NEW
Font size
WorksheetsLatihan Soal UKOM KMB Askep Sistem Perkemihan & Reproduksi
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Seorang laki-laki usia 72 tahun diantar keluarga ke UGD dengan keluhan tidak nyaman dan tidak mampu BAK dalam 12 jam terakhir. Pasien sejak 1 tahun yang lalu telah didiagnosis pembesaran prostat (BPH), namun menolak untuk tindakan operasi. Apakah hasil pengkajian terbaik yang menunjukkan distensi kandung kemih pada pasien tersebut?
Pembengkakan di sekitar atas pubis
Bunyi pekak di kuadran kiri bawah
Nyeri tekan lepas di bawah simpisis
Keluarnya urin dari meatus uretra
Keluhan nyeri di daerah simpisis pubis
Seorang laki-laki berusia 39 tahun dirawat di ruang hemodialisa dengan keluhan sesak napas dan demam. Hasil pengkajian didapatkan data pasien menjalani hemodialisis 2 kali/minggu sejak 2 tahun lalu. Pasien didiagnosis gagal ginjal terminal dan saat ini sedang menjalani hemodialisis. Apakah komplikasi yang harus dimonitor pada kasus tersebut?
Peritonitis
Batu ginjal
Hepatitis tipe B
Infeksi kandung kemih
Anemia
Seorang laki-laki usia 38 tahun masuk ke UGD dengan keluhan nyeri hebat skala 8 di sekitar pinggul. Hasil pengkajian didapat nausea, hematuria, dan batu pada saluran kemih (ureteral calculus). TD 130/80 mmHg, frekuensi nadi 86 x/menit, pernapasan 24 x/menit dan suhu 37 derajat Celsius. Pasien dijadwalkan akan dilakukan litotripsi. Apakah intervensi yang tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Menyaring urin saat berkemih
Meningkatkan intake cairan oral
Mengambil specimen urin untuk kultur
Memberikan obat analgesic yang diresepkan
Periksa kadar haemoglobin
Seorang laki-laki usia 65 tahun dirawat di ruang bedah pasca operasi TURP. Pasien terpasang infus dan kateter urin. TD 150/80 mmHg, frekuensi nadi 82 x/menit, frekuensi napas 21 x/menit, suhu 37,50C. Urin 400 cc/2 jam berwarna kemerahan. Berat badan 65 kg dan TB 165 cm. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?
Defisit volume cairan
Risiko perdarahan
Risiko penurunan curah jantung
Nyeri akut
Intoleransi aktivitas
Seorang laki-laki berusia 67 tahun dirawat di ruang bedah post pembedahan postatektomi. Hasil pengkajian didapat data pasien terpasang kateter yang tertarik kencang dan diplester di paha. Pasien mengeluhkan kondisi ini. Apakah tindakan yang tepat terhadap situasi pasien tersebut?
Menjelaskan bahwa traksi membantu untuk mengontrol perdarahan
Kurangi tegangan kateter untuk mengurangi tekanan
Lepaskan plester pada kateter dan plester kembali ke area yang lebih mendekat ke meatus urinaria
Kaji tingkat ketegangan kateter dan hubungi dokter
Melapor ke dokter yang melakukan pembedahan
Seorang perempuan usia 52 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosis gagal ginjal kronik. Hasil pengkajian didapat data pasien mengeluh lemah, sesak dan batuk (bertambah saat pasien melakukan aktivitas) sejak satu hari yang lalu, sulit tidur dan tidak nafsu makan. Apakah tanda dan gejala lain yang ditemukan pada kasus tersebut?
