NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsPerawatan Harian OMM PCS
Total questions: 30
Worksheet time: 30mins
Name
Class
Date
1.
Manakah pernyataan berikut yang salah ?
a)
Ketika perawatan harian, tidak perlu mengecek final drive
b)
Ketika melakukan perawatan harian tidak perlu melakukan pengecekan travel motor
c)
Ketika melakukan perawatan harian tidak perlu melakukan pengecekan clearence swing circle
d)
Coolant tidak perlu di cek
2.
Apa yang perlu dicek dibagian radiatr ?
a)
Kebocoran coolant
b)
Leveling coolant
c)
kondisi oli engine
d)
Kondisi fuel
3.
Pada bagian turbocharger, apa yang perlu dilakukan pengecekan ?
a)
Kebocoran oil
b)
Kebocoran fuel
c)
Kebocoran coolant
d)
kebocoran oil hydraulik
4.
Pada area hydraulic pump, apa yang tidak bisa dilakukan pengecekan ?
a)
Kebocoran coolant
b)
Kebocoran fuel
c)
Kebocoran oil engine
d)
kebocoran oil hydraulik
5.
Pada area control valve, apa yang tidak dilakukan pengecekan /
a)
Kebocoran oil hydraulik
b)
Kebocoran fuel
c)
Kebocoran oil engine
d)
kebocoran coolant
6.
Ketika hendak melakukan pengoperasian, apa pemeriksaan terakhir yang perlu dilakukan ?
a)
Pemeriksaan kondisi safety belt
b)
Pemeriksaan oil engine
c)
Pemeriksaan kondisi foot step
d)
Pemeriksaan kondisi hand rail
7.
Perawatan adalah suatu tindakan terhadap unit / mesin agar :
a)
Penampilan dapat melebihi dari standarnya
b)
Unit dapat bekerja dengan baik dan siap pakai
c)
Dapat terlihat lebih bersih dan cantik
d)
Unit tidak over heat (panas berlebih)
8.
Untuk mencegah terjadinya kebakaran dan ledakan yang disebabkan oleh bahan bakar atau oli , maka hal yang harus dilakukan adalah, kecuali:
a)
Membiarkan bahan bakar tercecer saat pengisian
b)
Mengencangkan tutup bahan bakar setelah pengisian
c)
Tidak merokok saat mengisi bahan bakar
d)
Membersihkan oli yang tercecer
9.
Kapan anda melakukan drain/ pembuangan kotoran atau endapan air yang terdapat di dalam tanki fuel:
a)
Saat sebelum unit dioperasikan
b)
saat sebelum Menghidupkan Engine
c)
Saat engine sudah dihidupkan
d)
Saat unit sedang dioperasikan
10.
Water separator pada fuel system (Sistem bahan bakar) berfungsi untuk :
a)
untuk memisahkan antara Fuel (bahan bakar) dengan kotoran /air
b)
Untuk menyaring fuel (bahan bakar) dengan kotoran/air
c)
Untuk mempermudah pengambilan fuel (bahan bakar) pada unit
d)
Untuk mengetahui kondisi fuel (bahan bakar)
11.
Posisi dipstick yang benar ketika melakukan pengecekan level oli engine adalah:
a)
Ditarik kemudian dilihat pada posisi mendatar
b)
Ditarik kemudian dilihat pada posisi menghadap ke atas
c)
ditarik kemudian dilihat searah dengan lubang pengisian
d)
Ditarik Full
12.
Dipstick (stik pengukur) pelumas selalu mempunyai tanda batas maksimum dan minimum, pelumas dinyatakan cukup apabila :
a)
Berada diantara batas minimum dan maksimum
b)
Berada tepat di garis maksimum
c)
Berada tepat di tengah-tengah batas minimum dan maksimum
d)
Berada diatas garis minimum
13.
Jenis cairan yang di rekomendasikan Komatsu untuk pengisian radiator ?
a)
Sembarangan air asalkan tidak mengandung lumpur
b)
Air sumur
c)
Komposisi 30 – 68% Supercoolant AFNAC dengan air
d)
Air sungai yang sudah di saring dengan kain
14.
Syarat – syarat pemeriksaan oli hidrolik pada excavator yang paling tepat adalah:
a)
Parkir ditempat sembarang, turunkan attachment, matikan engine serta periksalah gelas penduga yang terdapat pada tangki hidrolik
b)
Parkir ditempat yang rata, engine dalam keadan hidup , periksa gelas penduga oil hidroliknya
c)
Parkir ditempat yang rata dengan melepas safety lever
d)
Periksa ditempat yang rata turunkan semua Attachment (alat kerja), matikan engine serta periksalah gelas penduga yang terdapat pada tangki hidrolik
15.
Kekurangan air batteray, perlu ditambahkan dengan:
a)
mengisi dengan air suling.
b)
Mengisi dengan air accu zuur.
c)
Mengisi dengan air yang bisa diminum.
d)
Baik disemua posisi
16.
Cara memeriksa jumlah oli swing machinery yang tepat adalah :
a)
Melihat jumlah oli melalui dipstick oli swing
b)
Melihat oli pada tanki oli swing
c)
Melihat pada alat pengukur panel monitor
d)
Melihat jumlah oli di kaca penduga oli swing
17.
Menurut kebijakan safety sebaiknya sebelum menggerakan/mengoperasikan unit maju diharuskan memberi aba-aba klakson berapa kali ?
a)
1 kali
b)
2 kali
c)
4 kali
d)
3 kali
18.
