Font size
WorksheetsModul 1 PPG
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Fase-fase yang perlu dilakukan untuk merancang perencanaan pembelajaran berbasis prinsip (UbD) adalah….
Merancang asesmen, kegiatan, dan tujuan pembelajaran
Merancang asesmen, tujuan dan kegiatan pembelajaran
Merancang kegiatan, tujuan dan asesmen pembelajaran
Merencanakan tujuan, kegiatan, dan asesmen pembelajaran
Merumuskan tujuan, asesmen, dan kegiatan pembelajaran
“Apa yang seharusnya dilakukan, diketahui, dan dipahami oleh peserta didik di akhir pengajaran?”. Pertanyaan tersebut perlu dirumuskan oleh guru apabila akan melakukan tahap…
Perencanaan strategi pembelajaran
Merumuskan tujuan pembelajaran
Merancang asesmen
Perencanaan kegiatan pembelajaran
Merencanakan pendekatan pelajaran
Bagaimana saya dapat mengetahui bahwa pembelajaran telah mencapai hasil belajar yang diinginkan?” Pertanyaan tersebut perlu dirumuskan oleh guru ketika akan melakukan tahap…
Merencanakan model pembelajaran
Merumuskan tujuan pembelajaran
Merancang asesmen
Merancang kegiatan pembelajaran
Merencanakan pendekatan pelajaran
“Bagaimana saya mendesain kegiatan pembelajaran agar peserta didik yang beragam dapat mencapai tujuan pembelajaran?” Merupakan pertanyaan penting yang perlu dipertimbangkan pada tahap…
Merencanakan model pembelajaran
Merumuskan tujuan pembelajaran
Merancang asesmen
Merancang kegiatan pembelajaran
Merencanakan pendekatan pelajaran
Setelah memahami substansi CP, guru diharapkan mulai mendapatkan ide-ide tentang apa yang harus dipelajari oleh peserta didik dalam suatu fase untuk dirumuskan menjadi beberapa Tujuan Pembelajaran (TP) yang lebih operasional dan konkret. Dalam merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP), guru dapat memilih beberapa alternatif teknik berikut, kecuali…
Merumuskan TP secara langsung berdasarkan CP
Merumuskan TP dengan cara menganalisis ‘kompetensi’ dan ‘lingkup materi’ pada CP
Merumuskan TP secara lintas elemen
Merumuskan PP dengan memperhatikan karakteristik peserta didik
Merumuskan TP berdasarkan intuisi pribadi tanpa mempertimbangkan kebutuhan peserta didik
Capaian Pembelajaran (CP) dapat dirumuskan merujuk pada teori belajar konstruktivisme dan kurikulum dengan pendekatan Understanding by Design (UbD) yang dikembangkan oleh Wiggins & Tighe (2005). Dalam kerangka teori ini, “memahami” merupakan kemampuan yang dibangun melalui proses dan pengalaman belajar yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk dapat menjelaskan, menginterpretasi dan mengaplikasikan informasi, menggunakan berbagai perspektif, dan berempati atas suatu fenomena. Terkait hal tersebut pernyataan yang benar dalam kurikulum merdeka adalah…
Hierarki pengetahuan tidak digunakan dalam merumuskan CP dan tujuan pembelajaran turunan dari CP
Taksonomi pengetahuan tidak menggunakan kata kerja operasional yang spesifik
Memberi kebebasan kepada guru mengikuti taksonomi pengetahuan menurut teori yang disukai
Pemahaman dimaknai sebagai suatu proses kognitif yang kompleks tidak sederhana sebagai proses berpikir tingkat rendah
Menganggap bahwa ‘memahami’ dapat dicapai tanpa melibatkan proses dan pengalaman belajar yang mendalam serta tanpa memberikan kesempatan untuk menjelaskan, menginterpretasi, dan mengaplikasikan informasi dengan berbagai perspektif.
Pembelajaran dan assessment merupakan satu kesatuan yang sebaiknya tidak dipisahkan titik terkait hal tersebut guru dan peserta didik perlu memahami kompetensi yang hendak dicapai agar keseluruhan proses pembelajaran diupayakan untuk mencapai kompetensi yang dimaksud. Kaitan antara pembelajaran dan assessment, digambarkan dan diilustrasikan melalui ilustrasi berikut, kecuali…
Guru harus memastikan bahwa tujuan pembelajaran sudah sesuai dengan tahapan dan kebutuhan peserta didik berdasarkan hasil asesmen awal.
Guru dapat mengukur capaian hasil belajar peserta didik pada akhir pembelajaran jika diperlukan.