Oliguri
Parestesia
Hipotensi
Alkalosis metabolic
Tekanan nadi yang melebar
Seorang perempuan usia 45 tahun datang ke unit gawat darurat dengan diagnosis gagal ginjal akut. Hasil pengkajian didapat data TD 160/100 mmHg, frekuensi nadi 92 x/menit, frekuensi napas 24 x/menit, suhu 37 derajat Celsius, Hb 9 gr/dl, ureum 312 mg/dL, kreatinin 32 mg/dL. Pasien sedang menjalani peritoneal dialisis dan cairan yang keluar mengarah ke kantong drain secara perlahan habis. Apakah tindakan yang tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Periksa adanya bagian yang tertekuk pada selang drainase
Naikan kantong drainase melebihi batas
Berikan posisi kebalikan Trendelenburg pada pasien
Minta pasien untuk batuk
Berikan heparin pada cairan dialisa
Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat di ruang bedah karena kesulitan berkemih. Pasien akan dilakukan pemasangan kateter urin (Foley chateter). Setelah pelumasan kateter dengan jelly, kateter dimasukkan dengan mudah dan tanpa hambatan, segera urin terlihat keluar, dan ditampung dalam bengkok. Apakah tindakan selanjutnya pada pasien tersebut?
Menyambungkan kateter dengan kantong urin
Memasang kantong urin di bawah tempat tidur
Memasukkan kateter sampai percabangan
Mengisi balon dengan NaCl 0,9%
Memfiksasi selang kateter
Seorang perempuan berusia 38 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan CKD. Hasil pengkajian, pasien tampak sesak, mual, muntah, terdapat edema ekstremitas dan periorbital, urin output 150 cc/24 jam, Hb 7,8 mg/dl, ureum 120 mg/dl, kreatinin 5,8 mg/dl. TD 150.90 mmHg, frekuensi nadi 90 x/menit, frekuensi napas 23 x/menit. Saat ini pasien diberikan intervensi pembatasan cairan dan kolaborasi tindakan hemodialisis.Apa kriteria hasil yang diharapkan pada kasus tersebut?
Nilai albumin normal
Urin output meningkat
Edema berkurang/hilang
Tekanan darah meningkat
Nilai hemoglobin meningkat
Seorang perawat akan melakukan pemasangan kateter pada pasien laki-laki berusia 70 tahun dengan Kolik Ureter. Insersi kateter 13 cm, urin sudah keluar dan balon sudah diisi, setelah menarik balon tiba-tiba keluar darah. Apakah tindakan yang dilakukan perawat selanjutnya?
Menekan ujung kateter hingga masuk
Menambahkan lidocain jelly
Menghentikan prosedur sementara
Menganjurkan pasien untuk menarik nafas dalam
Mengecek selang kateter
Seorang laki-laki usia 70 tahun baru masuk ruang rawat inap dengan riwayat penyakit Benigna Prostat hyperplasia (BPH). Hasil pengkajian tekanan darah 140/90 mmHg, Nadi 88x/menit, Pernafasan 20x/menit, suhu 36°C. Apakah gejala yang perlu dikaji perawat selanjutnya?
Nokturia
Retensi urine
Inkontinensia urine
Penurunan pancaran aliran kemih
Hematuria
Seorang perempuan berusia 43 tahun dirawat di ruang Penyakit Dalam dengan diagnosa gagal ginjal stadium 5. Hasil pengkajian didapatkan pasien bisa buang air kecil, kulit sedikit bersisik, pitting oedem +2 pada kedua kaki. Pasien mendapat terapi infus 500cc/24 jam, BB 55Kg. Apakah pengkajian lanjutan untuk menilai status hidrasi?
Turgor kulit.
Frekuensi berkemih.
Volume urin.
Nilai albumin plasma
Nilai ureum kreatinin
Perawat di ruang penyakit dalam sedang mengontrol jumlah pasien yang terpasang kateter dan membutuhkan pendidikan kesehatan sesuai dengan perencanaan pulang pasien. Manakah tindakan keperawatan yang bertujuan untuk mencegah infeksi saluran kemih pada pasien yang terpasang kateter?
Buang urine sampai 4000ml setiap 24 jam.
Kosongkan kantong Foley setiap 4 jam
Ganti sprei dan selimut pasien setiap 2 hari sekali atau bila basah
Mempertahankan sistem kateter tertutup.
Cuci perineum setiap 8 jam.
