wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN SOAL UKOM KESPRO REMAJA

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Seorang remaja perempuan, umur 17 tahun, datang ke BPM dengan keluhan haidnya su- dah lebih dari 10 hari. Hasil anamnesis: ganti pembalut 3 kali perhari, tidak ada nyeri. Ha- sil pemeriksaan: TB 150 cm, BB 55 Kg, TD 110/70 mmHg, N 86x/menit, P 20x/menit, S 36,5 C, benjolan payudara (-), abdomen tidak teraba massa dan benjolan. Diagnosa apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Amenorhea

b)

Hipermenorhea

c)

Hipomenorhea

d)

Oligomenorhea

e)

Polimenorhea

2.

Seorang remaja perempuan, umur 17 tahun, datang ke BPM dengan keluhan haidnya lebih dari 15 hari. Hasil anamnesis: ganti pembalut 3 kali perhari, darah bergumpal. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg , N 86x/menit, P 20x/menit, S 36,5 C, TB 150 cm, BB 55 kg, pembesaran payudara normal, palpasi abdomen tidak ditemukan massa. Diagnosa apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut ?

a)

Melakukan konseling gizi

b)

Memberikan edukasi personal hygiene

c)

Memberikan suplemen penambah darah

d)

Melakukan konsultasi dengan dokter SpOG

e)

Mengecek ulang keluhan pada siklus menstruasi berikutnya

3.

Seorang remaja perempuan, umur 17 tahun, datang ke BPM dengan keluhan haidnya su dah lebih dari 10 hari. Hasil anamnesis: ganti pembalut 3 kali perhari, tidak ada nyeri. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 80 x/ menit, P 20 x/menit, 36,5 C. Remaja tersebut menolak bidan saat ingin melakukan palpasi abdomen dan inspeksi terhadap darah yang keluar. Rencana asuhan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Meminta dukungan keluarga pasien

b)

Memberi pengertian tujuan pemeriksaan

c)

Melakukan kolaborasi dengan tenaga kesehatan lain

d)

Merujuk pasien ke fasilitas pelayanan yang lebih lengkap

e)

Meminta keterangan tertulis terkait peno- lakan pemeriksaan

4.

Seorang remaja perempuan, umur 19 tahun, datang ke BPM dengan keluhan haid da- lam sebulan ini sudah berlangsung dua kali. Hasil anamnesis: ganti pembalut 3 kali per- hari,. Hasil pemeriksaan: TB 150 cm, BB 55 kg, TD 110/70 mmHg, N 86x/menit, P 20x/ menit, S 36,50C, pembesaran payudara nor- mal, benjolan payudara (-), abdomen tidak teraba massa. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Amenorhea

b)

Hipermenorhea

c)

Hipomenorhea

d)

Oligomenorhea

e)

Polimenorhea

5.

Seorang remaja perempuan, umur 14 tahun, datang ke BPM dengan keluhan belum pernah mengalami haid. Hasil anamnesis: sakit daerah perut setiap bulan. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 86x/menit, P 20x/menit, S 36,5 0C, TB 145 cm, BB 50 Kg, palpasi abdomen tidak ditemukan massa, inspeksi tampak lubang vagina dengan hymen kebiruan dan menonjol keluar. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Amenorhea

b)

Aplasia vagina

c)

Atresia vagina

d)

Hematometra

e)

Hymen Imperporata

6.

Seorang remaja perempuan, umur 14 tahun, datang ke BPM dengan keluhan belum pernah mengalami haid. Hasil anamnesis: sakit daerah perut setiap bulan. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 86x/menit, P 20x/menit, S 36,5 C, TB 145 cm, BB 50 Kg, pembesaran payudara normal. palpasi abdomen tidak ditemukan massa, inspeksi vulva dan vagina tampak lubang vagina dengan hymen kebiru-biruan dan menonjol keluar. Tindakan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Insisi hymen

b)

Konseling gizi

c)

Kolaborasi dengan dokter SpOG

d)

Edukasi personal hygiene

e)

Pemberian suplemen penambah darah

7.