Sepanjang proses pembelajaran guru dapat mengadakan asesmen formatif untuk mengetahui sejauh mana tujuan pembelajaran sudah dicapai oleh peserta didik.
Guru perlu merancang asesmen yang dilaksanakan pada awal pembelajaran, pada saat pembelajaran, dan pada akhir pembelajaran.
Proses pembelajaran sebaiknya dilakukan tanpa memperhatikan hasil asesmen, karena hal itu dapat menghambat kreativitas peserta didik.
Pada setiap mata pelajaran, terdapat sejumlah capaian pembelajaran dalam (CP) sebagai kompetensi pembelajaran yang harus dicapai oleh peserta didik pada setiap fase. Rumusan CP tersebut memberikan gambaran tentang tujuan umum dan ketersediaan waktu untuk mencapai tujuan tersebut dalam 6 etape yang disebut fase. Pemanfaatan fase-fase CP dalam perencanaan pembelajaran dapat dikemukakan sebagai berikut, kecuali…
Memungkinkan kolaborasi guru pada fase yang sama untuk merancang pembelajaran yang efektif bagi peserta didik.
Mendorong guru fokus pada ketercapaian CP di akhir fase tanpa perlu memperhatikan perkembangan peserta didik dan kesinambungan proses pembelajaran antar kelas.
Memberi kesempatan pada guru untuk melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kesiapan peserta didik.
Memungkinkan guru merancang dan melaksanakan pembelajaran secara fleksibel.
Memastikan peserta didik mencapai kompetensi pembelajaran.
Pernyataan terkait kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) berikut ini yang benar adalah…
Hasil KKTP dapat digunakan untuk merefleksi proses pembelajaran dan menganalisis tingkat penguasaan kompetensi peserta didik
KKTP merupakan standar yang ditetapkan untuk menentukan ketercapaian tujuan pembelajaran (TP).
KKTP dapat disusun melalui pendekatan rubrik.
KKTP dapat disusun melalui deskripsi kriteria dan interval nilai.
Semua Benar
Pernyataan terkait asesmen awal berikut ini yang kurang tepat adalah…
Asesmen awal berfungsi untuk mendapatkan nilai capaian hasil belajar untuk dibandingkan dengan kriteria capaian pembelajaran yang ditetapkan.
Hasil asesmen awal dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan tindak lanjut perbaikan berupa intervensi yang tepat.
Hasil asesmen awal berfungsi untuk mengetahui tingkat kompetensi, kekuatan dan kelemahan peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Asesmen awal dapat diterapkan untuk mengetahui kebutuhan belajar peserta didik yang beragam.
Hasil asesmen awal digunakan untuk memetakan minat kemampuan dan kesiapan belajar peserta didik.
Implementasi Kurikulum Merdeka mengedepankan paradigma baru dalam pembelajaran, bukan dalam arti menghadirkan konsep dan prinsip pembelajaran yang sepenuhnya baru, namun lebih pada upaya untuk memastikan terciptanya praktik pembelajaran yang berpusat pada peserta didik..
Pada awal tahun ajaran, guru berusaha mencari tahu kesiapan belajar peserta didik dan pencapaian sebelumnya
Guru senantiasa memberikan umpan balik langsung yang mendorong kemampuan peserta didik untuk terus belajar dan mengeksplorasi ilmu pengetahuan
uru menggunakan otoritas sebagai pembimbing utama pembelajaran dalam mengatasi permasalahan yang timbul tanpa melibatkan orang tua atau guru lain
Guru menggunakan berbagai metode pembelajaran yang bervariasi untuk membantu peserta didik mengembangkan kompetensinya.
Guru perlu mengevaluasi hasil penilaian formatif, memperhatikan perilaku peserta didik, dan mendengarkan keluhan mereka untuk mengetahui kebutuhan belajarnya
Seorang guru mengadopsi elemen-elemen diferensiasi dalam pelaksanaan pembelajaran, seperti menggunakan bahan bacaan yang berbeda untuk peserta didik dengan kemampuan membaca yang beragam. Namun, beberapa peserta didik masih kesulitan mencapai tujuan pembelajaran. Tindakan yang paling tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah....
Meminta peserta didik yang kesulitan untuk belajar lebih keras
Mengurangi tingkat kompleksitas tugas
Meminta peserta didik untuk bekerja sendiri
Melanjutkan dengan kurikulum yang telah direncanakan
Merevisi pendekatan dan strategi pembelajaran
Salah satu prinsip pembelajaran pada Kurikulum Merdeka adalah pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun karakter peserta didik untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat. Berdasarkan prinsip tersebut, beberapa pernyataan berikut merupakan kegiatan yang dapat dilakukan guru, kecuali...
