NEW
Font size
WorksheetsMock Test RMO II
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
Seorang laki-laki 40 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mudah lelah dan sesak, terkadang kaki juga bengkak. Pasien riwayat hipertensi sejak 20 tahun yang lalu. Tekanan darah 140/80 mmHg, nadi 95 kali/menit, laju napas 18 kali/menit, suhu afebris. Dari pemeriksaan fisik didapatkan murmur holosistolik di linea parasternal kiri ICS 4. Apa kondisi yang mendasari kasus di atas?
Aorta stenosis
Pulmonal regurgitasi
Mitral regurgitasi
Trikuspid regurgitasi
Triskuspid stenosis
Seorang wanita usia 45 tahun datang ke IGD rumah sakit mengeluh kaki kanannya bengkak mendadak sejak kemarin sore disertai nyeri hebat, dan kemerahan. Seminggu yang lalu pasien mengalami KLL dan patah tulang paha kanan dan sudah dilakukan operasi. Riwayat penyakit lain disangkal. Pada pemeriksaan fisik ditemukan kaki kanan edema, hiperemis, dan tanda vital dalam batas normal. Pulsasi arteri poplitea dan anterior tibialis masih baik, Homan’s sign (+). Pemeriksaan penunjang gold standard apa yang dapat dilakukan oleh dokter pada kasus tersebut?
Creatinin kinase
Ekokardiografi
D-dimer
Clotting time dan bleeding time
CT angiografi
Perempuan 18 tahun dibawa ibunya dengan keluhan demam 1 minggu terakhir disertai nyeri persendian. Pasien sebelumnya menderita batuk pilek namun hanya beli obat warung saja. Dari pemeriksaan fisik ditemukan bercak kemerahan di perut, dada dan kaki pasien. Dari auskultasi tidak terdengar bising jantung. Nyeri dada disangkal. Tanda vital yang abnormal suhu 38,5 C. Hasil lab darah lengkap didapatkan leukositosis dan peningkatan LED, ASTO 250 IU. Dokter memutuskan untuk melakukan EKG. Apa temuan yang mungkin didapatkan dari hasil EKG?
QRS kompleks melebar
Tall-T
Interval PR memanjang
Interval QT memanjang
ST depresi di sandapan lateral
Seorang pria usia 67 tahun, datang ke Puskesmas dengan keluhan sesak napas yang memberat sejak 3 bulan lalu. Sesak napas dirasakan saat beraktivitas maupun beristirahat. Pasien hanya bisa tidur bila diganjal dengan 3 bantal, namun sering terbangun lagi karena batuk-batuk. Pasien memiliki riwayat hipertensi sejak 20 tahun yang lalu dan tidak rutin minum obat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 170/100, HR 102, RR 28, T 36,8, didapatkan JVP meningkat, kardiomegali (+), rhonkhi basah basal pada kedua paru, S3 gallop, dan edema tungkai bilateral. Hasil EKG yang sesuai dengan kondisi pasien diatas adalah ...
R>S di V1
S di V1 + R di V5 ≥ 35 mm
ST elevasi di semua lead
S persisten di V6
S persisten di lead I, Q patologis di lead III, T inversi di lead III
Pria, 40 tahun, dilarikan ke IGD karena sempat pingsan berkali-kali dalam 1 jam terakhir. Menurut keluarga, pasien merasa badannya mudah lelah dan lemas sejak 1 minggu terakhir. Pemeriksaan tanda vital TD 100/70x/menit, HR 40x/menit, RR 18x/menit, suhu afebris. Pemeriksaan EKG hasilnya seperti gambar. Dokter memberikan sulfas atropine 3 kali,
namun gejala belum membaik dan EKG tidak berubah. Tatalaksana selanjutnya yang sesuai untuk kasus ini adalah …
Bolus Atropin ulang 1 mg IV
Norepinefrin 2 mcg/kgBB/menit
Pemasangan transcutaneus pacemaker
Amiodaron 150 mg dalam D5% 20 cc bolus pelan
Seorang laki-laki berusia 62 tahun dikonsulkan kebagian paru karena mengalami sesak nafas yang sangat berat dan mendadak sejak 30 menit yang lalu. Pasien post ORIF femur sinistra. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/60 mmHg, akral dingin, tidak ditemukan ronkhi maupun wheezing dan SaO2 70 %. Pada pemeriksaan EKG didapatkan gambaran s dalam di lead I, Q dalam di lead III dan T inversi di lead III. Apakah diagnosis pasien tersebut?
