wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Fundamental Coating Technology Quiz

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Apa fungsi air dalam proses coating?

a)

berfungsi sebagai pelarut dalam sistem.

b)

adalah bahan utama dari pelapisan.

c)

mengikat bahan-bahan dalam pelapisan.

d)

digunakan untuk merekayasa sifat-sifat pelapisan.

2.

Apa karakteristik ideal dari pigmen?

a)

Stabil secara kimia dan terdispersi dengan baik dalam air.

b)

Penyerapan air yang tinggi.

c)

Kepadatan tinggi.

d)

Membutuhkan banyak pengikat.

3.

Apa saja proses yang terlibat dalam interaksi pelapisan dengan kertas dasar?

a)

Penyebaran, Penetrasi, Migrasi, Penyerapan, Filtrasi

b)

Pencampuran, Penyaringan, Penyimpanan

c)

Dispersi, Memasak, Mencampur

d)

Penetrasi dan Filtrasi

4.

Apa itu Pati Modifikasi?

a)

Pati modifikasi adalah pati asli yang dimodifikasi secara kimia menggunakan beberapa metode seperti degradasi, substitusi & pengikatan silang.

b)

Pati modifikasi adalah jenis pati yang hanya digunakan dalam aplikasi makanan.

c)

Pati modifikasi adalah pati alami yang tidak diubah.

d)

Pati modifikasi adalah polimer sintetis.

5.

Apa itu Lateks?

a)

Lateks adalah polimer sintetis yang berbasis air yang terlarut dalam bentuk emulsi, yang memiliki daya ikat terhadap partikel-partikel yang membentuk pelapisan.

b)

Lateks adalah karet alami yang berasal dari pohon.

c)

Lateks adalah jenis cat yang digunakan untuk pelapisan.

d)

Lateks adalah bahan kimia yang digunakan dalam perekat.

6.

Apa itu PVA?

a)

PVA adalah polimer sintetis yang berbasis alkohol yang biasanya berfungsi sebagai pengikat atau pengikat bersama dalam sistem pelapisan.

b)

PVA adalah sejenis pati alami.

c)

PVA adalah bahan kimia yang digunakan dalam pengawetan makanan.

d)

PVA adalah karet sintetis.

7.

Apa itu CMC?

a)

CMC adalah polimer sintetis yang berasal dari selulosa dengan mengganti kelompok hidroksilnya dengan kelompok karboksimetil.

b)

CMC adalah sejenis pati alami.

c)

CMC adalah bahan kimia yang digunakan dalam pengawetan makanan.

d)

CMC adalah karet sintetis.

8.

Fungsi Additif?

a)

Untuk memodifikasi sifat pelapisan, meningkatkan kinerja, dan menyesuaikan pelapisan selama aplikasi.

b)

Untuk mengurangi biaya bahan pelapisan.

c)

Untuk menghilangkan kebutuhan akan pengikat dalam pelapisan.

d)

Untuk meningkatkan viskositas pelapisan.

9.

Apa itu Rheology Modifier?

a)

Sebuah zat yang mengontrol formulasi kertas pelapis dengan mengelola sifat aliran.

b)

Jenis aditif yang hanya meningkatkan viskositas.

c)

Senyawa berbahaya yang harus dihindari dalam pelapisan.

d)

Metode untuk mengurangi biaya pelapisan.

10.

Apa yang terjadi ketika tekanan diterapkan pada spacer?

a)

menghancurkan partikel spacer yang rapuh.

b)

meningkatkan warna pewarna.

c)

menstabilkan emulsi.

d)

melarutkan pewarna leuco.

11.

Manakah dari sifat berikut yang TIDAK termasuk karakteristik ideal Pigment?

a)

Tidak abrasive ke mesin & minim pengotor

b)

Secara visual gloss, bright, dan opaque

c)

Stabil secara kimiawi & terdispersi baik dalam air

d)

Bahan apa saja yang penting putih

12.

