Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Uji Kompetensi Immunoserologi

Total questions: 60

Worksheet time: 30hrs 31mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pria berumur 40 tahun datang ke laboratorium untuk pemeriksaan penanda sifilis. ATLM melakukan pemeriksaan VDRL menggunakan metode yang cukup sensitive dengan hasil cepat. Interpretasi hasil dilakukan dengan cara visual, dengan melihat ada tidaknya reaksi penggumpalan antara reagen latex dan serum pasien. Apa metode pemeriksaan penanda sifilis tersebut di atas?

a)

Metode Aglutinasi

b)

Metode Flokulasi

c)

Metode Presipitasi

d)

Metode Hemaglutinasi

e)

Metode Imunokromatografi

2.

Seorang ATLM mengerjakan tes Widal, pada penetesan serum sejumlah 40 uL ditambah 1 tetes antigen Salmonella paratyphi B memberikan bentuk aglutinasi positip. Berapakah nilai titer hasil pemeriksaan tersebut?

a)

1/40

b)

1/80

c)

1/160

d)

1/320

e)

1/640

3.

Seorang pasien laki-laki berusia 30 tahun mendatangi laboratorium untuk melakukan pemeriksaan penanda Hepatitis. ATLM kemudian melakukan pengambilan darah vena dan dibuat serum. ATLM hanya memiliki satu kit pemeriksaan dan hendak mengirim sampel ke laboratorium lain guna dilakukan uji silang. Apa yang harus dilakukan ATLM tersebut?

a)

Membungkus sampel kemudian diletakkan pada ice box dan dikirimkan menggunakan jasa ekspedisi

b)

Membungkus sampel dengan amplop kemudian dikirimkan menggunakan jasa ekspedisi

c)

Membungkus sampel dengan plastik hitam kemudian dikirim menggunakan jasa ekspedisi

d)

Membungkus sampel dengan plastik klip kemudian dikirim menggunakan jasa ekspedisi

e)

Membungkus sampel dengan plastic transparan kemudian dikirim menggunakan jasa ekspedisi

4.

Seorang pasien laki-laki berusia 60 tahun datang menuju suatu rumah sakit. Setelah melakukan konsultasi dengan dokter yang bertugas, pasien diduga mengalami demam rematik dan glomerulonephritis karena infeksi bakteri. Parameter pemeriksaan apa yang akan dilakukan oleh pasien?

a)

C-Reactive Protein (CRP)

b)

Human Chorionic Gonadotropin (HCG)

c)

Rapid Plasma Reagin (RPR)

d)

Anti Streprolisin O (ASO)

e)

Venereal Disease Research Laboratory (VDRL)

5.

Seorang ATLM akan melakukan prosedur pengambilan darah vena cara tertutup pada seorang pasien. Pada lembar formulir, dokter meminta untuk dilakukan pemeriksaan CRP dan ASO pada pasien. Tabung vacuum warna apa yang harus digunakan ATLM?

a)

Merah

b)

Biru

c)

Hijau

d)

Hitam

e)

Ungu

6.

Seorang ATLM diminta dokter untuk melakukan pengambilan darah vena menggunakan metode tertutup untuk parameter kimia klinik. Kemudian dokter meminta ATLM untuk menyimpan sisa sampel guna dilakukan pemeriksaan Reumatoid Factor. Apa yang harus dilakukan oleh ATLM terhadap sampel (serum) tersebut agar hasil pemeriksaan dapat dipercaya?

a)

Sampel disimpan pada suhu 0 C sampai 4 minggu

b)

Menambahkan pengawet HCL pekat

c)

Menambahkan pengawet toluene

d)

Sampel disimpan pada suhu 2-8 C sampai 24 jam

e)

Sampel ditempatkan dalam container

7.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan ASO dengan menggunakan reagen lateks, setelah dilakukan pemeriksaan secara kualitatif, terjadi aglutinasi. Kemudian dilakukan pemeriksaan secara semikuantitatif dan aglutinasi terakhir terjadi pada pengenceran 1/16. Jika faktor konversi untuk ASO sebesar 200. Berapa kadar ASO dalam darah pasien?

a)

400 IU/ml

b)

800 IU/ml

c)

1600 IU/ml

d)

3200 IU/ml

e)

3600 IU/ml

8.

