wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL K3 LOGO MATERI KEDUA

Total questions: 25

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Di sebuah pabrik, terdapat palang dilingkari roda bergigi sebelas berwarna hijau diatas warna dasar putih. Palang ini merupakan bentuk dan lambang dari K3, yang memiliki arti dan makna penting bagi keselamatan kerja. Adapun arti palang...

a)

Bekerja dengan kesegaran dan jasmani

b)

Bersih dan suci serta selamat sehat dan sejahtera

B.  

c)

Sebelas BAB dalam UU No. 1 Th. 1970 tentang keselamatan kerja

d)

Bebas dari Kecelakaan dan PAK

2.

Di sebuah perusahaan konstruksi, terdapat aturan mengenai pemasangan bendera logo K3 yang telah diatur dalam Kepmenaker. Kecuali .....

a)

Bendera K3 di sisi kanan (dari sudut pandang bendera) dan bendera Merah Putih di sisi kiri.

b)

Bendera lambang K3 dipasang berdampingan dengan bendera merah putih (bendera nasional). Bendera K3 dipasang di tiang sebelah kiri dan tidak boleh lebih tinggi dari tiang bendera nasional.

c)

Bendera K3 dipasang di gerbang masuk ke halaman tempat kerja dan bendera K3 juga perlu dipasang di pintu utama dari bangunan kantor/pabrik

d)

Bendera K3 dipasang di kantor panitia pembina K3 dari perusahaan.

3.

Pandangan atau konsep lama K3, yaitu ....

a)

Kecelakaan merupakan nasib sial dan merupakan risiko yang harus diterima.

b)

Benar semua

c)

Tidak perlu berusaha mencegah, masih banyak pengganti pekerja

d)

Membutuhkan biaya yang cukup tinggi, menjadi faktor penghambat produksi

4.

Pandangan atau konsep masa kini tentang K3, yaitu ....

a)

Memandang kecelakaan bukan sebuah nasib dan kecelakaan pasti ada penyebabnya sehingga dapat dicegah

b)

Benar semua

c)

Penyebab: personal factors 80-85% dan environmental factors 15 % sampai 20 %

d)

Kecelakaan selalu menimbulkan kerugian dan peran pimpinan sangat penting dan menentukan

5.

Dalam sebuah perusahaan konstruksi, Laila sebagai manajer proyek selalu memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) para pekerjanya. Ia mengacu pada pedoman dari International Labour Organization (ILO) yang menyatakan bahwa K3 memiliki pengertian .....

a)

Semua ilmu dan penerapannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, kebakaran, peledakan dan pencemaran lingkungan

b)

Suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan jasmani maupun rohani tenaga kerja khususnya dan manusia pada umumnya serta hasil karya dan budaya menuju masyrakat adil dan makmur

c)

Meningkatan dan memelihara derajat tertinggi semua pekerja baik secara fisik, mental, dan kesejahteraan sosial di semua jenis pekerjaan, mencegah terjadinya gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh pekerjaan, melindungi pekerja pada setiap pekerjaan dari risiko yang timbul dari faktor-faktor yang dapat mengganggu kesehatan, menempatkan dan memelihara pekerja di lingkungan kerja yang sesuai dengan kondisi fisologis dan psikologis pekerja dan untuk menciptakan kesesuaian antara pekerjaan dengan pekerja dan setiap orang dengan tugasnya.

d)

Semua kondisi dan faktor yang dapat berdampak pada keselamatan  dan kesehatan kerja tenaga kerja maupun orang lain di tempat kerja

6.

Di sebuah perusahaan konstruksi, Sri sebagai manajer proyek bertanggung jawab untuk memastikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi semua pekerja. Ia harus merujuk pada dasar hukum yang mengatur K3 di Indonesia. Dasar hukum utama yang harus ia ikuti adalah...

a)

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2005 tentang Hak Asasi Manusia

b)

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja

c)

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

d)

 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Persaingan Usaha

7.

