wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Akhir Semester Farmasi

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Petugas TTK menyerahkan paket obat kepada Perawat anastesi, kemudian memberikan obat yang salah Buvanest Spinal dengan Asam traneksamat sehingga mengakibatkan pasien meninggal dunia, hal ini termasuk dalam insiden?

a)

Kejadian Potensial Cedera

b)

Kejadian Tidak Diharapkan

c)

Kejadian Sentinel

d)

Kejadian Nyaris Cedera

e)

Kejadian yang tidak diprediksi

2.

Seorang TTK mendapat laporan bahwa pasien A masih mengeluh nyeri perut dan sudah meminum analgesik yang diberikan tapi nyeri tidak kunjung hilang sehingga pasien tidak bisa tidur, kemudian TTK konsul ke dokter via telepon, hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam Komunikasi yang efektif. Kecuali?

a)

Petugas Farmasi langsung memberikan obat tanpa sepengetahuan dokter

b)

Saran dokter ditulis lengkap baik secara lisan kemudian mengikuti saran dokter

c)

Mengulang kembali saran dokter, untuk menyakinkan apa permintaan dokter

d)

Dokumentasi hari, jam telepon dan advice dalam rekam medis

3.

Menanyakan nama pasien, usia pasien, alamat dan nomor telpon pasien termasuk manajemen patient safety?

a)

Tepat obat, tepat indikasi

b)

Waspada Efek Samping obat

c)

Pencegahan alergi Obat

d)

Komunikasi efektif

e)

Identifikasi pasien

4.

Petugas TTK melaksanakan wawancara assessment terhadap pasien meliputi riwayat penyakit, dan gejala penyakit yang dirasakan pasien, serta menanyakan riwayat alergi terhadap obat yang pernah dirasakan oleh pasien termasuk dalam manajemen patient safety?

a)

Komunikasi efektif

b)

Pencegahan alergi Obat

c)

Tepat obat, tepat indikasi

d)

Waspada Efek Samping obat

e)

Identifikasi pasien

5.

Melakukan pengecekan kembali obat yang dituliskan oleh dokter dalam Resep merupakan manajemen patient safety?

a)

Pencegahan alergi Obat

b)

Waspada Efek Samping obat

c)

Identifikasi pasien

d)

Rasionalitas obat

e)

Komunikasi efektif

6.

Seorang Pasien Tn.X datang ke Depo obat di RS kemudian menyerahkan resep dari dokter kepada petugas Apotek, di Resep tertulis salah satu sedian obat untuk dirinya adalah Sanmol Drop signa "jika perlu", namun dikarenakan petugas TTK merasa curiga dengan jenis sedian obat yang ditulis dokter untuk Tn.X, TTK mengganti obat Sanmol drop dengan tablet Paracetamol, kerena bentuk drop sebaiknya digunakan hanya untuk bayi atau anak, hal tersebut memungkinkan terjadinya medication error tipe?

a)

Wrong Doses Form

b)

Improper doses/Quantity

c)

Extra dose

d)

Omission error

e)

Wrong dose preparation method

7.

Ny.Ani seorang pasien lansia yang dirawat di salah satu RS, dia meminta untuk meminum salah satu obat saat itu kepada petugas Farmasi yang sedang melakukan visit di ruangan, padahal obat yang dimaksud harus diminum 8 jam kemudian, dikarenakan petugas tidak mengetahuinya dan mempersilahkan Ny.Ani meminum obat tersebut, Hal ini termasuk tipe medication error?

a)

Wrong dose preparation method

b)

Wrong Administration Technique

c)

Improper doses/Quantity

d)

Wrong Doses Form

e)

Wrong time

8.

Petugas TTK di Depo Obat rawat jalan mendapatkan keluhan dari pasien terkait efektivitas obat yang dia dapatkan, obat tidak menyembuhkan sakit yang pasien derita, pasien menyampaikan dia termasuk pekerja berat yang tidak sempat mengkonsumsi obat sesuai dengan aturan pakai yang seharusnya, faktor apakah yang berkontribusi dalam medication error tersebut?

a)

Edukasi

b)

Komunikasi

c)

Kondisi lingkungan

d)

Gangguan

e)

Beban kerja

9.

