NEW
Font size
WorksheetsKDP 1
Total questions: 18
Worksheet time: 14mins
Seorang laki-laki, 55 tahun, dirawat di rumah sakit pada hari ke-2 pasca kolostomi. Pasien mengeluh bahwa kantong kolostominya telah penuh. Saat ini, perawat sedang melakukan perawatan kolostomi. Perawat telah menggunakan sarung tangan dan membersihkan stoma serta area sekitarnya menggunakan kasa steril.
Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan perawat pada kasus tersebut?
Memasang plester
Mengukur kantong
Mengoleskan salep
Memfiksasi kantong
Mengkaji kondisi luka
Seorang lansia, 60 tahun, diagnosis stroke, dirawat di RS hari ke 3. Pasien mengatakan tidak nyaman di daerah kemaluan yang terpasang kateter. Hasil pemeriksaan: daerah vagina kotor, daerah sekitar pemasangan kateter kotor. Saat ini perawat akan melakukan perawatan kateter, posisi pasien sudah diatur, perawat mencuci tangan dan memasang sarung tangan steril.
Apakah langkah selanjutnya yang dilakukan perawat tersebut?
Membersihkan selang kateter dari proksimal ke distal dengan gerakan sirkular sepanjang ± 10 cm
Membersihkan area labia mayora dengan prinsip satu kasa untuk satu kali usapan
Membersihkan area labia minora dengan prinsip satu kasa untuk satu kali usapan
Membersihkan area perineum dengan prinsip satu kasa untuk satu kali usapan
Mengobservasi kondisi uretra dan kepatenan kateter
Seorang lansia, 60 tahun, diagnosis DHF, dirawat di RS hari ke 3. Pasien dengan keluhan tangan kiri yang terpasang infus bengkak, nyeri dan susah digerakan. Hasil pemeriksaan: kulit sekitar tempat penusukan infus kemerahan, infus tidak menetes, tampak adanya gumpalan darah dalam slang infus dekat aboucat.
Apakah tindakan pertama yang harus dilakukan perawat pada kasus tersebut?
Menutup aliran infus
Mencabut jarum infus
Mengaspirasi gumpalan darah
Memindahkan pemasangan infus
Mengkompres dingin area yang bengkak
Seorang perempuan, 58 tahun, diagnosis diabetes mellitus tipe 2, dirawat di RS dengan keluhan adanya luka di daerah bokong sejak 1 minggu yang lalu. Hasil pemeriksaan: terdapat ulkus dekubitus, produksi pus (+), jaringan nekrotik (+). Saat ini perawat akan melakukan perawatan luka. Alat-alat sudah disiapkan, perawat sudah mencuci tangan dan memasang sarung tangan.
Apakah langkah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan perawat tesebut?
Mengeringkan luka
Membuang jaringan nekrotik
Membersihkan luka dengan cairan NaCl 0.9 %
Melepaskan balutan dan plester secara perlahan
Mengoleskan obat topikal sesuai instruksi dokter
Seorang anak laki-laki, 6 tahun, dirawat di ruang anak dengan pneumonia. Hasil pengkajian: ronchi pada lobus kanan, terlihat susah bernapas, sekret pada hidung. Berdasarkan advise dokter direncanakan pemberian nebulisasi. Perawat yang bertugas mempersiapkan alat dan mengatur posisi pasien. Apakah tindakan selanjutnya yang dilakukan perawat pada kasus tersebut?
Memasukkan obat ke dalam tabung
Menempatkan sungkup oksigen
Menghidupkan mesin inhalasi
Mengatur waktu pemberian
Mengobservasi uap inhalas
Seorang perempuan, 59 tahun, ditemukan tidak sadarkan diri di bandara. Korban sebelumnya tampak memegangi dada kemudian pingsan. Hasil pemeriksaan: pasien tidak berespon saat diberikan stimulus nyeri, nadi karotis tidak teraba dan dada tidak mengembang. Penolong langsung memasang AED, hasil analisis AED terdengar unshockable. Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan pada kasus tersebut?
Call for help
Berikan 1 shock
Beri napas setiap 6 detik
Posisikan miring mantap
Lakukan RJP selama 2 menit
Seorang laki-laki, 35 tahun sudah 3 hari dirawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosis diabetes melitus, pasien mempunyai luka kaki yang semakin membau, dan jaringan menghitam semakin luas. Pada saat diskusi bersama tim keperawatan, diusulkan perlu melaksanakan ronde keperawatan. Apakah langkah selanjutnya dilakukan pada tahap Pra-Ronde pada kasus tersebut?
Melakukan perawatan luka
Meminta izin dari pasien dan keluarga
Menyiapkan kuesioner diabetes melitus
Meminta dokter menuliskan resep obat
Menanyakan kesediaan dari tim kesehatan lain
Seorang perawat melakukan kunjungan rumah, mendapatkan seorang perempuan, umur 35 tahun, dengan kondisi sering marah-marah, sejak 3 minggu yang lalu. Pasien mengatakan kesal kepada bapaknya sampai membanting piring dan gelas, karena melarang keluar rumah. Hasil pemeriksaan: ekspresi wajah pasien tegang, tangan mengepal, dan pandangan matanya tajam. Perawat telah diskusi dengan pasien mengidentifikasi perilaku kekerasan yag biasa dilakukan. Apakah tindakan keperawatan selanjutnya pada kasus tersebut?
Mengajarkan teknik napas dalam
Mendiskusikan jenis perilaku kekerasan
Mendorong pengungkapan perasaan secara asertif
Mengidentifikasi akibat dari tindakan yang biasa dilakukan
Memfasilitasi pemahaman tanda dan gejala yang dirasakan
