NEW
Font size
WorksheetsLomba Cerdas Cermat PKB/PLKB (Sesi 1)
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Gerakan gotong royong masyarakat yang bertujuan untuk mewujudkan generasi sehat, cerdas, kuat, dan bebas dari stunting, melalui peran serta masyarakat sebagai orang tua asuh disebut apa?
Orang Tua Asuh (OTA)
Ini Genting
Genting
Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS)
Berikut yang bukan termasuk Keluarga Beresiko Stunting (KRS) adalah
Keluarga dengan Ibu Hamil
Keluarga dengan Calon Pengantin
Keluarga dengan Anak Usia 0-23 Bulan
Keluarga dengan Anak Usia 24-61 Bulan
Penerima Genting adalah KRS yang memiliki anggota keluarga yang termasuk dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan dan tidak diberikan kepada:
Ibu Hamil
Ibu Menyusui
Baduta 0-23 bulan
Balita 24-59 bulan
Bentuk bantuan yang dapat diberikan kepada KRS sasaran Genting adalah
Bantuan nutrisi berupa pemberian nutrisi berdasarkan standar minimal Rp 15.000/hari/orang
Bantuan non nutrisi tidak cukup jika hanya dengan edukasi
Bantuan non nutrisi berupa air yang layak dikonsumsi menjadi tidak layak dikonsumsi
Bantuan baik nutrisi maupun non nutrisi yang hanya disalurkan melalui BAZNAS
Peran dan tanggung jawab TPK dalam program Genting adalah
Melakukan pemetaan dan verifikasi sasaran (AA-OTA)
Melaksanakan koordinasi dengan pihak terkait
Memastikan pelaporan melalui SIGA telah dilakukan oleh pengelola Genting
Melakukan pencatatan dan pelaporan Genting melalui SIGA
Salah satu tantangan pelaksanaan Gerakan AyahTeladan di Indonesia adalah; Kecuali
Budaya Patriarki
Tekanan Sosial
Adanya pemahaman dan kesadaran akan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan
Tuntutan ekonomi dan jam kerja yang panjang
Salah satu kegiatan yang dapat dilaksanakan oleh Ayah dalam meningkatkan interaksi dengan Anak adalah; Kecuali
Melakukan pekerjaan rumah bersama anak
Memberikan dukungan finansial kepada anak
Mendampingi anak belajar
Menemani anak bermain
Salah satu dampak akibat ayah tidak terlibat dalam pengasuhan anak adalah; Kecuali
Anak cenderung mengalami masalah akademik
Anak tangguh mengelola emosi, depresi, gangguan kecemasan dan lebih percaya diri
Anak berpotensi terlibat masalah agresi, kenakalan remaja, dan narkoba
Anak perempuan cenderung lebih rentan terlibat perilaku seks beresiko
Generasi yang memenuhi kebutuhan finansial, emosional, dan fisik dari diri sendiri, orang tua dan anak-anak mereka disebut:
Generasi Emas
Generasi Berkualitas
Generasi Ber-Akhlak
Generasi Sandwich
Sekolah Lansia adalah
Salah satu upaya pendidikan secara non formal yang dilakukan sepanjang hayat bagi lanjut usia
Wadah kelompok kegiatan masyarakat yang terdiri dari keluarga Lansia yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku, dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas hidup
Orang dewasa, baik pria maupun wanita yang dipandang sebagai orang-orang yang memiliki kelebihan berupa keberhasilan dalam kegiatan, keluwesan dalam hubungan kemanusiaan, status sosial ekonomi dan kelebihan lainnya.
Seseorang yang telah mencapai usia 60 (enam puluh) tahun atau lebih
Berikut merupakan 7 Dimensi Lansia Tangguh
Fisik, Mental, Spiritual, Perlindungan
Fisik, Profesional Vokasional, Sosial, Emosional
Spiritual, Kemandirian, Intelektual, Sosial Kemasyarakatan
Intelektual, Fisik, Emosional, Keamanan
Berdasarkan data BPS Tahun 2020, jumlah lansia di Indonesia sebesar 26,82 Juta jiwa atau setara dengan ..... dari populasi penduduk Indonesia
7,92 persen
8,92 persen
9,92 persen
10,92 persen
Lansia yang SMART adalah Lansia yang ...
Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif
Sehat, Mandiri, Akuntabel, dan Produktif
Sehat, Mandiri, Aktif, dan Proporsional
Sehat, Mandiri, Akuntabel, dan Proporsional
Misi Sekolah Lansia adalah; Kecuali
Melaksanakan kegiatan pembelajaran yang terintegrasi dengan kegiatan kelompok BKB, BKR, BKL
Melaksanakan kegiatan pembelajaran menggunakan kurikulum yang komprehensif untuk mewujudkan Lansia SMART dan 7 Dimensi Lansia Tangguh
Melaksanakan pembelajaran sesuai profil lansia
Membangun kerja sama lintas sektor untuk mendukung pembelajaran
Dimensi vokasional merupakan
Upaya agar lansia tetap berkarya bagi dirinya maupun bagi orang lain dari segi ekonomi maupun sosial
Aspek emosional mencakup upaya memperoleh kebahagiaan
Upaya untuk membangun kehidupan dan kepedulian sosial
Upaya untuk mencegah penurunan fungsi kognitif
