WorksheetsSoal Pilihan Ganda Pertolongan Ambulance
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Apa fungsi utama dari brankar dalam proses evakuasi pasien?
Tempat duduk pasien
Tempat menyimpan obat-obatan
Mengangkut pasien dengan posisi terlentang
Mengikat pasien agar tidak bergerak
Tandu jenis lipat biasanya digunakan pada situasi:
Evakuasi darurat di medan sempit
Transportasi antar rumah sakit
Menstabilkan pasien di UGD
Proses resusitasi
Stretcher dengan roda paling cocok digunakan:
Di medan berbatu
Dalam kendaraan ambulance
Di hutan pegunungan
Dalam kolam renang
Apa nama tandu khusus yang digunakan untuk evakuasi vertikal atau sempit?
Scoop stretcher
Basket stretcher
Folding stretcher
Rigid board
Apa kelebihan scoop stretcher?
Dapat digunakan sebagai papan tulang belakang
Dapat menyesuaikan tinggi pasien
Dapat mengangkat pasien tanpa banyak pergerakan tubuh
Cocok digunakan di air
Penggunaan tandu spine board ditujukan untuk pasien dengan:
Luka bakar ringan
Fraktur ekstremitas
Trauma kepala atau tulang belakang
Luka robek di wajah
Tujuan utama penggunaan sabuk pengikat pada brankar adalah:
Menghentikan pendarahan
Menjaga posisi pasien selama transportasi
Mengikat peralatan medis
Melindungi kepala pasien
Pada saat memindahkan pasien ke tandu, petugas harus:
Menarik pasien dari bagian kaki
Mengangkat tanpa koordinasi
Bekerja sama dan menghitung aba-aba
Membiarkan pasien berpindah sendiri
Mengapa pasien dengan dugaan patah tulang belakang tidak boleh dipindahkan sembarangan?
Supaya tidak merusak tandu
Dapat memperparah cedera
Pasien akan merasa malu
Menghemat waktu evakuasi
Brankar harus dikunci dalam ambulance agar:
Dapat digunakan saat kendaraan berjalan
Tidak berpindah dan melukai pasien
Pasien bisa duduk dengan aman
Mengurangi kebutuhan sabuk pengaman
Apa langkah pertama sebelum menggunakan tandu lipat?
Melipat tandu terlebih dahulu
Memastikan kebersihan pasien
Memeriksa kondisi dan stabilitas tandu
Memberikan oksigen ke pasien
Siapa yang biasanya memimpin evakuasi pasien?
Pengemudi ambulance
Anggota terkuat tim
Petugas medis dengan pelatihan khusus
Siapa saja yang duluan
Dalam posisi evakuasi shock, pasien ditempatkan dengan:
Kepala lebih tinggi
Kaki lebih tinggi dari kepala
Posisi miring ke kiri
Duduk dengan sandaran
Dalam posisi evakuasi shock, pasien ditempatkan dengan:
Kepala lebih tinggi
Kaki lebih tinggi dari kepala
Posisi miring ke kiri
Duduk dengan sandaran
Basket stretcher paling sering digunakan untuk:
Pasien gangguan pernapasan
Evakuasi di daerah lereng atau ketinggian
Transportasi dalam ruangan
Operasi pembedahan
Fungsi pegangan pada tandu adalah:
Penyangga kepala pasien
Pengunci sabuk pengaman
Titik pegangan saat mengangkat tandu
Tempat menaruh alat medis
Berapa minimal jumlah petugas untuk mengangkat pasien di stretcher?
1 orang
2 orang
3 orang
4 orang
Dalam penggunaan scoop stretcher, posisi sambungan terletak di:
Bagian kepala
Samping kiri
Samping kanan
Di bawah tubuh pasien
Tandu lipat sebaiknya digunakan pada:
Pasien dengan trauma kepala berat
Pasien dalam kondisi stabil
Evakuasi menggunakan helikopter
Evakuasi dalam ruangan ICU
Alasan penggunaan blanket (selimut) pada brankar:
Menghias pasien
Mencegah hipotermia
Menutup luka
Mempermudah pengangkatan
Brankar hidrolik memiliki keunggulan:
Dapat digunakan di laut
Dapat dilipat ke ukuran kecil
Memudahkan pengaturan tinggi
Tidak perlu roda
Stretcher yang tahan terhadap air dan api disebut:
Basket stretcher
Folding stretcher
Military stretcher
Fireproof stretcher
Stretcher manual diatur dengan:
Listrik
Tenaga otot
Remote control
Sensor tekanan
Fungsi sabuk pengaman di brankar:
Melindungi kepala
Mengamankan tubuh pasien saat mobil bergerak
Untuk dekorasi
Menyambungkan dua tandu
Kapan spine board tidak digunakan?