Di sebuah perusahaan konstruksi, Hadi sebagai manajer proyek ingin memastikan bahwa semua pekerja mematuhi standar keselamatan kerja. Ia bertanya kepada timnya, "Undang-Undang yang menjadi landasan hukum utama penerapan K3 di Indonesia adalah..."

a)

Undang-Undang No. 13 Tahun 2003

b)

Undang-Undang No. 1 Tahun 1970

c)

Undang-Undang No. 23 Tahun 1992

d)

Undang-Undang No. 32 Tahun 2009

8.

Dalam pelaksanaan K3, Sari sedang mempersiapkan dokumen untuk sebuah proyek konstruksi. Dia tahu bahwa selain Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970, peraturan pelaksana lainnya yang sering dijadikan acuan adalah...

a)

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional

b)

Keputusan Presiden tentang Hukum Perdata

c)

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi

d)

Surat Edaran Menteri Pertahanan

9.

Dalam sebuah perusahaan konstruksi, K3 memiliki beberapa ruang lingkup, kecuali ....

a)

Hazard

b)

Penyelenggaraan yankes kerja

c)

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tenaga kerja dan pelaksanaan P3K

d)

Pelaksanaan pemeriksaan syarat-syarat ergonomi

10.

Di sebuah pabrik, Titi sedang melakukan pekerjaannya di area yang memiliki banyak mesin berat. Suatu hari, dia melihat ada kabel listrik yang terkelupas dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. Apa yang dimaksud dengan Hazard (Bahaya) dalam konteks K3 ...

a)

Kondisi atau tindakan yang sudah pasti menyebabkan kecelakaan.

b)

Segala sesuatu yang berpotensi menyebabkan kerugian, kerusakan, atau bahaya.

c)

Dampak negatif dari suatu pekerjaan.

d)

Proses identifikasi risiko di tempat kerja.

11.

Di sebuah pabrik yang memproduksi barang elektronik, Titi sebagai manajer K3 bertanggung jawab untuk memastikan keselamatan kerja. Berdasarkan Occupational Health And Safety Management System (OHSAS) 18001:2007 maupun ISO 45001:2018, Titi menjelaskan kepada timnya bahwa secara umum terdapat 5 (lima) faktor bahaya K3 di tempat kerja, antara lain ...

a)

Faktor bahaya biologis, kimia, fisik/mekanik, biomekanik dan sosial psikologis

b)

Faktor bahaya biologis, kimia, fisik/mekanik, biomekanik dan prilaku

c)

Faktor bahaya biologis, kimia, fisika, biomekanik dan sosial psikologis

d)

Faktor bahaya biologis, kimia, fisik/mekanik, kesengajaan dan sosial psikologis

12.

Nisa sedang melakukan penelitian tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Dia menemukan beberapa contoh faktor bahaya biologis yang perlu diperhatikan...

a)

Jamur dan virus

b)

Jamur, virus dan bakteri

c)

Jamur, virus, bakteri, tanaman dan binatang

d)

Jamur, virus, bakteri, dan tanaman

13.

Di sebuah pabrik yang memproduksi barang elektronik, para pekerja sering terpapar berbagai bahaya K3 yang disebabkan oleh faktor fisik/mekanik. Dalam situasi ini, mereka harus mengenali bahaya-bahaya tersebut, kecuali ....

a)

Suhu, cahaya, listrik dan getaran

b)

Ketinggian, infrastruktur, mesin, ruangan terbatas, tekanan dan kebisingan

c)

Radiasi

d)

Gerakan berulang

14.

Di sebuah pabrik yang memproduksi barang elektronik, para pekerja sering terpapar dengan kebisingan mesin yang sangat keras, getaran dari alat berat, suhu yang sangat panas, dan radiasi dari peralatan tertentu. Risiko yang dihadapi oleh para pekerja ini disebut...

a)

Bahaya Biologi

b)

Bahaya Kimia

c)

Bahaya Ergonomik

d)

  Bahaya Fisik

15.

Di sebuah pabrik, para pekerja sering mengalami masalah kesehatan akibat faktor biomekanik. Bahaya K3 di tempat kerja yang disebabkan faktor biomekanik, sebagai berikut, kecuali ....

a)

Gerakan berulang dan postur/posisi kerja

b)

Getaran

c)

Pengangkutan manual

d)

Desain tempat kerja/alat/mesin

16.

