WorksheetsSOAL SHIP CRANE
Total questions: 53
Worksheet time: 10mins
Name
Class
Date
1.
Apa tujuan utama dari penerapan K3?
a)
Meningkatkan produktivitas kerja
b)
Menambah biaya operasional
c)
Melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja
d)
Menyederhanakan prosedur kerja
2.
K3 adalah singkatan dari:
a)
Keamanan dan Kesehatan Kerja
b)
Keselamatan dan Keamanan Kerja
c)
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
d)
Keselamatan dan Keamanan Konstruksi
3.
Undang-Undang No.01 Tahun 1970 mengatur tentang:
a)
Pelatihan crane
b)
Pemutusan hubungan kerja
c)
Keselamatan kerja
d)
Sertifikasi kompetensi penggunaan crane
4.
Siapa yang bertanggung jawab atas pelaksanaan K3 menurut UU No.01 Tahun 1970?
a)
Pemerintah
b)
Operator
c)
Pengusaha
d)
Mandor
5.
Tujuan dari Job Safety Analysis (JSA) adalah:
a)
Menghitung biaya proyek
b)
Menyusun laporan kerja
c)
Mengidentifikasi dan mengendalikan potensi bahaya
d)
Meningkatkan produktivitas
6.
Langkah pertama dalam Job Safety Analysis (JSA) adalah:
a)
Menyusun laporan
b)
Mengidentifikasi pekerjaan
c)
Mempersiapkan alat
d)
Menyusun daftar belanja
7.
Apa syarat utama menjadi operator crane menurut Permenaker No.09/MEN/2010?
a)
Memiliki sertifikat dan lisensi
b)
Bisa mengoperasikan alat berat
c)
Memiliki SIM B
d)
Mengikuti pelatihan mandiri
8.
Fungsi utama crane adalah:
a)
Membongkar kontainer
b)
Mengangkat dan memindahkan beban berat
c)
Mengatur lalu lintas
d)
Memotong logam
9.
Cara terbaik mencegah kecelakaan adalah
a)
Membatasi beban
b)
Mengikuti prosedur kerja aman
c)
Mempercepat kerja
d)
Menggunakan alat seadanya
10.
Beban maksimal yang dapat diangkat oleh ship crane disebut sebagai
a)
Deadweight
b)
Lifting capacity
c)
Cargo weight
d)
Gross tonnage
11.
Jenis crane yang dapat memanjang dan memendek disebut...
a)
Knuckle boom crane
b)
Knuckle boom crane
c)
Fixed jib crane
d)
Telescopic crane
12.
Salah satu risiko utama saat mengoperasikan ship crane di laut adalah
a)
Kegagalan sistem GPS
b)
Gangguan sinyal komunikasi
c)
Ayunan beban akibat gelombang
d)
Kelebihan kecepatan kapal
13.
Komponen yang membantu menjaga keseimbangan crane saat mengangkat beban berat adalah
a)
Hook block
b)
Slewing ring
c)
Hydraulic cylinder
d)
Counterweight
14.
Apa tujuan dari overload protection pada ship crane?
a)
Menghindari kelebihan beban
b)
Menambah daya angkat
c)
Meningkatkan kecepatan lifting
d)
Menghemat bahan bakar
15.
Perawatan preventif pada ship crane biasanya meliputi, kecuali
a)
Penambahan beban lebih dari kapasitas
b)
Penggantian tali baja secara berkala
c)
Pemeriksaan kebocoran hidrolik
d)
Pembersihan karat
16.
Ship crane menggunakan sistem tenaga
a)
Mekanik
b)
Elektrik
c)
Hidrolik
d)
Semua benar
17.
Mekanisme yang memungkinkan crane untuk berputar dan mengarahkan beban disebut
a)
Slewing Unit
b)
Rantai atau Tali Crane
c)
Counterweight
d)
Trolley
18.
Bagian yang bergerak sepanjang boom untuk memindahkan beban secara horizontal disebut
a)
Slewing Unit
b)
Trolley
c)
Counterweight
d)
Rantai atau Tali Crane
19.
Tali baja yang digunakan untuk mengangkat dan menurunkan beban disebut
a)
Hook
b)
Wire Rope
c)
Sling Rope
d)
Rope Chain
20.
Crane yg dirancang khusus untuk menangani muatan curah seperti bijih, batubara, dan gandum disebut
a)
Bulk Cargo Crane
b)
Dock Crane
c)
Deck Crane
d)
Container Crane
21.
Crane yang dipasang di dermaga dan digunakan untuk bongkar muat kargo dari kapal ke dermaga atau sebaliknya disebut
a)
Bulk Cargo Crane
b)
Dock Crane
c)
Deck Crane
d)
Container Crane
22.
