wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Ortodontik

Total questions: 56

Worksheet time: 28mins

Name
Class
Date
1.

Mesiobukal cusp m1 atas pada buccal groove molar permanan RB

a)

Neutroklusi

b)

Ugly duckling stage

c)

leeway space

d)

Primate space

e)

Flash terminal plane

2.

Menentukan rahang atas dapat di ekspansi atau tidak adalah menurut:

a)

Moyer's

b)

Angle

c)

Dewey

d)

Korkhauss

e)

Howes

3.

Aman di lakukan ekspansi:

a)

Howes

b)

Lebih besar dari 37%

c)

Fossa Kanina

d)

Diameter Basis Apikal

e)

Lebih lebar dari jarak bukal cusp 14-24

4.

mesiobucal cusp RA lebih ke anterior dari buccal groove RB

a)

Interceptif

b)

kuratif

c)

Preventif

d)

Distoklusi

e)

Mesioklusi

5.

Cara yang kurang tepat untuk menentukan oklusi pasien adalah :

a)

Pasien diinstruksikan untuk menelan ludah

b)

Kepala pasien tengadah

c)

Operator membantu menutupkan mandibular perlahan-lahan

d)

Pasien disuruh meletakkan ujung lidah pada bagian palatum bagian posterior

e)

Pasien menutup sendiri mulutnya dalam posisi kepala tegak

6.

Mesiobukotorsoversi dapat di sebut juga

a)

mesio versi

b)

bukoversi

c)

Mesiobukoversi

d)

Distopalatotorsoversi

e)

Distopalatoversi

7.

Syarat hasil pencetakan yang baik, kecuali :

a)

Bahan cetak yang digunakan adalah normal setting

b)

Hasil cetak bebas dari gelembung udara

c)

Semua bagian anatomi gigi dan rahang tercetak dengan baik

d)

Bahan cetak didukung oleh sendok cetal

e)

Bahan cetak tidak boleh terlepas dari sendok cetak

8.

Hubungan molar kelas satu dibagi menjadi lima type adalah menurut:

a)

Moyer's

b)

Angle

c)

Dewey

d)

Korkhauss

e)

Howes

9.

Steep Bite

a)

2 Div 2

b)

2 Div 1

c)

1 Type 5

d)

1 Type 1

e)

1 Type 4

10.

Anatomi rahang atas yang harus tercetak dengan baik, kecuali :

a)

Fovea palatina

b)

Tuberkulum maksila

c)

Frenulum labialis

d)

Seluruh daerah mukobukalfold

e)

Retromylohioid

11.

tanggul gigitan Posterior :

a)

Tanggul gigitan posterior dibuat lebih tipis dari tanggul gigitan anterior dan harus berkontak dengan bonjol bukal dan palatal gigi posterior

b)

Tujuannya untuk perawatan crossbite posterior

c)

Untuk memperbaiki deep bite gigi anterior

d)

Dibuat cukup lebar sehingga berkontak dengan gigi insisif RB

e)

Dapat memperbaiki inklinasi gigi anterior

12.

Postulat hubungan rahang atas terhadap rahang bawah dikemukakan oleh:

a)

Moyer's

b)

Angle

c)

Dewey

d)

Korkhauss

e)

Howes

13.

tahap pencetakan rahang atas yang tidak tepat adalah :

a)

Bagian oklusal rahang bawah pasien sejajar lantai

b)

Jari telunjuk dan jari tengah menahan sendok cetak pada sisi kiri dan kanan

c)

Tinggi mulut pasien kurang lebih setinggi bahu operator

d)

Operator mencetak dari samping kanan belakang pasien

e)

Bagian depan sendok cetak ditaruh alginate lebih banyak

14.

Miring ke arah bukal:

a)

mesio versi

b)

bukoversi

c)

Mesiobukoversi

d)

Distopalatotorsoversi

e)

Distopalatoversi

15.

Selisih mesio-distal ketiga gigi posterior tetap dan sulung:

a)

Neutroklusi

b)

Ugly duckling stage

c)

leeway space

d)

Primate space

e)

Flash terminal plane

16.

Jarak horizontal antara tepi incisal insisif sentral rahang atas dengan labial insisif sentral rahang bawah adalah:

a)

Deepbite

b)

Openbite

c)

Crossbite

d)

Overbite

e)

Overjet

17.

Apa kegunaan model studi untuk ortodontik:

a)

Mencatat anatomi gigi dan rahang

b)

Melihat hubungan antara rahang atas dan bawah

c)

Melihat bentuk lengkung rahang

d)

Membumbuat komponen aktif dan komponen retensi

e)

Menentukan diagnosa dan rencana perawatan

18.