Sebuah RS swasta di pulau Jawa telah menerapkan sistem penulisan resep dan pelayanan obat tanpa tulis tangan, mereka menggunakan komputer sebagai alat komunikasi antara dokter dengan petugas farmasi di depo obat, hal ini merupakan upaya untuk memperkecil jumlah kejadian medication error dengan pendekatan?

a)

Standarisasi prosedur

b)

Komputerisasi secara otomatis

c)

Pendidikan dan informasi

d)

Sistem kontrol

e)

Peraturan dan kebijakan

10.

Seorang pasien dirujuk ke RS dikarenakan mengalami demam dan merasa sakit disebagian tubuh, dokter di Poli meresepkan obat Ibuprofen untuk mengatasi keluhan pasien tersebut, setelah pasien pulang dan mengkonsumsi obat Ibuprofen, pasien mengalami sesak nafas dan mengeluhkan sakit yang sangat dibagian dada, termasuk tipe permasalahan obat/DRP apakah kasus tersebut?

a)

Interaksi obat

b)

Indikasi yang tidak diobati

c)

Overdosis

d)

Ada obat namun indikasi tidak ada

e)

Kesalahan menyeleksi obat

11.

Dalam pelaporan kejadian medication error di RS, petugas farmasi melakukan penilaian berdasarkan skala prioritas bands risiko yakni harus dilakukan investigasi secara komprehensif/RCA dengan Bands KUNING yang artinya?

a)

Rendah

b)

Sedang

c)

Sangat Tinggi

d)

Sangat Rendah

e)

Tinggi

12.

Seorang pasien mengeluh nyeri dada sejak kemarin. Kemudian, pasien berobat ke poli penyakit jantung dan mendapatkan resep berupa ISDN tablet SL. Bagaimana informasi cara pemakaian obat tersebut?

a)

Obat tidak boleh diminum bersama obat lain

b)

Obat diminum sebelum makan

c)

Obat dikunyah

d)

Obat diminum setelah makan

e)

Obat diletakkan di bawah lidah

13.

Ny. A datang ke Apotek "S", kemudian menyerahkan resep dokter untuk anaknya. Obat yang tertulis di dalam resep adalah amoxycillin dalam bentuk sirup kering. Petugas TTK menyerahkan obat dengan memberikan informasi secukupnya. Informasi apa yang disampaikan oleh petugas TTK pada kasus tersebut?

a)

Obat harus disimpan pada suhu dingin

b)

Obat diencerkan terlebih dahulu dengan air sampai batas tanda di botol

c)

Obat langsung diminumkan pada pasien

d)

Obat diencerkan setiap mau minum di dalam sendok takarnya

e)

Obat tidak perlu diminum sampai habis

14.

Ibu Amira datang ke apotek untuk menebus resep yang berisi pil KB yang digunakan untuk 1 bulan. Oleh dokter, ibu Amira menerima informasi bahwa penggunaan obat tersebut digunakan rutin tiap hari 1 tablet dimulai dari tablet plasebo pada saat menstruasi selanjutnya mengikuti hari berikutnya. Apa yang harus dilakukan ibu Amira jika lupa minum tablet setelah 24 jam?

a)

Segera minum tablet ketika ingat, jadi pada hari berikutnya minum 2 tablet

b)

Tablet pada hari yang lupa tidak diminum dan dilanjutkan hari berikutnya dengan resiko tidak ada proteksi selama 3 hari ke depan

c)

Tablet pada hari yang lupa tidak diminum dan dilanjutkan hari berikutnya dengan resiko tidak ada proteksi selama 1 minggu ke depan

d)

Tablet pada hari yang lupa tidak diminum dan dilanjutkan hari berikutnya tanpa ada resiko

e)

Tablet pada hari yang lupa tidak diminum dan dilanjutkan hari berikutnya dengan resiko tidak ada proteksi selama 1 bulan ke depan

15.

