NEW
Font size
WorksheetsKuis Kasus Bayi
Total questions: 15
Worksheet time: 6mins
Suatu hari, seorang ibu-ibu bernama mading membawa bayinya yang baru lahir ke Puskesmas. Bayi laki-laki ini lahir 4 hari yang lalu dengan umur kehamilan aterm. Namun, saat ini, si kecil tampak malas menyusu dan lebih banyak tidur. Hasil pemeriksaan menunjukkan: BB 2600 gram, PB 48 cm, FJ 125x/menit, P 40x/menit, S 36,80C, dan terlihat kuning pada sklera serta muka sampai leher. Meskipun ASI keluar lancar, bayi tampak tidak bersemangat. Ketika bidan membuka bedong dan mencoba menyusukan bayi pada ibunya, si bayi mampu menyusu dengan kuat pada payudara ibunya. Nah, berapa ya perkiraan kadar bilirubin sesuai dengan kasus menarik ini?
5 mg%
9 mg%
11,4 mg%
12,4 mg%
16 mg%
Itinni dan Adi baru saja menyambut kelahiran bayi laki-laki mereka di RS dengan penuh kesakitan. Bayi tersebut lahir secara spontan dengan hasil pemeriksaan: BB 3300 gram, PB 49 cm, P 60x/menit, S 360C. Namun, mereka terkejut saat mengetahui bahwa terdapat terbukanya bibir dan langit-langit rongga mulut melalui platum durum. Apa diagnosis yang mungkin pada kasus yang menarik ini?
Labioskizis
Palatoskizis
Labiopalatoskizis
Unilateral complete
Unilateral incomplete
Selamat datang di dunia baru, Tamol adalah nama Bayi perempuan yang baru lahir ini, hanya berusia 1 hari, sedang mengalami sedikit nyeri pada luka perineum. Setelah melakukan anamnesis, kita menemukan bahwa ASI sudah keluar dengan lancar, tetapi si ibu, Siti, khawatir payudaranya akan menjadi kendor jika tidak memberikan susu formula kepada bayinya. Mari kita lihat hasil pemeriksaan: BB 3000 gram, PB 50 cm, LK 33 cm, LD 32 cm. N 146x/menit, P 40 x/menit, S 36,70C. Dalam situasi ini, pendidikan kesehatan apa yang paling tepat untuk diberikan kepada Siti?
Rooming in
Asi Eksklusif
Perawatan BBL
Kanguru Mother Care
Monitor tanda bahaya BBL
Di sebuah rumah yang hangat, seorang bayi laki-laki bernama windi, yang baru berusia 2 hari, sedang dikunjungi oleh bidan yang galak. Saat melakukan anamnesis, bidan menemukan bahwa windi sering menangis saat menyusu, sehingga ibunya terpaksa memberikan susu formula. Hasil pemeriksaan menunjukkan: N 110x/menit, P 42x/menit, S 37,10C. Dengan penuh rasa jengkel apalagi roknya sobek gara-gara digigit anjing, si bidan memberikan pendidikan kesehatan tentang ASI eksklusif kepada ibu dan keluarga. Nah, dalam situasi ini, apa ya komponen dalam informed consent yang paling sesuai untuk kasus windi?
Decision Maker
Competence
Voluntariness
Information
Informed
Dinah dan Arif baru saja menyaksikan kelahiran seorang bayi perempuan yang lahir spontan, cukup bulan, 1 jam yang lalu di TPMB. Saat mereka mengamati, mereka merasakan bahwa bayinya teraba dingin dan suhu AC ruangan terlalu dingin. Hasil pemeriksaan menunjukkan kulit bayi tampak kebiruan pada daerah perifer, frekuensi pernapasan 50x/menit, dan temperatur 36 C. Dinah bertanya-tanya, bagaimana ya proses kehilangan panas pada bayi tersebut?
Evaporasi
Abduksi
Konduksi
Konveksi
Radiasi
Suatu hari, Sari membawa bayi perempuannya yang berusia 1 bulan ke Puskesmas. Bayi tersebut mengalami kejang selama 1 jam yang lalu. Dari hasil anamnesis, Sari mengeluhkan bahwa bayi tidak mau minum ASI sejak 1 hari yang lalu, dan terlihat gelisah serta sering merengek. Saat diperiksa, berat badan bayi 3800 gram, panjang badan 47 cm, denyut nadi 120 x/menit, dan pernapasan 56 x/menit. Yang membuat Sari khawatir, mulut bayi sulit terbuka. Nah, menurut kamu, gejala apa yang telah didapatkan bidan untuk menegakkan diagnosis pada kasus yang dialami Sari ini?
Tetanus
Trismus
Opistotonus
Risus sardonicus
Tetanus neonatorum
Selamat datang di dunia baru, bayi laki-laki yang ceria! Dia lahir spontan 1 jam yang lalu di RS, dan hasil anamnesis menunjukkan bahwa dia sangat aktif. Dengan berat badan 2500 gram dan panjang 48 cm, dia siap untuk petualangan barunya. Detak jantungnya 120x/menit dan suhu tubuhnya 37°C. Umur kehamilan saat lahir adalah 37 minggu. Setelah pemeriksaan, tidak ditemukan kelainan, daya hisapnya kuat, dan refleks hisapnya sangat bagus. Sekarang, Seter dan Disa sedang berdiskusi tentang rencana asuhan yang tepat untuk si kecil ini. Apa yang sebaiknya mereka lakukan?
