WorksheetsQuiz Pola Pikir dan Pembelajaran Mendalam
Total questions: 43
Worksheet time: 22mins
Menurut modul, apa yang dimaksud dengan Pola Pikir (Mindset)?
Kumpulan hasil yang diperoleh dari suatu tindakan.
Kumpulan ketrampilan yang menentukan hasil akhir.
Kumpulan alat yang digunakan untuk memecahkan masalah.
Kumpulan keyakinan yang akan menentukan cara seseorang melihat dan berpikir terhadap sebuah kejadian atau peristiwa.
Apa perbedaan utama antara Fixed Mindset (Pola Pikir Tetap) dan Growth Mindset (Pola Pikir Bertumbuh) menurut modul?
Fixed Mindset percaya kecerdasan dan ketrampilan bisa dikembangkan, sementara Growth Mindset percaya keduanya bersifat tetap.
Fixed Mindset melihat kesalahan sebagai peluang, sedangkan Growth Mindset melihatnya sebagai kelemahan.
Fixed Mindset cenderung menerima tantangan, sementara Growth Mindset cenderung menghindarinya.
Fixed Mindset percaya kecerdasan dan ketrampilan bersifat tetap, sementara Growth Mindset percaya keduanya bisa dikembangkan melalui belajar dan berusaha.
Berdasarkan hasil survei PISA 2018 yang disebutkan dalam modul, bagaimana korelasi antara Growth Mindset dengan hasil akademik di suatu negara?
Korelasi hanya ditemukan pada negara-negara dengan persentase murid Growth Mindset di atas 40%.
Ada korelasi negatif, artinya semakin banyak murid dengan Growth Mindset, semakin rendah hasil akademik.
Tidak ada korelasi yang signifikan.
Ada korelasi positif, artinya semakin banyak murid dengan Growth Mindset, semakin baik hasil akademik di suatu negara.
Mengapa "pujian proses" dianggap lebih efektif dibandingkan "pujian pribadi" dalam membentuk Pola Pikir Bertumbuh pada murid?
Pujian proses mengapresiasi usaha, strategi, dan kemajuan yang ditunjukkan murid, bukan hanya bakat atau hasil akhir.
Pujian pribadi lebih spesifik dan memberikan motivasi instan.
Pujian pribadi mendorong murid untuk berusaha lebih keras dan pantang menyerah.
Pujian proses membuat murid merasa lebih pintar secara alami
Konsep "The Power of YET" dalam Pola Pikir Bertumbuh berlawanan dengan prinsip apa?
The Sense of Purpose Intervention.
Tyranny of NOW.
Productive Failure.
Pujian Pribadi.
Definisi dari "Pembelajaran Mendalam"?
Metode pengajaran yang mengutamakan hasil akhir tanpa memperhatikan proses belajar peserta didik.
Pendekatan pembelajaran yang hanya berfokus pada penguasaan materi secara hafalan.
Proses pembelajaran yang hanya memanfaatkan teknologi digital untuk efisiensi.
Pendekatan yang memuliakan dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu.
Apa saja tiga prinsip utama dalam penerapan "Pembelajaran Mendalam" seperti yang dijelaskan dalam modul?
Cepat, Efisien, dan Murah.
Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik.
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan.
Olah Pikir, Olah Hati, dan Olah Raga.
Dalam konteks Pembelajaran Mendalam, "Olah Hati" bertujuan untuk apa?
Mengasah kepekaan batin, membentuk budi pekerti, serta menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual.
Pengasahan akal budi dan kemampuan kognitif.
Menjaga dan meningkatkan kesehatan fisik serta kekuatan tubuh.
Mengembangkan kepekaan estetika dan empati.
Manakah dari berikut ini yang BUKAN termasuk dalam Delapan Dimensi Profil Lulusan Pembelajaran Mendalam?
Kolaborasi.
Kewargaan.
Kemandirian.
Kepatuhan.
Urutan tahapan Pengalaman Belajar dalam Pembelajaran Mendalam yang benar adalah...
Merefleksi - Memahami - Mengaplikasi.
Memahami - Merefleksi - Mengaplikasi.
Memahami - Mengaplikasi - Merefleksi.
Mengaplikasi - Memahami - Merefleksi.
Tiga prinsip utama yang mendukung Pembelajaran Mendalam?
Independen, Kolaboratif, Kreatif
Tradisional, Konvensional, Inovatif
Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan
Cepat, Tepat, Akurat
Bagaimana prinsip "Berkesadaran" diwujudkan dalam pengalaman belajar peserta didik?
Peserta didik menjadi pembelajar pasif yang menerima semua informasi dari guru.
Peserta didik fokus pada hasil akhir tanpa memperhatikan proses berpikir.