Bayi perempuan usia 6 bulan datang dengan keluhan sesak napas sejak 2 hari yang lalu. Keluhan diawali demam dan batuk pilek sejak 3 hari yang lalu. Pemeriksaan fisik kesan hipertermi, didapatkan wheezing dan rhonki basah nyaring pada kedua lapang paru. Pada pemeriksaan rontgen thoraks didapatkan hiperaerasi dan patchy infiltrat. Apakah diagnosis pasien?
Bronkopneumonia
Bronkiolitis
Bronkitis
Asma bronkial
Sindroma croup
Seorang ibu membawa anaknya usia 5 tahun ke Puskesmas karena ingin konsultasi. Ibu khawatir karena dirinya baru saja menjalani pengobatan TB. Anak dikeluhkan berat badan nya sulit naik sejak 5 bulan terakhir. Tidak ada keluhan demam, batuk atau keluhan lain. Pemeriksaan fisik dalam batas normal, namun BB/TB -2 sd -3 SD. Pemeriksaan apakah yang harus dilakukan kepada anak tersebut?
Tes tuberkulin
Cek sputum BTA
Bilas lambung
imunisasi BCG
Rontgen dada
Ny. M 67 tahun, diantar oleh keluarganya ke IGD karena sesak yang makin memberat 3 hari terakhir disertai dengan demam tinggi dan batuk. Pasien merupakan penderita stroke sejak 1 tahun yang lalu dan jarang kontrol. 1 minggu yang lalu diketahui pasien sering tersedak ketika makan dan minum. Kesadaran somnolen, TD 110/80 mmHg, Nadi 112 kali/menit, RR 32 kali/menit, Suhu 39.9 ̊C, SpO2 88%. Pada hasil lab didapatkan Leukosit 18.000/μl, BUN 40 mg/dl. Foto thorax didapatkan gambaran sebagai berikut. Apakah diagnosis pada pasien tersebut?
Contusio Pulmonum
Atelektasis
Efusi Pleura
Pneumonia
TB Paru kronis
Seorang laki-laki, 60 tahun, datang ke IGD dengan keluhan batuk terus menerus sepanjang hari ini. Diketahui sebelumnya pasien memiliki riwayat batuk lama lebih dari 3 bulan yang sering berulang tiap tahunnya. Pasien juga mengeluh napas terasa agak sesak. Pasien memiliki riwayat merokok sejak usia 20 tahun, namun sudah berhenti sejak 1 tahun terakhir. GCS E4V5M6, TD 120/80 mmHg, Nadi 114 kali/menit, RR 28 kali/menit, SpO2 91%, Suhu afebris. Muka pasien nampak kebiruan dan obesitas. Rh (+/+), Wh (-/-). Dokter hendak melakukan foto thorax, apakah kemungkinan gambaran foto thorax pada pasien tersebut?
Westermark Sign
Ellis-Damoiseau line
Hamton Hump Sign
Increased Bronchovascular marking
Infiltrate
Tn. Diko usia 50 tahun dibawa keluarganya ke IGD karena nyeri dada hebat seperti tertindih terutama di bagian kiri kira-kira selama 15 menit, nyeri dada menjalar ke tengkuk dan bahu kiri. Pada saat dilakukan pemeriksaan EKG ditemukan gambaran ST elevasi di V3-V4. Pemeriksaan laboratorium ditemukan Toponin I 4,0 mcg/L (normal <0,5 mcg/L). Jarak ke RS cardiac center adalah 2,5 jam. Apa yang harus dilakukan saat ini setelah tatalaksana awal diberikan?
Merujuk pasien ke RS rujukan cardiac center
Fibrinolisis dengan Streptokinase 1,5 jt U dalam 100 cc D5% selama 30
menit
Fibrinolisis dengan Streptokinase 1,5 jt U dalam 100 cc NaCl 0,9% selama 60 menit
Drip Morfin 2 mg IV dalam NaCl 0,9%
Aspirin 320 mg dan Clopidogrel 300 mg, lalu rujuk ke RS rujukan cardiac center
Tn. Abdul usia 42 tahun datang dengan keluhan sesak sejak 3 hari yang lalu, keluhan sesak sudah terjadi berulang kali disertai dengan adanya bengkak pada kedua kaki. Pada pemeriksaan diadapatkan TD 180/115 mmHg, HR 76 x/menit, RR 26 x/m, suhu 37,4C auskultasi didapatkan ronkhi bilateral, JVP 5+5 mmHg. Pasien merasa lelah saat ganti baju ataupun berjalan ke kamar mandi. Terapi diuretik yang tepat pada pasien tersebut adalah ...