Guru memastikan setiap aktivitas pembelajaran selalu diiringi dengan pemberian tugas untuk mengukur pemahaman peserta didik terhadap materi yang dipelajari
Guru mendorong peserta didik melakukan refleksi untuk memahami kekuatan diri dan potensi yang perlu dikembangkan
Guru senantiasa memberikan umpan balik langsung yang mendorong kemampuan peserta didik untuk terus belajar dan mengeksplorasi Ilmu pengetahuan
Guru memberikan proyek yang ditujukan untuk mendorong pembelajaran yang mandiri dan untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan
Guru memvariasikan kompleksitas atau tingkat kesulitan tugas untuk mengakomodasi peserta didik dengan berbagai tingkat kesiapan belajar
Seorang guru melaksanakan pembelajaran pada topik tertentu. la mendapati bahwa peserta didik belum pernah mempelajari topik tersebut. Hal yang perlu dilakukan guru pada kegiatan awal pembelajaran adalah...
Menyampaikan bahwa materi ini susah maka perlu belajar yang konsisten
Menjelaskan bahwa materi ini membutuhkan praktik yang banyak, sehingga peserta didik perlu untuk menguasai semua perangkat dalam laboratorium sebelum kelas dimulai
Menguraikan secara umum materi yang ingin diajarkan, memantik pengetahuan peserta didik terkait materi tersebut, mengaitkan materi dengan pengalaman peserta didik dalam kehidupan sehari-hari
Langsung menjelaskan materi tersebut sehingga peserta didik terbiasa
Memberi soal pretest terkait materi tersebut sehingga dapat memicu motivasi peserta didik
Sebelum melaksanakan pembelajaran, Pak Hafiz mengadakan asesmen awal untuk mengetahui profil belajar peserta didiknya. Dari hasil asesmen awal tersebut diketahui bahwa 45 persen peserta didik memiliki kecenderungan gaya belajar visual, 15 persen kinestetik, dan 40 persen auditori. Pak Hafiz juga memperoleh informasi bahwa secara umum peserta didiknya memiliki kecenderungan minat yang relevan dengan gaya belajar masing-masing. Berdasarkan data tersebut, Pak Hafiz merencanakan pembelajaran berdiferensiasi pada elemen proses sebagai berikut, kecuali...
Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempelajari sumber belajar dalam bentuk modul digital interaktif
Peserta didik diberi kebebasan untuk mengkreasikan pembuatan laporan hasil observasi, seperti laporan tertulis, power point, video, poster, maupun bentuk lain sesuai dengan bakat dan minat
Peserta didik diminta mengamati dan mendiskusikan isi video untuk memperoleh pengetahuan baru
Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melakukan praktik bermain peran agar mereka lebih memahami penjelasan guru
Guru membuat beberapa sudut belajar atau display yang ditempel di tempat-tempat berbeda untuk memberikan kesempatan peserta didik bergerak saat mengakses informasi
6. Beberapa elemen yang perlu dipertimbangkan dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi adalah sebagai berikut: 1. Kebutuhan peserta didik yang beragam 2. Kondisi kelas 3. Kebutuhan guru dan kepala sekolah 4. Lingkungan sekolah Elemen yang perlu dipertimbangkan oleh guru ketika melakukan modifikasi pembelajaran adalah....
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
1 dan 3
1 dan 4
Bu Farida menerapkan pembelajaran berdiferensiasi untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik. Dengan demikian, ia membagi peserta didik dalam beberapa kelompok belajar. Ternyata Bu Farida masih mengalami kesulitan karena semua peserta didik masih bertanya kepadanya. Sehingga proses belajar masih berpusat pada guru. Hal yang dapat Ibu Farida lakukan adalah....
Bu Farida dapat melakukan praktik pelepasan tanggung jawab bertahap. la mengajak peserta didik dalam grup untuk bekerja sendiri- sendiri tanpa adanya pengawasan dari guru. Porsi tanggung jawab guru lebih besar dari peserta didik
Bu Farida dapat melakukan praktik pelepasan tanggung jawab bertahap. la mengajak peserta didik dalam grup untuk bekerja sendiri- sendiri dengan hasil karya yang sudah ditentukan dan tidak boleh diubah. Peserta didik tidak perlu bekerja sama untuk dapat memahami konsep.
