wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Keperawatan Keluarga

Total questions: 20

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapatkan seorang laki-laki, umur 55 tahun, dengan diagnosis post stroke, mengeluh tidak bisa menggerakan kaki dan tangan kanan dan merasa panas pada daerah punggung. Hasil pemeriksaan TD 160/90 mmHg, frekuensi nadi 80x/menit, klien tampak bedrest, dan kemerahan pada area bokong. Apakah tindakan keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Melakukan pemijatan pada area penonjolan tulang

b)

Mengobservasi area kulit yang tertekan

c)

Mengajarkan latihan rentang gerak sendi

d)

Memberikan lotion pada area punggung

e)

Mengubah posisi klien setiap 2 jam

2.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapatkan seorang perempuan, umur 58 tahun, dengan diagnosis post stroke, mengeluh tidak bisa menggerakan kaki dan tangan kanan. Hasil pemeriksaan TD 160/90 mmHg, frekuensi nadi 80x/menit, klien tampak bedrest, terdapat kontraktur pada jari tangan kanan, dan kekuatan otot 3 pada kaki dan tangan. Apakah tindakan keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Melakukan pemijatan pada area penonjolan tulang

b)

Mengobservasi area kulit yang tertekan

c)

Melakukan latihan rentang gerak sendi

d)

Memberikan lotion pada area punggung

e)

Mengubah posisi klien setiap 2 jam

3.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapatkan seorang perempuan, umur 58 tahun, dengan diagnosis post stroke, mengeluh tidak bisa menggerakan kaki dan tangan kanan. Hasil pemeriksaan tampak bedrest dan kaki kanan mengalami atropi. Keluarga mengatakan tidak ada yang bisa merawat klien. Perawat menyarankan agar keluarga mau merawat klien dan mengajarkan latihan rentang gerak untuk mencegah atropi dan kontraktur. Apakah prinsip etik yang diterapkan pada kasus tersebut?

a)

Benficience

b)

Non maleficience

c)

Justice

d)

Otonomy

e)

Fidelity

4.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapatkan seorang laki-laki, umur 57 tahun dengan post stroke, mengeluh tangan dan kaki kanan tidak dapat digerakkan. Hasil pemeriksaan klien tampak berbaring di tempat tidur, kulit lengket dan berminyak dan tercium bau. Keluarga mengatakan hanya menyeka badan klien dengan handuk basah setiap pagi. Apakah tindakan keperawatan yang utama pada kasus tersebut?

a)

Latih klien teknik ambulasi

b)

Ajarkan keluarga cara memandikan pasien

c)

Bantu klien melakukan ROM pasif ekstermitas kanan

d)

Anjurkan keluarga untuk mengubah posisi klien tiap 2 jam

e)

Motivasi keluarga untuk menyeka badan 2 kali sehari

5.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapatkan seorang laki-laki, umur 57 tahun dengan post stroke, mengeluh tangan dan kaki kanan tidak dapat digerakkan. Hasil pemeriksaan klien tampak duduk di kursi roda, pemenuhan kebutuhan sehari-hari dibantu oleh istrinya. Tiga hari yang lalu klien mengalami jatuh dan tangan kanan mengalami luka memar. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Berikan kompres hangat

b)

Lakukan perawatan luka memar

c)

Berikan edukasi pencegahan risiko jatuh

d)

Ajarkan latihan rentang pergerakan sendi

e)

Latih klien melakukan mobilisasi

6.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapati seorang perempuan, umur 42 tahun, dengan diagnosis gout arthritis, mengeluh nyeri pada sendi kaki terutama saat pagi hari dan cuaca dingin sehingga tidak dapat beraktivitas. Hasil pemeriksaan skala nyeri 6, klien tampak meringis, sendi kaki kemerahan, bengkak, teraba panas, dan kadar asam urat 10 mg/dL. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Nyeri akut

b)

Gangguan mobilitas fisik

c)

Intoleransi aktivitas

d)

Risiko injury

e)

Gangguan rasa nyaman

7.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapati seorang laki-laki, umur 45 tahun, didiagnosis gout arthritis, mengeluh nyeri pada sendi kaki terutama saat pagi hari dan cuaca dingin sehingga tidak dapat beraktivitas. Hasil pemeriksaan skala nyeri 6, klien tampak meringis, dan kadar asam urat 10 mg/dL. Apakah tindakan keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Memotivasi untuk berobat ke puskesmas

b)

Menganjurkan untuk banyak minum

c)

Menyarankan perbanyak istirahat

d)

Melatih relaksasi nafas dalam

e)