Seorang ATLM menerima sampel dilaboratorium disertai surat permintaan pemeriksaan dari dokter. Sampel berupa sampel urin. Diagnosis sementara oleh dokter pasien tersebut hamil, oleh karena itu dokter meminta pemeriksaan HCG secara semikuantitatif. Apa jenis sampel urin yang tepat untuk pemeriksaan tersebut?

a)

Urin Pagi

b)

Urin sewaktu

c)

Urin 2 jam post prandial

d)

Urin tampung 12 jam

e)

Urin tampung 24 jam

9.

Seorang ATLM menerima sampel untuk dilakukan pemeriksaan HCG. Pada pemeriksaan tersebut didapatkan hasil positif pada pemeriksaan kualitatif. Sehingga dilanjutkan dengan pemeriksaan secara semikuantitatif. Bagaimana hasil pemeriksaan tersebut dikatakan positif?

a)

Jika terbentuk flokulasi hitam yang menyebar dipermukaan lempeng penguji

b)

Jika terbentuk flokulasi hitam yang mengumpul ditengah permukaan lempeng penguji

c)

Jika terbentuk aglutinasi putih di permukaan lempeng penguji

d)

Jika terbentuk aglutinasi sel darah yang menyebar di permukaan plate

e)

Jika terbentuk aglutinasi sel darah yang mengumpul di tengah plate

10.

Seorang pria berumur 40 tahun datang ke laboratorium untuk pemeriksaan penanda HIV. ATLM melakukan pemeriksaan HIV menggunakan metode yang cukup sensitive dengan hasil cepat. Interpretasi hasil dilakukan dengan cara visual, dengan melihat ada tidaknya garis merah pada garis T dan garis C. Apa metode pemeriksaan penanda HIV tersebut di atas?

a)

Metode Aglutinasi

b)

Metode Flokulasi

c)

Metode Presipitasi

d)

Metode Hemaglutinasi

e)

Metode Imunokromatografi

11.

Seorang anak berusia 12 tahun diminta dokter untuk melakukan pemeriksaan widal. Setelah dilakukan komunikasi ternyata anak tersebut telah mengkonsumsi antibiotic. Bagaimana nantinya hasil pemeriksaan yang akan didapatkan?

a)

Positif

b)

Negatif

c)

Positif palsu

d)

Negatif palsu

e)

Indeterminan

12.

Seorang ATLM menerima permintaan pemeriksaan dari Bangsal Rawat inap. Diagnosis sementara pasien menderita hepatitis. Dokter meminta untuk dilakukan pemeriksaan HCV kualitatif. Apa metode yang digunakan untuk parameter pemeriksaan diatas?

a)

Hemaglutinasi

b)

Flokulasi

c)

Imunokromatografi

d)

Elisa

e)

Flowsitometri

13.

Seorang ATLM menerima permintaan pemeriksaan Imunoglobulin. Diagnosis dokter pasien mengalami infeksi Salmonella Typhosa Sekunder. Imunoglobulin apakah yang spesifik untuk pemeriksaan diatas?

a)

Ig A

b)

Ig E

c)

Ig D

d)

Ig M

e)

Ig G

14.

Seorang ATLM menerima rujukan pemeriksaan CRP secara semikuantitatif. Hasil pemeriksaan didapatkan positif terbentuk aglutinasi pada pengenceran dilusi ke 2. Jika faktor konversi CRP adalah 6. Berapakah kadar CRP dalam serum?

a)

12 IU/mL

b)

24 IU/mL

c)

36 IU/mL

d)

48 IU/mL

e)

54 IU/Ml

15.

Seorang wanita didiagnosis mengidap AIDS. Pasien tersebut menderita beberapa infeksi yang sulit disembuhkan. Termasuk kelainan sistem imun apakah kasus diatas?

a)

Hipersensitivitas

b)

Imunodefisiensi

c)

Autoimun

d)

Imunogenitas

e)

Imunopatologi

16.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan HBsAg Metode Imunokromatografi. hasil pemeriksaan HBsAg terdapat garis merah pada garis T. Pada pemeriksaan tersebut tidak ada muncul garis merah pada garis C. Saat diperiksa penanggungjawab, diminta dilakukan pemeriksaan ulang. Apa nama kegiatan yang dilakukan oleh penanggunajawab tersebut?

a)

Melaksanakan supervise

b)

Menilai administrasi

c)

Menilai presisi

d)

Menilai akurasi

e)

Melakukan Verifikasi

17.