Bu Farida dapat melakukan praktik pelepasan tanggung jawab bertahap. la mengajak peserta didik dalam grup untuk menghasilkan sebuah karya yang berkaitan dengan konsep yang sedang dipelajari. Peserta didik bekerja sama untuk memperkuat pemahaman konsep. Guru mempunyai porsi tanggung jawab yang lebih besar dibanding peserta didik.
Bu Farida dapat melakukan praktik pelepasan tanggung jawab bertahap. la mengajak peserta didik dalam grup untuk menghasilkan sebuah karya yang berkaitan dengan konsep yang sedang dipelajari. Peserta didik bekerja sama untuk memperkuat pemahaman konsep karena mereka mempunyai porsi tanggung jawab yang lebih besar dibanding guru. Sehingga peserta didik dapat mengaplikasikan sebuah ilmu secara mandiri. Guru dan peserta didik memiliki tanggung jawab bersama selama proses pembelajaran
Semua salah
Diberikan langkah-langkahnya sebagai berikut: 1. Peserta didik menentukan tujuan yang akan dicapai dan hal apa yang ingin diketahui 2 Peserta didik melakukan refleksi terhadap kemampuannya 3. Guru memberikan gambaran rubrik sebagai harapan kompetensi dari capaian peserta didik 4. Guru menginformasikan tujuan belajar yang akan dicapai bersama Alur/tahapan yang perlu dilakukan oleh guru dan peserta didik untuk merumuskan tujuan belajar adalah......
1-2-3-4
1-3-2-4
4-3-2-1
4-2-3-1
3-2-1-4
Peran guru dalam melaksanakan pembelajaran yang relevan dengan prinsip-prinsip pembelajaran berdiferensiasi adalah....
Guru adalah sumber belajar utama dan peserta didik mengikuti apa yang telah ditetapkan
Guru bukan sebagai sumber belajar utama, peserta didik dapat belajar dari berbagai sumber
Guru menjadi mediator antar peserta didik agar terjadi transfer pengetahuan dalam proses belajar
Guru menjadi motivator yang mengamati peserta didik dari jauh selama proses belajar.
Guru menjadi motor penggerak utama proses pembelajaran
Ibu Tina menemukan beberapa peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran, sehingga mereka memerlukan kegiatan remedial. Langkah yang paling tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah.....
Merencanakan kegiatan pembelajaran berdiferensiasi proses dan konten untuk peserta didik yang memerlukan remedial
Memberikan PR yang banyak agar peserta didik belajar sendiri di rumah
Menghubungi orang tua anak dan melaporkan bahwa anaknya tidak mengikuti proses belajar dengan baik
Meminta setiap peserta didik untuk mengumpulkan tugas setiap akhir pembelajaran
Meminta setiap peserta didik untuk membuat review materi pembelajaran
Makna yang paling menggambarkan pembelajaran berbasis pendekatan TaRL adalah.....
Pembelajaran sesuai dengan tingkatan kelas peserta didik
Pembelajaran sesuai dengan usia peserta didik
Pembelajaran sesuai dengan kemampuan awal peserta didik yang beragam
Pembelajaran sesuai dengan latar belakang budaya peserta didik
embelajaran sesuai dengan kepribadian peserta didik
Tujuan dilakukannya asesmen awal pada pembelajaran berbasis pendekatan TaRL adalah...
Mendapatkan data kepribadian peserta didik
Mendapatkan data kemampuan awal peserta didik
Mendapatkan data keluarga peserta didik
Mendapatkan data minat dan bakat peserta didik
Mendapatkan data prestasi peserta didik
Hal yang perlu dipertimbangkan oleh guru ketika merancang aktivitas pembelajaran berbasis pendekatan TaRL adalah....
Aktivitas dirancang dengan mempertimbangkan peserta didik yang memiliki kemampuan kurang
Aktivitas dirancang dengan mempertimbangkan peserta didik yang memiliki kemampuan sedang
Aktivitas dirancang dengan mempertimbangkan peserta didik yang memiliki kemampuan cepat
Aktivitas dirancang dengan mempertimbangkan kemampuan peserta didik yang beragam
Aktivitas dapat dirancang tanpa mempertimbangkan kemampuan peserta didik
Berikut ini merupakan hal yang perlu dilakukan guru pada persiapan rencana asesmen awal, kecuali...
Melakukan identifikasi karakteristik peserta didik
Melakukan identifikasi latar belakang keluarga peserta didik
Merencanakan bentuk asesmen yang diberikan
Merencanakan jadwal lokasi dan waktu asesmen
Merancang instrumen asesmen penilaian sesuai capaian pembelajaran
Ketika merancang pembelajaran, guru dapat melakukan diferensiasi pada proses, konten, dan produk. Diferensiasi yang dipilih pada penerapan pembelajaran berbasis pendekatan TaRL adalah....
