wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS MANAJEMEN RISIKO

Total questions: 45

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.

Risiko klinis selalu berhubungan langsung dengan keselamatan pasien dan mutu pelayanan medis yang diberikan

a)

BENAR

b)

SALAH

2.

Gangguan sistem informasi rekam medis termasuk dalam risiko non klinis karena berkaitan dengan kelancaran operasional rumah sakit

a)

BENAR

b)

SALAH

3.

Kesalahan pemberian dosis obat termasuk dalam risiko non klinis karena menyangkut prosedur administrasi obat

a)

BENAR

b)

SALAH

4.

Risiko non klinis dapat mencakup risiko hukum akibat ketidakpatuhan terhadap regulasi rumah sakit.

a)

BENAR

b)

SALAH

5.

Risiko kehilangan data pasien akibat serangan siber termasuk risiko klinis karena menyangkut informasi pasien

a)

BENAR

b)

SALAH

6.

Konflik antar tenaga medis yang mengganggu koordinasi tim dapat dikategorikan sebagai risiko klinis karena berpotensi menurunkan mutu pelayanan pasien.

a)

BENAR

b)

SALAH

7.

Risiko keuangan karena keterlambatan klaim BPJS adalah bagian dari risiko klinis karena menyangkut pelayanan pasien.

a)

BENAR

b)

SALAH

8.

Pemeliharaan alat medis yang tidak terjadwal termasuk risiko non klinis karena menyangkut teknis peralatan.

a)

BENAR

b)

SALAH

9.

Semua risiko yang tidak berhubungan dengan keuangan termasuk risiko klinis

a)

BENAR

b)

SALAH

10.

Keterlambatan pelayanan karena kekurangan tenaga perawat bisa dikategorikan sebagai risiko klinis.

a)

BENAR

b)

SALAH

11.

Risiko murni adalah risiko yang hasil akhirnya hanya dapat menimbulkan kerugian atau tidak ada kerugian sama sekali.

a)

BENAR

b)

SALAH

12.

Risiko spekulatif hanya menimbulkan kerugian tanpa kemungkinan keuntungan.

a)

BENAR

b)

SALAH

13.

Kegiatan berinvestasi dalam saham termasuk risiko spekulatif karena dapat menghasilkan keuntungan atau kerugian.

a)

BENAR

b)

SALAH

14.

Risiko kehilangan data pasien akibat kesalahan sistem komputer termasuk risiko murni.

a)

BENAR

b)

SALAH

15.

Pembelian alat kesehatan baru yang bisa meningkatkan pelayanan tetapi berisiko rugi finansial adalah risiko murni.

a)

BENAR

b)

SALAH

16.

Risiko infeksi silang di rumah sakit adalah contoh risiko spekulatif.

a)

BENAR

b)

SALAH

17.

Tujuan utama identifikasi risiko adalah menentukan cara pengendalian risiko yang akan dilakukan.

a)

BENAR

b)

SALAH

18.
  1. Dalam proses identifikasi risiko, semakin banyak risiko yang ditemukan maka semakin baik hasil prosesnya.

a)

BENAR

b)

SALAH

19.

Output dari proses identifikasi risiko biasanya berupa daftar risiko (risk register) yang berisi deskripsi dan sumber risiko.

a)

BENAR

b)

SALAH

20.

Dampak potensial dari risiko harus diidentifikasi meskipun kejadian tersebut belum tentu akan terjadi.

a)

BENAR

b)

SALAH

21.

Setelah risiko diidentifikasi, organisasi bisa langsung menentukan pengendalian risiko

a)

BENAR

b)

SALAH

22.

Risiko keuangan hanya terjadi jika organisasi mengalami kerugian akibat tindak kecurangan internal.

a)

BENAR

b)

SALAH

23.

Risiko legal dan risiko fraud adalah dua hal yang sama, karena keduanya sama-sama menimbulkan kerugian finansial.

a)

BENAR

b)

SALAH

24.

Risiko legal muncul ketika rumah sakit menghadapi tuntutan hukum akibat kesalahan prosedur atau pelanggaran hak pasien.

a)

BENAR

b)

SALAH

25.

Proses untuk memahami sifat risiko dan menentukan peringkat risiko disebut evaluasi risiko

a)

BENAR

b)

SALAH

26.

Likelihood dalam analisis risiko menggambarkan seberapa parah dampak yang mungkin ditimbulkan oleh suatu insiden.

a)

BENAR

b)

SALAH

27.

Severity menunjukkan tingkat keparahan atau besarnya kerugian yang dapat terjadi apabila suatu insiden benar-benar terjadi.

a)

BENAR

b)

SALAH

28.

Analisis risiko hanya dilakukan sekali di awal proyek dan tidak perlu diperbarui setelahnya.

a)

BENAR

b)

SALAH

29.

Proses membandingkan antara hasil analisis risiko dengan grading / kriteria / kelompokrisiko sesuai yang ditetapkan untuk menentukan apakah risiko dapat diterima / ditoleransi adalah analisis risiko.

a)

BENAR

b)

SALAH

30.

Evaluasi dapat membantu dalam pengambilan keputusan berdasarkan hasil analisis risiko dan risiko yang memerlukan prioritas penanganan.

a)

BENAR

b)

SALAH

31.

Kepanjangan FMEA adalah Failure Model and Evaluation Analysis

a)

BENAR

b)

SALAH

32.

Occurrence menunjukkan frekuensi atau kemungkinan terjadinya suatu kegagalan.

a)

BENAR

b)

SALAH

33.

Severity menggambarkan seberapa sering kemungkinan yang ditimbulkan dari risiko

a)

BENAR

b)

SALAH

34.

FMEA hanya digunakan setelah terjadi kegagalan untuk mencari penyebabnya.

a)

BENAR

b)

SALAH

35.

Langkah pertama dalam HFMEA adalah membuat diagram proses dari sistem yang akan dianalisis.

a)

BENAR

b)

SALAH

36.

HFMEA bersifat reaktif.

a)

BENAR

b)

SALAH

37.

Salah satu tujuan utama FMEA adalah mencegah terjadinya tragedi kesalahan dengan mengidentifikasi potensi kegagalan sebelum berdampak pada pasien.

a)

BENAR

b)

SALAH

38.

Langkah terakhir dalam HFMEA adalah melakukan tindakan dan mengukur outcome dari rekomendasi perbaikan yang diterapkan.

a)

BENAR

b)

SALAH

39.

Asuransi merupakan contoh nyata dari metode transfer risiko.

a)

BENAR

b)

SALAH

40.

Mitigasi risiko dilakukan setelah risiko terjadi untuk meminimalkan dampaknya.

a)

BENAR

b)

SALAH

41.

Perusahaan yang secara rutin mencadangkan data untuk mengurangi risiko kehilangan data akibat kegagalan sistem adalah bagian dari metode pengendalian risiko dengan cara menghindari.

a)

BENAR

b)

SALAH

42.

Tujuan manajemen risiko klinik terhadap staf adalah agar tenaga kesehatan berani mengambil risiko tinggi demi mempercepat pelayanan pasien.

a)

BENAR

b)

SALAH

43.

Tujuan manajemen risiko klinis adalah meningkatkan hasil asuhan pasien dengan mengidentifikasi dan mengendalikan potensi bahaya klinis.

a)

BENAR

b)

SALAH

44.

Tujuan manajemen risiko klinis bersifat reaktif

a)

BENAR

b)

SALAH

45.

Risiko adalah sesuatu yang pasti terjadi.

a)

BENAR

b)

SALAH