Rawat gabung
Berikan oksigen
Berikan antibiotik
Berikan kortikosteroid
Rawat dalam incubator
Selamat datang di dunia medis, teman-teman! Bayi perempuan yang manis ini lahir spontan 2 jam yang lalu di RS. Mari kita lihat hasil anamnesisnya: BB 2400 gr, PB 47 cm, Umur hamil 36 minggu. Saat pemeriksaan, kita menemukan frekuensi jantungnya 110x/menit, banyak lanugo, dan reflek yang belum sempurna. Menurut kalian, apa diagnosis yang paling mungkin untuk kasus ini? Ayo, windi, mading, lissa, unni, dan besek berikan pendapat kalian!
Immatur
Dismatur
Prematur
Post matur
Matur
Besek (27 tahun) postpartum hari ke 10 datang ke TPMB dengan keluhan nyeri dan bengkak di kedua payudara. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 82 x/menit, P 22 x/menit, S 37,70C. Inspeksi: payudara merah, bengkak, dan mengkilat.
Apa diagnosis yang mungkin untuk kasus tersebut?
Tumor payudara
Putting lecet
Ca Mammae
Mastitis
Alergi
Unni' (21 tahun, P1A1) melahirkan anak pertamanya di TPMB 6 hari yang lalu. Hasil anamnesis: tampak murung, ekspresi wajah terkadang cemas, sering menangis tanpa sebab, mudah tersinggung dan marah. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, N 80 x/menit, P 20 x/menit, S 36,5°C.
Apa asuhan yang tepat pada kasus tersebut?
Mengajarkan cara menyusui yang benar
Mengajarkan cara perawatan payudara
Meningkatkan dukungan keluarga
Menganjurkan makan makanan bergizi
Menganjurkan berolahraga secara teratur
Iccang (26 tahun, P1A0) telah melahirkan bayi perempuan 7 jam yang lalu secara spontan di TPMB, sehat, dan tidak ada robekan perineum. Hasil anamnesis: takut ergerak dan BAK. Hasil pemeriksaan: TTD 120/80 mmHg, N 80 x/menit, P 22 x/menit, S 36,5°C, TFU 2 jari atas pusat, dan kontraksi uterus baik.
Apa konseling kesehatan yang paling tepat diberikan untuk kasus tersebut?
Menganjurkan untuk mengkomsumsi makanan bergizi
Menganjurkan untuk menjaga kebersihan
Menganjurkan untuk merawat payudara
Menganjurkan untuk menyusui bayinya
Menganjurkan untuk beraktivitas
Widyastuti (24 tahun, P1A0) nifas 2 minggu datang ke TPMB, dengan keluhan bengkak pada payudara bagian kanan. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/70 mmHg, N 88 x/menit, P 24 x/menit, S 380C payudara kanan tampak merah mengkilat dan bengkak, ASI keluar sedikit, TFU tidak teraba, pengeluaran lochea alba.
Apa kemungkinan diagnosis pada kasus tersebut?
Mastitis
Abses payudara
Bendungan ASI
Payudara bengkak
Nekrosis payudara
Perempuan bernama Anu (24 tahun, P1A0), pernah diperkosa 9 bulan yang lalu, dan pada hari ini dia melahirkan anak bukan hewan, 30 menit yang lalu di TPMB. Hasil pemeriksaan: KU lemah, wajah pucat, TD 80/60 mmHg, N 100 x/menit, P 30 x/menit, S 360C, plasenta lahir lengkap, uterus lembek, perdarahan 700 cc, ibu tampak mengantuk dan gelisah.
Apa prognosis syok pada kasus tersebut?
Hipovolemik
Kardiogenik
Neurogenik
Hemoragik
Anafilaktik
Perempuan (24 tahun, P1A0) nifas hari ke 40, datang ke TPMB dengan keluhan demam sejak kemarin. Hasil anamnesis: nyeri pada payudara kanan, ibu bekerja lebih dari 8 jam dalam sehari dan tidak pernah memompa ASI nya. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/70 mmHg, N 88 x/menit, P 24 x/menit, S 38,50C, puting susu menonjol dan tidak lecet, payudara kanan tampak merah mengkilat dan bengkak, ASI keluar sedikit.
Apa faktor penyebab yang paling mungkin dari kasus tersebut?
Kurang minum/dehidrasi
Lecet pada putting susu
Tidak disusui secara adekuat
Tidak dilakukan perawatan payudara
Kurangnya pengetahuan posisi menyusui
Perempuan (23 tahun, P1A0) nifas 7 hari, datang ke TPMB dengan demam sejak 2 hari lalu. Hasil anamnesis: tungkai terasa nyeri, bengkak dan berat. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 80 x/menit, P 20x/menit, S 38,50C, betis dan tungkai teraba hangat, tampak kemerahan, nyeri tekan dan otot betis lunak.
Apa penatalaksanaan yang paling tepat pada kasus tersebut?
Mengajarkan relaksasi
Mengompres dengan air dingin
Melakukan masase pada tungkai yang nyeri
Menganjurkan ibu untuk mengurangi aktivitas
Memposisikan betis lebih tinggi saat tidur maupun duduk
