WorksheetsKuis Budidaya dan Pengolahan Kopi
Total questions: 65
Worksheet time: 33mins
Tanaman kopi Arabika memiliki persyaratan tumbuh yang berbeda dengan Robusta. Salah satu kriteria teknis penting dalam menentukan kesesuaian lahan untuk Arabika adalah ketinggian tempat. Lahan dikatakan sangat sesuai (S1) untuk kopi Arabika jika berada pada kisaran:
800–1.500 meter di atas permukaan laut
100–400 meter di atas permukaan laut
400–800 meter di atas permukaan laut
1.500–2.000 meter di atas permukaan laut
Di bawah 100 meter di atas permukaan laut
Tanaman kopi Robusta memerlukan kondisi agroklimat yang berbeda dari Arabika. Berdasarkan kriteria teknis kesesuaian lahan, lahan dikatakan sangat sesuai (S1) untuk kopi Robusta apabila terletak pada ketinggian:
400–800 meter di atas permukaan laut
0–400 meter di atas permukaan laut
800–1.500 meter di atas permukaan laut
Di atas 1.500 meter di atas permukaan laut
Di bawah 100 meter di atas permukaan laut
Seorang petani akan menanam kopi Arabika tipe katai pada lahan miring dengan sistem teras. Jarak tanam yang paling sesuai untuk jenis dan kondisi tersebut adalah:
2,00–2,25 meter
3,00–3,25 meter
2,50–2,75 meter
1,50–1,75 meter
2,75–3,00 meter
Kopi Robusta akan ditanam pada lahan miring. Berdasarkan pedoman teknis, jarak tanam yang tepat untuk kondisi tersebut adalah:
2,0 m x 2,5 m
2,0 m x 2,0 m
3,0 m x 2,0 m
2,5 m x 2,5 m
2,75 m x 3,0 m
Pada lahan dengan kemiringan lereng lebih dari 8%, salah satu bentuk konservasi tanah yang disarankan adalah pembuatan teras bangku. Tujuan utama dari pembuatan teras bangku adalah:
Memperlambat aliran permukaan dan meningkatkan infiltrasi
Menurunkan kadar hara dalam tanah
Mempercepat aliran air permukaan
Mengurangi kelembapan tanah
Menambah kecuraman lereng
Berikut ini adalah fungsi dari teras bangku pada lahan miring, kecuali:
Mempercepat pengikisan tanah oleh air
Menampung dan menyalurkan aliran permukaan dengan aman
Memudahkan proses pengolahan tanah pada lereng
Meningkatkan laju infiltrasi air ke dalam tanah
Memperlambat laju aliran permukaan
Varietas kopi Arabika seperti S 795, AS 1, AS 2K, USDA 762, dan Sigarar Utang direkomendasikan untuk ditanam di Indonesia karena termasuk varietas unggul yang telah dilepas oleh Menteri Pertanian. Dalam memilih varietas unggul tersebut, hal paling penting yang harus diperhatikan adalah:
Ketinggian tempat dan tipe iklim lokasi tanam
Harga jual di pasaran internasional
Warna daun dan batang tanaman
Kecepatan panen pertama setelah tanam
Kemudahan dalam pemangkasan cabang
Seorang petani ingin menanam varietas kopi Arabika USDA 762 di daerah dengan ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Berdasarkan prinsip pemilihan varietas unggul, tindakan tersebut:
Kurang tepat karena USDA 762 lebih optimal di ketinggian > 1.000 m dpl
Sudah tepat karena USDA 762 cocok untuk dataran rendah
Tidak berpengaruh karena semua varietas unggul cocok di semua tempat
Sudah tepat karena USDA 762 tahan terhadap suhu tinggi
Diperlukan irigasi agar USDA 762 dapat tumbuh di ketinggian tersebut
Seorang petani berada di dataran rendah (< 400 m dpl) dengan tipe iklim C (berdasarkan klasifikasi Schmidt dan Ferguson). Jika ia ingin menanam kopi Robusta secara poliklonal, maka kombinasi klon unggul yang paling sesuai berdasarkan kondisi tersebut adalah:
BP 42, BP 234, BP 409, SA 237
BP 358, BP 436, BP 920
