WorksheetsAsuhan Gizi: Pertanyaan dan Jawaban
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Apa langkah pertama dalam proses asuhan gizi menurut model tersebut?
Diagnosis Gizi
Intervensi Gizi
Monitoring dan Evaluasi
Asesmen Gizi
Siapakah yang menjadi pusat dalam model proses asuhan gizi ini?
Dokter
Keluarga pasien
Pasien/Klien
Ahli gizi masyarakat
Dalam tahap diagnosis gizi, kegiatan utama yang dilakukan adalah...
Menilai asupan makanan
Menentukan penyebab masalah gizi
Menghitung kebutuhan energi
Memberikan makanan tambahan
Apa yang termasuk dalam intervensi gizi menurut model?
Penimbangan berat badan
Dokumentasi masalah gizi
Perencanaan dan implementasi intervensi
Analisis status gizi
Fungsi utama dari tahap "Monitoring dan Evaluasi Gizi" adalah…
Membuat diagnosis baru
Mengidentifikasi penyebab gizi buruk
Mengukur dampak intervensi
Mengedukasi tenaga kesehatan
Komponen yang mendukung efektivitas proses asuhan gizi seperti pada model ini antara lain adalah…
Rasa empati
Komunikasi dan kolaborasi
Pelatihan dapur
Sertifikasi makanan
Faktor eksternal seperti "Sistem Rujukan dan Skrining" dalam model berfungsi untuk...
Meningkatkan rasa makanan rumah sakit
Menyaring dan merujuk kasus gizi ke level lebih lanjut
Mengurangi beban kerja dietisien
Menentukan status ekonomi pasien
Pengetahuan dietetik, keterampilan, dan berpikir kritis dalam model mendukung dietisien dalam hal…
Memberi makanan tambahan
Melakukan pengawasan dapur
Melaksanakan proses asuhan gizi berbasis fakta
Mengurangi biaya pelayanan
Mengapa dokumentasi penting dilakukan pada setiap tahap proses asuhan gizi dalam model ini?
Untuk mempercepat proses pengambilan keputusan manajer rumah sakit
Untuk menjamin akuntabilitas dan kesinambungan pelayanan gizi
Untuk menggantikan komunikasi antarprofesi
Untuk meringkas intervensi menjadi lebih singkat
Mengapa "Sistem Pelaporan dan Evaluasi Dampak" penting dalam model proses asuhan gizi?
Untuk menyederhanakan intervensi
Untuk mengetahui efektivitas tindakan gizi terhadap status pasien secara sistemik
Agar proses intervensi tidak perlu dilakukan berulang
Agar diagnosis dapat dihindari