Diferensiasi proses saja, diferensiasi konten dan diferensiasi produk tidak mungkin digunakan
Diferensiasi konten saja, diferensiasi proses dan diferensiasi produk tidak mungkin digunakan
Diferensiasi produk saja, diferensiasi proses dan diferensiasi konten tidak mungkin digunakan
Semua jenis diferensiasi pembelajaran dapat digunakan tapi tidak dapat digunakan semua dalam satu pembelajaran
Semua jenis diferensiasi pembelajaran dapat digunakan, akan tetapi pemilihannya disesuaikan dengan kebutuhan
Hasil asesmen kognitif awal dapat digunakan guru untuk hal- hal berikut ini, kecuali....
Menentukan tujuan pembelajaran
Menentukan pengelompokkan peserta didik
Menentukan aktivitas pembelajaran
Menentukan media pembelajaran
Menentukan sumber belajar
Pak Panji akan mengajarkan sebuah topik baru kepada peserta didiknya, namun ia belum mengetahui sejauh mana peserta didik menguasai materi prasyaratnya. Hal yang perlu dilakukan oleh Pak Panji adalah...
Melakukan wawancara pada beberapa peserta didik terkait pengalaman belajar terkait topik prasyarat ini
Merencanakan pelaksanaan asesmen awal untuk mengidentifikasi kemampuan awal peserta didik
Meminta data pada pihak sekolah terkait minat dan bakat peserta didik
Mempersiapkan kegiatan pembelajaran sambil mengira-ngira kebutuhan peserta didik
Langsung mengajar dan melakukan improvisasi di tempat ketika menemukan adanya perbedaan kemampuan peserta didik
Sebagai seorang guru, Ibu Dewi menyadari bahwa peserta didiknya memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, ia mengelompokkan peserta didik sesuai dengan kemampuannya. Namun pada pelaksanaannya, ia mengalami kesulitan karena begitu banyak pertanyaan yang muncul dari setiap kelompok. Hal yang perlu dilakukan Ibu Dewi adalah..
Memberikan bantuan pada setiap peserta didik secara bergiliran dan meminta peserta didik untuk saling menunggu giliran
Memberikan bantuan pada setiap peserta didik secara bergiliran dan meminta peserta didik untuk saling menunggu giliran
Meminta peserta didik untuk bekerja sebisanya terlebih dahulu baru nanti dijelaskan secara umum
Semua benar
Semua salah
Diberikan langkah-langkah berikut ini:
1. Menentukan tujuan pembelajaran
2. Melakukan asesmen awal kemampuan awal
3. Melakukan asesmen sumatif
4. Merancang kegiatan pembelajaran Mempersiapkan sistem pendukung pembelajaran. Alur/tahapan yang perlu dilakukan oleh guru untuk merencanakan pembelajaran berbasis TaRL adalah...
1-2-4
1-3-5
4-3-2
1-2-3
3-4-5
Ibu Diaz melaksanakan pembelajaran pada topik perkalian. la mendapati bahwa sebagian peserta didik kesulitan mengikuti pembelajaran karena kurang menguasai materi prasyaratnya. Sebaliknya, sebagian peserta didik dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan mudah. Berikut ini langkah yang perlu dilakukan Ibu Diaz pada pembelajaran berikutnya untuk mengatasi masalah tersebut, kecuali...
Mengembangkan diferensiasi konten
Mendesain diferensiasi kegiatan pembelajaran
Menerapkan asesmen awal kognitif
Merumuskan diferensiasi asesmen formatif
Merumuskan diferensiasi produk/proyek
Pembelajaran dengan pendekatan CRT dirancang dengan mengacu pada....
Latar belakang pendidikan peserta didik
Latar belakang keluarga peserta didik
Latar belakang pertemanan belajar peserta didik
Latar belakang budaya peserta didik
Latar belakang sekolah peserta didik
Pembelajaran dengan pendekatan CRT mempertimbangkan komponen berikut sebagai alat pembelajaran yang lebih baik, kecuali....
Kebiasaan
Karakter
Pengalaman
Perspektif
Prestasi
Komponen pembelajaran yang dapat melewatkan pertimbangan latar belakang budaya peserta didik adalah....
Tujuan pembelajaran
Materi ajar
Kegiatan pembelajaran
Sumber pembelajaran
Media pembelajaran
Guru perlu memiliki kesadaran multikultural yang kritis untuk....