Furosemide 40 mg bolus IV
Hidroklorhiazide 25 mg
Spironolactone 25 mg PO
Furosemide 40 mg PO
Nitrogliserin 0,4-0,6 mg IV
An. Yoyo usia 12 tahun mengeluh mudah lelah saat melakukan kegiatan olahraga disekolahnya dan terkadang nyeri dada. Sewaktu usia 8 tahun ia pernah dirawat di RS karena sakit tenggorokan, demam dan sakit pada sendi. Keluhan ini sudah terjadi untuk kesekian kalinya. Pada pemeriksaan fisik dijumpai tanda vital TD 100/60 mmHg, HR 80x/menit, RR 22x/menit, suhu 36 C. Bunyi jantung S1 dan S2 reguler murni, tidak terdengar murmur saat auskultasi. Hasil lab didapatkan tes RF factor (+), ASTO (+). Apa kemungkinan diagnosis pada pasien tersebut?
Miokarditis
Gagal jantung
Endokarditis infektif
Demam rematik akut
Penyakit jantung rematik
Tn. Afif usia 28 tahun dibawa ke IGD dengan sesak napas sejak 30 menit yang lalu. Pasien mengalami KLL saat mengendarai sepeda motor dan dada terbentur setang. Pada pemeriksaan didapatkan TD 70/palpasi mmHg, HR 120x/m, RR 28x/m, suhu afebris, JVP 5+4 cmH2O, auskultasi bunyi jantung terdengar menjauh. Diagnosis dan tatalaksana definitif yang tepat pada kasus diatas adalah ...
Perikarditis, antibiotik IV
Tension pneumothorax, needle decompression
Tamponade jantung, needle pericardiosintesis
Tamponade jantung, thorakotomi
Tension pneumothorax, open thorakotomi
Tn. Ardi usia 48 tahun datang ke IGD dengan keluhan dada terasa berdebar-debar sejak 3 jam yang lalu. Pasien merupakan seorang perokok berat dan jarang kontrol. Sebelumnya pasien sudah pernah pasang ring di jantungnya. Pada pemeriksaan didapatkan TD 150/100mmHg, HR 100x/menit, RR 22x/menit, suhu 36,7°C. Dari pemeriksaan EKG didapatkan hasil sebagai berikut. Apakah diagnosis pada pasien tersebut?
VES occasional
VES bigemini
VES trigemini
VES kuplet
VES triplet
Seorang pria usia 65 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak napas memberat sejak 1 hari ini. Keluhan bertambah berat saat aktivitas dan tidak membaik dengan istirahat. Pasien selama ini memiliki riwayat penyakit paru obstruksi kronis. Pada pemeriksaan fisik dijumpai TD 140/80, HR 88, RR 28, T 36,6, tampak jvp meningkat, S3 gallop, edema pretibial (+). Pada pemeriksaan ekg dijumpai gelombang P pulmonal. Diagnosis sesuai dengan kasus diatas adalah ...
Kor pulmonal kronik
Gagal jantung kiri
PPOK eksaserbasi akut
Asma eksaserbasi akut
Pneumonia
Laki-laki 60 tahun datang ke IGD RS karena sesak napas sejak 6 bulan namun sesak dirasakan memberat 3 hari yang lalu. Riwayat merokok 2 bungkus sehari selama 25 tahun. Keluhan disertai batuk berdahak setiap hari sejak 5 bulan. Tekanan darah 130/90 mmHg, nadi 100 kali/menit, laju napas 25 kali/menit, suhu 37°C. Suara napas memanjang saat ekspirasi disertai ronki dan wheezing pada lapang paru. Pasien pernah dilakukan spirometri dan dikatakan memiliki penyakit paru obstruksi. Kemudian dokter hendak melakukan pemeriksaan penunjang lain yaitu rontgen thorax, Apakah kemungkinan gambaran yang ditemukan?
