wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS ASURANSI SMT PENDEK

Total questions: 85

Worksheet time: 1hrs 25mins

Name
Class
Date
1.

Apa definisi risiko menurut Prof. Dr. Gordon Dickson dalam bukunya Introduction to Insurance?

a)

Ketidakpastian yang terkait dengan keuntungan yang tidak dapat diprediksi

b)

Kemungkinan terjadinya kerugian

c)

Ketidakpastian yang dapat diprediksi

d)

Peluang yang membawa keuntungan lebih besar dari kerugian

e)

Probabilitas terjadinya keuntungan

2.

Dalam klasifikasi risiko, apa perbedaan utama antara risiko murni dan risiko spekulatif?

a)

Risiko murni hanya berhubungan dengan kerugian, sedangkan risiko spekulatif dapat membawa keuntungan atau kerugian

b)

Risiko spekulatif lebih sering terjadi dibandingkan risiko murni

c)

Risiko murni terjadi akibat keputusan yang disengaja, sedangkan risiko spekulatif tidak disengaja

d)

Risiko spekulatif tidak dapat diasuransikan, sementara risiko murni dapat

e)

Risiko murni hanya terjadi dalam sektor publik, sedangkan risiko spekulatif di sektor swasta

3.

Contoh risiko fundamental adalah:

a)

Kecelakaan lalu lintas

b)

Perdagangan saham

c)

Gempa bumi

d)

Kebakaran

e)

Kecelakaan industri

4.

Apa yang dimaksud dengan "perils" dalam konteks asuransi?

a)

Keadaan yang meningkatkan kemungkinan terjadinya kerugian

b)

Penyebab langsung terjadinya kerugian atau kerusakan

c)

Risiko yang timbul dari kebijakan pemerintah

d)

Proses evaluasi risiko

e)

Klasifikasi yang membedakan kerugian akibat tindakan kriminal

5.

Apa perbedaan antara physical hazard dan moral hazard dalam konteks asuransi kebakaran?

a)

Physical hazard berhubungan dengan sikap moral, sedangkan moral hazard dengan kondisi fisik bangunan

b)

Physical hazard adalah kondisi fisik yang dapat meningkatkan kerugian, sedangkan moral hazard terkait dengan sikap manusia yang dapat meningkatkan kerugian

c)

Physical hazard hanya berlaku untuk kerugian akibat kebakaran, sedangkan moral hazard untuk kerugian akibat pencurian

d)

Physical hazard mencakup mesin yang tidak terawat, sedangkan moral hazard mencakup kualitas bahan bangunan

e)

Keduanya memiliki pengaruh yang sama dalam perhitungan premi asuransi

6.

Risiko yang hanya mempengaruhi individu atau organisasi secara lokal dan tidak menyebar ke masyarakat luas disebut:

a)

Risiko fundamental

b)

Risiko kolektif

c)

Risiko sosial

d)

Risiko khusus

e)

Risiko individu

7.

Dalam tahap manajemen risiko, tahapan mana yang berkaitan dengan evaluasi dan pengukuran dampak risiko terhadap individu atau perusahaan?

a)

Identifikasi Risiko

b)

Analisa Risiko

c)

Evaluasi & Analisa Risiko

d)

Pengendalian Risiko

e)

Mitigasi Risiko

8.

Apabila risiko memiliki frekuensi sering dan dampak kerugian kecil, bagaimana sebaiknya mengelola risiko tersebut?

a)

Dengan cara menghindari risiko

b)

Dengan membeli asuransi untuk risiko tersebut

c)

Dengan mencegah risiko agar tidak sering terjadi

d)

Dengan menahan risiko dan membayar kerugian sendiri

e)

Dengan merelakan kerugian sebagai bagian dari biaya operasional

9.

Manakah dari berikut ini yang termasuk dalam physical hazard dalam asuransi kebakaran?

a)

Hubungan buruk antara pekerja dan manajemen

b)

Lokasi perusahaan dekat dengan pasar

c)

Mesin yang sudah tua dan tidak terawat

d)

Upah karyawan rendah

e)

Kesulitan dalam memperoleh bahan baku

10.

Apa yang dimaksud dengan risk retention dalam pengendalian risiko?

a)

Memindahkan risiko kepada pihak ketiga melalui asuransi

b)

Menyisihkan dana untuk menanggung kerugian jika risiko terjadi

c)

Menghindari risiko dengan cara mengubah kebijakan operasional

d)

Meningkatkan pengawasan untuk mengurangi dampak risiko

e)

Mengalihkan risiko kepada pelanggan melalui kontrak

11.

Risiko yang memiliki frekuensi jarang tetapi dampaknya besar termasuk dalam kategori:

a)

Risiko murni

b)

Risiko spekulatif

c)

Risiko fundamental

d)

Risiko khusus

e)

Risiko yang tidak perlu diasuransikan

12.

Bagaimana cara terbaik untuk mengendalikan risiko yang memiliki frekuensi sering dan kerugian besar?

a)

Menghindari risiko sepenuhnya

b)

Menerapkan pencegahan dan mitigasi risiko

c)

Memindahkan risiko kepada pihak ketiga melalui asuransi

d)

Menahan risiko secara mandiri dan menyisihkan dana

e)

Mengabaikan risiko dan melanjutkan operasi seperti biasa

13.

