Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Budidaya dan Pengolahan Kopi

Total questions: 65

Worksheet time: 33mins

Name
Class
Date
1.

Tanaman kopi Arabika memiliki persyaratan tumbuh yang berbeda dengan Robusta. Salah satu kriteria teknis penting dalam menentukan kesesuaian lahan untuk Arabika adalah ketinggian tempat. Lahan dikatakan sangat sesuai (S1) untuk kopi Arabika jika berada pada kisaran:

a)

800–1.500 meter di atas permukaan laut

b)

100–400 meter di atas permukaan laut

c)

400–800 meter di atas permukaan laut

d)

1.500–2.000 meter di atas permukaan laut

e)

Di bawah 100 meter di atas permukaan laut

2.

Tanaman kopi Robusta memerlukan kondisi agroklimat yang berbeda dari Arabika. Berdasarkan kriteria teknis kesesuaian lahan, lahan dikatakan sangat sesuai (S1) untuk kopi Robusta apabila terletak pada ketinggian:

a)

400–800 meter di atas permukaan laut

b)

0–400 meter di atas permukaan laut

c)

800–1.500 meter di atas permukaan laut

d)

Di atas 1.500 meter di atas permukaan laut

e)

Di bawah 100 meter di atas permukaan laut

3.

Seorang petani akan menanam kopi Arabika tipe katai pada lahan miring dengan sistem teras. Jarak tanam yang paling sesuai untuk jenis dan kondisi tersebut adalah:

a)

2,00–2,25 meter

b)

3,00–3,25 meter

c)

2,50–2,75 meter

d)

1,50–1,75 meter

e)

2,75–3,00 meter

4.

Kopi Robusta akan ditanam pada lahan miring. Berdasarkan pedoman teknis, jarak tanam yang tepat untuk kondisi tersebut adalah:

a)

2,0 m x 2,5 m

b)

2,0 m x 2,0 m

c)

3,0 m x 2,0 m

d)

2,5 m x 2,5 m

e)

2,75 m x 3,0 m

5.

Pada lahan dengan kemiringan lereng lebih dari 8%, salah satu bentuk konservasi tanah yang disarankan adalah pembuatan teras bangku. Tujuan utama dari pembuatan teras bangku adalah:

a)

Memperlambat aliran permukaan dan meningkatkan infiltrasi

b)

Menurunkan kadar hara dalam tanah

c)

Mempercepat aliran air permukaan

d)

Mengurangi kelembapan tanah

e)

Menambah kecuraman lereng

6.

Berikut ini adalah fungsi dari teras bangku pada lahan miring, kecuali:

a)

Mempercepat pengikisan tanah oleh air

b)

Menampung dan menyalurkan aliran permukaan dengan aman

c)

Memudahkan proses pengolahan tanah pada lereng

d)

Meningkatkan laju infiltrasi air ke dalam tanah

e)

Memperlambat laju aliran permukaan

7.

Varietas kopi Arabika seperti S 795, AS 1, AS 2K, USDA 762, dan Sigarar Utang direkomendasikan untuk ditanam di Indonesia karena termasuk varietas unggul yang telah dilepas oleh Menteri Pertanian. Dalam memilih varietas unggul tersebut, hal paling penting yang harus diperhatikan adalah:

a)

Ketinggian tempat dan tipe iklim lokasi tanam

b)

Harga jual di pasaran internasional

c)

Warna daun dan batang tanaman

d)

Kecepatan panen pertama setelah tanam

e)

Kemudahan dalam pemangkasan cabang

8.

Seorang petani ingin menanam varietas kopi Arabika USDA 762 di daerah dengan ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Berdasarkan prinsip pemilihan varietas unggul, tindakan tersebut:

a)

Kurang tepat karena USDA 762 lebih optimal di ketinggian > 1.000 m dpl

b)

Sudah tepat karena USDA 762 cocok untuk dataran rendah

c)

Tidak berpengaruh karena semua varietas unggul cocok di semua tempat

d)

Sudah tepat karena USDA 762 tahan terhadap suhu tinggi

e)

Diperlukan irigasi agar USDA 762 dapat tumbuh di ketinggian tersebut

9.

