Font size
WorksheetsPelatihan HD
Total questions: 50
Worksheet time: 1hrs 21mins
Seorang perempuan 40 tahun dirawat di RS karena CKD, Pasien mengeluh sesak nafas, Hasil pengkajian : Tensi 180/110 mmhg, RR : 28 x/ menit nadi 110 x/ menit, Hasil BGA menunjukan pasien mengalami asidosis metabolic dan pasien disarankan untuk dilakukan HD namun pasien menolak dan lebih memilih pengobatan alternatif
Apakah prinsip etik yang diterapkan oleh perawat pada kasus tersebut ?
Justice
Veracity
Autonomy
Benefience
Non- Maleficence
Seorang Laki -laki, 24 tahun, dirawat di RS dengan diagnosis CKD. Pasien mengatakan kepada perawat untuk tidak memberitahukan kepada keluarganya dan perawat berjanji akan merahasiakan penyakitnya. Saat perawat tersebut bertugas, keluarga ingin mengetahui penyakitnya dan mendesak perawat, sehingga akhirnya perawat memberi tahu ke keluarga.
Apakah prinsip etik yang dilanggar oleh perawat pada kasus tersebut?
Fidelity
Veracity
Autonomy
Confidentiality
Non- Maleficence
Seorang perempuan, 50 tahun, dirawat di RS Dengan DM,CVA,CKD, Hipo albumin, pasien bedrest kemudian Pasien meminta bantuan untuk buang air besar, lalu perawat mengambil pispot dan membantu pasien dalam pemenuhan kebutuhan eliminasi. Setelah selesai perawat membantu membersihkannya.
Apakah prinsip etik yang diterapkan oleh perawat pada kasus tersebut?
Non Maleficence
Beneficence
Confidentiality
Autonomy
Non- Maleficence
Fungsi utama ginjal Non Ekskresi:
Degradasi insulin
Mempertahankan kosentrasi elektrolit
Mempertahankan PH plasma
Ekskresi hasil akhir metabolisme protein
Mempertahankan osmolalitas plasma
Aspek legal perawat melakukan ashan keperawatan diantaranya harus mempunyai STR, hal ini tercantum pada ?
UU no.23 tahun 1992
PMK RI no.40 tahuun 2017
UU no.290 than 2008
KepMenKes RI no.1239 tahun 2001
Salah satu aspek hukum pemindahan organ tubuh manusia di atur dalam produk hukum yang mana ?
UU no.23 tahun 1992 pasal 110
UU no.38 Tahun 2008 pasal 26
PMK RI no.290 Tahun 2008
PMK RI no.40 Tahun 2017
UU no.17 tahun 2023 pasal 124
Hormon yang membantu pematangan sel darah merah adalah
Angiotensin
Erythropoitein
Calcitriol
Hydroxyvitamin
Renin
Ukuran dan berat ginjal orang dewasa ?
Panjang 14 - 15 cm, Lebar 6,5 cm, Berat 155 – 160 gram
Panjang 12 - 13 cm, Lebar 6 cm, Berat 120 – 150 gram
Panjang 8 – 9 cm, Lebar 5 cm, Berat 90 – 100 gram
Panjang 16 - 17 cm, Lebar 7 cm, Berat 165 – 170 gram
Panjang 10 – 12 cm Berat setiap ginjal ± 150 gram dengan
Dibawah ini termasuk fungsi ginjal yang digantikan oleh Tindakan HD:
Mengatur tekanan darah melalui renin
Degradasi insulin
Pematangan sel darah merah
Memperbaiki asam basa
Metabolism Ca dan P
Indikasi penderita AKI (Acute Kidney Injury) memerlukan Tindakan HD kecuali :
Asidosis ( PH< 7,35 )
Sepsis
Intoksikasi
Overload ( pulmo overload – Volume Overload )
Dyspneu
Unit fungsional ginjal disebut adalah
Loop of henle
Neuron
Glomerulus
Tubulus
Nefron
Berikut ini bukan merupakan pengawasan terhadap mesin saat Tindakan HD, kecuali
Observasi positive pressure
Observasi negative pressure
Observasi terhadap tekanan mesin
Observasi tekanan darah
Observasi kecepatan aliran darah
Acute kidney injury menurut KDIGO 2012 ditandai dengan ?