Seorang wanita melakukan pemeriksaan Faktor Reumatoid. ATLM memeriksa sampel serum pasien menggunakan suatu reagen latex yang mana terjadi reaksi antara antibodi dengan antigen multivalen (partikulat) sehingga menghasilkan ikatan silang pada variasi partikel antigen oleh antibodi. Termasuk metode apakah yang dimaksud?

a)

Presipitasi

b)

Aglutinasi

c)

Flokulasi

d)

Hemaglutinasi

e)

Immunokromatografi

18.

Seorang Pria berusia 40 tahun diminta oleh dokter untuk melakukan pemeriksaan penanda sifilis. ATLM melakukan tes kuantitatif menggunakan reagen latex dan diamati apakah terbentuk aglutinasi atau tidak. Setelah dilakukan pemeriksaan didapat terbentuknya aglutinasi sehingga dokter menyarankan untuk melakukan uji spesifik untuk mendeteksi antibody terhadap Treponema pallidum di dalam serum pasien. Parameter apakah yang dimaksud?

a)

VDRL

b)

TPHA

c)

ASTO

d)

RF

e)

HCG

19.

Seorang ibu rumah tangga diminta dokter untuk melakukan pemeriksaan penanda HIV. Dokter yang bertugas meminta kepada ATLM untuk memeriksa HIV pasien menggunakan metode aglutinasi dengan imunokromatografi. Sampel apa yang harus digunakan oleh ATLM?

a)

Wholeblood

b)

Serum

c)

Plasma

d)

Urine

e)

LCS

20.

Seorang ATLM telah melakukan pemeriksaan HBsAg pada beberapa serum. ATLM hendak membuang HBsAg strip yang telah digunakan sebelumnya. Apa sebaiknya warna plastik yang digunakan untuk pembuangan sampah tersebut?

a)

Hitam

b)

Ungu

c)

Merah

d)

Kuning

e)

Biru

21.

Seorang Anak berusia 10 tahun diminta oleh dokter untuk melakukan pemeriksaan penanda penyebab demam tyfoid. ATLM melakukan tes kualitatif menggunakan reagen latex dan diamati apakah terbentuk aglutinasi atau tidak. Reagen yang digunakan oleh ATLM yaitu Anti-O, Anti-H, Anti-AO, Anti-BO, Anti-AH dan Anti BH. Setelah diamati terdapat aglutinasi pada Anti O dan Anti AO. Apakah yang harus dilakukan oleh ATLM?

a)

Melanjutkan ke tahap kuantitatif

b)

Melakukan crosscheck kepada teman sejawat

c)

Melaporkan hasil kepada dokter penanggungjawab

d)

Melaporkan hasil kepada pasien

e)

Melanjutkan ke tahap semi kuantitatif

22.

Suatu Puskesmas ingin melakukan program screening HIV pada sebuah dosen dengan prevalensi kejadian HIV yang tinggi (>10%). ATLM diminta untuk melakukan persiapan pengadaan BHP salah satunya adalah rapid test HIV. Apakah syarat utama untuk Rapid test HIV?

a)

Sensitivitas <99%

b)

Spesifisitas <99%

c)

Sensitivitas dan spesifisitas tinggi

d)

Sensitivitas >99%

e)

Spesifisitas >99%

23.

Dengan hasil yang negative. Menurut pasien, pasien mengalami keterlambatan mensturasi suddah 7 hari yang diyakini bahwa tidak pernah terjadi keterlambatan menstruasi sebelumnya. Uji yang dilakukan oleh ATLM selanjutnya adalah?

a)

Melakukan uji hCG pada sampel urine wanita tersebut tanpa menanyakan kapan wanita tersebut melakukan uji tes pack tersebut

b)

Menginformasikan kepada pasien untuk kembali lagi setelah 2 minggu keterlambatan datang bulan, kemudian baru dilakukan uji tes Hcg

c)

Melakukan tes hCG jika didapati hasil negatif, pasien diharapkan kembali lagi setelah 1 minggu kemudian

d)

Menjelaskan ke pasien bahwa tidak semua hasil dari tes pack akurat dan sensitive

e)

Langsung menjelaskan bahwa hasil dari tes pack tersebut memang benar adanya

tanpamelakukan uji hCG lagi

24.

Seorang wanita mendatangi laboratorium dengan membawa rujukan dokter untuk melakukan pemeriksaan penanda inflamasi. Menurut diagnosis sementara pasien mengalami demam rematik, dokter meminta untuk melakukan 2 parameter pemeriksaan pada pasien. Jika salah satu parameternya adalah RF, maka parameter lain yang diminta dokter untuk diperiksa adalah?

a)

ASTO

b)

HCG

c)

RPR

d)

CRP

e)

VDRL

25.

