wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pre Test Anti Kekerasan

Total questions: 15

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

Yang termasuk dalam tugas pencegahan, kecuali:

a)

Pembelajaran

b)

Penelitian 

c)

Tata Kelola

d)

Budaya komunitas

2.

Berdasarkan Pasal 10 Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021, yang temasuk dalam penanganan adalah:

a)

Pendampingan, perlindungan, sanksi administratif, pemulihan

b)

Konseling, layanan Kesehatan, bantuan hukum, bimbingan sosial Rohani

c)

Pendampingan, perlindungan, bimbingan sosial Rohani, pemulihan

d)

Pendampingan, konseling, bantuan hukum, pemulihan

3.

Persetujuan korban kekerasan seksual dianggap tidak sah, kecuali:

a)

Mengalami situasi pelaku mengancam dan atau menyalahgunakan kedudukan

b)

Mengalami kondisi di bawah pengaruh obat-obatan

c)

Memiliki relasi berpasangan

d)

Mengalami sakit, tidak sadar, atau tertidur

4.

Pada pasal 11 Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021, yang termasuk pendampingan korban:

a)

Pemulihan

b)

Perlindungan

c)

Bantuan hukum

d)

Semua jawaban benar

5.

Salah satu bentuk pengenaan sanksi administratif sedang, menurut pasal 14 ayat 3 Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 untuk mahasiswa, kecuali:

a)

Penundaan mengikuti perkuliahan (skorsing)

b)

Pemberhentian sementara dari jabatan

c)

Pencabutan beasiswa

d)

Pengurangan hak lain

6.

Penyebab akar kekerasan seksual adalah hal-hal berikut ini kecuali:

a)

Faktor situasi atau kesempatan untuk melakukan kekerasan

b)

Ketidaksetaraan/ ketidakadilan gender

c)

Budaya atau nilai sosial atau tafsir agama yang cenderung patriarkhi

d)

Penyalahgunaan relasi kuasa

7.

Mengingat adanya resiliensi dalam diri penyintas, maka hal di bawah ini dapat kita lakukan untuk proses pendampingan korban:

a)

Menyediakan solusi yang terbaik bagi penyintas karena penyintas perlu dibantu

b)

Mendorong penyintas untuk dapat membuat keputusan atas dirinya

c)

Membuatkan keputusan atas diri penyintas, mengingat penyintas pasti bingung dalam membuat Keputusan

d)

Siap sedia setiap waktu untuk menjamin keselamatan penyintas

8.
Mengapa pendekatan berbasis komunitas dianggap lebih efektif dalam mencegah kekerasan di sekolah daripada pendekatan individual?
a)
Karena lebih murah secara biaya
b)
Karena siswa lebih takut terhadap komunitas
c)
Karena menciptakan sistem sosial yang mendukung norma antikekerasan secara kolektif
d)
Karena guru bisa lebih mudah mengontrol siswa secara individu
9.
Dalam konteks Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023, bagaimana seharusnya sekolah merespons kekerasan yang dilakukan oleh guru terhadap siswa?
a)
Mengingatkan guru secara informal
b)
Memberikan sanksi administratif tanpa laporan resmi
c)

Membiarkan kepala sekolah menyelesaikan secara personal

d)

Menggunakan prosedur pelaporan formal dan penanganan oleh Satgas PPKSP

10.
Jika seorang siswa melaporkan kekerasan namun tidak memiliki bukti langsung, apa langkah yang tepat sesuai Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023?
a)

Menindaklanjuti dengan asesmen awal dan pemeriksaan lebih lanjut oleh Satgas PPKSP

b)
Memanggil pelaku untuk minta klarifikasi langsung di depan korban
c)

Mengabaikan laporan karena tidak ada bukti

d)
Melaporkan ke media untuk tekanan sosial
11.
Apa risiko terbesar jika sekolah hanya fokus pada penanganan kekerasan tanpa memperkuat aspek pencegahan?
a)
Murid menjadi terlalu bergantung pada guru
b)
Biaya operasional sekolah meningkat
c)
Kekerasan terus berulang karena akar permasalahan tidak tersentuh
d)
Guru menjadi kehilangan kewenangan
12.
Mengapa keterlibatan orang tua dianggap sebagai elemen penting dalam kebijakan pencegahan kekerasan di sekolah?
a)

Karena kolaborasi keluarga dan sekolah membentuk lingkungan belajar yang konsisten dan aman

b)
Karena orang tua memiliki otoritas di atas guru
c)

Karena orang tua bertanggung jawab penuh terhadap perilaku anak

d)
Karena orang tua lebih disiplin dibanding guru
13.
Dalam konteks sistem pelaporan, apa kelemahan dari sistem yang tidak menjamin kerahasiaan pelapor?
a)
Pelapor akan menuntut balik sekolah
b)

Menurunkan partisipasi pelaporan karena takut pembalasan

c)

Meningkatkan efisiensi administrasi sekolah

d)
Mempercepat proses hukum
14.
Dalam kebijakan anti-kekerasan, mengapa pendekatan restoratif penting diterapkan saat menyelesaikan kasus kekerasan?
a)

Untuk memulihkan hubungan sosial dan memberikan pemahaman kepada semua pihak

b)
Agar pelaku malu di depan publik
c)

Untuk memberikan hukuman yang lebih berat

d)
Karena proses hukum formal terlalu lama
15.
Apa tantangan utama dalam implementasi kebijakan PPKSP di sekolah dasar di daerah terpencil?
a)
Banyak siswa tidak paham arti kekerasan
b)
Keterbatasan akses terhadap pelatihan, fasilitas pelaporan, dan pendampingan psikososial
c)

Siswa tidak memiliki motivasi belajar

d)

Keterbatasan akses terhadap pelatihan, fasilitas pelaporan, dan pendampingan psikososial