Seorang petani berada di dataran rendah (< 400 m dpl) dengan tipe iklim C (berdasarkan klasifikasi Schmidt dan Ferguson). Jika ia ingin menanam kopi Robusta secara poliklonal, maka kombinasi klon unggul yang paling sesuai berdasarkan kondisi tersebut adalah:

a)

BP 42, BP 234, BP 409, SA 237

b)

BP 358, BP 436, BP 920

c)

BP 42, BP 234, BP 920, BP 358

d)

BP 234, BP 358, BP 534, BP 920

e)

BP 939, SA 237, BP 308

10.

Seorang petani berada di dataran rendah (< 400 m dpl) dengan tipe iklim C (berdasarkan klasifikasi Schmidt dan Ferguson). Jika ia ingin menanam kopi Robusta secara poliklonal, maka kombinasi klon unggul yang paling sesuai berdasarkan kondisi tersebut adalah:

a)

BP 42, BP 234, BP 409, SA 237

b)

BP 358, BP 436, BP 920

c)

BP 42, BP 234, BP 920, BP 358

d)

BP 234, BP 358, BP 534, BP 920

e)

BP 939, SA 237, BP 308

11.

Dalam budidaya kopi Robusta, klon unggul seperti BP 42, BP 234, dan BP 939 telah dilepas oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia. Salah satu prinsip penting dalam penanaman klon unggul Robusta adalah sistem poliklonal, yang berarti:

a)

Menanam satu jenis klon dalam satu kebun untuk keseragaman

b)

Menanam 3–4 klon unggul yang berbeda dalam satu kebun

c)

Menanam dua klon unggul pada lahan yang berbeda

d)

Menanam klon-klon unggul berdasarkan warna biji

e)

Menanam klon-klon unggul berdasarkan umur panen

12.

Tanaman kopi Robusta dan Arabika dapat tumbuh optimal pada daerah pegunungan, berapa elevasi optimal untuk tanaman kopi robusta.

a)

Elevasi optimal 500-2000 m dpl.

b)

Elevasi optimal 400-800m dpl.

c)

Elevasi optimal 0 -1000 m dpl.

d)

Elevasi optimal 800 -1500 m dpl.

e)

Elevasi optimal 2000-3000 m dpl.

13.

Disamping ketinggian tempat yang optimal tanaman kopi juga memerlukan beberapa persyaratan tumbuh, untuk tanaman kopi arabika menghendaki temperatur dan curah hujan sebagai berikut.

a)

temperatur rata-rata 10-27 °C dengan curah hujan 750 - 1500 mm.

b)

temperatur rata-rata 17-12 °C dengan curah hujan 2000 - 3000 mm.

c)

temperatur rata-rata 15-20 °C dengan curah hujan 1000 - 3000 mm.

d)

temperatur rata-rata 21-24 °C dengan curah hujan 2000 - 3000 mm.

e)

temperatur rata-rata 15-30 °C dengan curah hujan 500 - 2000 mm.

14.

Anda seorang supervisor ingin menanam kopi dengan jarak 2,5 x 2,5 meter, maka Anda membutuhkan bibit tanam sebanyak 1.600 biji, dengan asumsi daya kecambah 90%, kecambah dipindahkan di pembibitan 95% kemudian bibit kopi ditanam di kebun 80% . Berapa bibit yang akan dibutuhkan?

a)

2,500

b)

2,000

c)

2,250

d)

2,750

e)

2,655

15.

Kopiarabikatipekatai (dwarf) dapat ditanam dengan jarak 2x 2,5 meter atau dengan kebutuhan bibit siaptanam 2.000 batang dan jarak tanam 3x1,5 atau dengan kebutuhan bibit yang harus disediakan adalah ....

a)

2.300 bibit

b)

2.000 bibit

c)

2.100 bibit

d)

2.200 bibit

e)

2.400 bibit

16.