Memberikan kompres hangat

8.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapati seorang perempuan, umur 47 tahun, didiagnosis gout arthritis, mengeluh nyeri pada sendi kaki terutama saat pagi hari. Hasil pemeriksaan skala nyeri 6, klien tampak meringis, dan kadar asam urat 10 mg/dL. Perawat mengajarkan relaksasi nafas dalam. Perawat telah menjelaskan prosedur, menciptakan lingkungan yang tenang dan mengatur posisi nyaman. Apakah perawat tindakan selanjutnya pada kasus tersebut?

a)

Mencuci tangan dengan 6 langkah

b)

Menginstruksikan untuk menahan nafas selama 2 detik

c)

Memonitor respons pasien selama dilakukan prosedur

d)

Menganjurkan menghirup udara melalui hidung secara perlahan

e)

Menganjurkan menghembuskan udara dengan cara mulut mencucu secara perlahan

9.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapati seorang laki-laki, umur 45 tahun, didiagnosis gout arthritis, mengeluh nyeri pada sendi kaki terutama saat pagi hari dan cuaca dingin sehingga tidak dapat beraktivitas. Hasil pemeriksaan skala nyeri 6, klien tampak meringis, dan kadar asam urat 10 mg/dL. Perawat telah memberikan tindakan untuk mengatasi masalah yang dialami klien Apakah evaluasi keperawatan utama yang diharapkan pada kasus tersebut?

a)

Klien dapat beraktivitas

b)

Kadar asam urat dalam batas normal

c)

Tidak terjadi proses infeksi pada sendi

d)

Klien lebih rileks

e)

Nyeri klien teratasi

10.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapatkan seorang perempuan, umur 46 tahun, mengeluh mengeluh nyeri pada sendi kaki terutama saat pagi hari. Hasil pemeriksaan skala nyeri 6, klien tampak meringis, sendi tampak bengkak dan bengkak, hasil kadar asam urat 10 mg/dL. Perawat dan keluarga menyepakati untuk dilakukan kunjungan rumah 1 minggu sekali untuk diberikan intervensi mengatasi nyeri sendi. Pada kunjungan berikutnya perawat datang sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Apakah prinsip etik yang diterapkan oleh perawat pada kasus tersebut?

a)

Fidelity

b)

Maleficience

c)

Justice

d)

Otonomy

e)

Veracity

11.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapati seorang seorang perempuan, umur 59 tahun, dengan penyakit DM sejak 7 tahun lalu, mengeluh kaki kebas dan kesemutan. Hasil pemeriksaan akral kaki dingin, pengkajian GDS 360 mg/dL. Klien dan keluarga bingung bagaimana mengatasi keluhan yang dirasakan. Perawat merencanakan pendidikan kesehatan pada keluarga. Apakah topik utama pendidikan kesehatan pada kasus tersebut?

a)

Bahaya DM jika tidak diatasi

b)

Senam kaki DM

c)

Pencegahan luka pada kaki

d)

Diet untuk penderita DM

e)

Cara minum obat teratur

12.

Pada kunjungan keluarga, perawat mendapatkan seorang perempuan, umur 58 tahun, dengan diagnosis DM sejak 6 tahun yang lalu, mengeluh kaki sering kesemutan dan kebas. Hasil pemeriksaan: terdapat luka kering yang menghitam pada kaki, telapak kaki tebal dan pecah-pecah. Apakah tindakan keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Mengajarkan perawatan kaki

b)

Menganjurkan menggunakan alas kaki

c)

Meminta klien mandi dengan sabun antiseptic

d)

Menyarankan untuk menggunakan stoking elastik

e)

Menganjurkan untuk tidak menggaruk luka pada kaki

13.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapatkan seorang perempuan, umur 50 tahun, menderita DM sejak 3 tahun yang lalu, mengeluh sering lapar, haus dan banyak berkemih di malam hari. Hasil pemeriksaan klien tampak lemas, kurus, hasil GDS 300 mg/dL. Keluarga mengatakan klien belum mengatur pola makan, tidak rutin minum obat dan jarang ke puskesmas. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Defisit nutrisi

b)

Ketidakpatuhan

c)

Koping individu tidak efektif

d)

Perilaku cenderung berisiko

e)

Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan

14.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapatkan seorang perempuan, umur 50 tahun, menderita DM, mengeluh lemas, gemetar dan keringat dingin. Hasil pemeriksaan: klien tampak pucat, akral dingin, hasil GDS 70 mg/dL.. Apakah tindakan keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Rujuk klien ke faslitas kesehatan terdekat

b)

Berikan klien minuman manis seperti jus buah

c)

Motivasi klien untuk makan lebih banyak

d)

Anjurkan klien untuk istirahat

e)