Apa yang dimaksud dengan moral hazard dalam konteks risiko kebakaran?

a)

Keadaan fisik bangunan yang mudah terbakar

b)

Karyawan yang merokok di area yang tidak aman

c)

Kualitas bahan bangunan yang buruk

d)

Penyebab eksternal kebakaran, seperti petir

e)

Pencurian barang dari bangunan yang terbakar

14.

Manakah yang termasuk dalam risiko spekulatif?

a)

Kebakaran

b)

Perdagangan saham

c)

Kecelakaan lalu lintas

d)

Kecelakaan kerja

e)

Pencurian

15.

Dalam tahap pengendalian risiko, apa yang dilakukan pada tahap risk avoidance?

a)

Mengurangi dampak risiko dengan asuransi

b)

Menahan risiko dengan menyisihkan dana untuk kerugian

c)

Menghindari aktivitas yang dapat menyebabkan risiko

d)

Meningkatkan prosedur keselamatan untuk mengurangi frekuensi kerugian

e)

Mengalihkan risiko ke pihak ketiga

16.

Apa yang dimaksud dengan insurable interest dalam asuransi?

a)

Kepentingan yang dapat diasuransikan yang timbul dari hubungan hukum yang sah antara tertanggung dan objek yang diasuransikan

b)

Kewajiban asuransi untuk mengungkapkan seluruh risiko yang terkait dengan polis

c)

Penyebab langsung dari kerugian yang ditanggung oleh perusahaan asuransi

d)

Hak untuk menerima pembayaran klaim setelah terjadinya kerugian

e)

Jenis asuransi yang hanya berlaku untuk kerugian fisik

17.

Dalam kasus Macaura vs Northern Assurance Company (1925), mengapa klaim Macaura atas kebakaran kayu ditolak?

a)

Macaura tidak lagi memiliki kepentingan keuangan yang sah atas kayu yang terbakar

b)

Macaura tidak melaporkan kerugian dengan benar

c)

Macaura tidak membeli asuransi kebakaran untuk kayu

d)

Kayu yang terbakar bukan milik Macaura secara sah

e)

Macaura tidak membayar premi asuransi yang sesuai

18.

Apa yang dimaksud dengan prinsip utmost good faith dalam asuransi?

a)

Tertanggung wajib menyampaikan semua fakta material secara akurat dan lengkap kepada pihak penanggung

b)

Penanggung wajib memberikan informasi mengenai risiko secara rinci kepada tertanggung

c)

Kedua belah pihak hanya dapat mengungkapkan fakta jika diminta oleh pihak lawan

d)

Tertanggung dapat menyembunyikan informasi yang tidak relevan

e)

Prinsip yang mewajibkan tertanggung untuk mengungkapkan informasi yang tidak terkait dengan risiko

19.

Mengapa prinsip utmost good faith sangat penting dalam kontrak asuransi?

a)

Agar kedua belah pihak dapat bernegosiasi tentang premi asuransi yang lebih tinggi

b)

Karena penanggung tidak dapat mengetahui semua fakta terkait risiko yang akan diasuransikan

c)

Untuk memastikan bahwa kontrak asuransi lebih menguntungkan bagi pihak tertanggung

d)

Agar risiko dapat diidentifikasi dengan tepat tanpa biaya tambahan

e)

Karena hukum mengatur bahwa hanya pihak penanggung yang harus mengungkapkan informasi terkait risiko

20.

Dalam prinsip proximate cause, apa yang dimaksud dengan "dominant cause"?

a)

Penyebab yang hanya mempengaruhi sebagian kerugian yang terjadi

b)

Penyebab utama yang mendominasi rangkaian peristiwa yang menyebabkan kerugian

c)

Penyebab yang bersifat sementara dalam rentetan peristiwa

d)

Penyebab yang mempengaruhi sebagian besar pihak yang terlibat dalam kerugian

e)

Penyebab yang paling jarang terjadi dalam sebuah insiden

21.

Dalam contoh kasus kebakaran akibat badai, mengapa badai dianggap sebagai proximate cause?

a)

Karena badai menyebabkan kebakaran langsung

b)

Karena badai adalah penyebab pertama dalam rangkaian peristiwa yang mengarah ke kebakaran

c)

Karena kebakaran disebabkan oleh

22.

Sebagai proximate cause?

a)

Karena badai menyebabkan kebakaran langsung

b)

Karena badai adalah penyebab pertama dalam rangkaian peristiwa yang mengarah ke kebakaran

c)

Karena kebakaran disebabkan oleh percikan api dari badai

d)

Karena kebakaran hanya terjadi setelah badai selesai

e)

Karena tidak ada faktor lain yang terlibat dalam kerugian tersebut

23.

Apa yang dimaksud dengan prinsip indemnity dalam asuransi?

a)

Memberikan ganti rugi lebih dari kerugian yang dialami untuk memastikan keuntungan

b)

Memberikan kompensasi finansial yang cukup untuk mengembalikan tertanggung ke posisi keuangan sebelumnya

c)

Menyediakan dana untuk membayar kerugian yang dialami oleh pihak ketiga

d)

Menjamin penggantian penuh atas kerugian yang dialami

e)

Menyediakan layanan perbaikan atau penggantian barang yang hilang

24.

Dalam prinsip indemnity, apa cara yang paling sering digunakan untuk mengganti kerugian dalam asuransi kebakaran?

a)

Cash payment

b)

Repair

c)

Replacement

d)

Reinstatement

e)

Financial compensation

25.