Salah satu syarat penting sebelum benih kopi ditanam di lapangan adalah kondisi pohon penaung sudah berfungsi dengan baik. Kriteria intensitas cahaya yang sesuai untuk penanaman benih kopi adalah:

a)

60–70% dari cahaya langsung

b)

10–20% dari cahaya langsung

c)

25–35% dari cahaya langsung

d)

30–50% dari cahaya langsung

e)

75–90% dari cahaya langsung

17.

Dalam proses penanaman benih kopi yang berasal dari polybag, langkah yang benar setelah benih ditanam hingga leher akar adalah:

a)

Polybag dikubur bersama tanaman sebagai penahan air

b)

Polybag dibiarkan tetap menyatu dengan benih agar akar tidak terganggu

c)

Polybag dicabut secara paksa dalam keadaan utuh

d)

Tanah diurug tanpa menyingkirkan polybag

e)

Polybag dipotong dan ditarik keluar secara hati-hati setelah tanah dipadatkan

18.

Kegiatan penanaman kopi robusta dengan menggunakan pola segi empat sebaiknya menggunakan jarak tanam ....

a)

3 m x 5 m

b)

2 m x 3,00 m

c)

2,5 m x 3,5 m

d)

2,75 m x 2,75 m

e)

3 m x 4 m

19.

Berapakah jarak tanam yang ideal antara tanaman kopi Liberika?

a)

3 mx 3 m

b)

1m x 1 m

c)

2m x 2m

d)

4m x 4 m

e)

5m x 5m

20.

Membentuk kerangka pohon termasuk jenis pangkasan ….

a)

Pemeliharaan

b)

Produksi

c)

Bentuk

d)

Peremajaan

e)

Sistem pemangkasan buah

21.

Pada tanaman kopi dikenal 2 sistem pemangkasan, yaitu ...

a)

Sistem pemangkasan batang tunggal dan batang ganda

b)

Sistem pemangkasan batang tunggal dan rejuvinasi

c)

Sistem pemangkasan toraja dan kandelaber

d)

Sistem pemangkasan toraja dan batang ganda

e)

Sistem pangkasan toraja dan banyuwangi

22.

Berikut tujuan dilakukannya pemupukan pada tanaman kopi:

a. Menjadikan tanaman tumbuh subur

b. Meningkatkan produksi baik kuantitas maupun kualitas

c. Pertumbuhan tanaman menjadi rimbun

d. Mempertahankan stabilitas produksi

e. Mengatasi masalah cekaman kekeringan

Tujuan yang benar adalah …

a)

a dan c

b)

a, b, dan c

c)

c, d, dan e

d)

b, c, dan d

e)

b, d, dan e

23.

Budidaya tanaman kopi seperti budidaya tanaman perkebunan lainnya memerlukan pemberian pupuk dasar pada saat penyiapan lahan agar pertumbuhan dan perkembangannya maksimal. Pupuk yang diberikan per lubang tanam adalah ….

a)

200 gram pupuk sulfur + 200 gram dolomit + 10 kg pupuk kandang

b)

100 gram pupuk sulfur + 100 gram dolomit + 10 kg pupuk kandang

c)

200 gram pupuk sulfur + 200 gram dolomit + 20 kg pupuk kandang

d)

200 gram pupuk sulfur + 100 gram dolomit + 10 kg pupuk kandang

e)

100 gram pupuk sulfur + 100 gram dolomit + 5 kg pupuk kandang

24.

Pemberian unsur hara (pemupukan) pertama pada tanaman kopi dilakukan pada usia 1 bulan setelah tanam dengan pupuk tunggal. Dosis pupuk yang diberikan per tanaman kopi adalah 25 gram Urea, 25 gram SP-36, dan 20 gram KCl. Pada 6 bulan berikutnya diberi lagi pupuk yang sama dengan dosis yang sama sehingga pemupukan tanaman kopi dalam setahun dilakukan sebanyak ….

a)

1 kali

b)

2 kali

c)

3 kali

d)

4 kali

e)

5 kali

25.

Berapa dosis pemberian pupuk urea yang disarankan untuk tanaman kopi Arabika per pohonnya?

a)

300 gram sekali setiap tahun

b)

50 gram sekali setiap bulan

c)

100 gram sekali setiap 3 bulan

d)

200 gram sekali setiap 6 bulan

e)

400 gram sekali setiap musim hujan

26.