Mual muntah lebih dari 3 hari
Peningkatan jumlah urin lebih dari biasanya
Kenaikan BUN atau ureum lebih dari 2 x sebelumnya
Kenaikan kadar kreatinin serum > 0,3 mg/dl dalam 2 hari
Ditemukannya batu saluran kemih pada pemeriksan USG
Salah satu penyebab acute kidney injury jenis pre-renal adalah
Demam
Dehidrasi
Hipertensi
Glomerulonefritis
Batu saluran kemih
Ultrafiltrasi adalah
Proses pemisahan solut dan solvent tertentu dari darah melalui membrane semipermeabel
Proses perpindahan solvent karena perbedaan tekanan hidrostatik diantara dua kompartemen
Proses perpindahan solut dan solvent dari konsentrasi tinggi ke rendah
Proses perpindahan solvent karena perbedaan konsentrasi
Proses difusi melalui membrane semipermeable
Yang dimaksud dengan Difusi :
Proses pemindahan solut karena adanya perbedaan hidrostatik dari rendah ke tinggi
Proses pengeluaran solvent karena perbedaan konsentrasi dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi
Proses pengeluaran solut karena perbedaan konsentrasi dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah
Proses pemindahan solvent karena adanya perbedaan hidrostatik dari tinggi ke rendah
Proses pemindahan solut dan solvent karena adanya Trans Membran Pressure
Kemapuan suatu larutan untuk menghantarkan listrik:
Profile Na
Dialisat
Dialisat Flow
Conductivity
Blood flow
Arah aliran dialisat yang baik untuk hemodialisis :
Inter current
Out current
Continuous
Co current
Counter current
Yang dimaksud koefisien ultrafiltrasi adalah:
Kemampuan membrane melewatkan albumin
Kemampuan membuang sel darah
Kemampuan membrane mencegah pembekuan darah
Kemampuan membersihkan darah dari solut yang tidak dibutuhkan
Kemampuan melewatkan air
Termasuk akses vascular permanen;
CDL Jugular
AV-Fistula
Femoral
CVP
CDL Sublacavia
Dibawah ini termasuk terapi ginjal pengganti secara artificial kecuali :
Transplantasi
Hemodialisis
Peritoneal dialisis
Hemofiltrasi
Continous ambulatory peritoneal dialisis
Salah satu syarat pelayanan dialisis yaitu ratio perawat dengan mesin HD, berapa rasio tersebut ?
1 orang perawat mahir HD untuk 1 mesin HD
2 orang perawat mahir HD untuk 1 mesin HD
3 orang perawat mahir HD untuk 4 mesin HD
4 orang perawat mahir HD untuk 3 mesin HD
Perawat PK II untuk setiap mesin HD
Izin klinik penyelenggaraan pelayanan HD harus diperbaharui secara periodik setiap berapa tahun ?
1 tahun
2 tahun
3 tahun
4 tahun
5 tahun
Pengisian cairan dialisat untuk melembabkan dialiser darah ?
Soaking
Volume priming
Rinsing
Clamping
Priming
Berikut pernyataan yang salah terkait kapan pasien harus dilakukan pemasangan akses vaskular ?
Akses AV-Fistula sebaiknya di siapkan beberapa bulan sebelum HD dilakukan
Ketika pasien dengan CKD Stg. IV menjelang pelaksanaan dialisis
Pemasangan AV-Fistula sebaiknya dilakukan pada masa awal setelah pasien dinyatakan harus menjalani HD rutin
Pemasangan lebih awal menghindarkan resiko infeksi karena kateter vena sentral CDL
Pemasangan akses permanen dilakukan jika akses femoral gagal
Yang tidak termasuk dalam kriteria keberhasilan operasi AV-Fistula ?
