wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Penyakit Tidak Menular

Total questions: 45

Worksheet time: 41mins

Name
Class
Date
1.

Tuliskan nama Anda sesuai Absen

4 lines
2.

Tuliskan NIM anda

4 lines
3.

Tuliskan nama kelas anda dengan SATU HURUF

4 lines
4.

Hipertensi didefinisikan sebagai…

a)

Tekanan darah ≥ 120/80 mmHg pada dua kali pengukuran

b)

Tekanan darah ≥ 130/80 mmHg pada satu kali pengukuran

c)

Tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan/atau diastolik ≥ 90 mmHg pada dua kali kunjungan berbeda

d)

Tekanan darah diastolik selalu > 100 mmHg

e)

Tekanan darah sistolik < 140 mmHg namun diastolik > 100 mmHg

5.

Salah satu faktor risiko hipertensi yang dapat dimodifikasi adalah…

a)

Umur tua

b)

Jenis kelamin

c)

Riwayat keluarga hipertensi

d)

Pola makan tinggi garam

e)

Ras/etnis

6.

Gejala klinis hipertensi pada sebagian besar penderita pada tahap awal adalah…

a)

Nyeri dada berat

b)

Sesak napas hebat

c)

Sering pingsan

d)

Tidak bergejala (asimptomatik)

e)

Muntah darah

7.

Berikut ini contoh upaya pencegahan primer hipertensi, kecuali…

a)

Mengurangi konsumsi garam

b)

Berhenti merokok

c)

Aktivitas fisik teratur

d)

Mengobati gagal ginjal terminal

e)

Mengendalikan berat badan

8.

Kelompok umur yang paling sering mengalami hipertensi adalah…

a)

Anak usia sekolah dasar

b)

Remaja 10–15 tahun

c)

Dewasa muda < 25 tahun

d)

Dewasa dan lansia > 35 tahun

e)

Bayi 0–1 tahun

9.

Diabetes melitus tipe 2 secara umum didefinisikan sebagai…

a)

Penyakit infeksi pankreas akut

b)

Gangguan metabolik akibat defisiensi insulin absolut sejak lahir

c)

Gangguan metabolik dengan resistensi insulin dan/atau defisiensi relatif insulin

d)

Penyakit autoimun yang hanya menyerang anak-anak

e)

Penyakit akibat kekurangan asupan glukosa

10.

Salah satu faktor risiko utama DM tipe 2 yang sering ditemukan di masyarakat perkotaan adalah…

a)

Aktivitas fisik tinggi danberat badan kurang

b)

Berat badan berlebih, aktivitas fisik tinggi

c)

Pola makan tinggi kalori dan gaya hidup sedentari

d)

Konsumsi air putih berlebihan dan makan rendah kalori

e)

Paparan sinar matahari

11.

Secara ringkas, patofisiologi DM tipe 2 terutama melibatkan…

a)

Peningkatan sekresi insulin dan sensitifitas insulin

b)

Resistensi insulin di jaringan perifer dan gangguan sekresi insulin

c)

Penurunan glukosa darah secara kronis

d)

Peningkatan jumlah sel beta pankreas

e)

Gangguan metabolisme protein saja

12.

Gejala klasik DM tipe 2 adalah poliuria, polidipsia, dan…

a)

Polifagia

b)

Sesak napas

c)

Nyeri dada

d)

Demam tinggi

e)

Batuk kronis

13.

Pemeriksaan laboratorium yang paling sering digunakan untuk skrining dan pemantauan DM adalah…

a)

Kadar hemoglobin

b)

Kadar kolesterol total

c)

Kadar glukosa darah

d)

Laju endap darah

e)

Kadar asam urat

14.

Contoh pencegahan primer DM tipe 2 adalah…

a)

Pemberian insulin pada pasien DM

b)

Transplantasi pankreas

c)

Edukasi pola makan sehat

d)

Dialisis rutin

e)

Pemberian antibiotik

15.

Upaya deteksi dini DM tipe 2 di fasilitas kesehatan primer biasanya dilakukan pada…

a)

Semua bayi

b)

Hanya pasien dengan gejala sedang-berat

c)

Orang dewasa dengan faktor risiko

d)

Hanya tenaga kesehatan

e)

Hanya perempuan hamil

16.