Dalam asuransi kendaraan bermotor, prinsip indemnity biasanya dilaksanakan dengan cara:

a)

Cash payment

b)

Repair

c)

Replacement

d)

Reinstatement

e)

Financial compensation

26.

Apa yang dimaksud dengan subrogation dalam prinsip asuransi?

a)

Hak tertanggung untuk menuntut pihak ketiga setelah menerima klaim dari penanggung

b)

Hak penanggung untuk mengganti kerugian yang ditanggung oleh tertanggung

c)

Hak penanggung untuk menerima klaim ganti rugi lebih dari kerugian yang sebenarnya

d)

Hak tertanggung untuk menerima ganti rugi lebih dari kerugian yang dialami

e)

Hak untuk mengubah syarat-syarat dalam polis asuransi

27.

Dalam prinsip contribution, bagaimana cara penanggung membayar klaim ketika ada lebih dari satu polis yang menutupi kerugian yang sama?

a)

Setiap penanggung membayar klaim secara proporsional sesuai dengan tanggung jawab mereka

b)

Penanggung pertama membayar klaim sepenuhnya dan tidak ada kontribusi dari penanggung lainnya

c)

Semua penanggung membayar klaim secara merata tanpa memperhatikan persentase tanggung jawab

d)

Penanggung terakhir yang mengeluarkan polis membayar seluruh klaim

e)

Penanggung yang pertama kali mendapatkan klaim akan menanggung semua kerugian

28.

Prinsip kontribusi dalam asuransi diterapkan ketika:

a)

Hanya ada satu polis yang menutupi kerugian

b)

Ada dua atau lebih polis yang menutupi pokok pertanggungan yang sama

c)

Tertanggung telah menerima ganti rugi penuh dari satu penanggung

d)

Tertanggung meminta lebih dari satu klaim atas kerugian yang sama

e)

Tertanggung tidak mengungkapkan informasi dengan benar

29.

Berdasarkan prinsip kontribusi, jika kerugian sebesar Rp 600.000.000 terjadi dan ada tiga perusahaan asuransi dengan kontribusi berbeda, maka:

a)

Setiap perusahaan membayar jumlah yang sama

b)

Pembayaran kerugian dilakukan berdasarkan proporsi kontribusi masing-masing

c)

Perusahaan asuransi pertama membayar seluruh kerugian

d)

Setiap perusahaan membayar sebesar jumlah yang tertera di polisnya

e)

Pembayaran dibagi secara merata tanpa mempedulikan nilai pertanggungan

30.

Dalam kasus kecelakaan kendaraan bermotor, jika tertanggung telah menerima pembayaran ganti rugi dari penanggung dan pihak ketiga, apa yang harus dilakukan menurut prinsip subrogasi?

a)

Tertanggung harus mengembalikan klaim yang diterima dari pihak ketiga

b)

Tertanggung harus mengembalikan ganti rugi yang diterima dari penanggung

c)

Tertanggung berhak menyimpan seluruh klaim dari pihak ketiga

d)

Penanggung berhak menuntut pihak ketiga untuk mengganti kerugian yang telah dibayar

e)

Penanggung harus membayar kembali klaim yang diterima oleh tertanggung

31.

Jika dalam prinsip indemnity penanggung membayar kerugian dengan cara reinstatement, apa yang dimaksud dengan hal ini?

a)

Mengganti barang yang hilang atau rusak dengan barang yang setara

b)

Menyediakan fasilitas untuk perbaikan bara

32.

nggung membayar kerugian dengan cara reinstatement, apa yang dimaksud dengan hal ini?

a)

Mengganti barang yang hilang atau rusak dengan barang yang setara

b)

Menyediakan fasilitas untuk perbaikan barang yang rusak

c)

Membangun kembali atau memperbaiki properti yang rusak ke keadaan semula

d)

Memberikan ganti rugi dalam bentuk pembayaran tunai

e)

Memberikan kompensasi finansial untuk kerugian

33.

Apa yang dimaksud dengan prinsip indemnity dalam asuransi?

a)

Kompensasi finansial yang berusaha mengembalikan tertanggung ke posisi keuangan sebelum kerugian

b)

Pembayaran penuh kepada tertanggung atas kerugian yang ditimbulkan oleh peristiwa yang diasuransikan

c)

Pembayaran yang lebih besar dari kerugian yang dialami oleh tertanggung

d)

Pemberian asuransi tanpa batas waktu

e)

Pembayaran yang dilakukan tanpa mempertimbangkan kondisi awal tertanggung

34.

Dalam prinsip indemnity, mana dari berikut ini yang tidak termasuk cara pelaksanaan ganti rugi?

a)

Cash Payment

b)

Repair

c)

Reinstatement

d)

Compensation

e)

Replacement

35.

Apa yang dimaksud dengan proximate cause dalam prinsip asuransi?

a)

Penyebab utama yang mengarah langsung pada kerugian tanpa campur tangan dari sumber baru

b)

Penyebab kerugian yang tidak dapat dikendalikan oleh pihak asuransi

c)

Penyebab yang mengarah pada kerugian tetapi disertai dengan intervensi faktor eksternal

d)

Penyebab yang hanya berlaku untuk jenis asuransi kebakaran

e)

Penyebab yang tidak relevan dengan polis asuransi yang diberikan

36.

