wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis 5 Perimenopause

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Ny. R, 48 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mudah marah, hot flushes, dan insomnia. Ia masih mengalami haid meski tidak teratur. Bidan melakukan skrining gejala psikosomatik dan memberikan edukasi tentang relaksasi serta diet kaya fitoestrogen. Tindakan bidan ini termasuk dalam level pelayanan:

a)

Kuratif

b)

Rehabilitatif

c)

Preventif sekunder

d)

Promotif

e)

Kuratif primer

2.

Ny. L usia 50 tahun datang dengan perdarahan pervaginam pasca 6 bulan tidak haid. Bidan melakukan pengkajian awal dan segera merujuk ke dokter untuk pemeriksaan penunjang. Tindakan ini termasuk kewenangan bidan sebagai:

a)

Pelaksana pelayanan kolaboratif

b)

Promotor kesehatan

c)

Pemberi terapi hormonal

d)

Penentu diagnosis akhir

e)

Penatalaksana primer

3.

Seorang ibu usia 47 tahun datang dengan siklus haid tidak teratur, mudah lupa, dan merasa depresi. Bidan memfasilitasi kelompok diskusi dukungan emosional dan rujukan ke psikolog. Level pelayanan yang dilakukan:

a)

Kuratif

b)

Rehabilitatif

c)

Preventif primer

d)

Promotif

e)

Preventif tersier

4.

Seorang ibu usia 51 tahun mengeluhkan kekeringan vagina dan nyeri saat berhubungan. Bidan menjelaskan perubahan hormonal dan menyarankan pelumas berbasis air. Apakah kewenangan ini sesuai?

a)

Tidak, karena bidan harus merujuk semua kasus nyeri

b)

Ya, sebagai edukator dan pemberi tindakan awal

c)

Tidak, karena bidan tidak boleh memberikan informasi seksual

d)

Ya, tetapi hanya untuk ibu <50 tahun

e)

Tidak, karena ini masuk ranah psikolog

5.

Seorang perempuan 49 tahun datang dengan pendarahan hebat saat haid. Bidan memberi uterotonika dan merujuk ke faskes lanjutan. Tindakan bidan ini masuk dalam level pelayanan:

a)

Promotif

b)

Preventif

c)

Kuratif

d)

Rehabilitatif

e)

Sosial adaptif

6.

Ny. H, 50 tahun, datang ke polindes dan menyampaikan cemas tidak bisa hamil lagi karena belum haid selama 7 bulan. Bidan menjelaskan konsep perimenopause dan risiko kehamilan masih ada. Peran bidan di sini:

a)

Deteksi dini infertilitas

b)

Kolaborator terapi kesuburan

c)

Pelaksana asuhan preventif primer

d)

Pendidik dan konselor kesehatan reproduksi

e)

Diagnostik infertilitas

7.

Ny. S, 45 tahun, memiliki riwayat kanker payudara dan mengalami gejala perimenopause. Ia bertanya tentang terapi hormonal. Apa tindakan tepat bidan?

a)

Memberikan HRT dosis rendah

b)

Memberi sediaan estrogen topikal

c)

Merujuk ke dokter spesialis

d)

Memberikan herbal estrogen

e)

Menunda terapi sambil observasi

8.

Ny. R, 48 tahun mengalami perdarahan intermenstrual dan keluar gumpalan. Bidan melakukan pengkajian jumlah darah, lama perdarahan, dan nyeri. Pengkajian ini termasuk:

a)

Tindakan preventif primer

b)

Anamnesis untuk asuhan kolaboratif

c)

Diagnostik definitif

d)

Pengawasan kuratif

e)

Edukasi promotif

9.

Ny. W, 53 tahun sudah tidak haid 1 tahun dan mengalami nyeri panggul. Bidan menyarankan pemeriksaan USG dan IVA test. Apakah tindakan bidan sesuai?

a)

Ya, karena IVA test adalah deteksi dini kanker serviks

b)

Tidak, USG bukan kewenangan bidan

c)

Tidak, bidan tidak boleh menyarankan pemeriksaan

d)

Ya, karena bidan wajib melakukan pemeriksaan lanjutan

e)

Tidak, bidan hanya boleh observasi subjektif

10.

Seorang perempuan 46 tahun datang untuk konseling KB. Ia belum haid 4 bulan, hot flashes, dan ingin mencegah kehamilan. Edukasi paling tepat oleh bidan:

a)

Tidak perlu kontrasepsi karena sudah menopause

b)

Menggunakan kontrasepsi jangka panjang non-hormonal

c)

Menggunakan suntik 3 bulan dengan estrogen

d)

Tidak memberikan apapun, harus tes FSH dulu

e)

Menyarankan IUD hormonal agar siklus terhenti

11.

