dengan biaya lebih rendah atau nilai lebih tinggi

c)

Tidak memiliki pesaing

d)

Selalu menggunakan teknologi canggih

44.

Yang bukan bagian dari analisis TAM adalah:

a)

Jumlah populasi target

b)

Persentase yang mampu dan mau membeli

c)

Jumlah karyawan perusahaan

d)

Nilai rata-rata transaksi

45.

Komponen utama dalam konsep bisnis awal (business concept) adalah:

a)

Nama perusahaan, logo, warna branding

b)

Masalah, solusi, pelanggan, dan nilai unik

c)

Jumlah kantor cabang

d)

Daftar investor potensial

46.

Blok “Value Propositions” dalam BMC menjelaskan:

a)

Siapa pesaing utama

b)

Nilai unik yang ditawarkan kepada pelanggan

c)

Struktur biaya perusahaan

d)

Saluran distribusi

47.

“Customer Segments” dalam BMC mengidentifikasi:

a)

Semua orang di dunia

b)

Kelompok spesifik yang menjadi target bisnis

c)

Karyawan perusahaan

d)

Pemasok bahan baku

48.

Tujuan utama studi kelayakan bisnis adalah:

a)

Menarik investor sebanyak mungkin

b)

Menilai apakah ide bisnis layak secara teknis, finansial, dan pasar

c)

Menghindari pajak

d)

Menentukan gaji pendiri

49.

Strategi “harvest” dalam rencana bisnis merujuk pada:

a)

Cara memperluas cabang

b)

Cara pemilik keluar atau merealisasikan nilai investasi (misal: jual, IPO)

c)

Cara memanen hasil pertanian

d)

Strategi pengurangan karyawan

50.

Rencana bisnis sederhana untuk UMKM biasanya tidak perlu mencakup:

a)

Ringkasan eksekutif

b)

Analisis SWOT

c)

Proyeksi keuangan dasar

d)

Daftar semua investor global