NEW
Font size
WorksheetsKuis Kasus Medis
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Seorang pria 59 tahun dengan DM tipe 2 selama 14 tahun dan hipertensi 10 tahun datang dengan keluhan lemas, mual, dan edema pergelangan kaki. Hasil lab menunjukkan kreatinin 3,2 mg/dL, eGFR 24 mL/min/1.73m², dan HbA1c 8,7%. Pasien masih mengonsumsi metformin dan glibenklamid. Apa intervensi paling tepat terhadap terapi diabetes pasien ini?
Lanjutkan metformin dan tambahkan insulin
Ganti metformin dengan sitagliptin
Hentikan metformin dan glibenklamid, ganti insulin
Lanjutkan glibenklamid dan tambahkan dapagliflozin
Ganti glibenklamid dengan glimepirid
Seorang pria 58 tahun dirawat karena ulkus kaki kanan bernanah dan berbau sejak 2 minggu. Pasien DM tipe 2 dengan HbA1c 10,2% dan GDS 320 mg/dL. Terapi saat ini: glimepirid, metformin, dan cloxacillin. Apa permasalahan utama terkait pengendalian glukosa pada pasien ini?
Glimepirid tidak efektif menurunkan glukosa saat infeksi
Metformin meningkatkan risiko hipoglikemia
Insulin tidak diperlukan karena pasien masih makan
OHO tidak fleksibel dalam kondisi infeksi berat
Kombinasi OHO lebih aman daripada insulin
Seorang pria 52 tahun, overweight (IMT 29), ditemukan hipertensi 154/94 mmHg pada tiga kali kunjungan. Tidak ada DM, penyakit jantung, atau gangguan ginjal. Gaya hidup sedentari dan konsumsi makanan tinggi garam. Terapi lini pertama yang paling tepat untuk pasien ini adalah:
Propranolol
Amlodipin
Furosemid
Metoprolol
Clonidin
Pasien laki-laki 48 tahun datang dengan keluhan lemas dan nokturia. Tidak ada riwayat DM atau hipertensi. Pemeriksaan: eGFR 27, Hb 10.2 g/dL, TSAT 18%, feritin 140 ng/mL. Tatalaksana awal untuk anemia pada pasien ini adalah:
ESA injeksi mingguan
Ferrous sulfate oral
Transfusi darah PRC
Suplemen vitamin B12
Dialisis segera
Seorang pria 60 tahun mengalami nyeri dada kiri saat aktivitas yang hilang saat istirahat. TD 158/96 mmHg, LDL 145 mg/dL, HDL 35 mg/dL. Tidak rutin minum obat. EKG menunjukkan T wave inversi di V5-V6. Apa kombinasi terapi awal yang paling sesuai?
Bisoprolol, aspirin, atorvastatin
Amlodipin, isosorbid, simvastatin
Propranolol, clopidogrel, ezetimibe
Nitrat sublingual, spironolakton, aspirin
Nifedipin, metformin, rosuvastatin
Pasien dengan CKD G3bA3 tanpa komorbid datang dengan albuminuria 280 mg/g dan fosfat tinggi. TD 124/78 mmHg. Tindakan farmakoterapi yang direkomendasikan untuk memperlambat progresi CKD adalah:
Tambahkan CCB
Tambahkan diuretik loop
Mulai ACEi atau ARB
Tambahkan vitamin B12
Lakukan dialisis profilaksis
Pasien pria 58 tahun dengan ulkus kaki DM, kultur luka menunjukkan Pseudomonas aeruginosa. Saat ini masih mengonsumsi cloxacillin. Langkah yang paling tepat terkait terapi antibiotik adalah:
Lanjutkan cloxacillin sampai luka membaik
Ganti cloxacillin dengan amoxicillin
Ganti ke ceftazidime IV
Tambahkan metronidazole
Berikan kombinasi cefixime dan levofloxacin
Pasien dengan GGK stadium 4, albuminuria berat, dan tekanan darah 162/98 mmHg. Saat ini menggunakan amlodipin saja. Apa rekomendasi antihipertensi yang disarankan untuk menurunkan albuminuria?