BP 42, BP 234, BP 920, BP 358
BP 234, BP 358, BP 534, BP 920
BP 939, SA 237, BP 308
Seorang petani berada di dataran rendah (< 400 m dpl) dengan tipe iklim C (berdasarkan klasifikasi Schmidt dan Ferguson). Jika ia ingin menanam kopi Robusta secara poliklonal, maka kombinasi klon unggul yang paling sesuai berdasarkan kondisi tersebut adalah:
BP 42, BP 234, BP 409, SA 237
BP 358, BP 436, BP 920
BP 42, BP 234, BP 920, BP 358
BP 234, BP 358, BP 534, BP 920
BP 939, SA 237, BP 308
Dalam budidaya kopi Robusta, klon unggul seperti BP 42, BP 234, dan BP 939 telah dilepas oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia. Salah satu prinsip penting dalam penanaman klon unggul Robusta adalah sistem poliklonal, yang berarti:
Menanam satu jenis klon dalam satu kebun untuk keseragaman
Menanam 3–4 klon unggul yang berbeda dalam satu kebun
Menanam dua klon unggul pada lahan yang berbeda
Menanam klon-klon unggul berdasarkan warna biji
Menanam klon-klon unggul berdasarkan umur panen
Tanaman kopi Robusta dan Arabika dapat tumbuh optimal pada daerah pegunungan, berapa elevasi optimal untuk tanaman kopi robusta.
Elevasi optimal 500-2000 m dpl.
Elevasi optimal 400-800m dpl.
Elevasi optimal 0 -1000 m dpl.
Elevasi optimal 800 -1500 m dpl.
Elevasi optimal 2000-3000 m dpl.
Disamping ketinggian tempat yang optimal tanaman kopi juga memerlukan beberapa persyaratan tumbuh, untuk tanaman kopi arabika menghendaki temperatur dan curah hujan sebagai berikut.
temperatur rata-rata 10-27 °C dengan curah hujan 750 - 1500 mm.
temperatur rata-rata 17-12 °C dengan curah hujan 2000 - 3000 mm.
temperatur rata-rata 15-20 °C dengan curah hujan 1000 - 3000 mm.
temperatur rata-rata 21-24 °C dengan curah hujan 2000 - 3000 mm.
temperatur rata-rata 15-30 °C dengan curah hujan 500 - 2000 mm.
Anda seorang supervisor ingin menanam kopi dengan jarak 2,5 x 2,5 meter, maka Anda membutuhkan bibit tanam sebanyak 1.600 biji, dengan asumsi daya kecambah 90%, kecambah dipindahkan di pembibitan 95% kemudian bibit kopi ditanam di kebun 80% . Berapa bibit yang akan dibutuhkan?
2,500
2,000
2,250
2,750
2,655
Kopiarabikatipekatai (dwarf) dapat ditanam dengan jarak 2x 2,5 meter atau dengan kebutuhan bibit siaptanam 2.000 batang dan jarak tanam 3x1,5 atau dengan kebutuhan bibit yang harus disediakan adalah ....
2.300 bibit
2.000 bibit
2.100 bibit
2.200 bibit
2.400 bibit
Salah satu syarat penting sebelum benih kopi ditanam di lapangan adalah kondisi pohon penaung sudah berfungsi dengan baik. Kriteria intensitas cahaya yang sesuai untuk penanaman benih kopi adalah:
60–70% dari cahaya langsung
10–20% dari cahaya langsung
25–35% dari cahaya langsung
30–50% dari cahaya langsung
75–90% dari cahaya langsung
Dalam proses penanaman benih kopi yang berasal dari polybag, langkah yang benar setelah benih ditanam hingga leher akar adalah:
Polybag dikubur bersama tanaman sebagai penahan air
Polybag dibiarkan tetap menyatu dengan benih agar akar tidak terganggu
Polybag dicabut secara paksa dalam keadaan utuh
Tanah diurug tanpa menyingkirkan polybag
Polybag dipotong dan ditarik keluar secara hati-hati setelah tanah dipadatkan
Kegiatan penanaman kopi robusta dengan menggunakan pola segi empat sebaiknya menggunakan jarak tanam ....
3 m x 5 m
2 m x 3,00 m
2,5 m x 3,5 m
2,75 m x 2,75 m
3 m x 4 m
Berapakah jarak tanam yang ideal antara tanaman kopi Liberika?