Cek ulang kadar gula darah

15.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapatkan seorang laki-laki, umur 45 tahun, mengeluh sering lemas dan tidak ada tenaga untuk melakukan aktivitas. Hasil pemeriksaan klien tampak lemas, hasil GDS 400 mg/dL. Klien mengatakan tidak mungkin menderita DM karena tidak punya keturunan penyakit DM dan menganggap keluhan yang dirasakan mungkin akibat kelelahan bekerja. Apakah sikap perawat yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Memberi kebebasan klien untuk tidak percaya terhadap hasil pemeriksaan

b)

Menjelaskan bahwa hasil pemeriksaannya tidak ada kesalahan

c)

Menyakinkan klien menderita DM dengan menjelaskan gejala yang dialami

d)

Menyarankan klien periksa gula darah puasa untuk memastikan diagnosis

e)

Meminta klien untuk percaya terhadap hasil pemeriksaan karena hasilnya sudah sesuai

16.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapatkan seorang perempuan, umur 50 tahun, didiagnosis hipertensi sejak 1 tahun yang lalu, mengeluh sakit kepala dan tengkuk terasa kaku. Hasil pemeriksaan TD 180/100 mmHg, frekuensi nadi 88x/menit, frekuensi napas 20x/menit, suhu tubuh 370C, skala nyeri 6 dan klien tampak meringis. Klien mengatakan tidak rutin minum obat karena tidak mau ketergantungan takut merusak ginjal jika minum obat terus menerus. Apakah tindakan keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Mengajarkan relaksasi untuk mengurangi keluhan sakit kepala

b)

Memberikan edukasi pengobatan herbal untuk hipertensi

c)

Menjelaskan bahaya hipertensi jika tidak diobati

d)

Menjelaskan efek samping obat hipertensi

e)

Memotivasi klien untuk ke puskesmas agar mendapat pengobatan

17.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapatkan seorang perempuan, umur 55 tahun, dengan diagnosis hipertensi sejak 5 tahun yang lalu, mengeluh sakit kepala berat dan hasil pemeriksaan menunjukkan TD 200/100 mmHg. Perawat menganjurkan keluarga untuk membawa klien ke puskesmas namun keluarga menolak. Perawat menghargai keputusan yang diambil keluarga. Apakah prinsip etik yang diterapkan pada kasus tersebut?

a)

Beneficience

b)

Maleficience

c)

Justice

d)

Otonomy

e)

Veracity

18.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapatkan seorang perempuan, umur 43 tahun, dengan diagnosis hipertensi sejak 1 tahun yang lalu, mengeluh sering merasakan sakit kepala dan tengkuk terasa kaku, sudah berobat ke puskesmas namun tidak rutin minum obat. Hasil pemeriksaan: TD 180/90 mmHg, frekuensi nadi 90x/menit, frekuensi napas 22x/menit. Perawat telah menjelaskan pentingnya patuh minum obat dan dampak yang terjadi jika tidak minum obat hipertensi. Apakah indikator keberhasilan tindakan keperawatan pada kasus tersebut?

a)

Sakit kepala berkurang

b)

Skala nyeri menurun

c)

Tekanan darah stabil

d)

Klien rutin periksa ke puskesmas

e)

Klien minum obat sesuai dosis

19.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapatkan seorang laki-laki, umur 50 tahun yang mempunyai penyakit hipertensi sejak 5 tahun yang lalu. Klien mengeluh sakit kepala berat dan hasil pemeriksaan menunjukkan TD 200/100 mmHg. Perawat menganjurkan keluarga untuk membawa klien ke puskesmas namun klien menolak. Apakah sikap perawat yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Menerima keputusan klien dan keluarga

b)

Menjelaskan kondisi klien berbahaya jika tidak segera diatasi

c)

Meminta keluarga untuk membujuk klien agar mau berobat

d)

Melakukan koordinasi dengan kader agar memantau kondisi klien

e)

Memberikan alternatif tindakan untuk mengatasi masalah klien

20.

Pada kunjungan rumah, perawat mendapatkan seorang laki-laki, umur 50 tahun, didiagnosis hipertensi sejak 1 tahun yang lalu, mengeluh sulit tidur pada malam hari karena memikirkan penyakitnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan TD 180/100 mmHg, frekuensi nadi 88x/menit, frekuensi napas 22x/menit, suhu tubuh 370C, klien tampak menguap dan terdapat lingkaran hitam dibawah mata. Apakah tindakan keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Hindari minum banyak menjelang tidur

b)

Anjurkan minum susu belum tidur

c)

Lakukan relaksasi sebelum tidur

d)

Batasi waktu tidur siang

e)

Ciptakan lingkungan yang nyaman