Dokter mencurigai seorang anak perempuan berumur 15 tahun dengan kelainan jantung, dan menganjurkan kepada pasien untuk memeriksa darah ke laboratorium. Sampel ditangani oleh tenaga analis dan dilakukan pemeriksaan secara serologi. Hasil yang diperoleh adalah CRP 48 mg/L. Pada pengenceran ke berapa aglutinasi terbentuk?

a)

1:2

b)

1:4

c)

1:8

d)

1:16

e)

1:32

26.

Seorang pasien datang ke laboratorium dengan membawa surat rujukan dari dokter. dokter meminta pemeriksaan VDRL terhadap pasien. setelah dilakukan pemeriksaan VDRL secara kuantitatif didapatkan hasil terjadi flokulasi sampai pada pengenceran ke-4. Berapa titer pada pengenceran tersebut?

a)

1/2

b)

1/4

c)

1/8

d)

1/16

e)

1/32

27.

Dokter mencurigai seorang anak perempuan berumur 15 tahun dengan kelainan jantung, dan menganjurkan kepada pasien untuk memeriksa darah ke laboratorium. Sampel ditangani oleh tenaga analis dan dilakukan pemeriksaan secara serologi. Tenaga analis melakukan pemeriksaan pada suhu 20oC menggunakan 50ul sampel serum, pembacaan hasil dilakukan setelah 20 menit, hasil didapatkan reaktif, control positif dan control negative dilakukan dan reagen dinyatakan dalam kondisi yang masih baik. Dimanakah terjadinya kesalahan dalam pemeriksaan tersebut?

a)

Kontrol seharusnya hanya dilakukan kontrol positif saja

b)

suhu terlalu dingin sedangkan pemeriksaan harus dilakukan pada suhu yang lebih hangat

c)

Sampel yang digunakan terlalu sedikit

d)

Waktu pembacaan terlalu lama

e)

Kontrol seharusnya hanya dilakukan kontrol negatif saja

28.

Seorang ATLM menerima serum untuk pemeriksaan CRP metode lateks. Setelah mengeluarkan reagen lateks dari lemari pendingin dan dibiarkan sampai suhu reagen sama dengan suhu ruang. Kemudian dilakukan pemeriksaan reagen lateks CRP menggunakan serum positif. Apa tujuan dari kegiatan tersebut?

a)

Uji kualitas reagensia

b)

Uji kelayakan sampel

c)

Uji kepekatan sampel

d)

Uji kepekatan reagensia

e)

Uji kesegaran sampel

29.

Seorang laki-laki, 34 tahun, tangan terluka dan besoknya menjadi merah, bengkak, panas dan sakit. Pasien ke dokter lalu dokter memberi surat untuk pemeriksaan CRP. Di laboratorium dilakukan pemeriksaan secara kulitatif dan didapatkan hasil terjadi aglutinasi. Bagaimana hasil pemeriksaan tersebut?

a)

Meningkat, tidak sesuai referensi

b)

Meningkat, sesuai klinis pasien

c)

Tidak normal, tidak sesuai usia

d)

Normal, dan sesuai klinis pasien

e)

Normal, tidak sesuai klinis pasien

30.

Seorang wanita berumur 25 tahun datang ke laboratorium untuk pemeriksaan penanda

hepatitis. ATLM melakukan pemeriksaan HBsAg menggunakan metode yang cukup

sensitive dengan hasil cepat. Interpretasi hasil dilakukan dengan cara visual, dengan

melihat ada tidaknya pita berwarna merah pada kertas tes. Apa metode pemeriksaan penanda hepatitis tersebut di atas?

a)

Metode Aglutinasi

b)

Metode Flokulasi

c)

Metode Presipitasi

d)

Metode Hemaglutinasi

e)

Metode Imunokromatografi

31.

Seorang laki-laki berusia 40 tahun diduga menderita sifilis. Maka, dokter menganjurkan

untuk dilakukan pemeriksaan VDRL terhadap serum pasien. Setelah diperiksa ternyata

hasil menunjukan positif, ditandai dengan terbentuknya aglutinasi.