Metode apa yang digunakan untuk menentukan intensitas serangan hama atau penyakit pada tanaman?

a)

Analisis laboratorium

b)

Peramalan cuaca

c)

Konsultasi petani tetangga

d)

Pengamatan lapangan

e)

Penggunaan pupuk kimia

27.

Salah satu tanda-tanda intensitas serangan hama pada tanaman kopi adalah:

a)

Pertumbuhan cepat tanaman kopi

b)

Peningkatan produksi biji kopi

c)

Penurunan populasi serangga predator

d)

Penurunan kadar air dalam tanah

e)

Daun-daun yang berubah menjadi kuning

28.

Bagian tanaman yang telah terserang dipotong dan dimusnahkan, kemudian dibakar agar telur, larva, dan imago yang masih ada didalamnya mati; Penggunaan alat perangkap ngengat dengan cahaya lampu di malam hari karena serangga dewasa aktif pada malam hari dan tertarik pada cahaya lampu. Kedua cara pengendalian ini untuk serangan hama ….

a)

Penggerek batang merah

b)

Penggerek cabang dan ranting

c)

Penggerek buah kopi

d)

Kutu hijau

e)

Penggerek cabang

29.

Hama yang sering menyerang buah tanaman kopi dan dapat menyebabkan kerugian besar pada produksi adalah:

a)

Penggerek batang

b)

Kutu daun

c)

Ulat buah kopi

d)

Nematoda akar

e)

Kumbang kopi

30.

Gejala pada buah terjadi di sisi yang banyak mendapat sinar matahari. Bercak pada buah menyebabkan kulit buah mengering dan keras sehingga buah sukar dikupas. Gejala ini disebabkan oleh penyakit ....

a)

Cercospora coffeicola

b)

Upasia salmonicolor

c)

Armillaria sp

d)

Roselina bunodes

e)

Salmonella tricolor

31.

Serangan pada buah yang bijinya telah mengeraskan berakibat penurunan mutu biji kopi karena biji berlubang. Biji kopi yang cacat sangat berpengaruh negatif terhadap susunan senyawa kimianya, terutama pada kafein dan gula pereduksi yang akan mempengaruhi cita rasa. Kerusakan gugur buah ini disebabkan oleh hama ....

a)

Zeuzera coffeae

b)

Hypothenemus hampei

c)

Xylosandrus compactus

d)

Coccus viridis

e)

Agrotis ipsilon

32.

Tingginya kelemban tanah dan kelebihan air saat pembibitan dapat memicu perkembangan penyakit ....

a)

Jamur akar

b)

Kanker belah

c)

Mati pucuk

d)

Rebah batang

e)

Jamur upas

33.

Pada beberapa lahan perkebunan kopi terutama pada lahan yang tidak memiliki pohon penaung yang mencukupi, jenis tanaman herba dan rumput-rumputan merupakan gulma yang paling banyak dan paling cepat berkembang, hal ini akan mengganggu pertumbuhan tanaman kopi. Jenis tanaman herba yang menjadi gulma adalah ….

a)

Anthoxanthumodoratum L

b)

Phillanthus urinaria L.

c)

Altenantheracaracasana Kunth.

d)

Ipomoea obscura L

e)

Imperata cylindrica L.

34.

Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya cara mekanis, cara biologis, cara kimia dan cara terpadu. Penggabungan beberapa cara dapat dilakukan agar mendapat cara yang paling efektif dalam pengendalian gulma yang disesuaikan dengan kondisi lahan dan jenis gulma yang tumbuh. Pengendalian gulma dengan cara kimia menggunakan herbisida harus memperhatikan beberapa faktor, yaitu ….

a)

Arah angin, suhu, dan kelembaban udara

b)

Dosis, suhu, dan kelembaban udara

c)

Arahangin, suhu, dan jenis herbisida

d)

Arahangin, cuaca, dan kelembaban udara

e)

Suhu dan kelembaban udara

35.