Corakan bronkovaskuler meningkat
Coin lession
Tram-track line
Meniscus sign
Paru hiperlusen, deviasi trakea ke sisi sakit
Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak napas sejak 3 hari lalu. Pasien mengalami batuk disertai dahak hijau dan berbau. Pasien juga mengalami demam. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/70, RR 24, HR 105, T 37,6, perkusi redup pada lapang paru kanan dan ronkhi basah halus (+/-). Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 11.0, leukosit 13.000/μl. Tatalaksana yang tepat pada pasien adalah?
Rawat inap non-ICU, antibiotik Levofloxacin IV
Rawat jalan, antibiotik Azithromycin 1x500mg PO
Rawat ICU, antibiotik Levofloxacin IV
Rawat jalan, antibiotic levofloxacin 1x750 mg PO
Rawat ICU, antibiotik Ceftriaxone IV
Seorang laki-laki berusia 54 tahun dating ke UGD RS mengeluhkan sesak nafas disertai nyeri dada sejak 2 jam yang lalu. Pasien memilki Riwayat tungkai kaki kirinya sering bengkak dan nyeri bila berdiri. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 140/90, nadi 115, nafas 32 x/m, T 36,7 C. Pada rontgen thorax didapatkan. Apakah diagnose pada pasien ini?
Emboli paru
Pneumonia
Tumor paru
PPOK
TB Paru
Seorang pria, 32 tahun, datang ke puskesmas untuk kontrol, pasien baru saja menyelesaikan pengobatan OAT bulan ke-1. Saat ini pasien mengeluhkan mual dan muntah. TD 120/80 mmHg, Nadi 88 kali/menit, RR 20 kali/menit, SpO2 98%, Suhu afebris. Ikterik (+/+), Anemis (-/-),Rh (-/-) Wh (-/-). Pada pemeriksaan lab rutin ditemukan SGOT 98 IU/L, SGPT 102 IU/L. Apakah tindakan selanjutnya yang paling tepat untuk pasien tersebut?
Stop sementara OAT RHZ, hingga hepar pulih beri curcuma
Rujuk ke dokter spesialis paru
Lanjutkan OAT, beri hepatoprotektor
Lakukan TCM
Turunkan dosis OAT bertahap, beri curcuma
Seorang pria berusia 30 tahun datang ke puskesmas untuk control ulang TB paru. Pasien sebelumnya sudah minum OAT kategori I fase intensif selama 1 bulan, kemudian pasien tidak minum obat selama 3 minggu karena sedang pergi keluar kota untuk liburan. Tindakan yang harus dilakukan pada pasien tersebut adalah?
Lanjutkan pengobatan dosis yang tersisa
Lakukan pemeriksaan TCM TB ulang
Lakukan pemeriksaan BTA SP
Berikan OAT kategori 1 mulai dari awal
Berikan OAT kategori 2 mulai dari awal
Seorang laki-laki usia 40 tahun datang ke RS dengan keluhan batuk berdarah disertai dahak sejak 3 minggu yang lalu. Pasien juga mengeluh mudah lelah, penurunan berat badan, dan meriang saat malam hari. BMI pasien 17 kg/mm3. 6 bulan lalu pasien pernah terdiagnosa TB paru dan telah melakukan pengobatan selama 22 hari kemudian berhenti karena sudah merasa enakan. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 130/80 mmHg, laju napas 24 kali/menit nadi 90 kali/menit suhu 37,7°C. pemeriksaan bakteriologis pasien saat ini BTA -/+.
Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
TB paru putus obat
TB paru pernah terpapar obat
TB paru gagal terapi
TB paru kasus baru
TB paru relaps
Seorang laki-laki, 32 tahun, datang ke IGD dengan keluhan sesak disertai dan batuk berdahak putih sejak 7 hari. Riwayat merokok disangkal. Riwayat TB paru dan sudah selesai pengobatan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 130/80 mmHg, nadi 98 kali/menit, laju napas 25 kali/menit, suhu 38.0C. Perkusi pada paru didapatkan redup di lapang paru kanan disertai penurunan suara napas pada auskultasi. Pada foto thorax didapatkan gambaran sebagai berikut.
Apakah diagnosis pada pasien tersebut?