Mengapa pada hasil yang positif terbentuk aglutinasi?

a)

Antigen VDRL dalam reagen bereaksi dengan bakteri Treponema pallidum dalam serum pasien

b)

Antigen VDRL dalam reagen bereaksi dengan antibodi Treponema pallidum dalam serum pasien

c)

Antigen VDRL dalam serum pasien bereaksi dengan antibodi Treponema pallidum dalam reagen

d)

Antibodi Treponema pallidum dalam serum pasien bereaksi dengan antibodi VDRL dalam reagen

e)

Antigen VDRL dalam reagen bereaksi dengan antigen Treponema pallidum dalam serum pasien

32.

Seorang ATLM mengerjakan tes Widal, pada penetesan serum sejumlah 20 uL ditambah 1

tetes antigen Salmonella paratyphi A memberikan bentuk aglutinasi positip.

Berapakah nilai titer hasil pemeriksaan tersebut?

a)

1/40

b)

1/80

c)

1/160

d)

1/320

e)

1/640

33.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan RF dengan menggunakan reagen lateks,

diperoleh hasil pada titer 1/4 diketahui positip ada aglutinasi, namun pada titer 1/8 tidak

ditemukan bentuk aglutinasi. Jika faktor konversi untuk RF adalah 8.

Berapakah konsentrasi RF pada serum tersebut?

a)

8 IU/mL

b)

16 IU/mL

c)

24 IU/mL

d)

32 IU/mL

e)

40 IU/mL

34.

Seorang laki-laki berusia 47 tahun melakukan pemeriksaan HBsAg ke sebuah

laboratorium swasta dengan membawa hasil pemeriksaan terdahulu dari laboratorium yang

berbeda. Hasil terdahulu menyatakan bahwa serum pasien reaktif sedangkan hasil yang

baru menyatakan serum pasien non reaktif. Dokter menyatakan telah terjadi penurunan

kadar antibodi HBsAg pada serum pasien.

Pada minggu keberapa hal tersebut di atas dapat terjadi?

a)

0-8 minggu

b)

8-16 minggu

c)

16-24 minggu

d)

24-32 minggu

e)

32-40 minggu

35.

Seorang pasien laki-laki berusia 30 tahun mendatangi laboratorium untuk melakukan

pemeriksaan HIV. ATLM kemudian melakukan pengambilan darah vena dan dibuat serum.

ATLM hanya memiliki satu kit pemeriksaan dan hendak mengirim sampel ke laboratorium

lain guna dilakukan uji silang.

Apa yang harus dilakukan ATLM tersebut?

a)

Membungkus sampel dengan amplop kemudian dikirimkan menggunakan jasa ekspedisi

b)

Membungkus sampel dengan plastik hitam kemudian dikirim menggunakan jasa ekspedisi

c)

Membungkus sampel dengan plastik klip kemudian dikirim menggunakan jasa ekspedisi

d)

Membungkus sampel dengan plastic transparan kemudian dikirim menggunakan jasa ekspedisi

e)

Membungkus sampel kemudian diletakkan pada ice box dan dikirimkan menggunakan jasa ekspedisi

36.

Seorang ibu rumah tangga ingin melakukan pemeriksaan kehamilan. Dokter yang bertugas

meminta kepada ATLM untuk memeriksa HCG pasien menggunakan metode aglutinasi

dengan HCG lateks. Sampel apa yang harus digunakan oleh ATLM?

a)

Wholeblood

b)

Serum

c)

Plasma

d)

Urine

e)

LCS

37.

Suatu sampel darah dirujuk ke laboratorium rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan

syphilis. Sesuai dengan syaratnya, sampel yang akan dikirim ke laboratorium rumah sakit

itu tidak boleh mengalami hemolisis atau dalam keadaan hemolisis karena akan

mempengaruhi hasil pemeriksaan. Berdasarkan syarat tersebut, apa yang bisa dilakukan

untuk mencegah hal itu (hemolisis) terjadi ?

a)

Sampel darah dikirim pada suhu 2 - 0oC

b)

Sampel darah dikirim pada suhu 2 - 8oC

c)

Sampel yang dikirim harus dalam keadaan steril

d)

Sampel yang dikirim dalam bentuk serum,bukan darah

e)

Sampel tidak boleh langsung dikirimkan, harus didiamkan beberapa jam

38.

Seorang pasien laki-laki berusia 60 tahun datang menuju suatu rumah sakit. Setelah

melakukan konsultasi dengan dokter yang bertugas, pasien diduga mengalami demam

rematik dan glomerulonephritis karena infeksi bakteri.