Volume aliran darah pada vena paling sedikit 100 ml per menit
Diameter vena harus mengalami dilatasi cukup lebar segera setelah aliran darah mengalir kembali melalui anastomosis setelah klem vaskular dibuka ; diamet pembuluh vena tersebut akan memudahkan akses pada saat dilakukan hemodialisa (muda ditusuk jarum hemodialisa karena diameternya melebar dan terleak subkutis).
Operasi dapat dengan mudah dan cepat diselesaikan menggunakan pembiusan lokal
Dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama
Terasa Bruit kuat pada anastomosis
Berikut adalah periode penggunaan AV-Fistula yang direkomendasikan ?
1-4 bulan pasca operasi
1-3 bulan pasca operasi
1 bulan pasca operasi
1-4 minggu pasca operasi
>4 bulan
Yang bukan komplikasi pemkaian kateter double lumen ?
Disritmia
Infeksi
Trombosis
Aneurisma
Arterial Steal Syndrom ( ASS )
Desinfeksi yang baik untuk melakukan perawatan kateter HD adalah, Kecuali ?
2% chlorhexidine alkohol
Alkohol 70%
NaCl 0,9%
Betadin 10%
Nacl 3%
Dalam proses dialisis, perawat perlu melakukan monitoring terhadap mesin, meliputi
a. Monitoring sirkuit darah
b. Monitoring suhu pasien
c. Monitoring sirkuit dialisat
Jawaban a dan b benar
Jawaban a dan c benar
Seorang pasien yang menjalani hemodialisis regular seminggu dua kali dating dengan keluhan sesak, oedema di kedua ekstremitas, BB pre HD hari ini: 56 kg, post HD 3 hari yang lalu 50 kg, berat badan kering (Dry weight 50 kg), dalam sehari klien BAK sebanyak 300 ml, dan minum seenaknya dilakukan HD dengan program melanjutkan resep HD sebelumnya, jam kedua TD: 80/50 mmHg, kering dingin nadi radialis tidak teraba, drip Nacl 0,9%, 200 ml tekanan darah tidak naik, HD dihentikan mengapa hipotensi terjadi sedangkan pasien masih tampak overhidrasi:
Volume intravascular telah berulang dan Refilling rate cairan ke intra vascular tidak secepat penarikan oleh mesin
Target BBK sudah tercapai
Kehilangan darah melalui proses dialysis
Suhu mesin yang rendah
Pasien perlu tranfusi darah
Disequilibrium syndrome di sebabkan oleh, kecuali :
Tekanan darah yang tinggi
Penambahan cairan acut di otak (oedema)
BUN dalam darah tinggi / acut urem
Penurunan ureum yang terlalu cepat pada pertama kali hemodialisis
ultrafiltrasi terlalu banyak
Berikut adalah urutan prosedur menghakiri dialisis:
1) Matikan pompa darah
2) Lepaskan sambungan fistula
3) Klem AV fistula inlet dan selang arterial dengan kassa steril
4) Hentikan pompa heparin dan lepaskan spuit heparin tempatnya
Urutan prosedur yang benar saat akan mengakhiri dialisis adalah:
1,3,4,2
4,1,3,2
3,4,1,2
3,1,4,2
1,4,3,2
Pernefri memberikan rekomendasi untuk target Kt/V yang diinginkan adalah 1,8 setara dengan :
spKt/V 2,0
stdKt/V 1,2
URR 65%
URR 70%
URR 80%
Yang termasuk Bagian dari water Treatment unit Hemodialisa adalah :
Filter Karbon aktif
Filter Kalsium resin
Filter Ultraviolet
Filter Pemanas ( Heater )
Filter Buble Trap
Seorang pasien HD rutin 2 kali/minggu . dengan ureum pre HD 270 mg/dl, ureum post HD 85 mg /dl, BB kering 62 Kg. dilakukan HD dengan durasi HD 5 jam, UF
3.000 ml akses CVC jugular. Berapa nilai URR ?
