WorksheetsMemahami Isi Bacaan Pantan Terong yang Instagramable
Total questions: 35
Worksheet time: 18mins
Siapa yang mengajak tokoh utama untuk pergi ke Pantan Terong?
Ayah
Ibu
Paman
Teman
Pukul berapa rombongan tiba di Kota Takengon?
01.00 siang
08.00 malam
05.00 pagi
07.00 pagi
Mengapa tokoh utama harus tidur lebih awal?
Karena akan pulang ke Banda Aceh
Karena perjalanan sangat jauh
Karena akan berangkat pagi-pagi ke Pantan Terong
Karena tidak ada kegiatan malam hari
Apa yang membuat tokoh utama merasa deg-degan saat perjalanan ke Pantan Terong?
Takut kesiangan
Jalannya menanjak dan curam
Takut ketinggian
Mobil mogok
Apa yang dapat dilihat dari atas Pantan Terong?
Rumah Paman
Kota Banda Aceh
Danau Laut Tawar dan perbukitan
Pusat perbelanjaan
Mengapa rasa kantuk tokoh utama hilang sesampainya di Pantan Terong?
Karena kopi Gayo
Karena udara sangat dingin
Karena melihat pemandangan yang indah
Karena jalanan menegangkan
Apa yang dilakukan tokoh utama setelah matahari mulai tinggi?
Sarapan
Minum kopi
Swafoto
Tidur di mobil
Apa bentuk suvenir yang dibeli ibu sebelum pulang?
Gantungan kunci
Boneka tradisional
Lukisan Danau Laut Tawar
Kopi Gayo
Kalimat manakah yang menunjukkan penggunaan deskripsi visual dalam bacaan?
“Pukul 08.00 malam kami tiba di rumah Paman.”
“Warna itu kontras sekali dengan perbukitan yang hijau...”
“Kami tidur lelap malam itu.”
“Paman menyuruh kami bangun.”
Apa tujuan penulis menggunakan ungkapan seperti “Wow, jalanan kecil itu menanjak dan curam dengan tikungan-tikungan yang tajam!”?
Menunjukkan bahwa penulis bosan
Menyampaikan fakta secara datar
Membangun ketegangan dan emosi
Menjelaskan arah jalan
Ciri khas teks deskripsi tampak pada bagian berikut, kecuali:
a.
b.
c.
d.
Menggambarkan objek secara rinci
Menggunakan pancaindra
Menggunakan kalimat perintah
Menghadirkan suasana atau nuansa
Gaya bahasa yang digunakan dalam kalimat “Wah, aku jadi penasaran! Lain kali aku harus ke sini lagi.” termasuk jenis:
Kalimat berita
Kalimat imperatif
Ekspresi keinginan pribadi
Deskripsi tempat
Manakah kalimat yang menggunakan imajinasi perasaan?
“Kami tiba di rumah Paman pukul 08.00 malam.”
“Deg-degan sekali rasanya.”
“Kami memarkir mobil.”
“Pukul 01.00 siang kami berangkat.”
Kalimat “Danau Laut Tawar yang seperti berkilau diterpa sinar matahari pagi” menggambarkan:
Cita rasa kopi
Indahnya suasana pagi
Jalanan yang berbahaya
Suvenir khas Aceh
Mengapa teks ini termasuk teks deskripsi?
Karena hanya berisi pendapat penulis
Karena menggambarkan objek secara mendetail dan melibatkan pancaindra
Karena berisi cerita masa lalu
Karena menjelaskan proses pembuatan kopi
Dalam kalimat "Wow, jalanan kecil itu menanjak dan curam dengan tikungan-tikungan yang tajam!", kata konkret yang paling tepat menggambarkan kondisi jalan adalah...
Kecil
Tikungan
Curam
Tajam
Perhatikan kalimat berikut:
"Dari ketinggian 1.830 meter di atas permukaan laut, kami dapat melihat warna langit yang jingga terkena semburat sinar matahari di balik deretan gunung-gunung yang kokoh."
Ketinggian
Jingga
Semburat
Kokoh
Dalam paragraf keempat, penulis menggunakan beberapa kata konkret untuk menggambarkan suasana. Manakah di antara berikut ini yang BUKAN merupakan kata konkret yang menunjukkan suasana dalam paragraf tersebut?
Gelap
Sepi
Mendaki
Lihai
"Hanya dalam waktu 15 menit, kami sudah tiba di jalan mendaki ke arah puncak bukit."
Kata konkret yang menunjukkan arah dalam kalimat tersebut adalah...
Waktu
Tiba
Mendaki
Puncak
Perhatikan kalimat berikut:
"Wah, banyak sekali latar yang dapat dipilih untuk swafoto!"
Kata 'latar' dalam kalimat tersebut merujuk pada konsep yang lebih konkret, yaitu...
Pemandangan
Layar
Kamera
Pose
Dalam kalimat "Angin yang bertiup memainkan rambut dan berputar di sekeliling tubuh membuat kami ingin berswafoto lagi dan lagi", terdapat majas personifikasi. Mengapa penggunaan majas ini efektif dalam menggambarkan suasana?