Dalam kasus asuransi kendaraan bermotor, jika sebuah mobil mengalami kerusakan akibat kecelakaan dan klaim diajukan ke penanggung, apa yang dimaksud dengan subrogation?

a)

Penanggung menggantikan posisi tertanggung untuk menuntut kerugian dari pihak ketiga yang menyebabkan kecelakaan

b)

Tertanggung memiliki hak untuk menuntut ganti rugi langsung dari pihak ketiga yang menyebabkan kerugian

c)

Penanggung membayar kerugian lebih dari yang sebenarnya diderita oleh tertanggung

d)

Tertanggung meminta pembayaran klaim kepada pihak ketiga secara langsung

e)

Penanggung bertanggung jawab untuk mengganti semua kerugian yang diderita tertanggung

37.

Apa yang dimaksud dengan prinsip subrogation dalam asuransi?

a)

Penanggung berhak untuk menuntut pihak ketiga yang menyebabkan kerugian setelah memberikan ganti rugi kepada tertanggung

b)

Tertanggung berhak untuk menerima ganti rugi lebih dari kerugian yang dialami

c)

Penanggung bertanggung jawab penuh terhadap kerugian yang terjadi tanpa mencari pihak lain

d)

Tertanggung dapat menuntut penanggung jika klaim tidak dibayar

e)

Penanggung hanya mengganti kerugian berdasarkan nilai yang tercantum di polis

38.

Pada kasus klaim mobil yang rusak akibat kecelakaan dan pelaku membayar ganti rugi $100, sementara penanggung membayar $130 setelah dikurangi excess $20, siapa yang berhak atas kelebihan pembayaran?

a)

Pelaku yang menyebabkan kecelakaan

b)

Tertanggung, karena mereka menerima pembayaran klaim dari penanggung

c)

Penanggung, karena mereka sudah mengganti kerugian yang lebih besar

d)

Pihak ketiga yang terlibat dalam kecelakaan

e)

Tertanggung, karena mereka telah menerima pembayaran dari pihak ketiga

39.

Dalam hal double insurance, apa yang dimaksud dengan prinsip contribution?

a)

Penanggung pertama harus membayar seluruh klaim tanpa memperhitungkan polis lain

b)

Jika ada lebih dari satu polis, setiap penanggung bertanggung jawab secara proporsional atas kerugian yang dialami

c)

Tertanggung harus membayar klaim sendiri tanpa bantuan penanggung

d)

Semua penanggung akan membayar klaim secara merata

e)

Tertanggung hanya dapat mengklaim pembayaran dari satu penanggung

40.

Jika sebuah kerugian terjadi sebesar Rp 600.000.000,- dan ada tiga perusahaan asuransi yang terlibat dengan kontribusi berbeda, apa yang akan terjadi?

a)

Setiap perusahaan asuransi membayar jumlah yang sama

b)

Pembayaran kerugian dibagi secar

41.

dan ada tiga perusahaan asuransi yang terlibat dengan kontribusi berbeda, apa yang akan terjadi?

a)

Setiap perusahaan asuransi membayar jumlah yang sama

b)

Pembayaran kerugian dibagi secara merata antara semua perusahaan asuransi

c)

Setiap perusahaan asuransi akan membayar berdasarkan kontribusi yang ditetapkan pada polis

d)

Penanggung pertama akan membayar seluruh kerugian

e)

Tertanggung memilih perusahaan asuransi yang membayar lebih banyak

42.

Dalam prinsip indemnity, cara ganti rugi replacement diterapkan ketika:

a)

Kendaraan rusak parah dan diganti dengan kendaraan yang setara

b)

Pembayaran dilakukan dengan uang tunai kepada tertanggung

c)

Bangunan yang rusak dibangun kembali seperti semula

d)

Barang yang hilang diganti dengan barang yang berbeda

e)

Kerugian dibayar kepada pihak ketiga yang terlibat

43.

Pada asuransi kebakaran, jika terjadi kebakaran yang disebabkan oleh badai yang kemudian merusak instalasi listrik, apakah badai dianggap sebagai proximate cause?

a)

Ya, karena badai adalah penyebab pertama yang menyebabkan kebakaran

b)

Tidak, karena badai bukan penyebab utama dari kebakaran tersebut

c)

Ya, karena badai adalah kejadian alam yang harus diasuransikan

d)

Tidak, karena kebakaran yang terjadi lebih relevan dengan kerusakan listrik

e)

Ya, karena badai menimbulkan kerusakan yang lebih besar daripada kebakaran

44.

Dalam kasus asuransi kebakaran, jika gempa bumi menyebabkan kebakaran dan bangunan sekitarnya ikut terbakar, siapa yang bertanggung jawab atas ganti rugi?

a)

Penanggung, karena gempa bumi adalah penyebab langsung kebakaran

b)

Penanggung tidak akan membayar karena gempa bumi dikecualikan dalam polis

c)

Tertanggung harus membayar klaim sendiri karena itu bukan kesalahan penanggung

d)

Penanggung akan membayar berdasarkan nilai ganti rugi tertinggi

e)

Pihak ketiga yang terlibat dalam peristiwa gempa bumi harus membayar

45.

Prinsip subrogation bertujuan untuk mencegah tertanggung:

a)

Menerima ganti rugi dari lebih dari satu sumber untuk kerugian yang sama

b)

Mengajukan klaim kepada penanggung lebih dari satu kali

c)

Menerima pembayaran ganti rugi yang tidak sesuai dengan kerugian yang dialami

d)

Mendapatkan ganti rugi lebih dari kerugian yang benar-benar diderita

e)

Menggunakan dana klaim untuk tujuan lain selain mengganti kerugian

46.

