Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Penggolongan Obat Menurut Permenkes 1993

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan penggolongan obat?

a)

Penggolongan obat adalah metode untuk menguji efek samping obat.

b)

Penggolongan obat adalah cara untuk menentukan dosis obat.

c)

Penggolongan obat adalah proses mengelompokkan obat berdasarkan kriteria tertentu.

d)

Penggolongan obat adalah proses pembuatan obat baru.

2.

Sebutkan tujuan dari penggolongan obat!

a)

Tujuan dari penggolongan obat adalah untuk memudahkan identifikasi, penggunaan, dan pengawasan obat.

b)

Untuk meningkatkan harga obat

c)

Untuk mengurangi efek samping obat

d)

Untuk mempercepat proses produksi obat

3.

Apa saja kriteria yang digunakan dalam penggolongan obat menurut Permenkes No. 917/MENKES/PER/X/1993?

a)

Kriteria penggolongan obat: jumlah dosis, waktu penyimpanan, cara distribusi, merek, ukuran.

b)

Kriteria penggolongan obat: cara kerja, indikasi, efek samping, risiko penyalahgunaan, status legalitas.

c)

Kriteria penggolongan obat: jenis kemasan, iklan, penjualan, lokasi, nama produsen.

d)

Kriteria penggolongan obat: harga, warna, bentuk kemasan, popularitas, asal bahan.

4.

Jelaskan perbedaan antara obat bebas dan obat keras!

a)

Obat bebas dapat dibeli tanpa resep, sedangkan obat keras memerlukan resep dokter.

b)

Obat bebas hanya untuk penyakit ringan, sedangkan obat keras untuk penyakit berat.

c)

Obat bebas tidak memiliki efek samping, sedangkan obat keras selalu memiliki efek samping.

d)

Obat bebas hanya dijual di apotek, sedangkan obat keras dijual di supermarket.

5.

Sebutkan contoh obat yang termasuk dalam golongan obat bebas!

a)

Aspirin

b)

Amoksisilin

c)

Kodein

d)

Parasetamol, ibuprofen, antasida

6.

Apa yang dimaksud dengan obat terlarang?

a)

Obat terlarang adalah obat yang dijual bebas di apotek.

b)

Obat terlarang adalah zat yang aman untuk kesehatan.

c)

Obat terlarang adalah obat yang hanya digunakan di rumah sakit.

d)

Obat terlarang adalah zat yang dilarang penggunaannya karena berpotensi membahayakan kesehatan dan masyarakat.

7.

Sebutkan ciri-ciri obat yang termasuk dalam golongan obat keras!

a)

Obat keras tidak memerlukan resep dokter

b)

Obat keras memiliki efek samping yang minimal

c)

Obat keras memerlukan resep dokter, memiliki potensi efek samping serius, dapat menyebabkan ketergantungan, digunakan untuk penyakit berat, dan diawasi ketat.

d)

Obat keras hanya digunakan untuk penyakit ringan

8.

Mengapa penting untuk mengklasifikasikan obat?

a)

Untuk mengurangi jumlah obat yang tersedia.

b)

Untuk meningkatkan harga obat di pasaran.

c)

Untuk mempercepat proses produksi obat.

d)

Untuk memahami jenis, fungsi, dan efek samping obat serta untuk pengobatan yang tepat.

9.

Apa dampak dari penyalahgunaan obat terlarang?

a)

Penyalahgunaan obat terlarang meningkatkan produktivitas kerja.

b)

Obat terlarang dapat meningkatkan kesehatan mental.

c)

Penyalahgunaan obat terlarang tidak berpengaruh pada hubungan sosial.

d)

Dampak dari penyalahgunaan obat terlarang meliputi masalah kesehatan, ketergantungan, dan gangguan sosial.

10.

Sebutkan langkah-langkah yang harus diambil untuk mengedukasi masyarakat tentang penggolongan obat!

a)

Hanya mengandalkan iklan obat di televisi

b)

Edukasi masyarakat tentang penggolongan obat dapat dilakukan melalui seminar, materi edukasi, dan kampanye media.

c)

Mengabaikan informasi tentang obat

d)

Menyebarkan rumor tentang obat