Font size
S
M
L
XL
WorksheetsSOAL AK3U
Total questions: 53
Worksheet time: 10mins
Name
Class
Date
1.
Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara filosofis ialah :
a)
Upaya untuk menjamin agar sumber produksi dapat digunakan secara efisien
b)
Upaya untuk mencegah dan mengurangi timbulnya kecelakaan dan penyakit akibat kerja
c)
Pemikiran dan upaya penerapannya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan khususnya tenaga kerja baik jasmani maupun rohani, hasil karya dan budaya menuju masyarakat adil makmur dan sejahtera.
d)
Upaya untuk meningkatkan produktivitas dan juga produktivitas dari para tenaga kerja
2.
Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara etimologis ialah :
a)
Suatu upaya perlindungan kerja
b)
Ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam upaya mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja
c)
Suatu upaya agar tenaga kerja bekerja sehat dan selamat
d)
Upaya agar produksi tidak terganggu
3.
Batasan pengertian kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang berakibat :
a)
Adanya korban yang cidera luka-luka atau meninggal dunia
b)
Adanya kerusakan peralatan dan nyaris terjadi korban manusia
c)
Terganggunya proses pekerjaan walaupun tidak terjadi korban yang cidera maupun kerusakan peralatan
d)
Adanya korban meninggal dunia
4.
Faktor penyebab kecelakaan kerja :
a)
Perbuatan manusia yang tidak aman
b)
Kondisi yang tidak berbahaya
c)
Bencana Alam
d)
kepatuhan penuh terhadap prosedur keselamatan kerja
5.
Kejadian kecelakaan yang disebabkan perbuatan tidak aman dari pekerja merupakan :
a)
Sebab dasar
b)
Sebab tidak langsung
c)
Sebab langsung
d)
Sebab Umum
6.
Ruang lingkup obyek pengawasan keselamatan kerja menurut undang-undang keselamatan kerja ialah :
a)
Perusahaan Swasta
b)
Tempat kerja
c)
Perusahaan Negara
d)
Tempat usaha
7.
Sikap perbuatan manusia dalam bekerja antara lain dilatar belakangi oleh :
a)
Usia
b)
Sifat seseorang
c)
Pendidikan dan pengalaman
d)
Kondisi fisik
8.
Kondisi tempat kerja yang berbahaya bertalian dengan :
a)
Mesin, pesawat, alat
b)
Proses produksi
c)
Cara kerja
d)
Mesin, pesawat, alat dan proses produksi
9.
Usaha pencegahan kecelakaan kerja antara lain melalui
a)
Inspeksi
b)
Riset
c)
Asuransi
d)
Inspeksi dan Riset
10.
Kondisi berbahaya yaitu antara lain kondisi yang tidak aman dari :
a)
Kondisi pekerja
b)
Kondisi pengusaha
c)
Kondisi lingkungan
d)
Kondisi Pimpinan
11.
Sumber bahaya yang termasuk dalam lingkungan kerja adalah :
a)
Kebisingan
b)
Cara penanganan bahan yang salah
c)
Tempat kerja yang kotor
d)
tindakan pekerja yang tidak aman
12.
Pengawasan K3 yang bersifat preventif dan reprensif meliputi
a)
Perencanaan, pembuatan dan pemakaian
b)
Perencanaan dan modifikasi
c)
Perencanaan
d)
Modifikasi
13.
Setiap instalasi atau pesawat yang digunakan di tempat kerja diharus memiliki izin pemakaian, hal
tersebut bertujuan :
a)
Agar efektif, efisien dan aman dalam pemakaiannya
b)
Memenuhi peraturan perundangan
c)
Memperpanjang masa umur pesawat
d)
Melindungi Pekerja
14.
Di dalam pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja ditempat kerja, upaya pengendalian resiko dilakukan dengan urutan sebagai berikut :
a)
Identifikasi, Evaluasi, Pengendalian dan Monitoring
b)
Monitoring, Evaluasi dan Pengendalian
c)
Identifikasi, Monitoring dan Pengendalian
d)
Identifikasi, Monitoring, Evaluasi dan Pengendalian
15.