Di sebuah perusahaan, Susi bekerja di bagian produksi. Dia sering merasa tidak nyaman karena lingkungan kerjanya. Bahaya K3 di tempat kerja yang disebabkan faktor sosial Psikologis, sebagai berikut, kecuali ....

a)

Kebisingan

b)

Stress dan emosi negatif

c)

Kekerasan dan pelecehan

d)

Pengucilan dan intimidasi

17.

Dian bekerja di sebuah pabrik yang menerapkan sistem K3. Salah satu tujuan dari penerapan K3 di pabrik tersebut adalah ...

a)

Meningkatkan jumlah kecelakaan agar perusahaan lebih waspada

b)

Menurunkan standar kerja agar lebih cepat selesai

c)

Mencegah dan mengurangi kecelakaan serta penyakit akibat kerja

d)

Mengurangi kewajiban perusahaan terhadap karyawan

18.

Dalam sebuah perusahaan konstruksi, Eko, seorang manajer proyek, menjelaskan kepada timnya bahwa menurut UU No. 1 Tahun 1970, salah satu tujuan utama penerapan K3 adalah ...

a)

Memberi insentif kepada pekerja setiap bulan

b)

Menjamin keselamatan tenaga kerja dalam melakukan pekerjaan

c)

Menurunkan jumlah hari libur karyawan

d)

Meningkatkan daya saing produk di pasar

19.

Di sebuah pabrik, Sari sedang bekerja ketika tiba-tiba dia mengalami kecelakaan kecil dan mengalami luka gores ringan. Langkah pertama yang harus dilakukan Sari adalah...

a)

Segera menelepon ambulans.

b)

Melaporkannya ke polisi.

c)

Memberikan pertolongan pertama menggunakan kotak P3K.

d)

Membiarkannya sampai jam kerja selesai

20.

Di sebuah pabrik, Nisa sebagai manajer K3 sedang mencari cara untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja. Ia tahu bahwa tindakan pengendalian risiko K3 yang paling efektif dalam hierarki pengendalian adalah...

a)

Penggunaan APD

b)

Pengendalian Administratif

c)

Substitusi

d)

Eliminasi

21.

Di sebuah pabrik, terdapat beberapa kondisi yang dapat membahayakan keselamatan kerja. Salah satu pekerja, Eko, melihat beberapa hal yang termasuk dalam contoh tindakan tidak aman di area kerjanya. Apa yang Eko temukan?

a)

Lantai yang licin dan basah.

b)

Penggunaan APD yang tidak sesuai prosedur.

c)

Penerangan yang kurang di area kerja.

d)

Mesin yang tidak terawat dengan baik

22.

Seorang pekerja bernama Rizky yang tidak menggunakan helm saat berada di area proyek konstruksi, meskipun sudah disediakan, melakukan...

a)

Kondisi tidak aman.

b)

Tindakan tidak aman.

c)

Kesalahan teknis.

d)

Pelanggaran hukum

23.

Apa yang menjadi penyebab utama kecelakaan kerja menurut Teori Domino oleh H.W. Heinrich ketika Agus sedang bekerja di pabrik dan mengalami kecelakaan akibat kelalaian yang beruntun?

a)

Kecelakaan adalah hasil dari nasib buruk.

b)

Kecelakaan disebabkan oleh satu faktor tunggal.

c)

Kecelakaan adalah hasil dari serangkaian peristiwa, dimulai dari faktor sosial hingga tindakan tidak aman.

d)

Kecelakaan hanya disebabkan oleh kerusakan mesin.

24.

Kecelakaan hanya disebabkan oleh kerusakan mesin....

a)

Mesin yang tidak terawat.

b)

Prosedur kerja yang salah.

c)

Perilaku tidak aman dari pekerja.

d)

Ventilasi yang buruk.

25.

Agus, seorang pekerja di pabrik, mengalami kecelakaan karena tidak mendapatkan pelatihan yang memadai tentang cara mengoperasikan mesin pemotong. Ini termasuk dalam faktor penyebab kecelakaan berupa...

a)

Kondisi lingkungan.

b)

Kondisi tidak aman.

c)

Kurangnya pengetahuan atau keterampilan.

d)

Tindakan tidak aman.