Peserta didik memiliki kesadaran untuk menjadi pembelajar yang aktif, memahami tujuan pembelajaran, dan termotivasi secara intrinsik untuk belajar.
Peserta didik hanya menghafal materi tanpa memahami tujuannya.
Apa yang menjadi fokus utama dari prinsip Pembelajaran Mendalam yang "Bermakna"?
Memisahkan orang tua, masyarakat, atau komunitas dari proses belajar.
Pembelajaran yang terisolasi dari lingkungan sekitar peserta didik.
Penerapan pengetahuan secara kontekstual dan keterlibatan dengan isu nyata.
Penguasaan konten secara hafalan tanpa aplikasi.
Manakah pernyataan yang PALING TEPAT menggambarkan prinsip "Menggembirakan" dalam Pembelajaran Mendalam?
Pembelajaran yang hanya berpusat pada guru untuk memastikan keteraturan.
Suasana belajar yang positif, menantang, menyenangkan, dan memotivasi, yang menumbuhkan motivasi intrinsik dan kreativitas peserta didik.
Pembelajaran yang hanya berfokus pada hiburan tanpa tujuan akademik.
Suasana belajar yang kaku dan penuh tekanan untuk mencapai nilai tinggi.
Apa tujuan dari "Olah Rasa (Estetika)" dalam konteks prinsip Pembelajaran Mendalam?
Mengasah akal budi dan kemampuan kognitif.
Menjaga kesehatan fisik dan kekuatan tubuh.
Mengembangkan kepekaan estetika, empati, dan kemampuan menghargai keindahan serta hubungan antarmanusia.
Membentuk budi pekerti dan menanamkan nilai-nilai moral.
Menurut modul, apa yang dimaksud dengan asesmen (penilaian)?
Kegiatan membandingkan hasil belajar peserta didik dengan standar nasional.
Proses penentuan kelulusan peserta didik dari suatu jenjang pendidikan.
Proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengetahui kebutuhan belajar dan capaian perkembangan atau hasil belajar murid.
Proses pemberian nilai akhir kepada peserta didik.
Manakah pernyataan yang paling tepat menjelaskan prinsip asesmen "Autentik"?
Penilaian yang tidak bias oleh latar belakang peserta didik.
Penilaian yang melihat keseluruhan aspek kemampuan siswa secara utuh dan terpadu.
Penilaian yang hasilnya digunakan sebagai umpan balik untuk meningkatkan proses pembelajaran.
Penilaian yang merepresentasikan realitas kehidupan, berfokus pada proses dan produk belajar dalam konteks nyata, serta bertujuan mengukur kompetensi nyata seperti pemecahan masalah dan berpikir kritis.
Apa tujuan utama dari Asesmen Formatif?
Mengidentifikasi peserta didik yang membutuhkan program remedial.
Memantau dan mengevaluasi kemajuan belajar peserta didik sepanjang proses pembelajaran, serta memberikan umpan balik untuk perbaikan.
Mengukur pencapaian peserta didik pada akhir periode pembelajaran yang panjang.
Menentukan nilai akhir peserta didik untuk kenaikan kelas.
Umpan balik yang produktif dalam Pembelajaran Mendalam memiliki karakteristik sebagai berikut, KECUALI:
Bersifat mengkritik kesalahan tanpa memberikan saran perbaikan.
Bersifat spesifik dan dapat ditindaklanjuti.
Berfokus pada kinerja dan proses belajar, bukan hanya hasil akhir.
Diberikan secara tepat waktu.
Pada 'Tingkat Abstrak yang Diperluas' dalam asesmen Pembelajaran Mendalam, peserta didik diharapkan mampu...
Hanya menerapkan pengetahuan dalam skenario yang sudah ada.
Mengingat fakta dan definisi dasar saja.
Memahami hubungan antara konsep-konsep dan dapat berpikir lebih lanjut mengenai implikasi dari pengetahuan mereka serta mengaitkannya dengan isu-isu yang lebih besar.
Memahami hubungan antara konsep-konsep tetapi tidak dapat mengaitkannya dengan isu yang lebih besar.
Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) memiliki implikasi pada beberapa aspek pembelajaran. Manakah di antara berikut yang *bukan* merupakan aspek yang diimplikasikan oleh PM?
Proses pembelajaran
Peran guru
Kurikulum
Anggaran keuangan sekolah
Salah satu karakteristik kurikulum dalam implementasi Pembelajaran Mendalam adalah 'Dinamis, Fleksibel, dan Responsif'. Apa makna karakteristik ini?
Kurikulum dirancang untuk disesuaikan dengan konteks sekolah dan memungkinkan pembaruan berdasarkan kebutuhan masyarakat yang berkembang serta kemajuan teknologi.
Kurikulum hanya dapat diubah setiap 5 tahun sekali sesuai regulasi pemerintah.