Lahan yang baru dibuka untuk tanaman kopi dan tidak segera ditanami akan ditumbuhi gulma. Cara untuk mencegah tumbuhnya gulma adalah ….

a)

Pemberian mulsa

b)

Menanam tanaman penaung

c)

Menanam legum cover crop

d)

Penyemprotan herbisida

e)

Menanam tanaman penaung sementara

36.

Tanaman kopi Robusta sudah mulai berbuah pada umur 2,5 - 3 tahun dan berbuah secara musiman. Bunga kopi Robusta mulai kuncup hingga matang memerlukan waktu ….

a)

8 – 11 bulan

b)

4 – 6 bulan

c)

5 – 7 bulan

d)

6 – 8 bulan

e)

3-8 bulan

37.

Tanaman kopi Arabika sudah mulai berbuah pada umur 3 - 4 tahun dan berbuah secara musiman. Bunga kopi arabika mulai kuncup hingga matang memerlukan waktu ….

a)

8 – 11 bulan

b)

4 – 6 bulan

c)

5 – 7 bulan

d)

6 – 8 bulan

e)

10-12 bulan

38.

Cara pemetikan buah kopi yang dilakukan pada semua buah dalam satu dompol ketika dalam dompolan tersebut terdapat buah yang telah berwarna merah penuh adalah ….

a)

Pemetikan tidak selektif

b)

Pemetikan selektif

c)

Pemetikan racutan

d)

Pemetikan lelesan

e)

Pemetikan setengah selektif

39.

Cara pemetikan yang dilakukan terhadap semua buah kopi dari semua dompolan termasuk buah yang berwarna hijau adalah ….

a)

Pemetikan racutan

b)

Pemetikan selektif

c)

Pemetikansetengah selektif

d)

Pemetikan lelesan

e)

Pemetikan tidak selektif

40.

Berikut adalah tahapan pasca panen kopi

1. Sortasi buah

2. Pengupasan kulit biji

3. Fermentasi

4. Pengeringan

5. Pengupasan kulit kopi HS

6. Sortasi biji kering

7. Pengemasan

Tahapan tersebut merupakan proses pasca panen kopi secara ….

a)

Full washed

b)

Natural process

c)

Semi washed

d)

Honey process

e)

Wine process

41.

Pengeringan biji kopi HS bertujuan mengurangi kandungan air biji kopi HS dari sekitar 60%. Agar biji kopi HS relatif aman dikemas dalam karung dan disimpan dalam gudang maka kadar air maksimum adalah ….

a)

12.5%

b)

18%

c)

16.5%

d)

14.5%

e)

17%

42.

Penyimapanan buah kopi sebelum dipasarkan bertujuan aagar akhir masa simpan, mutu kopi tidak banyak berubah ada dua faktor dalam penyimpanan kopi yaitu faktor dalam dan faktor luar berikut termasuk faktor dari dalam adalah

a)

kemurnian biji kopi

b)

kadar air dan kebersihanya

c)

Rendemen biji kopi

d)

Ruangan penyimpanan

e)

lingkungan tempat simpan

43.

Salah satu proses fermentasi adalah dengan cara direndam (fermentasi) selama waktu...

a)

12 hingga 24 jam

b)

6 hingga 12 jam

c)

24 hingga 36 jam

d)

1 hingga 2 jam

44.

Setelah proses buah kopi menjadi green bean dan kemudian dilakukan penyimpanan, maka proses selanjutnya adalah...

a)

Penyangraian (roasting)

b)

Penggilingan

c)

Pencucian

d)

Fermentasi

45.

Pada level kematangan kopi yang menghilangkan karakter acidity, membuat Body-nya tebal dan rasanya cenderung pahit adalah...

a)

Medium

b)

Dark

c)

Medium Dark

d)

Light

46.

Tujuan utama dari proses roasting biji kopi adalah...

a)

Meningkatkan kadar kafein dalam biji kopi

b)

Menghilangkan kadar air dalam biji kopi

c)

Memberikan rasa dan aroma yang diinginkan pada biji kopi

d)

Menghasilkan warna hijau pada biji kopi

47.