Apa perbedaan utama antara Kaolin Clay dan Calcined Clay berdasarkan proses produksinya?

a)

Kaolin Clay diproduksi secara sintetis, sedangkan Calcined Clay alami

b)

Kaolin Clay digunakan untuk opacity rendah, Calcined Clay untuk opacity tinggi

c)

Kaolin Clay tidak mengalami perlakuan khusus, sedangkan Calcined Clay mengalami kalsinasi

d)

Kaolin Clay hidrofilik, Calcined Clay hidrofobik

13.

Mengapa Native Starch jarang digunakan sebagai binder utama dalam sistem coating, meskipun berfungsi sebagai perekat alami?

a)

Karena viskositasnya kurang stabil

b)

Karena warnanya yang kekuningan mengganggu kecerahan coating

c)

Karena tidak biodegradable

d)

Karena terlalu hidrofobik

14.

Bagaimana mekanisme kerja Dispersant untuk mencegah aglomerasi partikel dalam slurry coating?

a)

Meningkatkan gaya tarik-menarik antar partikel

b)

Mengadsorpsi ke permukaan partikel dan memberikan muatan permukaan yang menyebabkan tolakan elektrostatik

c)

Membentuk ikatan silang antar partikel pigment

d)

Menurunkan pH slurry coating secara drastis

15.

Apa risiko utama dari overdosis penggunaan Defoamer dalam proses coating?

a)

Deaglomerasi

b)

Menurunkan kecerahan kertas

c)

Menyebabkan fisheyes dan birdeyes pada kertas

d)

Menurunkan ikatan bahan lainnya

16.

Insolubilizer berfungsi untuk meningkatkan ketahanan lapisan coating terhadap air dan pelarut. Bagaimana mekanisme kerja utamanya?

a)

Menghilangkan busa yang terperangkap dalam slurry

b)

Mengisi rongga-rongga dalam lapisan coating

c)

Menurunkan titik leleh komponen coating

d)

Membentuk ikatan silang (cross-linking) dengan gugus hidroksil atau karboksil pada molekul binder

17.

Dalam sistem kertas NCR (Carbonless Paper), apa fungsi utama dari 'Color Developer'?

a)

Bertindak sebagai 'bantalan' mekanis untuk mencegah kontak prematur

b)

Sebagai media pelarut untuk leuco dyes

c)

Bahan untuk microcapsule

d)

Bereaksi dengan leuco dyes untuk menghasilkan warna

18.

Bagaimana tekanan dari alat tulis atau printer memicu pembentukan warna pada kertas NCR?

a)

Tekanan mengubah struktur kimia leuco dye secara langsung

b)

Tekanan mengaktifkan sensitizer yang kemudian memanaskan leuco dye

c)

Tekanan memecah dinding mikrokapsul, melepaskan leuco dye yang kemudian bereaksi dengan developer

d)

Tekanan menyebabkan pigmen berinteraksi dengan kelembaban udara

19.

Dalam konteks kertas thermal, apa peran utama dari 'Sensitizer'?

a)

Menghasilkan warna hitam secara langsung saat dipanaskan

b)

Mengontrol pH slurry coating

c)

Sebagai Bantalan penahan coating saling bereaksi ketika tidak diperlukan

d)

Menurunkan suhu leleh campuran pewarna leuco dan developer, serta memfasilitasi pencampuran

20.

Mengapa penting untuk mengontrol pH slurry coating? Apa yang bisa terjadi jika pH terlalu rendah atau terlalu tinggi?

a)

pH terlalu rendah menyebabkan koagulasi lateks dan korosi peralatan; pH terlalu tinggi menyebabkan degradasi pati dan pelarutan CaCO₃.

b)

pH terlalu rendah meningkatkan viskositas, pH terlalu tinggi mengurangi viskositas.

c)

pH terlalu rendah meningkatkan daya serap tinta, pH terlalu tinggi mempercepat pengeringan.

d)

pH terlalu rendah membuat coating lebih fleksibel, pH terlalu tinggi membuat coating lebih keras.