Kurikulum berfokus pada pengembangan keterampilan tingkat tinggi seperti kreativitas dan pemecahan masalah.
Kurikulum mendorong peserta didik untuk mampu hidup dan berkontribusi pada kehidupan masyarakat.
Dalam 'Perencanaan Pembelajaran Mendalam', langkah pertama yang harus dilakukan adalah Identifikasi. Apa saja yang termasuk dalam tahap Identifikasi?
Menentukan tujuan pembelajaran dan kerangka pembelajaran.
Merancang pembelajaran dengan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
Asesmen pada awal, proses, dan akhir pembelajaran.
Mengidentifikasi kesiapan murid, memahami karakteristik materi pelajaran, dan menentukan dimensi profil Lulusan.
Dalam Desain Pembelajaran Mendalam, 'Kemitraan Pembelajaran' bertujuan untuk melibatkan berbagai pihak. Siapa saja yang dapat dilibatkan dalam kemitraan ini?
Guru lintas mata pelajaran, orang tua, industri, atau komunitas.
Hanya kepala sekolah dan pengawas pendidikan.
Peserta didik dan guru saja.
Hanya guru mata pelajaran yang sama dalam satu sekolah.
Tahap 'Merefleksi' dalam pengalaman belajar Pembelajaran Mendalam memiliki tujuan utama untuk...
Menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata secara kontekstual untuk menghasilkan produk atau kinerja.
Mengevaluasi dan memaknai proses serta hasil dari tindakan atau praktik nyata yang telah dilakukan, serta mengelola proses belajar secara mandiri.
Berdiskusi dengan teman sebaya untuk memecahkan masalah kompleks.
Mengingat kembali fakta-fak
Pembelajaran Mendalam adalah
Proses belajar yang hanya dilakukan di dalam kelas dan diawasi oleh guru secara ketat.
Pendekatan yang hanya fokus pada penguasaan materi akademik secara terisolasi.
Metode pengajaran yang mengutamakan kecepatan dalam menyelesaikan kurikulum.
Pendekatan yang memuliakan murid dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan secara holistik dan terpadu.
Salah satu permasalahan mutu pendidikan di Indonesia yang menjadi latar belakang diperlukannya Pembelajaran Mendalam, seperti yang disebutkan dalam modul, adalah...
Tingginya angka putus sekolah di jenjang pendidikan dasar.
Kurangnya fasilitas teknologi di sebagian besar sekolah.
Rendahnya keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) peserta didik berdasarkan hasil PISA.
Kekurangan jumlah guru berkualitas di daerah terpencil.
Olah Pikir dalam Pembelajaran Mendalam memiliki kaitan erat dengan dimensi Profil Lulusan yang mana?
Keimanan dan Ketakwaan.
Kreativitas dan Kemandirian.
Kesehatan dan Kewargaan.
Penalaran Kritis dan Komunikasi.
Dalam implementasi Pembelajaran Mendalam, salah satu peran guru adalah sebagai "Aktivator". Apa yang dimaksud dengan peran ini?
Guru hanya memberikan materi pelajaran dan membiarkan murid belajar secara mandiri tanpa intervensi.
Guru berkolaborasi dengan pihak industri dan komunitas untuk program magang.
Guru bertanggung jawab penuh dalam merancang kurikulum tanpa masukan dari pihak lain.
Guru menstimulasi peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran dengan berbagai strategi dan memberikan umpan balik untuk menstimulasi setiap level pencapaian yang lebih tinggi.
Manakah dari berikut ini yang merupakan salah satu elemen utama dalam "Ekosistem Pembelajaran Mendalam"?
Lembaga survei dan konsultan pendidikan.
Media massa dan Jaringan televisi.
Pabrik dan Perusahaan.
Kantor Pemerintah Daerah.
Apa tujuan utama dari pendekatan Inkuiri Kolaboratif seperti yang dijelaskan dalam modul?
Menyelesaikan kurikulum dengan cepat dan efisien.
Mengembangkan dan memperbaiki prinsip serta pengalaman belajar murid untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan membangun budaya profesional yang reflektif di sekolah.
Meningkatkan nilai ujian nasional peserta didik secara signifikan.
Mengurangi beban kerja guru dengan menyerahkan sebagian proses belajar kepada murid.
Dalam siklus Inkuiri Kolaboratif, tahap "Assess (Identifikasi)" bertujuan untuk...
Merancang strategi pembelajaran yang paling relevan.
Memahami secara mendalam siapa murid dan apa fokus inkuiri kolaboratif yang ingin disasar.
Menerapkan rencana tindakan yang telah disusun.
Mengukur hasil pembelajaran dan merencanakan perubahan yang diperlukan.
Prinsip "Berbasis Data dan Bukti" dalam Inkuiri Kolaboratif berarti...