Menguji nilai budaya secara objektif
Menguji kepercayaan secara objektif
Memberikan kepekaan yang lebih besar terhadap sejarah
Mengembangkan keterampilan interpersonal yang baik
Semua benar
Manfaat dari pembelajaran dengan pendekatan CRT adalah, kecuali....
Meningkatkan motivasi belajar peserta didik
Meningkatkan keterlibatan peserta didik
Meningkatkan keterampilan sosial dan emosional peserta didik
Meningkatkan kepuasan peserta didik dan guru
Meningkatkan kehadiran peserta didik di sekolah
Salah satu tahapan pembelajaran dengan pendekatan CRT adalah identitas pendidik. Pada tahapan ini diharapkan...
Peserta didik diajak untuk mengenal identitas budaya orang lain dan mengambil maknanya
Peserta didik diajak untuk mengenal identitas budaya orang lain dan mengaitkannya dengan budayanya sendiri
Peserta didik diajak untuk mengenal identitas budaya orang lain dan merefleksikan hal tersebut dengan karakter dirinya
Peserta didik diajak untuk mengenal identitas budayanya sendiri yang berkaitan dengan materi yang akan disampaikan
Peserta didik diajak untuk mengenal identitas budayanya sendiri yang berkaitan dengan budaya negaranya
Pada suatu pertemuan, peserta didik Pak Widi sangat antusias ketika membandingkan hasil diskusi terkait budaya dengan topik yang sedang dipelajari.
Namun, Pak Widi pun menyadari bahwa beliau perlu mengambil peranan dalam diskusi tersebut agar pembelajaran tetap pada jalurnya. Dalam hal ini Pak Widi dapat berperan sebagai....
Motivator
Fasilitator
Pendamping
Instruktur
Pengambil kesimpulan
Pak Rafi sedang melakukan pembelajaran dengan pendekatan CRT di kelasnya. Peserta didiknya kebingungan mencari benang merah antara materi yang sedang dipelajarinya dengan budayanya. Hal yang dapat dilakukan Pak Rafi adalah....
Meminta para peserta didik untuk saling berkolaborasi dan mencari informasi dari berbagai sumber
Meminta para peserta didik untuk berusaha memecahkan permasalahan tersebut sebisanya
Meminta para peserta didik untuk mencari jawaban pada buku teks
Meminta para peserta didik untuk mencari jawaban pada warga sekolah melalui wawancara
Meminta para peserta didik untuk berdiskusi dan bila masalah belum terpecahkan langsung diberikan solusinya
Daffa adalah seorang peserta didik asal Kalimantan. Daffa mengikuti orang tuanya pindah rumah ke Bandung. Teman-teman di sekolahnya mayoritas bersuku Sunda.
Daffa merasakan kesulitan untuk beradaptasi karena perbedaan budaya. Berikut ini hal yang dapat diprioritaskan guru untuk membantu Daffa, kecuali..
Menciptakan hubungan yang saling menghargai antara sesama peserta didik apapunkondisi latar belakangnya
Memberikan sikap yang ramah untuk membuat Daffa merasa nyaman
Memberikan sambutan yang baik dari sesama peserta didik maupun guru
Memberikan motivasi agar Daffa tidak merasa rendah diri dihadapan teman-temannya
Memberikan kelas tambahan bahasa daerah secara gratis agar Daffa dapat meningkatkan kemampuan akademiknya
Ibu Asri adalah guru Bahasa Inggris. Hari ini Ibu Asri ingin peserta didiknya bercerita tentang makanan tradisional dengan menggunakan Bahasa Inggris. Kegiatan yang dapat dilakukan Oleh Bu Asri, kecuali....
Menghadirkan penjual makanan tradisional setempat sebagai salah satu inspirasi peserta didik dalam membuat cerita
Menghadirkan berbagai macam makanan tradisional kemudian meminta peserta didik memilih salah satunya untuk dijadikan sebagai bahan cerita
Mengajak peseta didik membuat makanan tradisional sebagai bahan untuk membuat cerita
Meminta peserta didik mencari informasi tentang makanan tradisional dari berbagai sumber dalam membuat cerita
Menayangkan video yang menceritakan jenis-jenis makanan tradisional sebagai referensi peserta didik dalam membuat cerita
Anda akan mengajarkan salah satu cabang olahraga atletik, yaitu lari jarak jauh. Pada kegiatan praktik, ada beberapa peserta didik yang menyatakan tidak sanggup melakukan kegiatan tersebut dikarenakan baru saja sembuh dari sakit. Ada pula yang menyampaikan bahwa mereka belum sempat sarapan. Tindakan apa yang Anda lakukan sebagai guru mata pelajaran PJOK di kelas tersebut?