Seorang perempuan 52 tahun datang dengan keluhan nyeri saat berhubungan dan perubahan suasana hati. Bidan memberikan informasi tentang terapi non-hormonal. Apakah tindakan ini sesuai dengan kewenangan bidan?

a)

Ya, tetapi hanya untuk pasien di bawah 50 tahun

b)

Ya, sebagai edukator kesehatan reproduksi

c)

Tidak, karena ini termasuk dalam ranah psikolog

d)

Tidak, karena bidan tidak boleh memberikan informasi tentang terapi

e)

Tidak, harus merujuk ke dokter spesialis

12.

Ny. T, 49 tahun, datang dengan keluhan siklus haid yang semakin pendek dan gejala hot flashes. Bidan menyarankan untuk melakukan pemeriksaan hormon. Apakah tindakan ini sesuai?

a)

Ya, karena pemeriksaan hormon penting untuk diagnosis

b)

Tidak, bidan tidak berwenang melakukan pemeriksaan hormon

c)

Tidak, harus merujuk ke dokter untuk pemeriksaan

d)

Ya, tetapi hanya jika ada gejala lain yang lebih serius

e)

Tidak, karena ini bukan kewenangan bidan

13.

Seorang ibu berusia 45 tahun datang dengan keluhan depresi dan kecemasan terkait perimenopause. Bidan melakukan skrining dan memberikan rujukan ke konselor. Tindakan ini termasuk dalam level pelayanan:

a)

Preventif sekunder

b)

Promotif

c)

Preventif primer

d)

Rehabilitatif

e)

Kuratif

14.

Seorang ibu usia 46 tahun datang ke PMB dengan keluhan nyeri kepala, mudah tersinggung, serta tidak menstruasi selama 3 bulan. Ia merasa dirinya “cepat tua dan tidak berguna” karena suami mulai menjauh. Bidan menemukan skor skrining stres sedang, tekanan darah normal, dan tidak ada perdarahan. Apa langkah paling tepat yang dilakukan bidan?

a)

A. Merujuk ke psikolog untuk konseling pernikahan

b)

B. Memberikan terapi relaksasi dan merujuk ke fasilitas jiwa

c)

C. Mengajak diskusi kelompok sebaya dan memberi edukasi perimenopause

d)

D. Memberikan vitamin E dan sarankan KB hormonal

e)

E. Mendiagnosis gangguan psikosomatik dan beri penanganan

15.

Seorang ibu usia 50 tahun datang ke puskesmas. Ia tidak haid 10 bulan, merasa panas di wajah dan leher setiap malam, serta mengalami gangguan tidur. Ia meminta pil estrogen karena menurutnya bisa menyembuhkan gejalanya. Apa sikap bidan yang paling tepat?

a)

A. Memberikan estrogen dosis rendah untuk 3 bulan

b)

B. Menyarankan akupresur dan terapi herbal mandiri

c)

C. Menjelaskan bahwa bidan tidak memberikan HRT dan merujuk ke dokter

d)

D. Memberikan pil KB kombinasi untuk mengatur hormon

e)

E. Mengatakan keluhannya normal dan tidak perlu tindakan

16.

Ny. W, 49 tahun, datang ke praktik mandiri bidan dengan keluhan menstruasi tidak teratur dan keluar gumpalan darah. Ia merasa lemah dan sering pusing. Pemeriksaan ditemukan HB 9 g/dL. Apa prioritas asuhan yang harus dilakukan bidan?

a)

A. Memberikan edukasi tentang menopause

b)

B. Melakukan IVA test untuk deteksi dini kanker

c)

C. Memberikan tablet tambah darah dan merujuk ke dokter

d)

D. Memberikan infus cairan dan observasi 24 jam

e)

E. Memberi herbal penambah darah dan observasi

17.

Ibu usia 52 tahun datang mengeluh tidak haid selama 14 bulan. Ia merasa kering saat berhubungan dan mulai merasakan nyeri panggul ringan. Pemeriksaan tidak menunjukkan tanda infeksi. Apa langkah paling tepat dari bidan?

a)

Memberikan estrogen topikal dan sarankan hubungan rutin

b)

Edukasi tentang pelumas non-hormonal dan rujuk ke fasilitas lebih tinggi

c)

Anjurkan minum air putih dan beri antibiotik topikal

d)

Mengatakan hal tersebut wajar dan tidak perlu ditindaklanjuti

e)

Berikan terapi hormonal transdermal dan evaluasi 2 minggu

18.

Ny. M, usia 47 tahun, datang ke posyandu dengan keluhan cepat lelah dan mudah marah. Bidan mengajaknya ikut kelas senam wanita dan memberikan leaflet tentang nutrisi seimbang di usia 40+. Kegiatan bidan ini termasuk dalam level:

a)

Kuratif

b)

Preventif

c)

Promotif

d)

Rehabilitatif

e)

Tersier

19.