Langkah-langkah yang harus dipersiapkan sebelum menghidupkan engine adalah?
a)
Pastikan bahwa posisi “Safety Lock Lever” Berada posisi “LOCK” atau aktif.
b)
Posisikan “starting switch” pada posisi ON.
c)
Bunyikan klakson 1x sebelum menghidupkan engine sebagai isyarat.
d)
Posisikan “starting switch” pada posisi START untuk menghidupkan engine.
19.
Langkah-langkah pada saat melakukan starting engine adalah sebagai berikut, kecuali?
a)
Posisikan “starting switch” pada posisi ON.
b)
Bunyikan klakson 1x sebelum menghidupkan engine sebagai isyarat.
c)
Posisikan seat operator sesuai dengan kenyamanan
d)
Posisikan “starting switch” pada posisi START untuk menghidupkan engine.
20.
Berikut adalah prosedur pemeriksaan setelah engine dihidupkan, kecuali?
a)
Biarkan engine menyala pada posisi “low idle” dan tunggu sampai temperature kerja tercapai.
b)
Biarkan engine menyala pada posisi “low idle” dan tunggu sampai temperature kerja tercapai.
c)
Lakukan pengetesan fungsi travel dengan cara menggerakkan travel, baik maju maupun mundur.
d)
Nyalakan lampu kerja dan pastikan semua lampu kerja berfungsi dengan baik.
21.
Berikut adalah warming up setelah engine dihidupkan :
a)
Warming up setelah engine dihidupkan / pemeriksaan fungsi attachment dan travel:
b)
Biarkan engine menyala pada posisi “low idle” dan tunggu sampai temperature kerja tercapai.
c)
Biarkan engine menyala pada posisi “low idle” dan tunggu sampai temperature kerja tercapai.
d)
Nyalakan lampu kerja dan pastikan semua lampu kerja berfungsi dengan baik.
22.
Berikut adalah hal-hal yang harus dilakukan oleh operator setelah engine hidup, kecuali?
a)
Unit langsung digerakkan untuk melakukan pekerjaan
b)
Nyalakan lampu kerja dan pastikan semua lampu kerja berfungsi dengan baik
c)
Perhatikan kelainan suara pada engine dan perhatikan warna asap
d)
Biarkan engine menyala pada posisi “low idle” dan tunggu sampai temperature kerja tercapai
23.
Untuk mengetahui temperature kerja pada unit sudah tercapai atau belum, dapat diketahui dengan cara?
a)
Mengecek temperatur air radiator melalui tangki air radiator.
b)
Melihat gauge Engine Water temperature yang terdapat pada monitor panel
c)
Mengecek temperatur oli hidrolik melalui tangki oli hidrolik
d)
Melihat gauge hydraulic oli temperature yang terdapat pada monitor panel
24.
Salah satu prosedur pemeriksaan yang harus dilakukan setelah Engine dihidupkan adalah pemeriksaan warna asap, warna asap yang baik/normal adalah?
a)
Kebiru-biruan
b)
Hitam
c)
Putih
d)
Abu-Abu/transparan
25.
Yang terjadi ketika asap pada engine berwarna hitam adalah?
a)
Normal
b)
Perbandingan antara bahan bakar dan udara pada saat proses pembakaran lebih banyak bahan bakar (terjadi campuran yang gemuk)
c)
Terdapat oli yang ikut terbakar dalam proses pembakaran
d)
Terdapat air yang ikut terbakar dalam proses pembakaran
26.
Yang terjadi ketika asap pada engine berwarna kebiru-biruan adalah?
a)
Normal
b)
Perbandingan antara bahan bakar dan udara pada saat proses pembakaran lebih banyak bahan bakar (terjadi campuran yang gemuk)
c)
terdapat oli yang ikut terbakar dalam proses pembakaran
d)
Terdapat air yang ikut terbakar dalam proses pembakaran
27.
Yang terjadi ketika asap pada engine berwarna putih adalah?
a)
Normal
b)
Perbandingan antara bahan bakar dan udara pada saat proses pembakaran lebih banyak bahan bakar (terjadi campuran yang gemuk)
c)
Terdapat oli yang ikut terbakar dalam proses pembakaran
d)
terdapat air yang ikut terbakar dalam proses pembakaran
28.
Pengetesan fungsi attachment dapat dilakukan dengan cara?
a)
Menggerakkan semua attachment baik arm, bucket, maupun boom dengan tanpa beban
b)
Melakukan travel, baik travel maju maupun mundur
c)
Melakukan kombinasi dengan jack swing
d)
Melakukan penggalian material
29.
Prosedur mematikan engine setelah selesai operasi adalah :
a)
Parkir unit di tempat datar, turunkan attachment, matikan engine 3-5 menit.
b)
Parkir unit di tempat datar, turunkan attachment, idle kan engine 3-5 menit kemudian matikan.
c)
Parkir unit di tempat datar, turunkan attachment, langsung matikan engine.
d)
Parkir unit di kondisi apapun, turunkan attachment, kemudian matikan engine.
30.
Berikut ini yang bukan tujuan dari membersihkan undercarriage :
a)
Untuk mencegah lumpur mengeras di bagian komponen undercarriage
b)
Mengencangkan tegangan Track
c)
Mencegah bagian undercarriage yang berputar tertahan material
d)
untuk mempermudah pemeriksaan kondisi komponen undercarriage.
Reset