Memastikan kembali kondisi setiap peserta didik sebelum menentukan jarak lari yang akan dipraktikkan
Mengubah jenis lari ke lari jarak menengah agar setiap peserta dapat melakukan praktik lari
Tetap meminta peserta didik untuk lari jarak jauh meskipun beberapa diantaranya harus pelan-pelan
Menyadari bahwa praktik lari jarak jauh tidak selalu dapat dilakukan oleh semua peserta didik
Meminta peserta didik yang tidak mampu untuk istirahat dan tidak melakukan kegiatan tersebut
Pada satu materi belajar tentang poster sebagai media informasi, Anda berencana meminta setiap peserta didik untuk berlatih membuatnya dengan tema budaya. Akan tetapi, mayoritas peserta didik meminta Anda untuk membebaskan tema, sesuai dengan minat masing-masing. Sebagai guru mapel IT, apa yang akan Anda lakukan ketika menemui situasi tersebut?
Membuat survei minat peserta didik untuk dijadikan alternatif pembuatan tema sebelum pembelajaran
Mengizinkan peserta didik untuk membuat poster sesuai dengan minatnya masing-masing
Berupaya memperluas tema poster sesuai keinginan peserta didik meskipun tidak terlalu jauh dari tema budaya
Memaklumi minat peserta didik yang beragam dalam pembuatan tugas tersebut
Meminta peserta didik untuk membuat poster sesuai tema yang telah Anda tentukan
Anda adalah guru kelas dengan peserta didik yang selama ini seluruhnya berasal dari suku Jawa. Kebetulan semester ini ada peserta didik baru yang pindah dari luar Jawa, dan tentu saja ia tidak menguasai Bahasa Jawa. Padahal selama ini Anda terbiasa ketika di kelas menyelipkan Bahasa Jawa ketika menjelaskan sesuatu, meskipun bahasa pengantar pembelajaran secara resmi adalah Bahasa Indonesia. Apa kemudian tindakan Anda saat menghadapi situasi di atas?
Melibatkan peserta didik lain di kelas untuk mendiskusikan materi dalam bahasa Indonesia
Menggunakan bahasa Indonesia pada semua materi yang diajarkan di kelas
Berniat membiasakan diri agar selanjutnya dapat konsisten menggunakan Bahasa Indonesia ketika mengajar
Menyadari tantangan yang dihadapi peserta didik pindahan dalam memahami materi
Meminta peserta didik yang baru pindah untuk segera belajar bahasa Jawa
Anda adalah guru Bahasa Indonesia yang bermaksud melakukan literasi menulis pada peserta didik di sekolah Anda. Literasi ini akan membantu peserta didik menuangkan gagasan ke dalam tulisan dengan susunan kata dan bahasa yang efektif dan efisien. Namun demikian, kemampuan menulis peserta didik di sekolah Anda sangat heterogen. Beberapa di antara mereka cukup terampil dalam menulis, namun banyak juga yang mengalami kesulitan. Apa yang Anda lakukan jika berada pada situasi ini?
Membuat panduan dan tugas yang berbeda sesuai dengan tingkat keterampilan menulis peserta didik
Meningkatkan kompleksitas aktivitas hanya untuk peserta didik yang sudah memiliki keterampilan menulis yang baik
Mulai menugaskan aktivitas menulis berdasarkan topik minggu ini berdasarkan kemampuan masing-masing
Menyadari adanya perbedaan kemampuan awal dalam pengembangan keterampilan menulis peserta didik
Tetap menggunakan metode pengajaran standar yang biasa dilakukan
Anda mengampu mata pelajaran PJOK dan akan mengajarkan materi tentang permainan bola voli yang menuntut penguasaan pengetahuan dan keterampilan. Di sisi lain, sekolah Anda tidak memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk melakukan praktik, sehingga Anda cukup kesulitan untuk melakukan proses pembelajaran dan penilaian. Jika menemui situasi tersebut, apa yang akan Anda lakukan?
Membuat panduan observasi yang dapat digunakan semua guru PJOK meskipun sarana praktik di sekolah terbatas
Tetap akan melakukan penilaian keterampilan dengan meminjam lapangan bola voli terdekat
Berusaha menyusun pedoman observasi sederhana pada gerakan-gerakan yang bersifat dasar
Memahami pentingnya metode observasi untuk mengetahui keterampilan praktik peserta didik dalam bermain voli
Hanya akan memberikan tes yang bersifat tertulis dikarenakan keterbatasan sarana dan prasarana praktik tersebut
Anda merasa bahwa tes tertulis yang digunakan selama ini belum dapat mengungkapkan kemampuan peserta didik yang sebenarnya. Tahun ini Anda ingin menggunakan strategi asesmen lain yang dapat menilai pemahaman sekaligus kemampuan mentransfer pengetahuan peserta didik. Sebagai guru mata pelajaran, apa prioritas tindakan yang Anda lakukan?