68,5 %
64,5%
66,5%
65,5%
67,5%
Seorang px HD rutin 2x/mgg, dg ureum pre HD 270 mh/dl, ureum post HD 85mg/dl, BB kering 62 kg. Dilakukan HD dg durasi HD 5 jam, UF 3000ml, akses CVC jugular. Nilai adekuasi dialisis termasuk dalam kategori?
Tidak adekuat
Sangat adekuat
Kurang adekuat
Adekuat
cukup
Untuk meningkatkan adekuasi dialisis, maka yg dapat dilakukan adalah merubah komponen
Mengurangi waktu dialisis
Mengurangi dialisat
Mengurangi kemampuan bersihan dialiser
Meningkatkan volume tubuh
Menambah durasi dialysis
Pernyataan yang benar terkait dengan distribusi cairan tubuh, pasien laki - laki ?
4% cairan berada di ekstravaskuler
60% cairan berada di intraseluler
40% cairan berada di intraseluler
16% cairan berada diintravaskuler
5% cairan berada di interstitial
Berikut adalah bukan keunggulan SLED:
Hemodinamik pasien lebih stabil
Adekuasi yang rendah
Mudah dikerjakan oleh semua perawat dialysis
Biaya tidak jauh berbeda dengan hemodialisis biasa
Dapat dilakukan di tempat kerja
Pada pasien yang mengalami anemia, maka untuk mengatasi hipoksia, kompensasi dari tubuh adalah dengan:
Peningkatan curah jantung
Penurunan kontraktilitas jantung
Peningkatan resistensi pembuluh darah perifer
Penurunan aktifitas saraf simpatis
Terjadi diuresis berlebihan (jumlah urin meningkat)
Disebut hiperkalemia jika kadar K darah :
5 mg/L
5,5mg/L
> 6 mg/L
> 6,5 mg/L
≥ 7 mg/L
Di bawah ini alat alat yang di butuhkan untuk pemasangan CAPD yang di dalam peritonium adalah:
Tenckoff Catheter
Short Transferset
Titanium Adaptor
Buku catatan harian CAPD
Guide Wire
Di bawah ini adalah salah satu cairan dialisat yang berbasis non dextrose adalah:
Dianela 1,5%
Dianeal 2,5%
Extraneal
Dianeal 4,25%
Koloid
Asuhan keperawatan yang diberikan setelah pemasangan cateter CAPD antara lain KECUALI:
Kaji adanya perdarahan / kebocoran pada luka operasi
Kaji kelancaran aliran dialisat yang masuk dan keluar
Kaji adanya keluarga / pendamping yang akan dilatih
Batasi pergerakan / mobilisasi
Peran perawat CAPD:
Pelaksana, pengelola, Pendidikan dan penyuluh
Pengelola, pendidik, pelaksana dan pencatat data
Pelaksana, pendidik, pengelola dan peneliti
Semua benar
Dwell time" pada CAPD yang ideal adalah:
2 - 4 jam
4 - 6 jam
6-8 jam
8-12 jam
Mengukur volume priming pada reprocessing manual:
Sambungkan potongan blood line ke port outlet kompartemen darah
Hitung jumlah air RO yang ada di dalam gelas ukur sebagai volume priming, Bila < 80% dari volume awal dilaizer tidak boleh di gunakan lagi
Setelah bebas udara, isi kompartemen dialisat dengan memasukkan potongan blood line ke kompartemen dialisat
Sambungkan blood line mesin ke port inlet kompartemen darah
Jalankan mesin pompa untuk mengalirkan formalin 4% ke dalam kompartemen darah dializer
yang bukan merupakan unsur- unsur Edukasi yang efektif sebagai berikut:
Terencana
Media sesuai materi
Alat bantu sesuai materi
Terukur
EPO / ESA ( Erythropoesis Stimulating agent ) yang waktu paruhnya paling Panjang adalah:
Epoetin α (Alfa )
Epoetin β ( Beta )
Darbopeetin α ( alfa )
CERA
Epoetin Biosimiliar