Seorang bidan koordinator puskesmas sedang membuat perencanaan penyuluhan kesehatan reproduksi remaja di sebuah SMP di wilayah binaan puskesmas. Dalam survey pendahu- luan didapatkan informasi bahwa sebagian besar siswi SMP tersebut sudah mengalami menstruasi. Hasil pemeriksaan kesehatan di SMP tersebut sekitar 30 persen remaja putri mengalami anemia. Informasi apakah yang paling prioritas diber- ikan pada kasus tersebut?

a)

Pola istirahat

b)

Personal hygiene

c)

Kebutuhan olah raga

d)

Kesehatan reproduksi

e)

Kebutuhan nutrisi

8.

Seorang remaja perempuan, umur 17 tahun, datang ke BPM dengan keluhan nyeri haid pada 1-2 hari pertama. Hasil anamnesis: darah haid banyak, ganti pembalut 3 kali perhari. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 88 x/menit, abdomen tidak teraba massa. Tindakan apakah yang paling tepat sesuai kasus tersebut?

a)

Memberikan analgetik

b)

Menganjurkan olahraga ringan

c)

Menjelaskan fisiologi terjadinya nyeri

d)

Melakukan kolaborasi dengan tenaga kesehatan lain

e)

Merujuk pasien ke fasilitas pelayanan yang lebih lengkap

9.

Seorang anak perempuan, umur 13 tahun, datang ke BPM diantar ibunya dengan keluhan nyeri perut. Hasil anamnesis: ibu merasa khawatir karena anak tidak bisa sekolah dan selalu terjadi setiap siklus menstruasi, darah yang keluar bergumpal dan banyak. Hasil pe- meriksaan: TD 90/60 mmHg, N 86x/menit, P 20x/menit, S 36,50C, tidak ada massa pada abdomen dan nyeri tekan. Tanda apakah yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut?

a)

Menarche

b)

Dismenore

c)

Gangguan haid

d)

Nyeri saat ovulasi

e)

Pre menstrual syndrome

10.

Seorang perempuan, umur 15 tahun, datang ke Puskesmas diantar ibunya dengan keluhan haid banyak dan sering. Hasil anamnesis: siklus haid teratur sejak 2 bulan terakhir. Hasil pemeriksaan: TD 100/60 mmHg, N 80 x/ menit, S 36,5°C, abdomen tidak teraba massa, tampak darah keluar dari kemaluan. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Menoragia

b)

Metroragia

c)

Polimenore

d)

Hipermenore

e)

Menometroragia

11.

Seorang perempuan, umur 24 tahun, datang ke BPM untuk konsultasi kehamilan. Hasil anamnesis: baru menikah 2 bulan tapi belum ada tanda kehamilan, siklus haid 37 hari, tinggal serumah dengan suami, melakukan hubungan intim setiap hari. Hasil pemeriksaan: KU baik, BB 75 kg, TB 150 cm, TD 110/70 mmHg, N 80x/menit, P 20x/menit, S 36,5 C, abdomen tidak teraba massa. Konseling apa yang paling tepat dilberikan pada kasus tersebut?

a)

Rujuk ke konsultan perkawinan

b)

Rujuk ke dokter obgin fertilitas

c)

Pengaturan pola seksual

d)

Olahraga teratur

e)

Diet nutrisi

12.

Nn. S umur 19 tahun datang ke tempat bidan untuk periksa. KU pucat dan perut membesar dengan TFU 3 jari dibawah pusat serta teraba lunak dengan balotemen negatif. Hasil anamnesa Nn. S belum pernah menstruasi, setiap bulan merasakan nyeri siklik ± 5 hari. Menurut saudara Nn. S menderita ….

a)

Amenore

b)

Dismenorhoe

c)

Hypomenore

d)

Kryptomenorhoe

13.