Secara epidemiologis, PJK sering meningkat pada…

a)

Populasi dengan diet tinggi lemak jenuh dan gaya hidup sedentari

b)

Populasi yang banyak mengonsumsi sayur dan buah

c)

Daerah pegunungan terpencil tanpa listrik

d)

Komunitas dengan aktivitas fisik tinggi dan minim rokok

e)

Masyarakat dengan angka harapan hidup rendah

17.

Patofisiologi PJK secara ringkas ditandai oleh…

a)

Pelebaran pembuluh darah koroner disebabkan oleh pengobatan

b)

Timbunan plak aterosklerotik pada dinding arteri koroner

c)

Penurunan kadar kolesterol LDL dan trigliserida

d)

Penghancuran sel darah merah

e)

Infeksi bakteri pada arteri dan pembuluh darah vena

18.

Gambaran klinis khas serangan angina pektoris stabil adalah…

a)

Nyeri dada hilang timbul saat istirahat, makin berat dengan tidur dan aktivitas

b)

Nyeri dada hilang timbul saat istirahat, makin berat dengan tidur

c)

Nyeri dada terasa tertekan saat aktivitas dan membaik dengan istirahat

d)

Nyeri perut bagian bawah menjalar hingga dada dan tungkai

e)

Nyeri kepala berdenyut dan penglihatan berkunang-kunang

19.

Pemeriksaan penunjang non-invasif untuk skrining risiko PJK di fasilitas lebih tinggi adalah…

a)

EKG (elektrokardiografi)

b)

Foto rontgen dada

c)

USG abdomen

d)

CT scan

e)

Echocardiography

20.

Stroke didefinisikan sebagai…

a)

Gangguan fungsi otak akut akibat parasit pada jaringan otak

b)

Gangguan fungsi otak akibat gangguan aliran darah otak

c)

Infeksi jaringan otak oleh bakteri dan virus

d)

Peradangan saraf tepi dan saraf pusat

e)

Trauma kepala berat dan penurunan kesadaran

21.

Secara ringkas, patofisiologi stroke perdarahan adalah…

a)

Pecahnya pembuluh darah otak

b)

Sumbatan aliran darah ke suatu bagian otak

c)

Infeksi bakteri pada otak

d)

adanya tumor otak

e)

Kekurangan oksigen pada jantung

22.

Gejala klinis khas stroke meliputi…

a)

Demam tinggi dan batuk disertai nyeri kepala

b)

Nyeri ulu hati

c)

Kelemahan mendadak pada satu sisi tubuh

d)

Nyeri sendi berpindah-pindah

e)

Nyeri dada tertekan menjalar ke bahu

23.

Komplikasi stroke yang sering menjadi beban jangka panjang adalah…

a)

Gangguan pendengaran saja

b)

Kebutaan total mendadak

c)

Gangguan fungsi kognitif

d)

Penyakit kulit kronis

e)

Gangguan pencernaan ringan

24.

Faktor risiko utama PPOK di negara berkembang adalah…

a)

Pola makan tinggi gula

b)

Paparan asap rokok

c)

Konsumsi air dingin

d)

Kurang tidur

e)

Paparan AC

25.

Gejala klinis utama PPOK adalah…

a)

Batuk akut 3-5 hari disertai flu berat

b)

Sesak napas disertai batuk kronik berdahak

c)

Batuk kronik disertai demam dan menggigil

d)

Demam tinggi disertai nyeri perut dan sesak

e)

Nyeri kepala dan rasa kebas pada tungkai

26.

Pemeriksaan penunjang utama untuk menilai fungsi paru pada PPOK adalah…

a)

EKG

b)

Spirometri

c)

Rontgen tulang

d)

USG jantung

e)

Tes kehamilan

27.

Faktor pencetus (trigger) asma yang sering ditemukan adalah…

a)

Makanan tinggi lemak dan tidak bersih

b)

Obat antihipertensi

c)

Debu rumah, asap, dan alergen lain

d)

Air hangat

e)

Konsumsi air putih

28.

Gejala klinis khas serangan asma adalah…

a)

Batuk berdarah diserta demam

b)

Sesak napas episodik disertai mengi

c)

Diare dan muntah

d)

Nyeri dada menjalar ke lengan kiri

e)

Nyeri lutut saat berjalan

29.

