Font size
WorksheetsPathophysiology and Pharmacotherapy II
Total questions: 50
Worksheet time: 29mins
Penggunaan ACE Inhibitor (Lisinopril) pada terapi gagal jantung kongestif diindikasikan untuk:
Meningkatkan kontraktilitas miokard secara langsung.
Mengurangi afterload dan preload dengan menghambat remodeling ventrikel.
Menurunkan denyut jantung.
Mencegah akumulasi cairan dengan meningkatkan diuresis.
Mengendalikan respons simpatis.
Seorang pasien gagal jantung dengan ejection fraction yang menurun (<40%) diberikan resep Spironolactone. Mekanisme kerja utama obat ini adalah:
Penghambat kanal kalsium.
Antagonis Aldosteron.
Beta-blocker.
Loop Diuretik.
ACE inhibitor.
Kondisi di mana jantung tidak mampu memompa darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh, meskipun preload sudah adekuat, disebut:
Infark Miokard Akut
Angina Pektoris
Hipertensi Pulmonal
Gagal Jantung Kongestif
Aterosklerosis
Seorang pasien wanita, 70 tahun, memiliki riwayat gagal jantung kongestif dan hipertensi. Saat ini pasien rutin menggunakan Lisinopril, Metoprolol, dan Furosemide. Pasien mengeluhkan gejala sesak napas yang sering kambuh, terutama saat beristirahat di malam hari. Dokter ingin menambahkan terapi untuk meringankan gejala sesak napas ini dengan mengurangi preload dan afterload jantung. Manakah dari obat berikut yang paling tepat untuk ditambahkan pada terapi pasien tersebut?
Spironolactone
Nitrogliserin
Valsartan
Atrovastatin
Clopidogrel
Terapi non-farmakologi untuk pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) yang paling penting
Mengonsumsi vitamin C dosis tinggi.
Diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak.
Berhenti merokok, diet DASH, dan olahraga teratur.
Membatasi asupan air.
Melakukan akupunktur
Efek samping umum dari diuretik loop (Furosemide) yang perlu dipantau pada pasien gagal jantung:
Hiperkalemia
Hipokalemia
Hipernatremia
Hiperkalsemia
Retensi cairan
Berikut ini obat yang dikontraindikasikan untuk pasien asma dengan gagal jantung:
Bisoprolol
Atropastatin
Simvastatin
Ezetimibe
Nitroglycerin
Kondisi penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah akibat adanya endapan lemak sehingga suplai darah ke jantung terganggu.
Coronary Heart Disease
Congestive Heart Failure
Menstrual Cycle Disorder
Chronic Kidney Disease
Acute Kidney Disease
Kondisi penurunan fungsi ginjal yang terjadi secara tiba-tiba dan umumnya reversibel jika penyebabnya diatasi
Gagal Ginjal Akut
Gagal Ginjal Kronis
Nefropati Diabetik
Hipertensi Renal
Glomerulonefritis
Tujuan utama terapi farmakologi untuk pasien Gagal Ginjal Kronis (GGK)
Mempercepat laju filtrasi glomerulus
Menghentikan progresi penyakit ginjal
Menyembuhkan kerusakan ginjal secara permanen
Menghilangkan semua gejala
Meningkatkan kadar kreatinin
Seorang pasien GGK dengan hipertensi dan proteinuria diberikan resep ACE inhibitor Lisinopril. Apa tujaun utama penggunaan obat ini pada pasien tersebut adalah
Meningkatkan tekanan darah
Mengurangi proteinuria dan memperlambat progresi penyakit ginjal
Meningkatkan kadar kalium serum
Mengurangi anemia
Mengatasi retensi cairan
Manakah dari kelas obat berikut yang harus dihindari atau digunakan dengan sangat hati-hati pada pasien Gagal Ginjal Kronis (GGK) karena dapat mempercepat kerusakan ginjal?
Diuretik
Beta-blocker
Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAIDs)
Proton Pump Inhibitors (PPIs)
Antibiotik
Kondisi anemia pada Gagal Ginjal Kronis (GGK) disebabkan oleh:
Defisiensi besi
Peningkatan eritropoietin
Penurunan produksi eritropoietin
Peningkatan destruksi sel darah merah
Peningkatan vitamin B12
Penggunaan Beta-blocker Metoprolol pada pasien gagal jantung harus dimulai pada dosis rendah dan dititrasi perlahan. Tujuannya agar:
Menghindari efek samping hipotensi ortostatik
Mengurangi risiko bradikardia yang parah
Menghindari inisiasi perburukan gagal jantung akut
Memastikan toleransi pasien terhadap obat.