3 mx 3 m
1m x 1 m
2m x 2m
4m x 4 m
5m x 5m
Membentuk kerangka pohon termasuk jenis pangkasan ….
Pemeliharaan
Produksi
Bentuk
Peremajaan
Sistem pemangkasan buah
Pada tanaman kopi dikenal 2 sistem pemangkasan, yaitu ...
Sistem pemangkasan batang tunggal dan batang ganda
Sistem pemangkasan batang tunggal dan rejuvinasi
Sistem pemangkasan toraja dan kandelaber
Sistem pemangkasan toraja dan batang ganda
Sistem pangkasan toraja dan banyuwangi
Berikut tujuan dilakukannya pemupukan pada tanaman kopi:
a. Menjadikan tanaman tumbuh subur
b. Meningkatkan produksi baik kuantitas maupun kualitas
c. Pertumbuhan tanaman menjadi rimbun
d. Mempertahankan stabilitas produksi
e. Mengatasi masalah cekaman kekeringan
Tujuan yang benar adalah …
a dan c
a, b, dan c
c, d, dan e
b, c, dan d
b, d, dan e
Budidaya tanaman kopi seperti budidaya tanaman perkebunan lainnya memerlukan pemberian pupuk dasar pada saat penyiapan lahan agar pertumbuhan dan perkembangannya maksimal. Pupuk yang diberikan per lubang tanam adalah ….
200 gram pupuk sulfur + 200 gram dolomit + 10 kg pupuk kandang
100 gram pupuk sulfur + 100 gram dolomit + 10 kg pupuk kandang
200 gram pupuk sulfur + 200 gram dolomit + 20 kg pupuk kandang
200 gram pupuk sulfur + 100 gram dolomit + 10 kg pupuk kandang
100 gram pupuk sulfur + 100 gram dolomit + 5 kg pupuk kandang
Pemberian unsur hara (pemupukan) pertama pada tanaman kopi dilakukan pada usia 1 bulan setelah tanam dengan pupuk tunggal. Dosis pupuk yang diberikan per tanaman kopi adalah 25 gram Urea, 25 gram SP-36, dan 20 gram KCl. Pada 6 bulan berikutnya diberi lagi pupuk yang sama dengan dosis yang sama sehingga pemupukan tanaman kopi dalam setahun dilakukan sebanyak ….
1 kali
2 kali
3 kali
4 kali
5 kali
Berapa dosis pemberian pupuk urea yang disarankan untuk tanaman kopi Arabika per pohonnya?
300 gram sekali setiap tahun
50 gram sekali setiap bulan
100 gram sekali setiap 3 bulan
200 gram sekali setiap 6 bulan
400 gram sekali setiap musim hujan
Metode apa yang digunakan untuk menentukan intensitas serangan hama atau penyakit pada tanaman?
Analisis laboratorium
Peramalan cuaca
Konsultasi petani tetangga
Pengamatan lapangan
Penggunaan pupuk kimia
Salah satu tanda-tanda intensitas serangan hama pada tanaman kopi adalah:
Pertumbuhan cepat tanaman kopi
Peningkatan produksi biji kopi
Penurunan populasi serangga predator
Penurunan kadar air dalam tanah
Daun-daun yang berubah menjadi kuning
Bagian tanaman yang telah terserang dipotong dan dimusnahkan, kemudian dibakar agar telur, larva, dan imago yang masih ada didalamnya mati; Penggunaan alat perangkap ngengat dengan cahaya lampu di malam hari karena serangga dewasa aktif pada malam hari dan tertarik pada cahaya lampu. Kedua cara pengendalian ini untuk serangan hama ….
Penggerek batang merah
Penggerek cabang dan ranting
Penggerek buah kopi
Kutu hijau
Penggerek cabang
Hama yang sering menyerang buah tanaman kopi dan dapat menyebabkan kerugian besar pada produksi adalah:
Penggerek batang
Kutu daun
Ulat buah kopi
Nematoda akar
Kumbang kopi
Gejala pada buah terjadi di sisi yang banyak mendapat sinar matahari. Bercak pada buah menyebabkan kulit buah mengering dan keras sehingga buah sukar dikupas. Gejala ini disebabkan oleh penyakit ....