Kegiatan pemantauan setiap respons terhadap obat yang tidak dikehendaki (ROTD) yang terjadi pada dosis lazim yang digunakan pada manusia untuk tujuan profilaksis, diagnosa, dan terapi adalah?

a)

PIO

b)

EPO

c)

MESO

d)

ESO

16.

Seorang pasien yang menanyakan kembali di antara obat yang diberikan padanya mana yang harus diminum terlebih dahulu sebelum makan, karena petugas sebelumnya yang memberikan obat menyampaikan dengan cepat sehingga pasien lupa. Obat yang diterimanya antara lain amoxicillin, domperidon, ranitidin, vitamin B kompleks, CTM. Di antara obat yang diberikan pada pasien, manakah obat yang harus diminum setengah jam sebelum makan?

a)

Ranitidin

b)

CTM

c)

Domperidon

d)

Vitamin B kompleks

e)

Amoxicillin

17.

Seorang ibu datang ke apotek ingin menebus resep yang berisi bisacodil suppositoria. Sebanyak 3 buah. Tenaga teknik kefarmasian yang sedang bertugas memberikan informasi terkait obat tersebut. Informasi apakah yang disampaikan oleh TTK terkait khasiat obat tersebut?

a)

Analgesik

b)

Laksansia

c)

Antasida

d)

Antidiare

e)

Antihistamin

18.

Seorang ibu membawa resep ke apotek untuk ditebus, setelah dilakukan skrining oleh petugas didapatkan keterangan pada resep tertulis iter 2x, obat terdiri dari salbutamol, prednison, dan ambroksol. Obat dibuat dalam sediaan kapsul kering sejumlah 12. Berapa kapsul jumlah total kapsul yang akan diterima pasien?

a)

27

b)

45

c)

36

d)

9

e)

18

19.

Tn. Y berusia 50 tahun, datang ke apotek dengan mengeluh penyakit wasirnya kambuh. Beliau merasakan sakit dan itu sangat mengganggu aktivitasnya. Petugas TTK kemudian mengambilkan obat ultraproct supp. Pada saat pemberian, petugas TTK memberikan secukupnya. Informasi apa yang bisa disampaikan oleh petugas TTK kaitannya dengan obat tersebut?

a)

Digunakan melalui dubur dan disimpan di almari pendingin

b)

Digunakan dengan cara diminum dan disimpan disuhu ruang

c)

Digunakan melalui dubur dan disimpan di almari narkotik

d)

Digunakan melalui dubur dan disimpan disuhu ruang

e)

Digunakan dengan cara diminum dan disimpan di almari pendingin

20.

Terdapat publikasi di media terkait penggunaan Ivermectin yang menunjukkan potensi efek penyembuhan terhadap COVID-19. Akan tetapi, publikasi tersebut tidak cukup untuk digunakan sebagai bukti khasiat Ivermectin untuk COVID-19 karena banyak faktor lain yang juga dapat berpengaruh pada kesembuhan pasien, selain yang diduga merupakan efek dari Ivermectin, yang tidak dilaporkan. Oleh karena itu, masih perlu adanya pembuktian khasiat Ivermectin melalui uji klinik. Obat Ivermectin kaplet 12 mg terdaftar di Indonesia untuk indikasi penyakit?

a)

Cacingan

b)

Covid-19

c)

Hipertensi

d)

Infeksi Bakteri

e)

Infeksi Virus

21.

Seorang TTK di apotek sedang menata perbekalan farmasi di Gudang. Berdasarkan rekap buku penerimaan dari faktur obat, diperoleh data sebagai berikut: Amoxyclave 500 mg sebanyak 5 box dengan data sebagai berikut: Exp.date Juli 2023 sebanyak 2 box diterima tanggal 10 September 2021 dan Maret 2024 sebanyak 2 box diterima tanggal 12 Maret 2022 serta Agustus 2023 sebanyak 1 box diterima tanggal 20 April 2022. Bagaimanakah sistem penyimpanan yang tepat, jika petugas TTK tersebut mengurutkan berdasarkan tanggal bulan dan tahun penerimaan?

a)

FIFO

b)

High Alert

c)

FEFO

d)

LASA

e)

Emergency kit

22.