Pada tahap awal roasting, biji kopi akan mengalami perubahan warna dari hijau menjadi...

a)

Coklat muda

b)

Hitam

c)

Kuning

d)

Merah

48.

Proses roasting kopi tipe dark umumnya membutuhkan suhu pematangan sekitar...

a)

200°C - 250°C

b)

100°C - 150°C

c)

300°C - 350°C

d)

400°C - 450°C

49.

Idealnya, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk proses roasting kopi tipe dark pada suhu pematangan yang tepat?

a)

25 - 30 menit

b)

5 - 10 menit

c)

15 - 20 menit

d)

35 - 40 menit

50.

Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan perbedaan antara fixed mindset dan growth mindset?

a)

Growth mindset tidak dapat merubah

b)

Growth mindset hanya fokus pada nilai, sedangkan fixed mindset fokus pada proses.

c)

Fixed mindset menganggap kemampuan berkembang, sedangkan growth mindset menganggap kemampuan tetap.

d)

Fixed mindset menghindari tantangan, sedangkan growth mindset melihat tantangan sebagai peluang belajar.

e)

Growth mindset tidak cocok diterapkan dalam pendidikan dasar.

51.

Dalam pembelajaran mendalam, guru yang memiliki growth mindset akan:

a)

Memberi kesempatan kepada siswa untuk bereksperimen dan belajar dari kesalahan

b)

Menuntut siswa menghafal seluruh materi

c)

Menghindari tantangan untuk menghindari kesalahan

d)

Memberikan hukuman atas kesalahan siswa

e)

Fokus pada nilai akhir sebagai tolok ukur satu-satunya

52.

Sikap mana berikut ini yang paling mencerminkan growth?

a)

Menolak perubahan dalam metode pembelajaran

b)

Memahami bahwa proses belajar lebih penting daripada hasil

c)

Hanya memuji siswa yang mendapat nilai tinggi

d)

Memberikan tugas yang sama tanpa mempertimbangkan kebutuhan siswa

e)

Menghindari diskusi karena menghabiskan waktu

53.

Apa strategi yang tepat agar guru bisa menumbuhkan growth mindset pada siswa?

a)

Menyalahkan siswa atas nilai rendah

b)

Memberikan umpan balik yang menekankan usaha dan strategi, bukan hanya hasil

c)

Memberikan pujian hanya untuk siswa terbaik

d)

Menghindari tugas yang sulit agar siswa tidak gagal

e)

Menggunakan pendekatan satu arah dalam pembelajaran

54.

Sekolah menerapkan Tefa sebagai model pembelajaran dengan keluaran (output) kompetensi dan karakter murid serta produk yang berkualitas sesuai standar dunia kerja. Teaching factory tersebut masuk pada kategori ….

a)

Berbasis pemenuhan kompetensi murid

b)

Berbasis keterampilan murid

c)

Berbasis kebutuhan masyarakat

d)

Berbasis penugasan dari guru

e)

Berbasis kemitraan dengan dunia kerja

55.

Dalam penerapan Project Based Learning, seorang guru menemui kendala karena siswa tampak kebingungan dan kurang terlibat saat menentukan topik proyek. Langkah strategis apa yang sebaiknya dilakukan guru untuk meningkatkan keterlibatan siswa?

a)

Memilihkan topik proyek yang sudah disiapkan guru agar lebih cepat

b)

Menggunakan teknik brainstorming dan diskusi untuk menggali minat serta masalah yang relevan bagi siswa

c)

Memberikan tugas individu sebagai pengganti proyek kelompok

d)

Memberi nilai rendah agar siswa lebih termotivasi

e)

Melanjutkan pembelajaran seperti biasa tanpa menyesuaikan metode

56.

Seorang guru ingin merancang kegiatan belajar yang mengintegrasikan olah pikir, olah hati, dan olah rasa. Aktivitas manakah yang paling mencerminkan integrasi ketiga aspek tersebut secara bersamaan?

a)

Membaca artikel ilmiah dan menuliskan rangkumannya

b)

Berdiskusi kelompok tentang nilai kejujuran dalam kehidupan

c)

Membuat poster kampanye lingkungan hasil riset dan refleksi

d)

Melakukan senam pagi bersama secara rutin setiap minggu

e)

Menyimak ceramah tokoh agama dan mencatat poin pentingnya

57.