Menghindari kekambuhan penyakit komplikasi
Patofisiologi aterosklerosis diawali dengan kerusakan pada lapisan endotel pembuluh darah. Faktor risiko yang paling berkontribusi terhadap kerusakan ini adalah:
Olahraga
Stres
Hipertensi
Konsumsi rutin serat
Konsumsi asam askorbat
Terapi farmakologi untuk anemia pada GGK yang berfungsi merangsang produksi sel darah merah di sumsum tulang
Ferrous Sulfate
Folic Acid
Erythropoiesis-Stimulating Agents (ESA)
Vitamin B1 dan Vitamin B12
Transfusi darah
Penyebab utama penurunan fungsi ginjal pada Gagal Ginjal Akut postrenal
Dehidrasi
Syok kardiogenik
Obstruksi saluran kemih
Kerusakan glomerulus
Konsumsi obat nefrotoksik
Rekomendasi diet non-farmakologi untuk pasien GGK
Diet tinggi protein
Pembatasan asupan fosfor, kalium, dan natrium
Peningkatan asupan cairan
Konsumsi lemak jenuh yang tinggi
Tidak ada batasan diet
Obat berikut yang perlu pengaturan dosis atau dihindari pada pasien GGK karena eliminasi utamanya melalui ginjal
Digoxin
Paracetamol
Captopril
Gentamisin
Candesartan
Pada Gagal Ginjal Akut (GGA), fase oligurik ditandai dengan:
Produksi urine yang meningkat drastis
Produksi urine yang menurun secara signifikan
GFR yang meningkat pesat
Kadar kreatinin serum yang menurun
Normalisasi elektrolit
Kondisi hilangnya menstruasi selama minimal 3 siklus berturut-turut pada wanita yang memiliki riwayat siklus menstruasi normal sebelumnya, disebut:
Dismenore
Menorrhagia
Amenore Sekunder
Endometriosis
Polimenore
Mekanisme patofisiologi menoragia melibatkan produksi berlebihan hormon
Estrogen
Progesteron
Folicle-Stimulating Hormone
Luteinizing Hormone
Testosteron
Terapi farmakologi lini pertama untuk dismenore primer:
Antibiotik
Diuretik
NSAID
Antidepresan
Kontrasepsi oral
Kategori kehamilan yang digunakan untuk mengklasifikasikan keamanan obat pada kehamilan, di mana studi pada hewan menunjukkan risiko tetapi studi pada manusia tidak tersedia atau studi pada hewan dan manusia tidak menunjukkan risiko
Kategori A
Kategori B
Kategori C
Kategori D
Kategori X
8. Obat antihipertensi yang dianggap aman dan sering digunakan sebagai lini pertama pada pasien hipertensi saat kehamilan
Lisinopril
Valsartan
Methyldopa
Amlodipine
Captopril
Pernyataan berikut yang benar terkait penggunaan Paracetamol selama kehamilan
Sangat teratogenik dan harus dihindari
Aman untuk digunakan pada dosis yang direkomendasikan untuk nyeri dan demam
Tidak boleh digunakan pada trimester ketiga
Menghambat perkembangan janin
Memiliki efek samping hipokalemia
Kehilangan janin secara spontan sebelum usia kehamilan 20 minggu
Kehamilan Ektopik
Abortus Spontan
Pre-eclampsia
Eclampsia
Placenta previa
Kasus mual dan muntah parah pada saat kehamilan
Hyperemesis Gravidarum
Diabetes gestastional
Pre-eclampsia
Abortus Spontan
Kehamilan Ektopik
Terapi farmakologi untuk Hyperemesis Gravidarum yang dapat dipertimbangkan adalah:
Ondansetron
Ibuprofen
Metformin
Lisinopril
Piridoksin (Vit. B6)
Manakah dari obat berikut yang umumnya aman untuk digunakan pada wanita menyusui?