Memberikan kesan hidup pada angin
Menjelaskan proses fotografi
Menggambarkan kecepatan angin
Menekankan pentingnya rambut dalam foto
Kalimat manakah yang mengandung majas personifikasi?
Kota Takengon masih gelap dan sepi saat kami berangkat pagi itu.
Hawa sejuk memeluk kami.
Kami dapat melihat warna langit yang jingga.
Matahari sudah makin tinggi, waktunya untuk swafoto.
"Warna itu kontras sekali dengan perbukitan yang hijau, perkebunan, lembah-lembah yang sangat cantik, dan Kota Takengon yang terlihat kecil dari sini."
Kalimat di atas merupakan contoh kalimat perincian. Apa tujuan penulis menggunakan kalimat perincian seperti ini?
Memperpanjang paragraf
Membingungkan pembaca
Memberikan gambaran detail tentang pemandangan
Menunjukkan keahlian dalam menulis
Dalam kalimat "Kata Paman, kalian juga dapat menikmati pelangi yang muncul setelah hujan", kata konkret yang menunjukkan fenomena alam adalah...
Kata
Menikmati
Pelangi
Hujan
"Apabila kalian berswafoto di sana, kalian akan mendapatkan latar lembah yang mengepung Kota Takengon di kejauhan."
Penggunaan kata 'mengepung' dalam kalimat ini merupakan contoh majas personifikasi. Apa efek yang ditimbulkan?
Membuat lembah terlihat berbahaya
Menggambarkan posisi lembah yang mengelilingi kota
Menunjukkan bahwa kota dalam bahaya
Menekankan keindahan lembah
Perhatikan kalimat berikut:
"Kalian dapat memilih berbagai varian minuman kopi, seperti espresso, cappuccino, mochacino, hingga latte."
Kalimat ini merupakan contoh kalimat perincian. Apa fungsi utama perincian dalam konteks ini?
Menunjukkan pengetahuan penulis tentang kopi
Memberikan informasi tentang pilihan minuman yang tersedia
Mempromosikan cafe tertentu
Membandingkan jenis-jenis kopi
"Sebelum pulang, ibuku membeli suvenir yang berbentuk kopi gayo. Katanya, kita harus membantu perajin lokal."
Berdasarkan kalimat di atas, mengapa penulis menyebutkan tentang membantu perajin lokal?
Untuk mempromosikan produk tertentu
Untuk menunjukkan kepedulian terhadap ekonomi lokal
Untuk memamerkan kemampuan membeli suvenir
Untuk menjelaskan bentuk kopi gayo
"Deg-degan sekali rasanya. Untung Paman lihai mengendarai mobil."
Penggunaan kata 'deg-degan' dan 'lihai' dalam konteks ini bertujuan untuk...
Menggambarkan ketegangan dan keterampilan
Menunjukkan ketakutan penulis
Memuji kemampuan paman
Menjelaskan kondisi jalan
"Angin yang bertiup memainkan rambut dan berputar di sekeliling tubuh membuat kami ingin berswafoto lagi dan lagi."
Mengapa penulis menggunakan majas personifikasi dalam kalimat ini?
Untuk menggambarkan kekuatan angin
Untuk menciptakan suasana yang romantis
Untuk menjelaskan proses fotografi
Untuk menggambarkan interaksi antara alam dan manusia
Dalam kalimat "Wah, aku jadi penasaran! Lain kali aku harus ke sini lagi.", kata 'penasaran' menunjukkan...
Ketidakpuasan penulis
Keinginan untuk mengeksplorasi lebih lanjut
Kekecewaan terhadap perjalanan
Ketidakpercayaan terhadap cerita paman
Dalam kalimat "Danau Laut Tawar yang seperti berkilau diterpa sinar matahari pagi", penggunaan kata 'berkilau' dan 'diterpa' bertujuan untuk...
Menggambarkan warna air danau
Menjelaskan proses fotosintesis
Menciptakan kesan visual yang dramatis
Menunjukkan waktu pengamatan
"Segera berwisata ke Aceh dan menikmati kecantikan Pantan Terong, ya!"
Penggunaan kata 'kecantikan' untuk mendeskripsikan Pantan Terong merupakan contoh...
Kata konkret
Majas personifikasi
Kalimat persuasif
Majas hiperbola
Perhatikan kalimat berikut:
"Makin siang makin banyak pengunjung berdatangan."
Kalimat ini menunjukkan...
Perubahan waktu
Peningkatan popularitas tempat wisata
Ketidaknyamanan penulis
Kepadatan lalu lintas
"Hanya mobil berkondisi prima yang bisa memanjat jalanan securam ini."
Penggunaan kata 'memanjat' untuk mendeskripsikan pergerakan mobil merupakan contoh...
Kata konkret
Majas personifikasi
Kalimat perincian
Majas simile
Perhatikan kalimat berikut: "Warna itu kontras sekali dengan perbukitan yang hijau, perkebunan, lembah-lembah yang sangat cantik, dan Kota Takengon yang terlihat kecil dari sini." Kalimat di atas menggunakan teknik penulisan yang efektif untuk menggambarkan pemandangan. Teknik apakah yang digunakan?
Personifikasi
Simile
Perincian
Hiperbola