Dalam prinsip kontribusi, jika terdapat dua polis yang menutupi kerugian yang sama, apa yang harus dilakukan oleh penanggung?

a)

Setiap penanggung membayar secara merata tanpa memperhatikan proporsi

b)

Penanggung pertama membayar seluruh kerugian, dan lainnya tidak perlu berkontribusi

c)

Setiap penanggung membayar klaim secara proporsional berdasarkan jumlah pertanggungan mereka

d)

Penanggung kedua membayar sisa kerugian setelah penanggung pertama membayar

e)

Penanggung tidak perlu membayar apapun jika kerugian melebihi nilai polis

47.

Apa yang dimaksud dengan reinstatement dalam prinsip indemnity?

a)

Penggantian barang yang rusak dengan barang yang lebih baru

b)

Membangun atau memperbaiki kembali bangunan yang rusak sesuai dengan polis

c)

Pembayaran ganti rugi dalam bentuk uang tunai

d)

Pemberian fasilitas perbaikan melalui bengkel yang ditunjuk

e)

Penggantian barang rusak dengan barang yang setara secara langsung

48.

Apa yang menjadi kunci utama dalam menerapkan prinsip subrogation pada prinsip indemnity?

a)

Menjamin pembayaran penuh tanpa intervensi pihak ketiga

b)

Mencegah tertanggung mendapatkan lebih banyak pembayaran dari satu peristiwa

c)

Menggantikan klaim yang tidak sah dengan pembayaran lebih besar

d)

Menyelesaikan klaim tanpa melibatkan pihak ketiga

e)

Membatasi pembayaran kerugian untuk mencegah klaim ganda

49.

Apa definisi asuransi menurut Pasal 246 KUHD?

a)

Perjanjian antara penanggung dan tertanggung yang melibatkan kewajiban pihak ketiga

b)

Perjanjian yang mengikatkan penanggung untuk memberikan penggantian atas k

50.

si asuransi menurut Pasal 246 KUHD?

a)

Perjanjian antara penanggung dan tertanggung yang melibatkan kewajiban pihak ketiga

b)

Perjanjian yang mengikatkan penanggung untuk memberikan penggantian atas kerugian yang mungkin diderita oleh tertanggung

c)

Proses pemberian bantuan hukum bagi tertanggung setelah peristiwa asuransi terjadi

d)

Perjanjian yang hanya mengatur pembayaran premi tanpa kewajiban untuk memberikan penggantian

e)

Kontrak untuk menjamin keuntungan di masa depan bagi tertanggung

51.

Dalam konteks asuransi, yang dimaksud dengan "premi" adalah:

a)

Pembayaran yang dilakukan oleh penanggung untuk tertanggung

b)

Pembayaran yang dilakukan oleh tertanggung kepada penanggung sebagai imbalan atas penggantian yang mungkin diterima

c)

Jumlah ganti rugi yang diterima oleh tertanggung setelah kerugian

d)

Sumber dana yang digunakan untuk membayar klaim asuransi

e)

Nilai barang yang diasuransikan oleh tertanggung

52.

Menurut Pasal 1 angka 1 UU No. 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, asuransi adalah:

a)

Perjanjian antara tertanggung dan pihak ketiga

b)

Perjanjian antara perusahaan asuransi dan pemegang polis

c)

Perjanjian yang hanya berlaku untuk asuransi kesehatan

d)

Kontrak untuk menjamin keselamatan harta benda saja

e)

Perjanjian untuk memberikan keuntungan finansial bagi pemegang polis

53.

Apa yang dimaksud dengan "peristiwa asuransi" dalam perjanjian asuransi?

a)

Kejadian yang menyebabkan premi meningkat

b)

Perjanjian antara penanggung dan tertanggung yang tidak dapat dibatalkan

c)

Peristiwa tidak pasti yang mengancam objek asuransi dan menjadi dasar pengajuan klaim

d)

Kesepakatan yang dicapai sebelum pengajuan klaim

e)

Penetapan nilai barang yang diasuransikan

54.

Apa saja syarat sahnya perjanjian asuransi menurut Pasal 1320 KUHPerdata?

a)

Kesepakatan para pihak, objek tertentu, kewenangan berbuat, dan kausa yang halal

b)

Kesepakatan antara tertanggung dan pihak ketiga, objek yang jelas, kewenangan berbuat, dan polis yang ditandatangani

c)

Pemberitahuan awal kepada pihak ketiga, objek asuransi yang fleksibel, dan kausa yang jelas

d)

Persetujuan secara lisan, kewenangan dari penanggung, dan kejelasan objek asuransi

e)

Pembayaran premi terlebih dahulu, kesepakatan yang tidak dapat diubah, dan dokumen tertulis yang tidak lengkap

55.

Apa yang dimaksud dengan "kausa yang halal" dalam perjanjian asuransi?

a)

Isi perjanjian asuransi yang sesuai dengan hukum dan tidak bertentangan dengan ketertiban umum atau kesusilaan

b)

Kebijakan yang memudahkan pembayaran premi

c)

Keputusan penanggung yang diambil secara sepihak

d)

Pembayaran premi yang dilakukan dengan cara yang sah

e)

Penetapan risiko yang tidak dapat diasuransikan

56.