Cercospora coffeicola
Upasia salmonicolor
Armillaria sp
Roselina bunodes
Salmonella tricolor
Serangan pada buah yang bijinya telah mengeraskan berakibat penurunan mutu biji kopi karena biji berlubang. Biji kopi yang cacat sangat berpengaruh negatif terhadap susunan senyawa kimianya, terutama pada kafein dan gula pereduksi yang akan mempengaruhi cita rasa. Kerusakan gugur buah ini disebabkan oleh hama ....
Zeuzera coffeae
Hypothenemus hampei
Xylosandrus compactus
Coccus viridis
Agrotis ipsilon
Tingginya kelemban tanah dan kelebihan air saat pembibitan dapat memicu perkembangan penyakit ....
Jamur akar
Kanker belah
Mati pucuk
Rebah batang
Jamur upas
Pada beberapa lahan perkebunan kopi terutama pada lahan yang tidak memiliki pohon penaung yang mencukupi, jenis tanaman herba dan rumput-rumputan merupakan gulma yang paling banyak dan paling cepat berkembang, hal ini akan mengganggu pertumbuhan tanaman kopi. Jenis tanaman herba yang menjadi gulma adalah ….
Anthoxanthumodoratum L
Phillanthus urinaria L.
Altenantheracaracasana Kunth.
Ipomoea obscura L
Imperata cylindrica L.
Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya cara mekanis, cara biologis, cara kimia dan cara terpadu. Penggabungan beberapa cara dapat dilakukan agar mendapat cara yang paling efektif dalam pengendalian gulma yang disesuaikan dengan kondisi lahan dan jenis gulma yang tumbuh. Pengendalian gulma dengan cara kimia menggunakan herbisida harus memperhatikan beberapa faktor, yaitu ….
Arah angin, suhu, dan kelembaban udara
Dosis, suhu, dan kelembaban udara
Arahangin, suhu, dan jenis herbisida
Arahangin, cuaca, dan kelembaban udara
Suhu dan kelembaban udara
Lahan yang baru dibuka untuk tanaman kopi dan tidak segera ditanami akan ditumbuhi gulma. Cara untuk mencegah tumbuhnya gulma adalah ….
Pemberian mulsa
Menanam tanaman penaung
Menanam legum cover crop
Penyemprotan herbisida
Menanam tanaman penaung sementara
Tanaman kopi Robusta sudah mulai berbuah pada umur 2,5 - 3 tahun dan berbuah secara musiman. Bunga kopi Robusta mulai kuncup hingga matang memerlukan waktu ….
8 – 11 bulan
4 – 6 bulan
5 – 7 bulan
6 – 8 bulan
3-8 bulan
Tanaman kopi Arabika sudah mulai berbuah pada umur 3 - 4 tahun dan berbuah secara musiman. Bunga kopi arabika mulai kuncup hingga matang memerlukan waktu ….
8 – 11 bulan
4 – 6 bulan
5 – 7 bulan
6 – 8 bulan
10-12 bulan
Cara pemetikan buah kopi yang dilakukan pada semua buah dalam satu dompol ketika dalam dompolan tersebut terdapat buah yang telah berwarna merah penuh adalah ….
Pemetikan tidak selektif
Pemetikan selektif
Pemetikan racutan
Pemetikan lelesan
Pemetikan setengah selektif
Cara pemetikan yang dilakukan terhadap semua buah kopi dari semua dompolan termasuk buah yang berwarna hijau adalah ….
Pemetikan racutan
Pemetikan selektif
Pemetikansetengah selektif
Pemetikan lelesan
Pemetikan tidak selektif
Berikut adalah tahapan pasca panen kopi
1. Sortasi buah
2. Pengupasan kulit biji
3. Fermentasi
4. Pengeringan
5. Pengupasan kulit kopi HS
6. Sortasi biji kering
7. Pengemasan
Tahapan tersebut merupakan proses pasca panen kopi secara ….
Full washed
Natural process
Semi washed
Honey process
Wine process
Pengeringan biji kopi HS bertujuan mengurangi kandungan air biji kopi HS dari sekitar 60%. Agar biji kopi HS relatif aman dikemas dalam karung dan disimpan dalam gudang maka kadar air maksimum adalah ….