RSUD di Kalimantan Selatan melakukan perencanaan penyediaan perbekalan farmasi menggunakan metode konsumsi, berdasarkan analisis kebutuhan yang dilakukan dengan anggaran yang tersedia sedikit, RSUD tersebut melakukan perencanaan menggunakan rumus ABC (Always, Better, Control). Persediaan yang jumlah uang pertahunnya tinggi (80%-90%), tetapi biasanya volumenya (5-10%) pada kelompok ABC adalah?

a)

Vital

b)

Control

c)

Better

d)

Essensial

e)

Always

23.

Metode yang perencanaan sediaan farmasi dan perbekalan dalam memproyeksikan kebutuhan yang akan datang berdasarkan analisa data obat tahun sebelumnya disebut?

a)

VEN

b)

ABC

c)

Kombinasi

d)

Konsumsi

e)

Epidemiologi

24.

Pendistribusian sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan berdasarkan Resep yang disiapkan dalam unit dosis tunggal atau ganda, untuk penggunaan satu kali dosis/pasien disebut?

a)

Floor Stock

b)

ODD

c)

IP

d)

Kombinasi

e)

UDD

25.

RSUD di Kalimantan Selatan melakukan perencanaan penyediaan perbekalan farmasi, berdasarkan analisis kebutuhan yang dilakukan dengan anggaran yang tersedia sedikit, RSUD tersebut melakukan perencanaan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan dengan menggunakan data pasien, waktu tunggu pasien (lead time), kejadian penyakit yang umum, dan pola perawatan standar dari penyakit yang ada, disebut sebagai metode perencanaan?

a)

Gabungan

b)

VEN

c)

Epidemiologi

d)

ABC

e)

Konsumsi

26.

Berdasarkan Permenkes No. 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Farmasi di RS, salah satu fungsi pelayanan farmasi berupa Pelayanan langsung yang diberikan kepada pasien dalam rangka meningkatkan outcome terapi dan meminimalkan risiko terjadinya efek samping karena obat disebut pelayanan?

a)

Farmasi Industri

b)

Farmasi Terapan

c)

Farmasi Komunitas

d)

Pengelolaan Perbekalan Farmasi

e)

Farmasi Klinis

27.

RS memiliki instalasi yang independen dengan fasilitas untuk menerima, mendesinfeksi, membersihkan, mengemas, mensterilkan, menyimpan, dan mendistribusikan alat-alat (baik yang dapat dipakai berulang kali dan alat sekali pakai), sesuai dengan standar prosedur disebut?

a)

Instalasi Produksi Sedian farmasi

b)

CSSD

c)

Instalasi Bahan Medis

d)

Instalasi Farmasi

e)

Instalasi Laboratorium Klinis

28.

Pelayanan farmasi di RS harus menjamin mutu pelayanan yang baik, agar terhindar dari resiko kejadian pengobatan yang merugikan bagi pasien. Peraturan pemerintah yang menjelaskan tentang standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit adalah?

a)

UU Kesehatan No.36 Tahun 2014

b)

Permenkes No.72 Tahun 2016

c)

Permenkes No.73 Tahun 2016

d)

Permenkes No.74 Tahun 2016

e)

PP No. 51 Tahun 2009

29.

IFRS berperan sangat sentral terhadap pelayanan di rumah sakit terutama pengelolaan dan pengendalian?

a)

Makan bergizi di RS

b)

Sedian Farmasi

c)

Perbekalan Kesehatan

d)

Sediaan Farmasi dan Perbekalan Kesehatan

e)

Produksi Bahan Medis Habis Pakai

30.