Penerapan SMK3 di tempat kerja bersifat
a)
Wajib bagi setiap perusahaan
b)
Suka rela bagi perusahaan yang berorientasi export
c)
Wajib bagi perusahaan besar dan beresiko bahaya tinggi
d)
Wajib bagi setiap perusahaan yang mempekerjakan pekerja paling sedikit 100 orang atau mempunyai tingkat potensi bahaya tinggi
16.
Audit SMK3 bertujuan untuk :
a)
Meneliti kejadian kecelakaan kerja
b)
Menilai kelayakan semua peralatan dan mesin-mesin yang berbahaya
c)
Mengukur kinerja penerapan SMK3
d)
Mengukur kinerja perusahaan
17.
Seorang Ahli K3 bekerja sama dengan teknisi dan tenaga operator melakukan aktifitas mengamatitahapan proses kerja peralatan dan menganalisa kemungkinan-kemungkinan faktor kecelakaan untuk dijadikan sebagai pedoman prosedur kerja. Aktivitas itu disebut :
a)
Job Safety Analisis
b)
Job Safety Ovsevation
c)
Analisa kecelakaan
d)
Safety audit
18.
Upaya kesehatan kerja merupakan upaya yang komperensif meliputi :
a)
Upaya preventif dan promotif
b)
Upaya kuratif saja
c)
Upaya promotif dan rehabilitati saja
d)
Upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif
19.
Penerapan norma-norma ergonami ditempat kerja, meliputi norma-norma :
a)
Pembebanan kerja fisik, sikap tubuh dalam bekerja, mengangkut dan mengangkat
b)
Olah raga dan kesegaran jasmani, musik dan dekorasi, lingkungan kerja
c)
Tata letak ruang kerja
d)
kepatuhan terhadap peraturan hukum keselamatan kerja
20.
Sumber bahaya dilingkungan kerja dapt digolongkan dalam beberapa jenis/klasifikasi bahaya yangditimbulkan dari lingkungan, getaran, radiasi, debu, kebisingan dan pencahayaan termasuk golongan
a)
Fisik
b)
Kimia
c)
Biologi
d)
Ergonomi
21.
Perencanaan peralatan atau mesin yang tidak disesuaikan dengan manusianya dapat menimbulkan kelelahan yang mengakibatkan kecelakaan ataupun penurunan produktivitas. Penyesuaian pekerjaan dengan peralatannya disebut
a)
Ilmu Fisika
b)
Ilmu Kimia
c)
Ilmu Ergonomi
d)
Ilmu Biologi
22.
Upaya pencegahan merupakan upaya yang lebih penting dari pada upaya penyembuhan terhadap terjadi kecelakaan atau penyakit akibat kerja, alternative terakhir dari pada pencegahan tersebut adalah
a)
Eliminasi
b)
Subtansi
c)
Ventilasi
d)
APD (Alat Pelindung Diri)
23.
Masuknya bahan kimia ke dalam manusia sebagian besar melalui :
a)
Makanan atau tertelan
b)
Kulit
c)
Pernafasan
d)
Makanan, kulit dan pernafasan
24.
Jalan terakhir untuk menghindari keracunan akibat polusi udara ruangan kerja adalah :
a)
Mengganti bahan tersebut dengan bahan yang lebih baik
b)
Memakai respirator
c)
Memasang ventilasi lebih banyak
d)
Minum Air Putih
25.
Pemeriksaan kesehatan tenaga kerja meliputi :
a)
Pemeriksaan kesehatan awal
b)
Pemeriksaan kesehatan berkala
c)
Pemeriksaan kesehatan awal, berkala dan khusus
d)
Pemeriksaan kesehatan khusus
26.
Yang termasuk kategori bahan berbahaya adalah jenis bahan yang mempunyai sifat :
a)
Oksidator, mudah meledak, mudah menyala atau terbakar
b)
Memacarkan radiasi, racun,korosif, iritasi
c)
Karsinogenik, sensitisasi, teratogenik, mutagenik
d)
Mudah meledak dan racun
27.
Pengaruh bahan kimia terhadap kesehatan tergantung pada konsentrasi dan lamanya paparan dapat menyebabkan :
a)
Iritasi, korosif, sulit bernafas
b)
Alergi, keracunan sistematik
c)
Kanker, kerusakan/kelainan janin, pneomokoniosis, efek huis
d)
Keracunan akut
28.