Crane dek dipasang di dek kapal dan dirancang untuk melakukan berbagai operasi pengangkatan di atas kapal disebut
a)
Bulk Cargo Crane
b)
Dock Crane
c)
Container Crane
d)
Deck Crane
23.
Berikut ini yang bukan mengenai tata cara kerja crane kapal adalah
a)
Pengikatan Kargo
b)
Pengiriman Kargo
c)
Pengangkatan Kargo
d)
Pelepasan Kargo
24.
Crane yang dirancang khusus untuk mengangkut Container dari kapal ke daratan atau dari daratan ke kapal disebut
a)
Ship-to-Shore (STS) Crane
b)
Rubber-Tired Gantry (RTG) Crane
c)
Mobile Harbor Crane (MHC)
d)
Rail-Mounted Gantry (RMG) Crane
25.
Crane yang mempunyai mobilitasnya yang tinggi, serbaguna dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk pengangkutan Container disebut
a)
Ship-to-Shore (STS) Crane
b)
Rubber-Tired Gantry (RTG) Crane
c)
Mobile Harbor Crane (MHC)
d)
Rail-Mounted Gantry (RMG) Crane
26.
Crane yang cocok untuk pengaturan Container di area yang memerlukan presisi dan kapasitas angkat tinggi disebut
a)
Ship-to-Shore (STS) Crane
b)
Rubber-Tired Gantry (RTG) Crane
c)
Mobile Harbor Crane (MHC)
d)
Rail-Mounted Gantry (RMG) Crane
27.
Crane yang berjalan di atas roda karet, sehingga bisa bergerak secara fleksibel di area terminal untuk menyusun atau mengambil Container sesuai kebutuhan dan digunakan untuk mengatur Container di terminal atau lapangan penyimpanan disebut
a)
Ship-to-Shore (STS) Crane
b)
Rubber-Tired Gantry (RTG) Crane
c)
Mobile Harbor Crane (MHC)
d)
Rail-Mounted Gantry (RMG) Crane
28.
Apa kepanjangan dari SWL pada Ship Crane?
a)
Safe Working Limit
b)
Standard Weight Load
c)
Safe Weight Lifting
d)
Single Wire Line
29.
Manakah dari berikut ini yang BUKAN merupakan komponen utama ship crane?
a)
Jib (Boom)
b)
Winch
c)
Pedestal
d)
Propeller
30.
Sebelum memulai operasi crane, hal pertama yang harus diperiksa adalah...
a)
Kondisi cuaca dan laut
b)
Bahan bakar crane
c)
Kesehatan operator crane
d)
Ketersediaan logistik untuk muatan
31.
Apa fungsi dari limit switch pada ship crane?
a)
Membatasi kecepatan putaran crane
b)
Mengatur tekanan hidrolik crane
c)
Membatasi sudut elevasi jib
d)
Menghentikan operasi crane jika mencapai batas aman
32.
Pengisian logbook atau jurnal crane harian bertujuan untuk
a)
Mencatat nama-nama kru kapal
b)
Mendokumentasikan jam operasional, perawatan, dan insiden crane
c)
Melacak posisi kapal saat berlabuh
d)
Mencatat jumlah kargo yang telah dibongkar
33.
Apa yang dimaksud dengan "SLEWING" dalam operasi crane?
a)
Mengangkat muatan secara vertikal
b)
Memutar jib (boom) secara horizontal
c)
Mengulur atau menarik tali winch
d)
Menurunkan muatan ke posisi yang lebih rendah
34.
Sertifikasi apa yang wajib dimiliki oleh operator ship crane?
a)
Sertifikat mengemudi crane
b)
Sertifikat kompetensi operator crane
c)
Sertifikat kelayakan berlayar
d)
Sertifikat pelatihan P3K
35.
Apa risiko utama dari mengoperasikan crane dalam kondisi angin kencang?
a)
Peningkatan konsumsi bahan bakar
b)
Penurunan efisiensi kerja
c)
Kesulitan dalam komunikasi
d)
Ayunan muatan yang tidak terkontrol dan potensi tabrakan
36.
Mengapa penting untuk mengetahui berat muatan sebelum mengangkatnya dengan crane?
a)
Untuk menentukan kecepatan angkat
b)
Untuk memastikan muatan pas di kargo
c)
Untuk menghitung biaya operasional
d)
Untuk menghindari kelebihan beban (overload)
37.
Jika terjadi kegagalan daya saat crane sedang mengangkat muatan, prosedur darurat yang paling tepat adalah...
a)
Meminta bantuan dari kapal terdekat
b)
Mencoba mengulang prosedur dari awal
c)
Membiarkan muatan jatuh secara perlahan
d)
Mengaktifkan sistem pengereman darurat dan mengamankan muatan
38.