Codein
Warfarin
Paracetamol
Amoxicillin
Captopril
Terapi utama untuk mengontrol gula darah ibu pada kondisi diabetes gestastional, adalah:
Metformin
Thiamizole
Oksitoksin
Pioglitazone
Glimepiride
Disfungsi endotel akibat aliran darah plasenta terganggu serta adanya pelepasan zat inflamasi dan vasokonstriktor pada wanita hamil merupakan patologi dari kondisi:
Preeklampsia
Diabetes Gestasional
Anemia dalam Kehamilan
Hiperemesis gravidarum
Kehamilan Ektopik
Menopause secara klinis didefinisikan sebagai berhentinya menstruasi selama:
6 bulan
12 bulan
2 tahun
3 bulan
1 bulan
Manakah dari perubahan hormonal berikut yang merupakan penyebab utama dari gejala menopause seperti hot flashes dan kekeringan vagina
Peningkatan kadar estrogen dan progesteron
Penurunan kadar estrogen dan progesteron
Peningkatan kadar testosteron
Penurunan kadar TSH
Peningkatan kadar prolaktin
Selain terapi sulih hormon, obat golongan antidepresan seperti SSRI dapat digunakan untuk meredakan gejala menopause, khususnya:
Kekeringan vagina
Osteoporosis
Hot flashes
Rambut rontok
Penambahan berat badan
Berikut obat golongan antidepresan SSRI/SNRI dapat digunakan untuk meredakan gejala menopause
paroxetine
Gabapentin
Clonidine
venlafaxine
Estrogen
Manakah dari komplikasi jangka panjang berikut yang paling sering dikaitkan dengan penurunan kadar estrogen pascamenopause?
Hipertensi
Diabetes melitus
Osteoporosis
Penyakit tiroid
Batu ginjal
Seorang wanita pascamenopause mengalami kekeringan dan atrofi vagina. Terapi farmakologi yang paling efektif untuk gejala lokal ini adalah:
Terapi estrogen sistemik
Estrogen topikal (krim vagina)
Bisphosphonate oral
Paroxetine (SSRI)
Androgen
Pada patofisiologi menopause, penurunan kadar estrogen dan progesteron menyebabkan peningkatan kadar hormon gonadotropin:
LH dan FSH
TSH dan ACTH
Prolaktin
Insulin
Kortisol
Penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh:
Menyerang sel asing
Menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri
Tidak mampu melawan infeksi
Berespons berlebihan terhadap alergen
Mengalami penurunan aktivitas
Manakah dari penyakit berikut yang merupakan penyakit autoimun?
Diabetes Mellitus Tipe 1
Hipertensi Esensial
Rheumatoid Arthritis (RA)
Gagal Ginjal Kronis
Asthma
Terapi lini pertama untuk Rheumatoid Arthritis (RA) yang bekerja dengan memodifikasi respons penyakit dan mencegah kerusakan sendi permanen adalah:
Non-Steroid Anti Inflamtion Drugs (Ibuprofen)
Kortikosteroid (Prednison)
Disease-Modifying Antirheumatic Drugs (Metotreksat)
Antibiotik (Gentamisin)
Beta-blocker (Propanolol)
Seorang pasien dengan Lupus Erythematosus Systemic (SLE) sering diresepkan Hidroksiklorokuin. Manfaat utama Hidroksiklorokuin pada SLE adalah:
Mengobati infeksi
Mengurangi gejala sendi dan kulit serta mencegah flare penyakit
Menurunkan tekanan darah
Mengurangi nyeri secara akut
Menghilangkan ruam kupu-kupu secara permanen
Seorang pasien SLE yang sedang menggunakan Methotrexate perlu diberikan edukasi mengenai efek samping yang berpotensi fatal, yaitu:
Batuk kering
Hepatotoksisitas dan mielosupresi
Konstipasi
Hipotensi
Hiperkalemia
Manakah dari gejala berikut yang merupakan gejala khas dari Lupus Erythematosus Systemic (SLE)?
Pembengkakan sendi simetris pada tangan dan kaki
Ruam kupu-kupu (butterfly rash) di wajah
Kelemahan otot yang memburuk dengan aktivitas
Intoleransi panas dan penurunan berat badan
Batuk kering kronis
Penyakit Jantung Koroner (PJK) umumnya disebabkan oleh penumpukan plak di arteri koroner, yang dikenal sebagai
(a)
5. Kondisi di mana menstruasi menjadi tidak teratur dengan siklus yang sangat panjang (>35 hari)
(a)
Terapi farmakologi untuk pasien dengan dismenore primer adalah golongan
(a)
Tiroiditis Hashimoto adalah penyakit autoimun yang menyerang kelenjar . . . . . menyebabkan hipotiroidisme.
(a)
Obat antihipertensi lini pertama pada ibu hamil adalah . . . . .
(a)