Tujuan pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja (awal) adalah :
a)
Agar tenaga kerja yang diterima berada dalam kondisi kesehatan yang setinggi-tingginya
b)
Tidak mempunyai penyakit menular yang akan mengenai tenaga kerja lainnya
c)
Cocok untuk pekerjaan yang akan dilakukan sehingga keselamatan dan kesehatan tenaga kerja yang bersangkutan dan tenaga kerja lainnya dapat dijamin
d)
menentukan besaran gaji atau promosi karyawan
29.
Dampak negative dalam proses kegiatan industri antara lain menimbulkan pencemaran udara yang dapat berpengaruh terhadap :
a)
Kesehatan manusia
b)
Tumbuh-tumbuhan dan komponen hayati lainnya
c)
Harta benda
d)
Tumbuh-tumbuhan
30.
Untuk menjamin pengoperasian peralatan mekanik dapat aman maka peralatan-peralatan tersebut harus
a)
Dioperasikan oleh operator yang memiliki sertifikat
b)
Diperiksa dan diuji sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
c)
Peralatan mekanik harus baru
d)
tidak dirawat secara rutin
31.
Dalam melayani pesawat tenaga dan produksi yang sedang beroperasi, seorang operator dapat :
a)
Mewakilkan kepada orang lain
b)
Meninggalkan tempat kerjanya untuk keperluan penting
c)
Dilarang meninggalkan tempat kerjanya
d)
perbaikan kompleks tanpa izin
32.
Peledakan pada ketel uap dapat terjadi karena :
a)
Tinggi air di dalam ketel uap di bawah batas aman
b)
Peledakan hanya dapat terjadi bila tingkap pengaman tidak bekerja
c)
Tidak mempunyai termometer
d)
Kekurangan tekanan
33.
Ketel uap yang mengalami temperatur berlebih (over heating) adalah disebabkan oleh :
a)
Tingkap pengaman tidak bekerja
b)
Kapasitas pembakaran bahan baker terlalu besar
c)
Tinggi air di dalam ketel uap di bawah batas aman
d)
Sirkulasi yang baik
34.
Apakah dibenarkan setiap orang / tenaga kerja melakukan pelayanan terhadap ketel – ketel uap :
a)
Tidak dibenarkan karena harus mempunyai ketrampilan khusus
b)
Dibenarkan karena setiap orang dapat melakukan bermacam-macam pekerjaan
c)
Dibenarkan karena memenuhi perintah pimpinan pabrik / perusahaan
d)
Tidak dibenarkan karena memenuhi perintah pimpinan perusahaan
35.
Tingkat pengaman pada pesawat uap dan bejana tekan berfungsi :
a)
Menahan tekanan
b)
Untuk mengukur tekanan
c)
Membuang uap secara otomatis apabila terjadi tekanan lebih
d)
Membuang air berlebih
36.
Sistem penanggulangan kebakaran aktif, merupakan langkah penting dalam system penanggulangan kebakaran, jenisnya dianataranya adalah :
a)
Keadaan kualitas gedung dan perlengkapannya
b)
Instalasi penanggulangan kebakaran permanen maupun temporer
c)
kualitas gedung dan penanggulangan kebakaran
d)
Dinding tahan api
37.
Yang termasuk system proteksi kebakaran pasif antara lain
a)
Kualitas bahan bangunan
b)
Alat pemadam api ringan
c)
Sarana evakuasi
d)
Hydran
38.
Beberapa persyaratan yg harus diperhatikan dalam rangka memadamkan kebakaran antara lain :
a)
Mengetahui arah angin
b)
Mengetahui jenis benda yang terbakar
c)
Mengetahui kondisi bangunan
d)
Mengetahui arah angin, jenis benda yang terbakar dan kondisi bangunan
39.
Dalam sistem jaminan keamanan pada jalur tangga darurat dari pengaruh gas atau asap akibat kebakaran, diperlukan perlengkapan :
a)
Fan sistem penyedot
b)
Fan sistem tekanan udara
c)
Ventilasi
d)
Smoke damper
40.