Ganti amlodipin dengan furosemid
Tambahkan beta-blocker
Tambahkan ARB (misal losartan)
Hentikan semua antihipertensi
Ganti amlodipin dengan CCB nondihidropiridin
Seorang pasien dengan CKD G3b memiliki kadar fosfat tinggi (4.9 mg/dL) dan PTH meningkat. Kadar Ca normal rendah. Terapi tambahan yang sesuai pada kondisi ini adalah:
Kalsium karbonat
Diet tinggi fosfor
Phosphate binder bebas kalsium
Suplemen magnesium
Antibiotik spektrum luas
Pria 60 tahun dengan angina stabil dan hipertensi tidak terkontrol. Saat ini tidak menggunakan antihipertensi atau statin. Apa target tekanan darah dan LDL untuk pasien ini menurut ESC 2023?
<140/90 mmHg dan LDL <100 mg/dL
<150/100 mmHg dan LDL <70 mg/dL
<130/80 mmHg dan LDL <55 mg/dL
<130/85 mmHg dan LDL <100 mg/dL
<135/85 mmHg dan LDL <70 mg/dL
Seorang pasien TBC kategori 2 sedang menggunakan OAT pada fase sisipan. Manakah cara penggunaan obat fase tersebut?
2HRZE
2HRZES
HRZE
4H3R3
2H3R3
Seorang pasien mengeluhkan terjadinya kesemutan pada tangan. Diketahui pasien tersebut adalah pasien TBC kategori 1 dan sedang menjalani pengobatan pada fase lanjutan. Obat yang menyebabkan efek samping tersebut adalah?
Rifampisin
Ethambutol
Pirazinamid
Streptomisin
Isoniazid
Seorang pasien TB MDR mengalami kulit kehitaman pada bagian pipi dan daerah dada. Diketahui pasien tersebut adalah pasien TBC MDR dan sedang menjalani pengobatan. Obat yang menyebabkan efek samping tersebut adalah?
Clofazimine
Linezolid
Bedaquiline
Levofloxacin
Rifampisin
Seorang pasien meningitis akan diberikan ceftriaxone injeksi. Sebelum diberikan antibiotika tersebut, pasien mendapatkan obat adjuvant yang diberikan 1 jam sebelum antibiotika. Obat apakah yang dimaksud?
Prednisone
Metilpednisolone
Dexamethasone
Hidrokortisone
Fluticasone
Seorang pasien meningitis akan diberikan antibiotika. Ceftriaxone yang menjadi pilihan utama di RS tersebut sedang kosong stoknya. Alternatif obat lain yang dapat digunakan adalah?
Ampisilin
Benzilpenisilin
Ofloxacin
Gentamisin
Eritromisin
Seorang pasien HIV/AIDS mendapatkan terapi protease inhibitor (PI). Contoh obat golongan ini adalah?
Ritonavir
Lamovudin
Asiklovir
Nevirapine
Didanosine
Seorang perawat tidak sengaja tertusuk jarum suntik bekas saat berdinas di UGD sehingga harus mendapatkan terapi HAART. Kombinasi terapi tersebut contohnya adalah?
Zidovudine-asiklovir + indinavir
Zidovudine-lamivudine + saquinavir
Efavirenz-indinavir + asiklovir
Efavirenz-saquinavir + asiklovir
Stavudine-asiklovir + indinavir
Seorang pasien HIV/AIDS mendapatkan terapi antivirus. Golongan obat yang diberikan merupakan suatu prodrug yang bekerja dengan menjadi substrat saingan untuk enxim RT. Golongan apa yang dimaksud?
Integrase inhibitor
NRTI
NNRTI
PI
Interferon-alpha
Seorang anak usia dibawah 5 tahun terdiagnosa mengalami TBC. Anak tersebut mendapatkan terapi obat TBC dengan 3 obat. Obat yang tidak direkomendasikan untuk anak tersebut adalah?
Rifampisin
Pyrazinamide
Ethambutol
Streptomisin
Isoniazid
Seorang Wanita hamil terdiagnosa mengalami TBC. Wanita hami tersebut mendapatkan terapi obat TBC dengan 3 obat. Obat yang tidak direkomendasikan untuk Wanita hamil tersebut adalah?
Rifampisin
Pyrazinamide
Ethambutol
Streptomisin
Isoniazid