Hasil kolaborasi dari tim medis ada pemeriksaan specimen midstream urine untuk kultur dan sensitivitas. Manakah dari berikut ini yang harus perawat ajarkan pada pasien untuk mengumpulkan spesimen tersebut?
Pemeriksaan specimen urine24 jam
Begitu dimulai urine mengalir, di pertengahan proses miksi tampung urine tersebut dalam wadah steril
Perempuan harus menjaga posisi labia saat berkemih
Saat pasien buang air seni pancaran awal air seni keluar yang ditampung kedalam botol steril
Urine pertama kali keluar lebih baik daripada yang kedua
Seorang klien dengan BPH (beign prostatic hypertrophy) sedang menjalani operasi TURP (transunethral resection of the prostate) dan mendapatkan irigasi kandung kemih. Sebelum tindakan dilakukan, perawat bedah memberikan penjelasan dan meminta persetujuan klien. Apakah nilai etik utama yang menjadi pedoman perawat dalam tindakan tersebut?
Justice
Autonomy
Veracity
Accountabillity
Non-maleficiency
Seorang perawat sedang memberikan penjelasan kepada klien untuk persiapan pulang pada klien dengan kanker prostat setelah tindakan prostatectomy. Penjelasan yang diberikan agar klien tidak mengangkat barang dengan bobot lebih dari 10 kg selama minimal 6 minggu. Apakah diagnosa keperawatan yang relevan dengan rencana tersebut?
Risiko ketidakseimbangan cairan
Intoleransi aktivitas
Risiko perdarahan
Gangguan mobilitas fisik
Gangguan eliminasi urine
Pasien 65 tahun, datang ke poli urologi dengan keluhan nyeri saat BAK sudah hampir satu minggu ini, BAK sulit keluar. Pasien tampak gelisah dan meringis kesakitan. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik didapatkan distensi buli-buli, nyeri tekan buli-buli. Tekanan darah 140/100 mmHg, Nadi 98 x/ menit, frekuensi napas 24 x/menit, suhu 36,7 derajat Celsius. Setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan diagnosa medis BPH. Apa masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?
Nyeri akut
Nyeri kronis
Risiko infeksi
Inkontinensia uri
Inkontinensia fekal
Seorang laki-laki, 47 tahun, diagnosis gagal ginjal, dirawat di RS dengan keluhan bengkak pada kedua kaki sejak 4 hari yang lalu. Pasien mengatakan: lemas, sulit berjalan, berat badan meningkat 1 kg dalam waktu 2 hari. Hasil pemeriksaan: edema di kedua ekstremitas bawah, oliguria, TD 130/89 mmHg, frekuensi nadi 87x/menit, frekuensi napas 18x/menit, suhu 37 °C, balance cairan (+) 500 cc/24 jam. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?
Hipervolemia
Intoleransi aktivitas
Gangguan citra tubuh
Risiko berat badan lebih
Gangguan mobilitas fisik
Seorang laki-laki, 31 tahun, diagnosis gagal ginjal kronis, dirawat di RSU karena harus menjalani hemodialisa. Pasien mengatakan andai dirinya tidak menkonsumsi minuman penambah energi setiap hari, maka tidak akan sakit seperti ini. Hasil pemeriksaan pasien terlihat sedih, tidak bisa tidur, sulit berkonsentrasi dan menyalahkan diri sendiri. Apakah tahap kehilangan yang dialami pasien pada kasus tersebut?
Anger
Denial
Bargaining
Depression
Acceptance
Seorang laki laki, 54 tahun, diagnosis medis Gagal Ginjal Kronik, dirawat di Ruang Penyakit Dalam, dengan keluhan badan terasa tidak nyaman. Pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva pucat, terdapat edema anasarka. Hasil pemeriksaan laboratorium Hb 6 gr/dl, BUN 29 mg/dl, kreatinin 2 mg/dl. Apakah intervensi utama untuk mengatasi masalah pada kasus tersebut?
Kaji tingkat kenyamanan
Ukur intake dan output
Kaji tingkat dehidrasi
Batasi aktivitas
Ukur DVJ