Apa alat pengaman vital yang harus selalu tersedia di dekat area operasi crane?
a)
Kotak P3K
b)
Terpal pelindung
c)
Obeng dan tang
d)
Alat pemadam api
39.
Mengapa penting bagi operator crane untuk memiliki penglihatan yang baik dan tidak terhalang?
a)
Untuk membaca instruksi pada muatan
b)
Untuk memantau kondisi tali dan hook secara langsung
c)
Untuk mengagumi pemandangan laut
d)
Untuk menghindari mabuk laut
40.
Jika terjadi tumpahan oli hidrolik di dek saat operasi crane, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah...
a)
Melanjutkan operasi dan membersihkannya nanti
b)
Menutup tumpahan dengan pasir atau serbuk gergaji dan membersihkannya
c)
Melaporkan tumpahan ke kapten kapal dan menghentikan operasi
d)
Membiarkan tumpahan mengering sendiri
41.
Apa yang dimaksud dengan "topping" dalam operasi crane?
a)
Mengangkat muatan ke ketinggian maksimal
b)
Menurunkan sudut jib (boom)
c)
Mengubah radius operasi dengan menaikkan atau menurunkan jib
d)
Menyelaraskan muatan dengan dek kapal
42.
Tujuan utama dari prosedur maintenance preventif pada ship crane adalah...
a)
Mempercepat waktu bongkar muat
b)
Memperpanjang masa pakai crane dan mencegah kerusakan tak terduga
c)
Mengurangi konsumsi bahan bakar crane
d)
Meningkatkan estetika crane
43.
Apa yang harus dilakukan jika crane mulai menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan (misalnya, kapal miring berlebihan)?
a)
Terus mengangkat muatan dengan hati-hati
b)
Segera hentikan operasi dan turunkan muatan
c)
Meminta kapal untuk mengubah posisi
d)
Meningkatkan kecepatan angkat
44.
Bagaimana crane operator berkomunikasi dengan kru darat atau awak kapal lain saat operasi?
a)
Melalui WA
b)
Dengan sinyal tangan atau radio komunikasi dua arah
c)
Melalui peluit
d)
Dengan berteriak keras
45.
Ketika crane tidak sedang digunakan, posisi jib yang paling aman adalah…
a)
tegak lurus ke atas
b)
Miring sedikit ke arah laut
c)
Dalam posisi stowage (parkir) yang ditentukan
d)
Sepenuhnya direntangkan ke samping
46.
Apa yang menjadi indikator utama adanya masalah pada sistem hidrolik crane?
a)
Suara bising dari winch
b)
Penurunan tekanan atau kebocoran oli
c)
Getaran berlebihan pada jib
d)
Asap hitam dari mesin
47.
Mengapa penting untuk memeriksa kondisi sling dan shackle sebelum digunakan untuk mengangkat muatan?
a)
Untuk memastikan warnanya sesuai
b)
Untuk menghindari putusnya alat angkat yang dapat menyebabkan kecelakaan fatal
c)
Untuk memeriksa label mereknya
d)
Untuk mengukur panjangnya
48.
Apa peran penting signalman (pemberi isyarat) dalam operasi crane?
a)
Membuat kopi untuk operator crane
b)
Mencatat waktu bongkar muat
c)
Memberikan instruksi visual yang jelas kepada operator crane
d)
Membersihkan area kerja
49.
Sebelum memulai setiap operasi crane, briefing keselamatan (safety briefing) harus dilakukan. Apa tujuan utamanya?
a)
Mendiskusikan menu makan siang
b)
Membahas berita terbaru
c)
Menginformasikan potensi bahaya, prosedur darurat, dan peran masing-masing anggota tim
d)
Merencanakan liburan berikutnya
50.
Jika terjadi kebakaran kecil di area crane yang melibatkan oli atau cairan mudah terbakar, jenis alat pemadam api ringan (APAR) yang paling sesuai adalah...
a)
Air
b)
CO2 (karbon dioksida) atau Dry Chemical
c)
Busa (foam)
d)
Karbon Monoksida
51.
Seorang operator ship crane harus selalu memperhatikan Safe Working Load (SWL) atau Batas Beban Aman dari crane yang dioperasikannya. Apa saja potensi bahaya jika SWL dilampaui?
(a)
52.
Sebutkan tiga (3) Alat Pelindung Diri (APD) yang paling penting dan wajib digunakan oleh setiap pekerja yang berada di area operasi ship crane.
(a)
53.
Uraikan langkah-langkah dasar yang harus diambil oleh operator ship crane jika terjadi keadaan darurat di mana crane tiba-tiba mengeluarkan asap atau bau terbakar dari ruang mesin/komponen utama
(a)
100 %