Komplikasi asma yang serius jika tidak terkontrol adalah…

a)

Status asthmaticus

b)

Ulkus peptikum

c)

Gagal ginjal akut

d)

Dermatitis kontak

e)

Migraine

30.

Upaya pencegahan primer asma pada anak berisiko meliputi…

a)

Mengurangi pajanan alergen

b)

Menghindari semua aktivitas fisik

c)

Mengonsumsi rokok dalam jumlah kecil

d)

Tidak melakukan vaksinasi

e)

Tidak bersekolah

31.

Edukasi penting bagi penderita asma adalah…

a)

Menghentikan semua obat saat merasa baikan

b)

Menghindari faktor pencetus, serta menggunakan obat sesuai anjuran

c)

Hanya minum obat tradisional

d)

Menghindari kontak dengan pasien batuk kronik

e)

Menghindari semua jenis olahraga selamanya

32.

Gagal ginjal kronik (GGK) adalah…

a)

Penurunan fungsi ginjal mendadak dalam hitungan jam

b)

Infeksi akut pada ginjal

c)

Penurunan fungsi ginjal progresif dan menetap dalam jangka waktu ≥ 3 bulan

d)

Peningkatan fungsi ginjal sementara

e)

Kelainan bawaan ginjal

33.

Faktor risiko utama Gagal Ginjal Kronik di masyarakat adalah…

a)

Demam berdarah

b)

Hipertensi

c)

ISPA berulang

d)

Tuberkulosis

e)

Malaria

34.

Secara epidemiologis, peningkatan GGK sering berkaitan dengan…

a)

Penurunan kasus DM

b)

Penurunan usia harapan hidup

c)

Peningkatan prevalensi DM dan hipertensi

d)

Peningkatan kasus diare akut dan kolik abdomen

e)

Penurunan obesitas dan aktivitas fisik

35.

Gejala klinis GGK pada tahap lanjut dapat berupa…

a)

Poliuria dan polidipsia

b)

Tidak ada keluhan sama sekali

c)

Bengkak pada tungkai, mual, dan gatal

d)

Batuk darah

e)

Nyeri dada hebat menjalar

36.

Pemeriksaan laboratorium yang sering digunakan untuk menilai fungsi ginjal adalah…

a)

Kadar hemoglobin dan leukosit

b)

Kadar gula darah puasa

c)

Kadar ureum dan kreatinin

d)

Kadar kolesterol total

e)

Laju endap darah

37.

Di sebuah kelurahan dilakukan skrining tekanan darah pada 200 orang usia ≥ 40 tahun. Hasilnya:

  • 1. 65 orang hipertensi terkontrol (minum obat rutin, TD rata-rata 130/80 mmHg)

  • 2. 40 orang hipertensi tidak terkontrol (jarang kontrol, TD rata-rata 160/100 mmHg)

  • 3. 110 orang tidak hipertensi

Jika Anda sebagai calon pengelola program di puskesmas, kelompok mana yang paling prioritas untuk intervensi awal?

a)

65 orang hipertensi terkontrol

b)

40 orang hipertensi tidak terkontrol

c)

110 orang tidak hipertensi

d)

Semua kelompok diperlakukan sama tanpa prioritas

e)

Hanya yang sudah mengalami stroke saja

38.

Di desa A, kebiasaan makan sangat asin dan angka perokok juga tinggi. Angka kejadian hipertensi meningkat dalam 3 tahun terakhir. Sebagai calon manajer program, intervensi edukasi paling tepat untuk tahap awal adalah…

a)

Edukasi diet rendah garam untuk seluruh warga desa

b)

Edukasi berhenti merokok hanya untuk lansia

c)

Kampanye minum suplemen herbal penurun tekanan darah

d)

Pemeriksaan laboratorium mahal untuk semua warga

e)

Hanya membagikan brosur tanpa kegiatan tatap muka

39.