Dalam prinsip asuransi, teori apa yang mengatur bahwa setiap asuransi harus mempunyai objek yang jelas dan pasti?

a)

Teori Asuransi Klasik

b)

Teori Objektivitas

c)

Teori Subrogasi

d)

Teori Resiko Ganda

e)

Teori Nilai Tertanggung

57.

Menurut KUHD Pasal 251, apa kewajiban yang dimiliki tertanggung sebelum melakukan perjanjian asuransi?

a)

Memberitahukan segala fakta yang diketahui mengenai objek asuransi kepada penanggung

b)

Membayar premi secara langsung kepada pihak ketiga

c)

Menandatangani polis sebelum terjadi kesepakatan dengan penanggung

d)

Membuktikan kerugian yang diderita sebelum klaim disetujui

e)

Membatasi objek asuransi hanya pada harta benda yang bernilai tinggi

58.

Apa yang dimaksud dengan "Open Cover Policy" menurut KUHD Pasal 251?

a)

Polis asuransi yang memungkinkan penanggung untuk membayar seluruh klaim tanpa pembatasan

b)

Polis asuransi yang memberikan kebebasan bagi tertanggung untuk mengubah objek yang diasuransikan tanpa pemberitahuan

c)

Polis yang berlaku untuk jangka waktu tidak terbatas dan tanpa batasan risiko

d)

Polis asuransi yang tidak memerlukan pemberitahuan mengenai perubahan risiko oleh tertanggung

e)

Polis yang mensyaratkan pemberitahuan mengen

59.

Apa yang terjadi jika tertanggung tidak memberitahukan keadaan objek asuransi dengan benar menurut KUHD Pasal 251?

a)

Asuransi tetap berlaku meskipun ada kesalahan pemberitahuan

b)

Polis asuransi batal dan tidak ada kewajiban dari penanggung

c)

Penanggung akan menanggung seluruh kerugian meskipun informasi salah

d)

Tertanggung akan dikenakan denda administratif oleh pihak penanggung

e)

Penanggung dapat menuntut pihak ketiga yang terlibat dalam peristiwa asuransi

60.

Apakah yang dimaksud dengan "polis" dalam konteks perjanjian asuransi?

a)

Dokumen yang membuktikan bahwa asuransi telah terjadi dan mengikatkan kedua belah pihak

b)

Pembayaran premi asuransi yang dilakukan oleh tertanggung

c)

Surat perjanjian antara tertanggung dan pihak ketiga yang tidak terlibat langsung dalam perjanjian asuransi

d)

Catatan pribadi yang disimpan oleh penanggung untuk referensi internal

e)

Dokumen yang berisi daftar lengkap semua objek yang diasuransikan

61.

Apa yang harus dicantumkan dalam polis asuransi menurut Pasal 256 KUHD?

a)

Hari dan tanggal pembuatan perjanjian asuransi, nama tertanggung, dan jumlah premi

b)

Nama tertanggung, objek yang diasuransikan, dan klaim yang telah dibayar

c)

Uraian jelas mengenai objek asuransi, jumlah asuransi, dan premi yang telah dibayar

d)

Nama tertanggung, jumlah klaim, dan jangka waktu pertanggungan

e)

Semua kondisi yang terkait dengan proses klaim dan pengajuan pemberitahuan

62.

Dalam teori penerimaan, kapan perjanjian asuransi dianggap sah?

a)

Setelah tertanggung membayar premi asuransi

b)

Ketika tertanggung menandatangani polis asuransi dan penanggung memberikan salinan

c)

Saat kesepakatan tercapai secara verbal tanpa ada bukti tertulis

d)

Saat penanggung mengeluarkan polis dan tertanggung menerima dengan bukti tertulis

e)

Ketika kedua pihak sepakat mengenai syarat-syarat polis

63.

Apa yang menjadi tujuan utama dari perjanjian asuransi berdasarkan ketentuan Pasal 246 KUHD?

a)

Memberikan keuntungan finansial kepada penanggung

b)

Mengalihkan semua risiko yang dimiliki oleh tertanggung ke penanggung

c)

Menjamin keselamatan harta dan jiwa tertanggung dalam keadaan apapun

d)

Menjamin penggantian atas kerugian, kerusakan, atau kehilangan yang mungkin diderita oleh tertanggung

e)

Memberikan investasi bagi pemegang polis

64.

Apakah yang dimaksud dengan "syarat-syarat khusus" yang harus dicantumkan dalam polis asuransi?

a)

Hal-hal yang hanya berlaku untuk jenis asuransi tertentu, seperti asuransi jiwa atau asuransi kebakaran

b)

Informasi mengenai metode pembayaran premi dan jangka waktu klaim

c)

Ketentuan tentang kewajiban tertanggung untuk memberikan bukti klaim

d)

Ketentuan tentang syarat kesehatan yang harus dipenuhi oleh tertanggung

e)

Informasi tentang kedudukan hukum tertanggung dalam perjanjian

65.

Apa yang harus dicantumkan dalam polis asuransi menurut KMK No. 422 Tahun 2003?

a)

Waktu dan tempat terjadinya perjanjian

b)

Uraian manfaat yang diperjanjikan dan cara pembayaran premi

c)

Nama pihak ketiga yang terlibat dalam polis

d)

Alamat penanggung dan tertanggung

e)

Keterangan tentang klaim yang diajukan

66.