12.5%
18%
16.5%
14.5%
17%
Penyimapanan buah kopi sebelum dipasarkan bertujuan aagar akhir masa simpan, mutu kopi tidak banyak berubah ada dua faktor dalam penyimpanan kopi yaitu faktor dalam dan faktor luar berikut termasuk faktor dari dalam adalah
kemurnian biji kopi
kadar air dan kebersihanya
Rendemen biji kopi
Ruangan penyimpanan
lingkungan tempat simpan
Salah satu proses fermentasi adalah dengan cara direndam (fermentasi) selama waktu...
12 hingga 24 jam
6 hingga 12 jam
24 hingga 36 jam
1 hingga 2 jam
Setelah proses buah kopi menjadi green bean dan kemudian dilakukan penyimpanan, maka proses selanjutnya adalah...
Penyangraian (roasting)
Penggilingan
Pencucian
Fermentasi
Pada level kematangan kopi yang menghilangkan karakter acidity, membuat Body-nya tebal dan rasanya cenderung pahit adalah...
Medium
Dark
Medium Dark
Light
Tujuan utama dari proses roasting biji kopi adalah...
Meningkatkan kadar kafein dalam biji kopi
Menghilangkan kadar air dalam biji kopi
Memberikan rasa dan aroma yang diinginkan pada biji kopi
Menghasilkan warna hijau pada biji kopi
Pada tahap awal roasting, biji kopi akan mengalami perubahan warna dari hijau menjadi...
Coklat muda
Hitam
Kuning
Merah
Proses roasting kopi tipe dark umumnya membutuhkan suhu pematangan sekitar...
200°C - 250°C
100°C - 150°C
300°C - 350°C
400°C - 450°C
Idealnya, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk proses roasting kopi tipe dark pada suhu pematangan yang tepat?
25 - 30 menit
5 - 10 menit
15 - 20 menit
35 - 40 menit
Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan perbedaan antara fixed mindset dan growth mindset?
Growth mindset tidak dapat merubah
Growth mindset hanya fokus pada nilai, sedangkan fixed mindset fokus pada proses.
Fixed mindset menganggap kemampuan berkembang, sedangkan growth mindset menganggap kemampuan tetap.
Fixed mindset menghindari tantangan, sedangkan growth mindset melihat tantangan sebagai peluang belajar.
Growth mindset tidak cocok diterapkan dalam pendidikan dasar.
Dalam pembelajaran mendalam, guru yang memiliki growth mindset akan:
Memberi kesempatan kepada siswa untuk bereksperimen dan belajar dari kesalahan
Menuntut siswa menghafal seluruh materi
Menghindari tantangan untuk menghindari kesalahan
Memberikan hukuman atas kesalahan siswa
Fokus pada nilai akhir sebagai tolok ukur satu-satunya
Sikap mana berikut ini yang paling mencerminkan growth?
Menolak perubahan dalam metode pembelajaran
Memahami bahwa proses belajar lebih penting daripada hasil
Hanya memuji siswa yang mendapat nilai tinggi
Memberikan tugas yang sama tanpa mempertimbangkan kebutuhan siswa
Menghindari diskusi karena menghabiskan waktu
Apa strategi yang tepat agar guru bisa menumbuhkan growth mindset pada siswa?
Menyalahkan siswa atas nilai rendah
Memberikan umpan balik yang menekankan usaha dan strategi, bukan hanya hasil
Memberikan pujian hanya untuk siswa terbaik
Menghindari tugas yang sulit agar siswa tidak gagal
Menggunakan pendekatan satu arah dalam pembelajaran
Sekolah menerapkan Tefa sebagai model pembelajaran dengan keluaran (output) kompetensi dan karakter murid serta produk yang berkualitas sesuai standar dunia kerja. Teaching factory tersebut masuk pada kategori ….
Berbasis pemenuhan kompetensi murid
Berbasis keterampilan murid
Berbasis kebutuhan masyarakat
Berbasis penugasan dari guru
Berbasis kemitraan dengan dunia kerja
Dalam penerapan Project Based Learning, seorang guru menemui kendala karena siswa tampak kebingungan dan kurang terlibat saat menentukan topik proyek. Langkah strategis apa yang sebaiknya dilakukan guru untuk meningkatkan keterlibatan siswa?