Membuat kasus untuk didiskusikan dan dipresentasikan
Menggunakan metode presentasi secara individual
Melakukan tanya jawab secara lisan untuk mengungkap kedua unsur penilaian tersebut
Memikirkan asesmen lain yang lebih tepat dalam mengungkap pemahaman sekaligus mentransfer pengetahuan
Menambah jumlah dan variasi soal tes tertulis, serta mengatur ulang waktu pengerjaannya
Selama 5 tahun terakhir Anda adalah guru kelas tinggi, namun tahun ini Anda diminta untuk mengajar di kelas rendah, yaitu kelas 1. Ketika Anda harus mengajarkan konsep angka, Anda mencoba menyampaikannya dengan menuliskan bilangan-bilangan di papan tulis, namun para peserta didik tampak tidak ada yang memperhatikan dan bermain sendiri-sendiri. Bagaimana Anda mengatasi kejadian tersebut?
Membuat satu set kartu angka dan meminta peserta didik untuk mengurutkannya
Mengajak peserta didik untuk mencocokkan jumlah kancing dengan angka yang sesuai
Berupaya untuk melakukan aktivitas bermain dan belajar meski belum begitu paham caranya
Mencari ide tentang penyampaian materi matematika dengan konsep yang lebih menarik
Meminta peserta didik untuk memperhatikan angka yang telah ditulis di papan tulis
Anda adalah guru matematika kelas 1 SD. Selain ingin mengenalkan bilangan 1 hingga 10, Anda ingin peserta didik juga dapat menuliskan bilangan-bilangan tersebut. Hanya saja, Anda mengamati bahwa ada di antara mereka yang belum mahir dalam memegang alat tulis. Bila Anda menghadapi situasi ini, apa prioritas tindakan yang Anda lakukan?
Membedakan target kompetensi dengan mengidentifikasi kemampuan motorik halus peserta didik
Meminta peserta didik menulis bilangan 1 hingga 5 terlebih dahulu
Berupaya untuk menurunkan banyaknya bilangan yang harus ditulis peserta didik
Menyadari bahwa tidak semua peserta didik di kelas 1 SD sudah terampil dalam menulis
Tetap meminta semua peserta didik untuk dapat latihan menulis bilangan 1 hingga 10
Anda mengampu Bahasa Inggris. Anda menyadari bahwa kemampuan menulis cenderung kurang diperhatikan dalam mata pelajaran ini, dan Anda berencana untuk melatihnya. Selama ini sebenarnya Anda sudah berusaha memberikan tugas-tugas menulis, namun hasil yang ditunjukkan oleh peserta didik cukup beragam antar kategori tulisan, seperti antara essai, tulisan reportase kejadian, cerita, dan sebagainya. Apa yang Anda lakukan kemudian pada penugasan kali ini?
Membuat proyek menulis kolaboratif antar peserta didik yang kemahiran menulisnya beragam
Memberi penugasan yang berbeda dalam hal tema, jenis, dan detil ketentuan tulisan
Mencoba memberikan panduan atau tugas menulis dalam kategori yang bervariasi
Memahami bahwa dibutuhkan latihan menulis yang berbeda berdasarkan kemampuan peserta didik
Meminta semua peserta didik membuat tulisan dengan kategori dan tema yang sama
Anda adalah guru Bahasa Inggris di sebuah SD. Minggu ini Anda berencana untuk mengaitkan antara budaya dengan perkembangan Bahasa Inggris secara umum. Anda agak kesulitan untuk menentukan budaya mana yang akan diangkat karena peserta didik di kelas Anda terdiri atas berbagai macam budaya. Apa yang akan Anda lakukan?
Melibatkan peserta didik dalam proyek kelompok untuk merancang dan menyajikan materi Bahasa Inggris yang mencerminkan budayanya
Memberikan kasus keberagaman budaya yang mempengaruhi pembelajaran Bahasa Inggris dan meminta komentar peserta didik
Mendiskusikan dalam kelas tentang peran budaya dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua
Mencari ide tentang cerita-cerita dari berbagai budaya untuk memahami variasi dalam penggunaan bahasa
Memperkenalkan budaya-budaya yang umum di Indonesia melalui metode ceramah dalam Bahasa Inggris di depan kelas