Saat oklusi, tepi incial gigi anterior menutup permukaan labial gigi anterior antagonisnya lebih dari 3mm:

a)

Deepbite

b)

Openbite

c)

Crossbite

d)

Overbite

e)

Overjet

19.

Pernyataan yang salah dari gigitan lilin adalah:

a)

Bertujuan memindahkan oklusi sentrik dari pasien ke model studi

b)

Gigitan lilin meliputi regio gigi caninus (mesial caninus) ke gigi molar

c)

Oklusi sebelum menggigit dan selama menggigit lilin harus sama

d)

Lilin dilunakkan dengan cara dipanaskan sebelum dimasukkan ke mulut pasien

e)

Gigitan lilin dibuat dengan menggunakan lilin merah yang dilipat seperempat bagian depannya

20.

Tiga tipe satu:

a)

crossbite anterior

b)

Crowding anterior bawah

c)

Steepbite

d)

Edge to edge

e)

Protusif

21.

Menentukan ukuran gigi Caninus, premolar pertama, dan premolar kedua permanen yang belum erupsi menggunakan empat gigi anterior bawah, adalah:

a)

Moyer's

b)

Angle

c)

Dewey

d)

Korkhauss

e)

Howes

22.

Leeway space Rahang Bawah:

a)

letak di mesial 73 & 83 total sebesar 6mm

b)

letaknya di distal 53 & 63 total sebesar 0,9mm

c)

Letaknya sebesar 1,8 mm

d)

Letaknya 6 mm di rahang bawah

e)

Letaknya di mesial 53 & 63 sebesar 0,9 mm

23.

pada mesial taring atas dan distal taring bawah

a)

Neutroklusi

b)

Ugly duckling stage

c)

leeway space

d)

Primate space

e)

Flash terminal plane

24.

Untuk dapat menampung duabelas gigi maksilla:

a)

Howes

b)

Lebih besar dari 37%

c)

Fossa Kanina

d)

Diameter Basis Apikal

e)

Lebih lebar dari jarak bukal cusp 14-24

25.

Palatal High Indeks:

a)

Moyer's

b)

Angle

c)

Dewey

d)

Korkhauss

e)

Howes

26.

Crossbite posterior

a)

Kelas1 type 1

b)

Kelas 1 type 2

c)

Kelas 1 type 3

d)

Kelas 1 type 4

e)

Kelas 1 type 5

27.

inclined bite planes yang salah adalah

a)

Tanggul gigitan bersudut 30 0 menghasilkan daya ke anterior : apical = 1:2

b)

Tanggul gigitan bersudut 45 0 menghasilkan daya ke anterior : apical = 1:1

c)

Tanggul gigitan bersudut 60 0 menghasilkan daya ke anterior : apical = 2:1

d)

Ditempatkan pada plat rahang atas

e)

Untuk mengkoreksi kelainan gigi geligi rahang atas

28.

Penutupan Space anterior:

a)

Interseptif

b)

kuratif

c)

Preventif

d)

Distoklusi

e)

Mesioklusi

29.

Urutan erupsi gigi tetap mandibulla:

a)

6,1,2,3,4,5,6,7,8,3

b)

6,1,2,4,5,7,8,3

c)

6,1,2,4,5,3,7,8

d)

6,1,2,3,4,5,7,8

e)

1,2,3,4,5,6,7,8

30.

Urutan erupsi gigi tetap maksilla:

a)

6,1,2,3,4,5,6,7,8,3

b)

6,1,2,4,5,7,8,3

c)

6,1,2,4,5,3,7,8

d)

6,1,2,3,4,5,7,8

e)

1,2,3,4,5,6,7,8

31.

Space Regainer:

a)

Interseptif

b)

kuratif

c)

Preventif

d)

Distoklusi

e)

Mesioklusi

32.

Space Maintainer:

a)

Interseptif

b)

kuratif

c)

Preventif

d)

Distoklusi

e)

Mesioklusi

33.

Mesial Drifting

a)

2 Div 2

b)

2 Div 1

c)

1 Type 5

d)

1 Type 1

e)

1 Type 4

34.

Jarak vertical antara tepi incisal insisif sentral rahang atas dengan tepi incisal insisif sentral rahang bawah:

a)

Deepbite

b)

Openbite

c)

Crossbite

d)

Overbite

e)

Overjet

35.

Dua divisi dua:

a)

crossbite anterior

b)

Crowding anterior bawah

c)

Steepbite

d)

Edge to edge

e)

Protrusif

36.

sentral rahang bawah:

a)

Deepbite

b)

Openbite

c)

Crossbite

d)

Overbite

e)

Overjet

37.