Tumor paru kanan
Efusi pleura kanan
Empiema paru kanan
Pneumonia lobaris kanan
Emfisema paru kiri
Seorang laki-laki usia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk berdarah disertai dahak sejak 3 minggu yang lalu. Pasien juga mengeluh mudah lelah, penurunan berat badan, dan meriang saat malam hari. BMI pasien 17 kg/mm3. Pasien terdiagnosa TB paru dan telah melakukan pengobatan selama 5 bulan 2 hari kemudian berhenti karena sudah merasa enakan kurang lebih 30 hari. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, laju napas 22 kali/menit nadi 90 kali/menit suhu 37,7°C. pemeriksaan bakteriologis pasien saat ini BTA +/+.
Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
TB paru putus obat
TB paru pernah terpapar obat
TB paru gagal terapi
TB paru kasus baru
TB paru relaps
Perempuan usia 46 tahun datang ke poli paru dengan keluhan batuk berdahak kecoklatan sejak 7 hari, badan sering demam disertai nyeri dada. Riwayat merokok disangkal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 88 kali/menit, laju napas 26 kali/menit, suhu 38.60C. Perkusi redup pada lapang tengah paru kiri, rhonki, suara amforik. Pada foto thorax didapatkangambaran seperti disamping . Apakah diagnosis pada pasien tersebut?
Abses paru
Bronkiektasis
Tumor paru
Bronkitis kronis
TB paru
Seorang laki-laki, 60 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan sesak nafas, batuk berdahak seperti ada darah, busa dan kekuningan. Pasien memiliki riwayat batuk berdahak lama sejak 5 bulan yang lalu, sudah berobat namun tidak kunjung sembuh hingga kini. Pasien merupakan perokok aktif sejak usia 18 tahun. GCS E4V5M6, TD 110/80 mmHg, Nadi 98 kali/menit, RR 26 kali/menit, SpO2 90%, Suhu 38,8 ̊C. Rh (+/+), Wh (-/-). Pada foto thorax didapatkan gambaran sebagai berikut. Apakah tatalaksana awal untuk pasien tersebut?
Oksigen
Bronkodilator
Long Acting Muscarinic Agent
Short Acting Muscarinic Agent
Kortikosteroid
Seorang laki-laki berusia 54 tahun diantar keluarga ke IGD RS dengan keluhan tidak sadarkan diri sejak 1 jam yang lalu. Pasien meiliki riwayat diabetes melitus dan penyakit jantung koroner sejak 7 tahun yang lalu. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah tidak terukur, nadi tidak teraba, dari hasil EKG tampak gambar seperti dibawah ini. Apakah tindakan medis yang segera harus dilakukan oleh dokter?
Pemberian beta bloker
Kardioversi 100 joule
Defibrilasi bifasik 360 joule
Injeksi Amiodaron 300 mg IV
Defibrilasi bifasik 200 joule
Seorang laki-laki berusia 50 tahun diantar keluarga ke IGD RS dengan keluhan berdebar-debar, nyeri dada disangkal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80; N 180x/menit; RR 22x/menit. Pemeriksaan paru dalam batas normal, akral hangat. Pada pemeriksaan auskultasi didapatkan bruit pada arteri karotis. Dilakukan pemeriksaan rekam jantung dan didapatkan gambaran di bawah. Apakah tatalaksana yang tepat untuk pasien tersebut ?
Vagal manuver
Adenosine 12 mg IV
Adenosine 6 mg IV
Beta blocker IV
Kardioversi 50 joule
Seorang laki-laki berusia 45 tahun diantar keluarga ke IGD RSUD tipe B dengan keluhan rasa tidak nyaman pada dada, seperti tertekan benda berat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 80/60 mmHg, nadi 30x/menit, RR 24x/menit, akral dingin. Pada pemeriksaan rekam jantung didapatkan gambaran di bawah. Dokter sudah melakukan injeksi Atropin total sebanyak 3 mg, belum ada perbaikan. Apakah tindakan yang tepat untuk pasien tersebut?
Ulangi injeksi atropine sampai dosis maksimal 6 mg
Rujuk pemasangan TCP (transcutaneus pacemaker)
Monitor observasi
Pemberian drip dopamin IV
Pemberian Epinefrin IV
Seorang laki-laki 27 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak nafas dan nyeri dada sejak 5 hari yang lalu, dirasakan semakin memberat 2 hari ini. Tanda Vital saat datang TD: 130/90 HR: 100x/mnt RR: 20x/mnt T: 37’C. Pasien mengaku pernah mengalami keluhan demam, nyeri sendi disertai bercak kemerahan saat SD. Dari pemeriksaan fisik didapatkan murmur mid-diastolik di apeks jantung Apakah pemeriksaan penunjang yang dapat menilai kondisi katup jantung pada pasien diatas?