Salah satu karakteristik Mapel PKK yaitu dikembangkan berdasarkan order/ kegiatan produksi barang dan jasa secara :

a)

Inventive

b)

Preventive

c)

Administrative

d)

Kurative

e)

Selektive

58.

Apa yang dimaksud dengan budaya kerja dalam konteks pendidikan vokasi?

a)

Aturan ketat yang ditetapkan oleh lembaga pendidikan

b)

Serangkaian kebiasaan, sikap, dan nilai positif yang mencerminkan etos kerja profesional

c)

Kurikulum tambahan yang berkaitan dengan etika

d)

Serangkaian kegiatan untuk meningkatkan produktivitas sekolah

e)

Sistem penilaian untuk mengukur kompetensi siswa

59.

Manakah dari berikut ini yang bukan termasuk contoh penerapan budaya kerja di lingkungan kelas vokasi?

a)

Mengutamakan hasil akhir tanpa memperhatikan proses kerja

b)

Siswa datang tepat waktu untuk praktik

c)

Guru menegaskan pentingnya tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas

d)

Menumbuhkan sikap kerja sama dalam proyek kelompok

e)

Memberi penghargaan atas inisiatif siswa dalam bekerja

60.

Mengapa budaya kerja penting diajarkan sejak dini kepada peserta didik vokasi

a)

Agar peserta didik siap beradaptasi di dunia kerja

b)

Agar peserta didik terbiasa dengan tekanan industri

c)

Untuk meningkatkan nilai akademik secara signifikan

d)

Karena budaya kerja tidak akan diajarkan di tempat kerja

e)

Agar peserta didik hafal prosedur kerja di perusahaan

61.

Nilai budaya kerja berikut ini sangat penting dalam dunia vokasi, kecuali:

a)

Disiplin

b)

Integritas

c)

Tanggung jawab

d)

Konsistensi

e)

Individualisme

62.

Apa tujuan utama dari integrasi koding dan kecerdasan artifisial dalam Kurikulum Nasional?

a)

Menyederhanakan kurikulum mata pelajaran TIK

b)

Menyediakan alternatif kegiatan ekstrakurikuler

c)

Menyiapkan peserta didik dalam menghadapi tantangan abad ke-21 dan Revolusi Industri 4.0

d)

Meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa

e)

Mengurangi jumlah mata pelajaran wajib di sekolah

63.

Dalam pengoperasian AI untuk bidang agrikultur (pertanian), perangkat AI dapat digunakan untuk…

a)

Menentukan waktu libur petani

b)

Mengganti peran traktor dalam membajak sawah

c)

Memprediksi hasil panen berdasarkan data cuaca dan kondisi tanah

d)

Mencetak sertifikat hasil pertanian

e)

Mengatur penanaman berdasarkan kalender nasiona

64.

Salah satu pendekatan pembelajaran koding dalam Kurikulum Nasional adalah berbasis proyek. Apa manfaat utama dari pendekatan ini?

a)

Meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif siswa

b)

Mengurangi interaksi siswa dengan guru

c)

Meningkatkan kemampuan siswa dalam menghafal kode

d)

Mengembangkan kompetensi teknis tanpa konteks nyata

e)

Membatasi ruang eksplorasi siswa dalam menyelesaikan masalah

65.

Siapakah nama-2 kelompok 3

a)

Alwi, Mariyanti, Susi Mei, Afrina, Darwin, Putra Jaya

b)

Alwi, Mariyanti, Susi Mei, Maria, Darwin, Putra Jaya

c)

Alwi, Mariyanti, Nurwalinda, Marlisa, Darwin, Putra Jaya

d)

Alwi, Mariyanti, Susi Mei, Marlisa, Darwin, Putra Jaya

e)

Alwi, Muslihat, Susi Mei, Marlisa, Darwin, Putra Jaya