Dua divisi dua:

a)

crossbite anterior

b)

Crowding anterior bawah

c)

Steepbite

d)

Edge to edge

e)

Protusif

38.

Protrusif

a)

Kelas1 type 1

b)

Kelas 1 type 2

c)

Kelas 1 type 3

d)

Kelas 1 type 4

e)

Kelas 1 type 5

39.

pernyataan tentang sekrup ekspansi yang tidak tepat adalah :

a)

Sekrup ekspansi ke lateral untuk memperbesar lengkung ke arah lateral

b)

Sekrup ekspansi ke anterior untuk menggerakkan seluruh gigi anterior ke labial

c)

Sekrup ekspansi Y appliance untuk memperbesar lengkung ke arah posterior

d)

Sekrup ekspansi unilateral untuk menggerakan gigi tertentu

e)

Rapid palatal expansion untuk memperbesar lengkung rahang

40.

Saat oklusi gigi anterior rahang atas berada lebih ke posterior/palatal dibandingkan gigi anterior rahang bawah:

a)

Deepbite

b)

Openbite

c)

Crossbite

d)

Overbite

e)

Overjet

41.

Postulat hubungan rahang atas terhadap rahang bawah dikemukakan oleh:

a)

Moyer's

b)

Angle

c)

Dewey

d)

Korkhauss

e)

Howes

42.

Pencetakan maksilla diberi peninggian vertikal ke atas agar dapat dilakukan perhitungan:

a)

Howes

b)

Lebih besar dari 37%

c)

Fossa Kanina

d)

Diameter Basis Apikal

e)

Lebih lebar dari jarak bukal cusp 14-24

43.

mesiobucal cusp RA lebih ke Posterior dari buccal groove RB

a)

Interseptif

b)

kuratif

c)

Preventif

d)

Distoklusi

e)

Mesioklusi

44.

Bagian Distal ke arah palatal

a)

mesio versi

b)

bukoversi

c)

Mesiobukoversi

d)

Distopalatotorsoversi

e)

Distopalatoversi

45.

Kedudukan gigi anterior yang menyebar

a)

Neutroklusi

b)

Ugly duckling stage

c)

leeway space

d)

Primate space

e)

Flash terminal plane

46.

Crowding anterior

a)

Kelas1 type 1

b)

Kelas 1 type 2

c)

Kelas 1 type 3

d)

Kelas 1 type 4

e)

Kelas 1 type 5

47.

Mesial Drifting

a)

Kelas1 type 1

b)

Kelas 1 type 2

c)

Kelas 1 type 3

d)

Kelas 1 type 4

e)

Kelas 1 type 5

48.

Saat oklusi gigi anterior rahang atas sama sekali tidak dapat menutup gigi anterior rahang bawah:

a)

Deepbite

b)

Openbite

c)

Crossbite

d)

Overbite

e)

Overjet

49.

Dua divisi satu:

a)

crossbite anterior

b)

Crowding anterior bawah

c)

Steepbite

d)

Edge to edge

e)

Protusif

50.

Leeway space Rahang Atas:

a)

letak di mesial 73 & 83 total sebesar 6mm

b)

Letaknya total sebesar 0,9mm

c)

Letaknya sebesar 1,8 mm

d)

Letaknya 6 mm di rahang bawah

e)

Letaknya di mesial 53 & 63 sebesar 0,9 mm

51.

Bagian mesial ke arah pipi

a)

mesio versi

b)

bukoversi

c)

Mesiobukoversi

d)

Distopalatotorsoversi

e)

Distopalatoversi

52.

Croding Anterior

a)

2 Div 2

b)

2 Div 1

c)

1 Type 5

d)

1 Type 1

e)

1 Type 4

53.

Kelas tiga type tiga

a)

crossbite anterior

b)

Crowding anterior bawah

c)

Steepbite

d)

Edge to edge

e)

Protusif

54.

Gigi menjauhi Distal:

a)

mesio versi

b)

bukoversi

c)

Mesiobukoversi

d)

Distopalatotorsoversi

e)

Distopalatoversi

55.

Persentase rahang atas dapat menampung duabelas gigi, adalah:

a)

Moyer's

b)

Angle

c)

Dewey

d)

Korkhauss

e)

Howes

56.

Crossbite anterior

a)

Kelas1 type 1

b)

Kelas 1 type 2

c)

Kelas 1 type 3

d)

Kelas 1 type 4

e)

Kelas 1 type 5