Penentuan kriteria pemilihan Obat untuk masuk ke dalam Formularium Rumah Sakit diantaranya adalah?

a)

Mengutamakan obat dengan harga yang relatif lebih murah

b)

Mengutamakan pemilihan obat paten

c)

Memiliki rasio manfaat-risiko yang menguntungkan keluarga penderita

d)

Memiliki rasio manfaat-risiko yang menguntungkan penderita

e)

Harga obat serendah mungkin

31.

Seorang pasien datang ke apotek dengan resep obat yang mengandung parasetamol, ibuprofen, dan cetirizine. Petugas TTK memberikan informasi bahwa obat-obat tersebut sebaiknya diminum setelah makan untuk mengurangi risiko iritasi lambung. Apakah informasi yang tepat terkait cara konsumsi obat tersebut?

a)

Obat diminum bersamaan dengan makan

b)

Obat diminum saat perut kosong

c)

Obat diminum sebelum tidur

d)

Obat diminum sebelum makan

e)

Obat diminum setelah makan

32.

Bagaimana cara penggunaan obat parasetamol yang benar?

a)

Obat diminum saat perut kosong

b)

Obat diminum bersamaan dengan makan

c)

Obat diminum setelah makan

d)

Obat diminum sebelum tidur

e)

Obat diminum sebelum makan

33.

Apakah informasi yang tepat terkait penggunaan antasida?

a)

Antasida diminum sebelum makan

b)

Antasida diminum saat perut kosong

c)

Antasida diminum bersamaan dengan antibiotik

d)

Antasida diminum sebelum antibiotik

e)

Antasida diminum setelah antibiotik

34.

Siapakah yang dapat memberikan konseling obat?

a)

Apoteker

b)

Perawat

c)

Bidan

d)

Tenaga Vokasi Farmasi

e)

Dokter

35.

Berikut ini kegiatan pengkajian resep meliputi?

a)

Penyiapan sediaan farmasi atau alkes

b)

Pemeriksaan ketersediaan obat atau alkes

c)

Penerimaan resep

d)

Penerimaan obat

e)

Skrining administrasi, kesesuaian farmasetik dan pertimbangan klinis

36.

Jika pasien mengalami sesak napas setelah mengonsumsi obat yang tidak sesuai indikasi, petugas farmasi harus segera mengidentifikasi masalah dengan cara?

a)

Mengubah dosis obat yang diberikan

b)

Menilai interaksi obat dan efek samping

c)

Melakukan konsultasi dengan dokter

d)

Memberikan obat pengurang sesak napas

e)

Menghentikan penggunaan obat dan mengganti dengan alternatif

37.

Dalam manajemen farmasi rumah sakit, kebijakan pemilihan obat yang efektif berfokus pada?

a)

Pengurangan biaya obat

b)

Pemilihan obat generik saja

c)

Memastikan keseimbangan antara manfaat dan risiko

d)

Pembelian obat secara massal

e)

Pembatasan pilihan obat berdasarkan formulary

38.

Manajemen pengadaan dan distribusi sediaan farmasi yang memperhatikan daya tahan dan distribusi sesuai dengan kebutuhan pasien adalah konsep dasar dari sistem?

a)

Just in Time

b)

FIFO

c)

FEFO

d)

Emergency kit

e)

Systematic procurement

39.

Sistem distribusi yang sangat dianjurkan untuk pasien rawat inap mengingat dengan sistem ini tingkat kesalahan pemberian obat dapat diminimalkan adalah?

a)

Kombinasi

b)

Sistem peresepan perseorangan

c)

Floor stock

d)

UDD

e)

Sistem kontrol

40.

Terkait dengan pengelolaan obat di rumah sakit, kebijakan pengawasan kualitas farmasi diimplementasikan melalui?

a)

Kontrol administratif

b)

Monitoring dan evaluasi secara rutin

c)

Penggunaan teknologi otomatis

d)

Pemeriksaan ulang setiap dosis

e)

Semua jawaban benar