Seorang laki-laki 47 tahun, obesitas, jarang olahraga, ayahnya DM, sering minum minuman manis. Ia datang ke puskesmas hanya untuk "cek kesehatan rutin" dan belum ada gejala khas DM.
Sebagai calon pengelola program, langkah yang paling tepat dilakukan petugas puskesmas adalah…

a)

Tidak perlu pemeriksaan, karena belum ada gejala

b)

Pembagian brosur DM kepada keluarga

c)

Segera dirujuk ke rumah sakit besar

d)

Lakukan skrining glukosa darah dan edukasi perubahan gaya hidup

e)

Langsung diberi insulin

40.

Di suatu rumah sakit, angka rawat inap akibat infark miokard akut meningkat dalam 5 tahun terakhir. Data juga menunjukkan meningkatnya prevalensi merokok dan obesitas di wilayah tersebut.
Sebagai calon analis sistem kesehatan, interpretasi yang paling logis adalah…

a)

Peningkatan kasus infark hanya disebabkan oleh mutu rawat inap yang buruk

b)

Peningkatan kasus infark terkait peningkatan faktor risiko di masyarakat

c)

Rumah sakit terlalu agresif mencari pasien

d)

Infark miokard tidak ada hubungan dengan faktor risiko

e)

Data tidak berguna untuk perencanaan program

41.

Seorang laki-laki 60 tahun tiba-tiba sulit bicara, mulutnya mencong ke satu sisi, dan lengan kanan lemah. Keluarga membawanya ke puskesmas setelah 3 jam onset gejala. Petugas puskesmas mengenali gejala FAST positif.
Sebagai calon manajer pelayanan primer, prosedur yang paling tepat yang harus diterapkan petugas adalah…

a)

Menyuruh pasien pulang dan istirahat saja

b)

Menunda rujukan sampai esok hari

c)

Segera merujuk ke fasilitas rujukan stroke

d)

Hanya memberikan vitamin

e)

Mengobati sebagai sakit kepala biasa

42.

Data di sebuah kabupaten menunjukkan angka kejadian stroke tinggi pada kelompok usia > 55 tahun, dengan proporsi pasien yang memiliki hipertensi tidak terkontrol cukup besar.
Sebagai calon perencana program, fokus utama intervensi pencegahan primer yang paling rasional adalah…

a)

Program penyelenggaraan panti jompo untuk lansia

b)

Program imunisasi tambahan

c)

Program pengendalian hipertensi

d)

Program skrining kanker serviks

e)

Program pengobatan TBC paru

43.

Di desa pegunungan, banyak warga laki-laki perokok berat dan ibu rumah tangga memasak menggunakan kayu bakar di dapur tanpa ventilasi. Terdapat peningkatan kasus batuk kronik dan sesak napas pada orang dewasa.
Sebagai calon pengelola program, intervensi pencegahan primer PPOK yang paling tepat adalah…

a)

Mewajibkan semua warga memakai masker bedah setiap saat

b)

Edukasi berhenti merokok dan perbaikan ventilasi dapur rumah tangga

c)

memberikan obat batuk bebas tanpa penyuluhan

d)

Melarang semua aktivitas memasak di rumah

e)

Melakukan rontgen dada massal tanpa edukasi

44.

Setelah 1 tahun program edukasi asma di puskesmas, data menunjukkan kunjungan IGD karena serangan asma berat menurun. Selainitu, pasien melaporkan lebih jarang serangan setelah mengenali pemicu dan menggunakan obat rutin

Sebagai calon analis program, kesimpulan yang paling tepat adalah…

a)

Program edukasi asma tampaknya efektif mengurangi serangan berat

b)

Program edukasi tidak berpengaruh

c)

Penurunan kunjungan IGD pasti hanya karena pasien pindah rumah sakit

d)

Asma bukan masalah kesehatan masyarakat

e)

Data tersebut tidak bisa digunakan untuk evaluasi program

45.

Anda diminta menyusun program deteksi dini gangguan ginjal di puskesmas. Data menunjukkan sebagian besar kasus GGK berasal dari pasien DM dan hipertensi yang lama tidak terkontrol. Strategi yang paling tepat untuk dimasukkan dalam program adalah…

a)

Skrining fungsi ginjal massal untuk semua warga tanpa prioritas

b)

Pemeriksaan ureum-kreatinin dan urin rutin bagi pasien DM dan Hipertensi

c)

menyarankan minum air putih sebanyak mungkin

d)

Skrining ginjal pada anak-anak

e)

Fokus pada pasien ISPA saja