Perut Nn. S membesar disebabkan ….

a)

Adanya cairan dirongga perut

b)

Tertumpuknya darah di uterus

c)

Adanya tumor jinak

d)

Adanya tumor jinak di otot

14.

Himen Nn. S yang menonjol bewarna hitam kebiruan disebut ….

a)

Haematokolpos

b)

Hemato metra

c)

Haemato salping

d)

Hemato vulva

15.

Keadaan Nn. S dapat menyebabkan ….

a)

Gangguan eliminsi

b)

Gangguan pernapasan

c)

Gangguan sirkulasi darah

d)

Gangguan pencernaan

16.

Tindakan medis untuk mengatasi Nn. S adalah ….

a)

Hymenektomi

b)

Ekterpasi hymen

c)

Insisi hymen

d)

Radiasi hymen

17.

Nn. A umur 35 tahun datang ke BPS ingin periksa payudara sebelah kiri terdapat benjolan yang semakin lama semakin membesar, sulit digerakkan, terasa sakit. Berdasarkan data di atas, kemungkinan Nn. A menderita ….

a)

Kanker payudara

b)

Fibro adeno mammae

c)

Kista sarcoma filodes

d)

Engorgement

18.

Tindakan yang boleh dilakukan oleh bidan sesuai dengan kewenangannya adalah ….

a)

Rujuk ke RS

b)

Bedrest

c)

Mammografi

d)

Kemoterapi

19.

Penyakit Nn. A termasuk golongan penyakit ….

a)

Akut

b)

benigna

c)

Menular

d)

Herediter

20.

Untuk melengkapi data dalam menegakkan diagnose, perlu anamneses tentang adanya penyakit yang sama diderita oleh ….

a)

Teman akrabnya

b)

Nenek dari ayah

c)

Ibu atau nenek dari pihak ibu

d)

Saudara sepupu ayah

21.

Predisposisi timbulnya penyakit pada kasus Nn. A adalah ….

a)

Usia

b)

Tidak menikah

c)

Tidak hamil dan tidak menyusui

d)

Sering melakukan manipulasi payudara

22.

Seorang perempuan, umur 20 tahun, datang ke klinik dengan keluhan nyeri payudara yang semakin parah menjelang menstruasi. Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan adanya benjolan yang lunak dan bergerak. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Kista payudara

b)

Kanker payudara

c)

Infeksi payudara

d)

Fibroadenoma Mammae

23.

Nn. R, umur 22 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan siklus haid yang tidak teratur dan perdarahan yang banyak. Hasil pemeriksaan menunjukkan anemia. Tindakan apa yang paling tepat untuk dilakukan pada kasus ini?

a)

Menganjurkan diet seimbang

b)

Memberikan kontrasepsi hormonal

c)

Rujuk ke dokter spesialis

d)

Memberikan suplemen zat besi

24.

Seorang remaja perempuan, umur 18 tahun, datang ke klinik dengan keluhan haid yang berlangsung lebih dari 10 hari. Hasil anamnesis: darah yang keluar banyak dan bergumpal. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 90 x/menit, P 20 x/menit, S 36,5°C, abdomen tidak teraba massa. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus ini?

a)

Hipermenore

b)

Oligomenore

c)

Menoragia

d)

Polimenore

25.

Seorang remaja perempuan, umur 15 tahun, datang ke BPM dengan keluhan haid yang tidak teratur dan sering mengalami nyeri perut. Hasil anamnesis: ganti pembalut 4 kali perhari, nyeri saat haid. Hasil pemeriksaan: TD 100/70 mmHg, N 80 x/menit, P 20 x/menit, S 36,5°C, abdomen tidak teraba massa. Tindakan apa yang paling tepat untuk menangani keluhan ini?

a)

Memberikan analgetik

b)

Menganjurkan diet seimbang

c)

Melakukan pemeriksaan lebih lanjut

d)

Memberikan edukasi tentang siklus menstruasi