Pada pasien trauma kepala
Pasien dengan gangguan saraf tulang belakang
Pasien dengan luka bakar seluruh tubuh
Pasien dengan fraktur tungkai
Roda pada brankar berfungsi untuk:
Membuat pasien senang
Menambah berat
Mempermudah mobilisasi
Mengurangi getaran
Scoop stretcher meminimalisir:
Luka sayat
Gerakan berlebihan pada tubuh pasien
Risiko hipotermia
Patah tulang
Posisi yang ideal untuk pasien kesulitan napas:
Telentang
Miring kanan
Setengah duduk
Tengkurap
Untuk pasien dengan cedera kepala dan muntah, posisi terbaik saat evakuasi:
Telentang dengan kepala tinggi
Miring ke samping
Berdiri
Duduk tegak
Dalam transportasi di medan tidak rata, stretcher yang disarankan adalah:
Folding stretcher
Scoop stretcher
Basket stretcher
Soft stretcher
Pemeriksaan rutin terhadap tandu bertujuan untuk:
Menambah beratnya
Menjamin keamanan penggunaan
Mewarnai ulang tandu
Menyesuaikan warna
Saat memindahkan pasien, komunikasi tim yang efektif berguna untuk:
Mengatur napas bersama
Meningkatkan kekompakan
Menghindari cedera tambahan
Menghibur pasien
Saat memindahkan pasien, komunikasi tim yang efektif berguna untuk:
Mengatur napas bersama
Meningkatkan kekompakan
Menghindari cedera tambahan
Menghibur pasien
Peralatan pengikat kepala pada spine board disebut:
Head immobilizer
Neck protector
Head pad
Pillow
Hal pertama dilakukan setelah pasien diletakkan di brankar:
Memberi minum
Mengikat sabuk pengaman
Melepas pakaian pasien
Memanggil keluarga
Tandu darurat harus selalu:
Diletakkan di lantai
Ditaruh di dalam kendaraan pribadi
Siap digunakan dan bersih
Dikasih roda cadangan
Kesalahan umum saat evakuasi dengan brankar:
Mengecek kestabilan pasien
Tidak mengunci roda sebelum naik
Menggunakan sabuk pengaman
Memastikan jalur evakuasi
Sebelum evakuasi, petugas harus memeriksa:
Warna rambut pasien
Tanda vital pasien
Berat badan keluarga pasien
Model sepatu pasien
Basket stretcher sering digunakan oleh:
Petani
Petugas medis rumah sakit
Tim SAR
Sopir taksi
Penempatan brankar dalam ambulance harus:
Bebas bergerak
Terkunci dengan aman
Ditaruh di bawah bangku
Berdiri tegak
Jika roda tandu tidak dikunci saat digunakan:
Mempercepat proses evakuasi
Pasien bisa terguling
Tidak berpengaruh
Mengurangi kelelahan petugas
Pasien trauma di medan gunung, tandu yang sesuai:
Folding stretcher
Basket stretcher
Scoop stretcher
Manual stretcher
Pasien muntah dan kejang sebaiknya dievakuasi dalam posisi:
Duduk tegak
Telentang
Miring ke kiri
Tengkurap
Evakuasi dengan brankar dari lantai atas harus memperhatikan:
Warna dinding
Sudut tangga dan pengunci
Jumlah tamu rumah
Suhu ruangan
Petugas membawa tandu ke tempat kejadian harus memerhatikan:
Posisi kamera
Beban dan akses jalan
Jenis kelamin pasien
Jam makan
Evakuasi pasien hamil trimester ketiga, posisi terbaik:
Telentang datar
Tengkurap
Miring ke kiri
Miring ke kanan
Dalam simulasi evakuasi, yang harus diperhatikan:
Hanya petugas laki-laki
Prosedur standar dan keselamatan
Ganti seragam
Warna ambulance
Penempatan pasien terlalu pinggir di stretcher bisa menyebabkan:
Kenyamanan
Risiko jatuh
Perawatan cepat
Tidak ada efek
Penggunaan alat bantu angkat pasien diperlukan jika:
Pasien tidak sadar dan berat
Pasien ringan
Pasien hanya luka ringan
Hanya satu petugas
Setelah pemakaian tandu atau brankar, yang harus dilakukan:
Langsung disimpan
Dibersihkan dan disterilkan
Dibiarkan kotor
Ditaruh di luar