Echocardiography
Stress test
CKMB
Elektrocardiography
Monitor Holter
Seorang Wanita usia 50 tahun, kontrol ke puskesmas, saat ini merasakan rasa terikat pada leher. Keluhan lain disangkal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 160/90; N 110x/menit; RR 20x/menit. Pemeriksaan jantung paru normal. Apakah tatalaksana yang tepat untuk pasien tersebut?
Kombinasi amlodipine dan captopril
Amlodipine
Kombinasi captopril dan candesartan
Candesartan
Kombinasi amlodipine dan hidrochlorthiazide
Pasien laki-laki umur 60 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada seperti tertekan benda berat, sejak 2 jam yang lalu. Pasien memiliki kebiasaan merokok sebelumnya. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/70; N 80x/menit; RR 22x/menit; SpO2 95%. Pada pemeriksaan rekam jantung didapatkan gambaran di bawah. Belum dilakukan pemeriksaan biomarker jantung. Apakah diagnosis dan pembuluh darah yang terlibat pada pasien?
STEMI Anterior ; Left Anterior Descending
STEMI Lateral; Left Circumflex Artery
STEMI inferior ; Right Coronary Artery
STEMI posterior : Right coronary Artery
STEMI Anterior Ekstensif; Left Coronary Artery
Seorang wanita 50 tahun datang dibawa keluarga ke IGD RS dengan keluhan sesak nafas memberat sejak 3 hari yang lalu, disertai kaki dan tangan bengkak. Sebelumnya pasien merasakan sesak nafas saat berjalan <100meter dan membaik saat istirahat. Pasien memiliki riwayat jantung sebelumnya dan tidak rutin control obat. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 80/60 mmHg, N 110x/menit, RR 28x/menit, rhonki paru (+), pitting edema ekstremitas (+). Apakah diagnosis pasien sesuai kasus diatas?
Chronic Heart Failure
Acute Decompensated Heart Failure
Acute De Novo Heart Failure
Kor pulmonale
Kardiomiopati restriktif
Seorang laki-laki usia 50 tahun dibawa ke IGD karena tidak sadarkan diri. Pasien tiba-tiba tidak sadarkan diri saat makan siang bersama rekan-rekan kerjanya, sebelumnya pasien mengeluhkan maagh nya sedang kambuh dan merasa tidak membaik dengan obat maagh yang biasa ia minum. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 80/50, HR: 45x/mnt, RR: 30x/menit, T: 36.4’C. Pasien sudah coba diinfus 500 cc NaCl0,9% namun tidak ada perubahan pada tanda vitalnya. Terapi untuk pasien tersebut adalah?
Adrenalin
Noradrenalin
Dopamin
Sulfas atropin
Epinefrin
Seorang anak laki-laki usia 3 tahun datang diantar orang tua ke puskesmas dengan keluhan muncul ruam pada tubuh pasien sejak tadi pagi. Dua hari sebelumnya pasien sempat demam dan nyeri tenggorokan, sehingga nafsu makan pasien menurun. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/60, HR 120, RR 22, Suhu 37.9, tonsil membesar dan eritem, lidah edem dan eritem, ruam merah di wajah, leher, dan dada yang menjadi pucat jika ditekan. Pernyataan yang tepat terkait dengan keluhan pasien adalah?
Disebut dengan eritema infeksiosum
Kultur darah positif GABHS
Disebabkan oleh coxsackie A16 virus
Berikan tatalaksana supportif
Pada serologis ASTO meningkat
Adam, 60 tahun mengeluh nyeri di daerah pinggang sejak 1 minggu yang lalu. Ia juga merasa sering mual, begah dan cepat kenyang. Sekitar 8 tahun yang lalu, ia pernah masuk IGD karena tekanan darahnya sangat tinggi, tapi hanya minum obat antihipertensi selama 2 bulan karena tidak ada keluhan lagi. Pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 170/120 mmHg, HR 90x/men, RR 18x/men, suhu afebris. Pemeriksaan abdomen teraba masa kenyal berdenyut di epigastrium hingga umbilikus. Diagnosis pasien yang mungkin adalah …
Seorang laki-laki 50 tahun datang ke poli dengan keluhan nyeri pada kaki kiri sejak 3 bulan ini. Nyeri dirasakan walaupun pasien sedang beristirahat, dan memberat sejak 3 hari terakhir. Pasien memiliki riwayat hiperkolesterolemia yang tidak terkontrol. Hasil pemeriksaan tanda-tanda vital normal, pada regio pedis sinistra didapatkan kulit pucat kebiruan dengan ABI index 0,6. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien ini?