Hanya data kuantitatif yang valid untuk digunakan dalam proses inkuiri.
Data hanya digunakan di akhir siklus untuk evaluasi sumatif.
Setiap keputusan hanya didasarkan pada intuisi guru tanpa perlu data pendukung.
Semua langkah yang diambil adalah respons terhadap kebutuhan.
Manakah peran tim Inkuiri Kolaboratif yang bertanggung jawab untuk memandu diskusi dalam perencanaan, evaluasi, dan refleksi, serta perencanaan perbaikan?
Pengelola dokumentasi
Guru pengajar
Guru pengamat
Guru fasilitator
Pada tahap "Measurement, Reflect, and Change", mengapa penting untuk melakukan diskusi reflektif secara terbuka dan jujur?
Agar hanya keberhasilan yang dicatat dan dilaporkan kepada kepala sekolah.
Sebagai formalitas semata untuk memenuhi laporan administrasi.
Untuk menggali apa yang sudah berjalan dengan baik, tantangan yang dihadapi, serta aspek yang perlu diperbaiki, sehingga menjadi dasar untuk merancang perubahan yang lebih efektif.
Untuk mencari siapa yang paling bertanggung jawab atas kegagalan pembelajaran.
Bagaimana karakteristik kurikulum "Berpusat pada Peserta Didik" diwujudkan dalam Pembelajaran Mendalam?
Kurikulum hanya berisi materi yang wajib dihafalkan oleh semua peserta didik.
Pembelajaran hanya dilakukan melalui ceramah untuk memastikan materi tersampaikan secara merata.
Kurikulum memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar sesuai minat, motivasi, renjana (passion), dan bakat mereka.
Guru bebas memilih materi apa saja tanpa harus mengikuti standar yang berlaku.
Dalam konteks Pembelajaran Mendalam, asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning) menekankan pada apa?
Pengujian standar kompetensi melalui tes tertulis berskala besar.
Penilaian oleh guru untuk menentukan nilai akhir murid.
Penilaian diri dan penilaian sejawat (peer assessment) oleh murid itu sendiri.
Pemberian umpan balik oleh guru kepada murid untuk perbaikan belajar.
Elemen "Ekosistem Pembelajaran" dalam Perencanaan Pembelajaran Mendalam memiliki tujuan untuk...
Memisahkan peran antara guru, kepala sekolah, dan pengawas secara kaku.
Membatasi sumber daya pembelajaran hanya pada buku teks yang disediakan pemerintah.
Memastikan bahwa semua kegiatan belajar hanya dilakukan di dalam lingkungan sekolah.
Menciptakan lingkungan yang mendukung praktik pembelajaran mendalam melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk keluarga dan masyarakat.
Dalam tahap "Desain Pembelajaran" pada Perencanaan Pembelajaran Mendalam, hal-hal apa saja yang perlu ditentukan?
Tujuan pembelajaran, kriteria kesuksesan, dan kerangka pembelajaran yang akan digunakan.
Teknik dan instrumen asesmen yang akan digunakan.
Analisis kebutuhan murid dan materi pelajaran.
Strategi untuk memberikan umpan balik kepada peserta didik.
Pada tahap "Memahami" dalam Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam, peserta didik diharapkan mampu...
Mengevaluasi dan memaknai proses serta hasil dari tindakan nyata.
Mengakses informasi, mengingat, mengidentifikasi, menjelaskan, atau memahami konsep baru melalui berbagai sumber dan konteks.
Menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata secara kontekstual.
Merancang proyek kolaboratif untuk memecahkan masalah kompleks.
Dalam konteks Pembelajaran Mendalam, bagaimana cara guru dapat menciptakan suasana belajar yang "Menggembirakan"?
Dengan memberikan tugas yang sangat sulit untuk menantang siswa.
Dengan menggunakan metode pengajaran yang monoton dan kaku.
Dengan membatasi interaksi antara siswa dan guru.
Dengan mengintegrasikan permainan dan aktivitas interaktif dalam proses belajar.
Manakah dari berikut ini yang merupakan manfaat dari penerapan "Asesmen Autentik" dalam pembelajaran?
Memfokuskan pada penguasaan materi secara hafalan.
Menilai kemampuan siswa dalam konteks nyata dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Menentukan siapa yang paling pintar di kelas.
Memberikan nilai akhir yang cepat dan efisien.
Dalam Pembelajaran Mendalam, apa yang dimaksud dengan "Refleksi" bagi peserta didik?
Proses menilai hasil ujian akhir tanpa mempertimbangkan proses belajar.
Proses mengingat kembali semua materi yang telah diajarkan tanpa analisis.
Proses mengabaikan umpan balik dari guru dan teman sebaya.
Proses merenungkan pengalaman belajar untuk memahami apa yang telah dipelajari dan bagaimana cara meningkatkannya.