Parameter pemeriksaan apa yang akan dilakukan oleh pasien?

a)

C-Reactive Protein (CRP)

b)

Human Chorionic Gonadotropin (HCG)

c)

Anti Streprolisin O (ASO)

d)

Rapid Plasma Reagin (RPR)

e)

Venereal Disease Research Laboratory (VDRL)

39.

Seorang ATLM akan melakukan prosedur pengambilan darah vena cara tertutup pada

seorang pasien. Padalembar formulir, dokter meminta untuk dilakukan pemeriksaan widal

dan tubex pada pasien.

Tabung vacuum warna apa yang harus digunakan ATLM?

a)

Merah

b)

Biru

c)

Hijau

d)

Hitam

e)

Ungu

40.

Seorang calon ASN melakukan pemeriksaan laboratorium. Menurut prosedur pelaksana

penerimaan ASN, hasil laboratorium langsung dikirimkan kepada panitia. Saat dilakukan

pemeriksaan HIV, hasil menunjukkan sampel reaktif dan pemeriksaan sudah dilakukan

berdasarkan SOP yang ada.

Apa yang harus dilakukan ATLM?

a)

Memberitahukan kepada calon ASN bahwa hasil pemeriksaannya reaktif

b)

Berkonsultasi pada ATLM senior

c)

Berkonsultasi pada dokter patologi klinik

d)

Mengubah hasil menjadi non reaktif

e)

Mengirimkan hasil kepada panitia pelaksana

41.

Seorang ATLM diminta dokter untuk melakukan pengambilan darah vena menggunakan

metode tertutup untuk parameter kimia klinik. Kemudian dokter meminta ATLM untuk

menyimpan sisa sampel guna dilakukan pemeriksaan ASO.

Apa yang harus dilakukan oleh ATLM terhadap sampel (serum) tersebut agar hasil pemeriksaan dapat dipercaya?

a)

Sampel disimpan pada suhu 2-8°C sampai 24 jam

b)

Sampel disimpan pada suhu 0°C sampai 4 minggu

c)

Menambahkan pengawet HCL pekat

d)

Menambahkan pengawet toluen

e)

Sampel ditempatkan dalam container

42.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan ASO dengan menggunakan reagen lateks,

setelah dilakukan pemeriksaan secara kualitatif, terjadi aglutinasi. Kemudian dilakukan

pemeriksaan secara semikuantitatif dan aglutinasi terakhir terjadi pada pengenceran 1/8.

Jika faktor konversi untuk ASO sebesar 200.

Berapa kadar ASO dalam darah pasien?

a)

400 IU/ml

b)

800 IU/ml

c)

1600 IU/ml

d)

3200 IU/ml

e)

3600 IU/ml

43.

Seorang ATLM menerima rujukan sampel darah dari instansi luar. Sampel tersebut

berupa sampel serumuntuk pemeriksaan Rheumatoid Factor (RF). Setelah diamati sampel

serum tersebut berwarna merah.

Apa tindakan ATLM terhadap kasus tersebut?

a)

Menerima sampel dan mengerjakan sesuai formulir permintaan.

b)

Menerima sampel dan menunda pemeriksaan sampai dikonfirmasi

c)

Menerima sampel dan mengerjakan dengan diberikan keterangan keadaan sampel

d)

Menolak sampel dan mengembalikan kepada instansi yang merujuk.

e)

Menolak sampel dan menunggu konfirmasi dari instansi yang merujuk

44.

Seorang ATLM menerima sampel dilaboratorium disertai surat permintaan pemeriksaan

dari dokter.Sampel berupa sampel urin. Diagnosis sementara oleh dokter pasien tersebut

hamil, oleh karena itu doktermeminta pemeriksaan HCG secara semi kuantitatif.

Apa jenis sampel urin yang tepat untuk pemeriksaan tersebut?

a)

Urin Pagi

b)

Urin sewaktu

c)

Urin 2 jam post prandial

d)

Urin tampung 12 jam

e)

Urin tampung 24 jam

45.

Seorang ATLM menerima sampel untuk dilakukan pemeriksaan VDRL. Pada pemeriksaan

tersebut didapatkan hasil positif pada pemeriksaan kualitatif. Sehingga dilanjutkan dengan

pemeriksaan secara semi kuantitatif.