Tromboangitis obliterans
Thrombophlebitis
Penyakit arteri perifer
Penyakit Raynaud
Insufisiensi Vena Kronik
Laki-laki 52 tahun, datang ke IGD dengan keluhan sesak yang memberat sejak 3 hari ini. Sesak dirasakan bahkan saat pasien beristirahat. Riwayat Hipertensi (+) tidak terkontrol sejak 5 tahun yang lalu. Pada pemeriksaan fisik TD 160/90 mmHg, Nadi 108 kali/menit, RR 26 kali/menit, Suhu afebris. Rh basah halus (+/+), Pitting Edema (+/+), Asites (+). Pada foto thorax Cardiomegali CTR 65%. Pada pemeriksaan echo didapatkan nilai LVEF 35%. Apakah diagnosis yang tepat untuk pasien tersebut?
Congestive Heart Failure NYHA III + AHA C
Congestive Heart Failure NYHA III + AHA D
Congestive Heart Failure NYHA IV + AHA C
Congestive Heart Failure NYHA IV + AHA D
Congestive Heart Failure NYHA IV + AHA B
Laki-laki 40 tahun datang untuk general check up ke dokter. Pasien diketahui memiliki Riwayat HF sejak 5 tahun dan rutin mengkonsumsi obat digoxin. Dari pemeriksaan fisik tidak didapatkan kelainan. Pasien juga tidak ada keluhan apapun. Dari hasil EKG didapatkan hasil sebagai berikut.
Irama sinus
Junctional rythm
SVT AVNRT (atrioventricular nodal reentrant tachycardia)
Right bundle branch block (RBBB)
Premature atrial contraction (PAC)
Perempuan usia 55 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan utama nyeri dada yang terasa seperti tertindih beban berat dan menjalar ke pundak dan lengan kiri sejak 3 jam lalu. Dari EKG didapatkan gambaran elevasi segmen ST. Dokter IGD mendiagnosis pasien sebagai suatu infark miokard akut dengan elevasi segmen ST dan direncanakan reperfusi dengan fibrinolitik. Apa kontraindikasi absolut pada strategi reperfusi tersebut?
Riwayat perdarahan intrakranial
Hipertensi tidak terkontrol
Usia >75 tahun
Kehamilan
Ulkus peptikum
Perempuan usia 50 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan utama penurunan kesadaran setelah sebelumnya mengeluh nyeri dada kiri yang menjalar ke leher saat sedang menyapu dirumah. Pasien memiliki riwayat diabetes mellitus dan seorang perokok berat. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/50 mmHg, Nadi 100 kali/menit, RR 24 kali/menit, suhu afebris dan akral dingin. Dari EKG didapatkan gambaran inversi gelombang T pada lead V5, V6, I dan aVL disertai dengan peningkatan kadar troponin. Berdasarkan stratifikasi risiko UAP/NSTEMI, pasien ini termasuk ke dalam kategori?
High risk
Very high risk
Low risk
Intermediate risk
Very low risk
Seorang laki-laki, 35 tahun, datang ke IGD dengan keluhan sesak sejak 3 bulan terakhir. Sesak dirasakan semakin berat seminggu terakhir disertai batuk berdahak. Pasien merupakan perokok aktif. Pada pemeriksaan fisik TD 120/80 mmHg, Nadi 112 kali/menit, RR 24 kali/menit, SpO2 94%, Suhu 37,5°C. Auskultasi paru Rh (-/-) Wh (+/+). Pada foto thorax didapatkan emfisematous lung. Hasil spirometri seperti di gambar. Apakah diagnosis yang tepat berdasarkan spirometri di atas?
Normal
Obstruktif irreversibel
Obstruktif reversibel
Restriksi reversibel
Restriksi irreverisbel