Untuk mendeteksi kebakaran di ruang genset sebaiknya dipasang detector kebakaran jenis :
a)
Asap tipe ionisasi
b)
Panas tipe kenaikan suhu
c)
Panas tipe suhu tetap
d)
Panas tipe suhu tetap dan penurunan suhu
41.
Pengawasan K3 Konstruksi Bangunan dilakukan pada setiap tahapan pekerjaan yaitu :
a)
Perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan
b)
Penggalian, pembetonan
c)
Pemasangan tiang-tiang bangunan
d)
Konstruksi dan penggalian
42.
Yang bertanggung jawab atas kecelakaan kerja yang terjadi pada pelaksanaan pembangunan gedung adalah
a)
Konsultan perencana
b)
Pemberi tugas
c)
Kontraktor
d)
Supplier material
43.
Setiap pekerjaan konstruksi bangunan akan dimulai pengurus membentuk unit K3 yang berfungsi
untuk
a)
Usaha-usaha pencegahan kecelakaan, kebakaran, peledakan dan penyakit akibat kerja
b)
Usaha-usaha pertolongan pertama pada kecelakaan
c)
Usaha-usaha penyelamatan
d)
Usaha-usaha pencegahan dan keselamatan
44.
Langkah-langkah dalam melakukan tahapan kegiatan konstruksi bangunan yaitu :
a)
Akte Pengawasan Tempat Kerja Kegiatan Konstruksi Bangunan
b)
Standar Operation Procedure
c)
Daftar Periksa / Checklist K3 Banguanan Tinggi
d)
Wajib Lapor Pekerjaan / Proyek Konstruksi Bangunan
45.
Tahapan pelaksanaan konstruksi bangunan terdiri dari
a)
Rancangan teknis pelaksanaan & pasca konstruksi
b)
Rancangan teknis pelaksanaan
c)
Rancangan pasca konstruksi
d)
Rancangan Lokasi
46.
Apa kemungkinan bahaya yang dapat dialami seseorang terhadap instalasi listrik ?
a)
Bahaya sambaran petir
b)
Bahaya sentuh langsung
c)
Bahaya sentuh tidak langsung
d)
Bahaya sambaran petir, sentuh langsung dan tidak langsung
47.
Dalam persyaratan untuk Badan Pengusahaan Listrik, antara lain disyaratkan
a)
Harus mempunyai teknisi yang memiliki kompetensi K3 di bidang listrik yang disahkan oleh Kemenakertrans RI
b)
Harus memiliki ahli K3 umum
c)
Tidak harus memiliki teknisi
d)
Harus memiliki teknisi dan ahli k3 umum
48.
Kegagalan isolasi dari suatu instalasi listrik harus dicegah terutama dengan cara :
a)
Perlengkapan listrik harus dirancang dan dibuat dengan baik
b)
Bagian aktif harus diisolasi dengan bahan yang tepat
c)
Instalasi listrik harus dipasang dengan baik
d)
bagian aktif yang tidak harus diisolasi
49.
Syarat-syarat keselamatan kerja ditetapkan melalui peraturan perundangan salah satunya persyaratan untuk mencegah terkena aliran listrik. Syarat-syarat tersebut memuat prinsip-prinsip teknis ilmiah
menjadi kumpulan ketentuan yang susun secara :
a)
Acak, samara dan praktis
b)
Teratur, samara dan Praktis
c)
Teratur, jelas dan praktis
d)
Teratur dan praktis
50.
Instalasi penyalur petir secara umum harus memenuhi persyaratan
a)
Kemampuan perlindungan secara teknis
b)
Ketahanan mekanis
c)
Ketahanan terhadap korosi
d)
Semua jawaban benar
51.
Sebutkan tugas dan kewajiban Ahli K3 Umum !
(a)
52.
Mengapa tenaga kerja yang akan dipekerjakan di perusahaan saudara harus dilakukan pemeriksaan awal dan berkala baik fisik maupun mental
(a)
53.
Saudara sebagai Ahli K3 Umum di Perusahaan, salah satu tugasnya adalah melakukan Investigasi (Pemeriksaan dan Penyelidikan) terhadap terjadinya Kecelakaan Kerja. Pertanyaannya : Jelaskan langkah – langkah saudara dalam melakukan investigasi kecelakaan kerja di Perusahaan saudara
(a)
Reset