Menurut UU No. 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, apa pengertian dari premi asuransi?

a)

Sebagian uang yang diterima penanggung untuk mengelola risiko

b)

Jumlah yang dibayarkan oleh tertanggung untuk memperoleh manfaat asuransi

c)

Pembayaran yang dilakukan oleh perusahaan asuransi kepada pihak ketiga

d)

Jumlah yang diterima tertanggung setelah terjadi kerugian

e)

Sebagian keuntungan yang dibayarkan oleh penanggung kepada tertanggung

67.

Dalam hal polis asuransi jiwa yang mengandung nilai tunai, apa yang harus dicantumkan dalam polis menurut KMK No. 422 Tahun 2003?

a)

Penghitungan dividen polis

b)

Waktu yang diakui sebagai saat diterimanya pembayaran premi

c)

Daftar barang yang diasuransikan

d)

Nama tertanggung

e)

Kewajiban penanggung

68.

Apa yang dimaksud dengan Incontestable period dalam polis asuransi?

a)

Periode di mana klaim hanya dapat diajukan jika ada bukti pendukung lengkap

b)

Periode di mana penanggung tidak dapat meninjau ulang keabsahan kontrak asuransi

c)

Waktu yang ditentukan untuk menunggu pembayaran premi

d)

Jangka waktu untuk menyelesaikan proses klaim

e)

Periode di mana premi dapat dikurangi berdasarkan hasil penilaian

69.

Dalam asuransi, apa yang dimaksud dengan "Deductible" atau risiko sendiri?

a)

Jumlah kerugian yang ditanggung sepenuhnya oleh penanggung

b)

Bagian dari kerugian yang tidak ditanggung oleh penanggung dan menjadi tanggung jawab tertanggung

c)

Biaya yang harus dibayar penanggung untuk klaim yang diajukan

d)

Jumlah yang dibayar oleh pihak ketiga untuk mengurangi premi

e)

Pembayaran yang dilakukan oleh tertanggung langsung kepada pihak ketiga

70.

Dalam polis asuransi pengangkutan barang, apa yang membedakan valued policy dan unvalued policy?

a)

Valued policy mencantumkan harga pertanggungan yang disepakati, sedangkan unvalued policy mengandalkan nilai pasar barang yang sebenarnya

b)

Valued policy memberikan manfaat lebih banyak, sedangkan unvalued policy memiliki manfaat terbatas

c)

Unvalued policy berlaku untuk barang yang lebih kecil nilainya dibanding valued policy

d)

Valued policy berlaku hanya untuk kerugian total, sedangkan unvalued policy berlaku untuk kerugian sebagian

e)

Unvalued policy hanya berlaku untuk asuransi jiwa

71.

Apa yang menjadi dasar penentuan jumlah pertanggungan dalam valued policy?

a)

Harga pasar barang pada saat klaim diajukan

b)

Harga yang disetujui oleh kedua belah pihak dan dicantumkan dalam polis

c)

Harga barang pada saat pembelian barang oleh tertanggung

d)

Estimasi kerugian yang dialami berdasarkan laporan pihak ketiga

e)

Nilai tertinggi yang dapat diterima oleh penanggung dalam pengajuan klaim

72.

Dalam asuransi pengangkutan barang, apa yang dimaksud dengan Open Cover Policy?

a)

Polis yang hanya berlaku untuk satu pengapalan barang

b)

Polis yang menanggung barang untuk tiap pengapalan dengan batas pertanggungan tertentu selama jangka waktu tertentu

c)

Polis yang berlaku untuk pengangkutan barang-barang berharga saja

d)

Polis yang tidak memerlukan pemberitahuan tentang pengapalan barang

e)

Polis yang memberikan pertanggungan tanpa batasan waktu

73.

Menurut Pasal 251 KUHD, apa kewajiban tertanggung sebelum mengadakan perjanjian asuransi?

a)

Memberitahukan penanggung mengenai objek asuransi yang akan diasuransikan

b)

Membayar premi asuransi terlebih dahulu

c)

Menandatangani polis asuransi sebelum objek diasuransikan

d)

Mengajukan klaim kepada penanggung sebelum perjanjian dibuat

e)

Mendaftar di perusahaan asuransi untuk memulai proses pertanggungan

74.

Apa yang dimaksud dengan "Voyage Policy" dalam asuransi pengangkutan barang?

a)

Polis yang mengasuransikan barang selama perjalanan laut dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain

b)

Polis yang hanya berlaku untuk barang yang dikirim melalui udara

c)

Polis yang mengasuransikan pengiriman barang hanya di pelabuhan

d)

Polis yang mengasuransikan barang selama pengiriman melalui transportasi darat

e)

Polis yang hanya berlaku untuk barang yang diasuransikan setelah mencapai tujuan akhir

75.

Sebuah pabrik bernilai Rp 80 miliar diasuransikan hanya Rp 60 miliar. Ketika terjadi kebakaran menyebabkan kerugian Rp 32 miliar, berapa ganti rugi yang dibayarkan asuransi?

a)


Rp 32 miliar

b)


Rp 24 miliar

c)

Rp 60 miliar

d)


Rp 48 miliar

e)


Rp 18 miliar

76.