Ny. A, 48 tahun, datang dengan keluhan menstruasi tidak teratur selama 8 bulan, disertai hot flashes, mudah marah, dan insomnia. Ia bertanya kenapa tubuhnya terasa aneh. Apa penjelasan fisiologis yang paling tepat oleh bidan?

a)

Penurunan FSH menyebabkan gangguan ovulasi

b)

Kadar LH yang tinggi menekan produksi estrogen

c)

Fluktuasi dan penurunan estrogen memicu gejala vasomotor

d)

Dominasi estrogen memicu gangguan psikis

e)

Penurunan progesteron menyebabkan osteoporosis dini

20.

Seorang ibu usia 50 tahun datang ke bidan. Haid sudah berhenti 12 bulan, tapi ia masih mengalami hot flashes, mudah lupa, dan berkeringat malam. Apa interpretasi fisiologis yang sesuai?

a)

Estrogen masih dominan

b)

Progesteron meningkat menyebabkan vasomotor

c)

Estrogen menurun, FSH dan LH tetap tinggi

d)

LH menurun, FSH menurun, estrogen fluktuatif

e)

Hormon prolaktin meningkat dan menekan ovarium

21.

Ny. S, 47 tahun, datang ke polindes mengeluh sulit tidur, merasa panas di malam hari, dan sering lupa. Pemeriksaan menunjukkan tekanan darah normal, tidak ada perdarahan. Apa tindakan paling sesuai kewenangan bidan?

a)

Meresepkan HRT dosis rendah

b)

Melatih teknik relaksasi dan sleep hygiene

c)

Melakukan tes hormon FSH dan LH

d)

Memberikan pil KB siklik untuk menstabilkan hormon

e)

Merujuk langsung ke psikiater

22.

Ibu usia 51 tahun datang dengan keluhan tidak haid 11 bulan, hot flushes dan kekeringan vagina. Ia meminta agar bidan memeriksakan kadar FSH untuk memastikan menopause. Apa jawaban bidan yang paling tepat?

a)

Pemeriksaan FSH tidak diperlukan untuk menegakkan menopause

b)

FSH dapat diperiksa oleh bidan untuk diagnosis

c)

Bila FSH >20 IU/L maka sudah menopause

d)

Bidan harus menyarankan biopsi endometrium

e)

Pemeriksaan FSH dilakukan setiap 3 bulan pada ibu menopause

23.

Ny. M, 50 tahun, datang ke BPM mengeluhkan mudah marah, sulit tidur, dan merasa cepat lelah. Ia masih mengalami menstruasi tetapi jarang. Dari hasil pengkajian diketahui ibu memiliki kebiasaan merokok, tidak aktif olahraga, dan jarang makan sayur. Apa langkah awal yang sesuai dilakukan bidan sebagai tenaga kesehatan tingkat pertama?

a)

Memberikan vitamin E dan suplemen herbal estrogen

b)

Merujuk langsung ke dokter spesialis ginekologi

c)

Mengarahkan pasien untuk segera memeriksakan kadar FSH

d)

Memberikan edukasi perubahan gaya hidup dan strategi manajemen stres

e)

Menyarankan untuk berhenti bekerja dan istirahat total

24.

Seorang perempuan usia 46 tahun datang ke puskesmas karena mengeluh kering pada vagina, sering berkeringat di malam hari, dan merasa nyeri saat berhubungan intim. Menstruasinya masih terjadi, meski tidak teratur. Ia bertanya kenapa tubuhnya berubah. Penjelasan fisiologis paling tepat oleh bidan adalah?

a)

Penurunan hormon FSH menyebabkan perubahan serviks dan lendir vagina

b)

Hormon estrogen menurun sehingga mukosa vagina menjadi lebih tipis dan kering

c)

LH meningkat dan menyebabkan disfungsi tiroid

d)

Progesteron meningkat menyebabkan mood swing dan nyeri

e)

Fluktuasi prolaktin menyebabkan iritasi dan infeksi saluran genital

25.

Ny. A usia 47 tahun datang ke polindes. Ia mengeluh menstruasi sudah tidak teratur selama 9 bulan, dan sekarang muncul flek coklat di luar jadwal haid. Ibu khawatir karena kakaknya mengalami kanker serviks. Pemeriksaan fisik tidak menunjukkan tanda bahaya. Tindakan paling tepat dilakukan bidan adalah?

a)

Melakukan pemeriksaan IVA dan merujuk bila hasil positif

b)

Memberikan antibiotik spektrum luas karena curiga infeksi

c)

Memberikan pil KB untuk mengatur siklus haid

d)

Memberikan estrogen lokal untuk menstabilkan hormon

e)

Melakukan biopsi serviks untuk memastikan lesi ganas