Bagaimana hasil pemeriksaan tersebut dikatakan positif?

a)

Jika terbentuk flokulasi hitam yang menyebar dipermukaan lempeng penguji

b)

Jika terbentuk flokulasi hitam yang mengumpul ditengah permukaan lempeng penguji

c)

Jika terbentuk aglutinasi di permukaan lempeng penguji

d)

Jika terbentuk aglutinasi sel darah yang menyebar di permukaan plate

e)

Jika terbentuk aglutinasi sel darah yang mengumpul di tengah plate

46.

Seorang anak berusia 18 tahun diminta dokter untuk melakukan pemeriksaan widal.

Setelah dilakukan komunikasi ternyata anak tersebut telah mengkonsumsi antibiotik.

Bagaimana nantinya hasil pemeriksaan yang akan didapatkan?

a)

Positif

b)

Negatif

c)

Negatif palsu

d)

Positif palsu

e)

Indeterminan

47.

Seorang Pria dewasa berpola hidup seks bebas, pria tersebut terlihat semakin lama semakin kurus, nafsu makan berkurang, sering sakit, lidahnya berwarna putih. Pria tersebut inisiatif melakukan pemeriksaan kedokter apakah sudah terinfeksi HIV atau bahkan sudah menderita AIDS. Sel mana yang di infeksi oleh virus HIV ?

a)

Sel CD 8

b)

Sel CD 4

c)

Sel limfosit

d)

Sel monosit

e)

Sel granulosit

48.

Seorang pasien Diabetes selama 5 tahun datang ingin melakukan pameriksaan karena beberapa kali merasakan nyeri dada terutama bila jalan jauh atau naik turun tangga. Dari hasil pemeriksaan CRP didapatkan hasil kurang dari 5mg/L. Apakah metode pemeriksaan yang lebih sensitif ?

a)

ASO

b)

HsCRP

c)

NS1 antigen

d)

CRP kuantiatif

e)

CRP kualitatif

49.

Seorang wanita usia 35 tahun datang dengan rujukan pemeriksaan HBsAg. Spesimen yang diambil ditambahkan dengan antibody fase padat dan antibody berlabel enzim sehingga terbentuk produk chromogen. Apakah metode deteksi antigen – antibody yang digunakan?

a)

EIA

b)

ELISA

c)

Indirect ELISA

d)

Competitive ELISA

e)

Double antibody sandwich ELISA

50.

Seorang pasien membawa rujukan untuk pemeriksaan Hepatitis . Dari hasil pemeriksaan didapatkan HBsAg positif, HbeAg positif dan IgM anti HBc negatif. Bagaimana interpretasi hasil pemeriksaan tersebut?

a)

Hepatitis B akut infeksius

b)

Hepatitis B kronis infeksius

c)

Hepatitis B akut non infeksius

d)

Hepatitis B kronis non infeksius

e)

Hepatitis C kronis non infeksius

51.

Seorang pria dewasa dengan rujukan HbsAg positif dan HbeAg positif datang untuk melakukan pemeriksaan IgM anti HBc. Apa yang dapat segera dilakukan apabila pada saat sampling, anda tertusuk jarum bekas pasien tersebut?

a)

Menghisap darah pada area tertusuk

b)

Melakukan bebat tekan pada area tertusuk

c)

Mencuci area tertusuk dengan sabun dan air mengalir

d)

Menekan area tertusuk untuk mengeluarkan darah

e)

Memberikan antiseptik pada area tertusuk

52.

Seorang pria dengan usia 30 tahun, BB 47 kg datang dengan demam serta batuk selama 1 bulan, berat badan menurun 5 kg dalam sebulan, membawa rujukan untuk pemeiksaan HIV. Pada pemeriksaan HIV1 rapid test didapatkan hasil invalid. Bagaimana pembacaan hasil invalid pada pemeriksaan tersebut?

a)

Terbentuk satu garis warna pada zona garis tes 1 dan satu garis wara pada zona garis tes 2

b)

Terbentuk satu garis warna pada zona garis kontrol

c)

Terbentuk satu garis warna pada zona garis tes 1 dan satu garis warna pada zona garis kontrol

d)

Terbentuk satu garis warna pada zona garis tes 2 dan satu garis warna pada zona garis kontrol

e)

Terbentuk satu garis warna pada zona garis tes 1, satu garis warna pada zona garis tes 2 dan satu garis warna pada zona garis kontrol

53.