91. Sebuah kontrak asuransi properti memiliki klausul coinsurance 80%. Nilai properti Rp 200 juta tetapi hanya diasuransikan Rp 120 juta. Saat terjadi kerusakan Rp 50 juta, berapa ganti ruginya?

a)

Rp 50 juta

b)


Rp 37.5 juta

c)


Rp 30 juta

d)


Rp 48 juta

e)


Rp 40 juta

77.

Sebuah polis asuransi kendaraan memiliki deductible Rp 5 juta per klaim. Dalam setahun terjadi 3 klaim masing-masing Rp 4 juta, Rp 7 juta, dan Rp 10 juta. Berapa total ganti rugi yang dibayarkan asuransi?

a)

Rp 21 juta

b)


Rp 16 juta

c)


Rp 11 juta

d)


Rp 13 juta

e)


Rp 6 juta

78.

Sebuah perusahaan memiliki polis liability dengan limit Rp 500 juta per kejadian. Saat tuntutan hukum senilai Rp 750 juta, berapa maksimal yang dibayar asuransi dan berapa tanggungan perusahaan?

a)

Rp 500 juta - Rp 250 juta

b)


Rp 750 juta - Rp 0

c)


Rp 400 juta - Rp 350 juta

d)


Rp 550 juta - Rp 200 juta

e)


Rp 600 juta - Rp 150 juta

79.

Sebuah mesin bernilai baru Rp 1,2 miliar diasuransikan dengan nilai pertanggungan sama. Setelah 3 tahun (depresiasi 20%/tahun), mesin rusak total. Berapa ganti rugi jika polis memiliki klausul replacement cost?

a)

Rp 1,2 miliar

b)


Rp 960 juta

c)


c) Rp 480 juta

d)


Rp 720 juta

e)

Rp 600 juta

80.

Sebuah produk cacat menyebabkan kerugian Rp 800 juta. Perusahaan memiliki product liability insurance dengan limit Rp 1,5 miliar tetapi ada deductible Rp 200 juta. Berapa tanggungan asuransi?

a)

Rp 800 juta

b)


Rp 600 juta

c)


Rp 1,5 miliar

d)


Rp 200 juta

e)

Rp 1,3 miliar

81.

Kargo senilai Rp 400 juta diasuransikan Rp 300 juta. Saat kerusakan parsial senilai Rp 80 juta, berapa ganti rugi jika polis memiliki average clause?

a)

Rp 80 juta

b)


Rp 60 juta

c)


Rp 40 juta

d)


Rp 75 juta

e)


Rp 50 juta

82.

Sebuah perusahaan memiliki polis employer's liability dengan limit Rp 2 miliar. Karyawan menuntut Rp 3,5 miliar karena kecelakaan kerja. Jika pengadilan memutuskan 60% kelalaian perusahaan, berapa yang dibayar asuransi?

a)

Rp 2 miliar

b)


Rp 3,5 miliar

c)


Rp 2,1 miliar

d)


Rp 1,4 miliar

e)


Rp 1,8 miliar

83.

Sebuah properti diasuransikan Rp 500 juta dengan pengecualian banjir. Kerusakan Rp 200 juta terjadi karena banjir yang dipicu gempa (yang termasuk risiko yang dijamin). Berapa ganti rugi?

a)

Rp 200 juta

b)


Rp 100 juta

c)


c) Rp 0

d)


Rp 50 juta

e)

Rp 150 juta

84.

 Sebuah perusahaan asuransi menerapkan stop loss ratio 80%. Jika total klaim mencapai Rp 900 juta dan premi Rp 1 miliar, berapa kerugian perusahaan?

a)

Rp 100 juta

b)


Rp 180 juta

c)


Rp 200 juta

d)


Rp 80 juta

e)


Rp 0

85.

Apa yang membedakan "open cover policy" dengan polis perjalanan (voyage policy)?

a)

Open cover policy berlaku untuk satu kali pengapalan, sedangkan polis perjalanan berlaku untuk beberapa pengapalan

b)


Open cover policy mencakup semua risiko, sedangkan polis perjalanan hanya mencakup risiko tertentu

c)


C. Open cover policy tidak memerlukan pemberitahuan pengapalan, sementara polis perjalanan memerlukannya

d)

A. Open cover policy berlaku untuk satu kali pengapalan, sedangkan polis perjalanan berlaku untuk beberapa pengapalan
B. Open cover policy mencakup semua risiko, sedangkan polis perjalanan hanya mencakup risiko tertentu
C. Open cover policy tidak memerlukan pemberitahuan pengapalan, sementara polis perjalanan memerlukannya
D. Open cover policy berlaku untuk waktu yang tidak terbatas, sementara polis perjalanan memiliki waktu terbatas
E. Open cover policy hanya digunakan untuk asuransi jiwa, sedangkan polis perjalanan untuk asuransi barang

e)

A. Open cover policy berlaku untuk satu kali pengapalan, sedangkan polis perjalanan berlaku untuk beberapa pengapalan
B. Open cover policy mencakup semua risiko, sedangkan polis perjalanan hanya mencakup risiko tertentu
C. Open cover policy tidak memerlukan pemberitahuan pengapalan, sementara polis perjalanan memerlukannya
D. Open cover policy berlaku untuk waktu yang tidak terbatas, sementara polis perjalanan memiliki waktu terbatas
E. Open cover policy hanya digunakan untuk asuransi jiwa, sedangkan polis perjalanan untuk asuransi barang

Similar Resources on Wayground