Memilihkan topik proyek yang sudah disiapkan guru agar lebih cepat
Menggunakan teknik brainstorming dan diskusi untuk menggali minat serta masalah yang relevan bagi siswa
Memberikan tugas individu sebagai pengganti proyek kelompok
Memberi nilai rendah agar siswa lebih termotivasi
Melanjutkan pembelajaran seperti biasa tanpa menyesuaikan metode
Seorang guru ingin merancang kegiatan belajar yang mengintegrasikan olah pikir, olah hati, dan olah rasa. Aktivitas manakah yang paling mencerminkan integrasi ketiga aspek tersebut secara bersamaan?
Membaca artikel ilmiah dan menuliskan rangkumannya
Berdiskusi kelompok tentang nilai kejujuran dalam kehidupan
Membuat poster kampanye lingkungan hasil riset dan refleksi
Melakukan senam pagi bersama secara rutin setiap minggu
Menyimak ceramah tokoh agama dan mencatat poin pentingnya
Salah satu karakteristik Mapel PKK yaitu dikembangkan berdasarkan order/ kegiatan produksi barang dan jasa secara :
Inventive
Preventive
Administrative
Kurative
Selektive
Apa yang dimaksud dengan budaya kerja dalam konteks pendidikan vokasi?
Aturan ketat yang ditetapkan oleh lembaga pendidikan
Serangkaian kebiasaan, sikap, dan nilai positif yang mencerminkan etos kerja profesional
Kurikulum tambahan yang berkaitan dengan etika
Serangkaian kegiatan untuk meningkatkan produktivitas sekolah
Sistem penilaian untuk mengukur kompetensi siswa
Manakah dari berikut ini yang bukan termasuk contoh penerapan budaya kerja di lingkungan kelas vokasi?
Mengutamakan hasil akhir tanpa memperhatikan proses kerja
Siswa datang tepat waktu untuk praktik
Guru menegaskan pentingnya tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas
Menumbuhkan sikap kerja sama dalam proyek kelompok
Memberi penghargaan atas inisiatif siswa dalam bekerja
Mengapa budaya kerja penting diajarkan sejak dini kepada peserta didik vokasi
Agar peserta didik siap beradaptasi di dunia kerja
Agar peserta didik terbiasa dengan tekanan industri
Untuk meningkatkan nilai akademik secara signifikan
Karena budaya kerja tidak akan diajarkan di tempat kerja
Agar peserta didik hafal prosedur kerja di perusahaan
Nilai budaya kerja berikut ini sangat penting dalam dunia vokasi, kecuali:
Disiplin
Integritas
Tanggung jawab
Konsistensi
Individualisme
Apa tujuan utama dari integrasi koding dan kecerdasan artifisial dalam Kurikulum Nasional?
Menyederhanakan kurikulum mata pelajaran TIK
Menyediakan alternatif kegiatan ekstrakurikuler
Menyiapkan peserta didik dalam menghadapi tantangan abad ke-21 dan Revolusi Industri 4.0
Meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa
Mengurangi jumlah mata pelajaran wajib di sekolah
Dalam pengoperasian AI untuk bidang agrikultur (pertanian), perangkat AI dapat digunakan untuk…
Menentukan waktu libur petani
Mengganti peran traktor dalam membajak sawah
Memprediksi hasil panen berdasarkan data cuaca dan kondisi tanah
Mencetak sertifikat hasil pertanian
Mengatur penanaman berdasarkan kalender nasiona
Salah satu pendekatan pembelajaran koding dalam Kurikulum Nasional adalah berbasis proyek. Apa manfaat utama dari pendekatan ini?
Meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif siswa
Mengurangi interaksi siswa dengan guru
Meningkatkan kemampuan siswa dalam menghafal kode
Mengembangkan kompetensi teknis tanpa konteks nyata
Membatasi ruang eksplorasi siswa dalam menyelesaikan masalah
Siapakah nama-2 kelompok 3
Alwi, Mariyanti, Susi Mei, Afrina, Darwin, Putra Jaya
Alwi, Mariyanti, Susi Mei, Maria, Darwin, Putra Jaya
Alwi, Mariyanti, Nurwalinda, Marlisa, Darwin, Putra Jaya
Alwi, Mariyanti, Susi Mei, Marlisa, Darwin, Putra Jaya
Alwi, Muslihat, Susi Mei, Marlisa, Darwin, Putra Jaya