Pada pasien dengan gejala panas tinggi, mengalami sakit perut, muntah, diare, kepala pusing, telah dilakukan test darah rutin dengan hasil jumlah limfosit normal dan test Widal positif pada beberapa jenis antigen. Jenis pemeriksaan apa lagi yang dapat digunakan oleh ATLM terhadap sampel dari pasien tesebut agar dapat menegakkan diagnose penyakit ?

a)

Pemeriksaan Tubex

b)

Pemeriksaan NS1

c)

Pemeriksaan kultur feces

d)

Pemeriksaan HbSag

e)

Pemeriksaan VDRL

54.

Seorang pasien anak laki-laki dengan 11 tahun datang dengan rujukan pemeriksaan Widal. Dari hasil pemeriksaan didapatkan agregat granuler dan halus. Apa metode reaksi pemeriksaan tersebut?

a)

EIA

b)

Flokulasi

c)

Presipitasi

d)

lisis imun

e)

Aglutinasi

55.

Tenaga laboratorium diminta oleh dokter untuk melakukan pemeriksaan pada pasien yang didiagnosa menderita Syphilis. Sebagai uji penyaring digunakan metode VDRL dengan hasil positif, sehingga perlu dilakukan uji konfirmasi dengan metode TPHA. Pada kasus tersebut alasan apakah yang paling tepat sehingga harus dilakukan uji konfirmasi?

a)

Metode VDRL kurang spesifik untuk menentukan diagnosa penyakit Syphilis

b)

Metode VDRL hanya sensitive bila titer reagin dalam serum tinggi

c)

Metode VDRL hanya spesifik untuk memantau keberhasilan pengobatan penyakit Syphilis

d)

Metode VDRL hanya sensitive terhadap antibody Treponema pallidum

e)

Metode VDRL tidak dapat dipedomani sebagai penentu diagnosa penyakit Syphilis

56.

Seorang tenaga laboratorium mengerjakan sampel serum rujukan dari laboratorium lain, serum dipipet 50 mikron kemudian diletakkan pada slide kertas berwarna putih dan ditambahkan antigen non Treponema Pallidum jika positif maka pasien diduga terinfeksi bakteri Treponema Palidum. Pemeriksaan apakah yang dikerjakan oleh analis tersebut?

a)

Test TPHA

b)

Test ASO

c)

Test RF

d)

Test CRP

e)

Test VDRL

57.

Seorang analis mengerjakan test flokulasi secara slide, serum pasien ditambah antigen non Treponema Pallidum, slide dirotator dengan kecepatan 100rpm selama 8 menit dibaca adanya flokulasi tepat 1-2 menit. Apakah yang terjadi jika pembacaan lebih dari 5 menit?

a)

Hasil positif palsu

b)

Hasil negative palsu

c)

Tidak ada flokulasi

d)

Tergantung jumlah antigen non Treponema Pallidum

e)

Tergantung jumlah antibody dalam serum pasien

58.

Pasien seorang perempuan dengan usia 50 tahun datang kepada dokter dengan keluhan sakit dipersendian jika digerakkan. Dokter kemudian menyarankan untuk pemeriksaan immunologi pasien tersebut untuk mengetahui adanya autoimun terhadap persendian pasien. Apakah pemeriksaan yang dimaksud oleh dokter?

a)

Test RF

b)

Test CRP

c)

Test ASO

d)

Test RPR

e)

Test HbsAg

59.

Seorang analis bekerja di suatu rumah sakit, datang pasien dengan membawa form permintaan pemeriksaan dari dokter, pemeriksaan yang diminta adalah RF. Fasilitas yang ada di rumah sakit untuk pemeriksaan tersebut berupa kit yang berisi antigen latek. Pemeriksaan yang akan dilakukan tujuannya adalah determinasi semikuantitatif adanya RF secara imunologis. Apakah dasar reaksi pemeriksaan digunakan untuk pembacaan hasil?

a)

ICT

b)

Flokulasi

c)

Hemaglutinasi

d)

Ikatan komplemen

e)

Aglutinasi

60.

Seorang ATLM melakukan test ASTO dari pasien yang mengalami faringitis dengan

metode aglutinasi latex, hasil peratama didapatkan negatif dan kedua positif. Apa yang

harus dilakukan oleh ATLM agar hasil pemeriksaanya dapat dipercaya?

a)

Melakukan sampling ulang

b)

Memeriksa kebersihan petak slide dan pengulangan uji

c)

Melakukan sentrifuge kembali sampel

d)

Memeriksa kekeruhan sampel

e)

Duplo pengujian