wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Et Naple

Total questions: 98

Worksheet time: 49mins

Name
Class
Date
1.

Peran AI dalam audit digambarkan sebagai teknologi yang...

a)

Menggantikan seluruh fungsi dan peran auditor agar lebih efisien.

b)

Bekerja secara terpisah dari auditor untuk memberikan opini kedua.

c)

Memperkuat dan menambah kapabilitas auditor, bukan menggantikannya.

d)
  • Hanya bertugas untuk melakukan pekerjaan administratif tingkat rendah.

2.

"Let AI inform—not dictate—your audit decisions" memiliki makna bahwa...

a)

Keputusan yang dihasilkan oleh AI bersifat final dan tidak bisa diubah oleh auditor.

b)

Auditor tetap memegang kendali penuh; AI hanya menyediakan data dan wawasan untuk membantu pengambilan keputusan.

c)

Jika terjadi perbedaan, pendapat auditor harus dikesampingkan untuk mengikuti hasil AI.

d)

AI dan auditor harus mencapai mufakat sebelum sebuah keputusan audit bisa diambil.

3.

Bagaimana cara memandang masa depan profesi audit terkait dengan teknologi AI?

a)

Sebuah era persaingan antara kecerdasan manusia melawan kecerdasan mesin.

b)

Sebuah masa di mana pekerjaan audit sepenuhnya akan dijalankan oleh mesin.

c)

Sebuah periode transisi di mana peran auditor perlahan akan menghilang.

d)

Sebuah era kolaborasi, di mana kehebatan audit lahir dari kerja sama "Manusia + Mesin"

4.

Apa definisi paling akurat dari Artificial Intelligence (AI) menurut slide presentasi tersebut?

a)

Satu alat tunggal yang berfungsi menggantikan pekerjaan auditor.

b)

Sebuah keluarga teknologi yang meniru kemampuan kognitif manusia seperti belajar dan menalar.

c)

Perangkat lunak yang hanya bertugas untuk menyimpan data keuangan.

d)

Sistem yang berfungsi untuk melakukan pemeriksaan secara manual.

5.

Dalam konteks audit, tugas kognitif apa saja yang dapat dilakukan oleh AI?

a)

Hanya melakukan penghitungan matematis sederhana.

b)

Menggantikan peran manajer audit dalam pengambilan keputusan akhir.

c)

Mengidentifikasi anomali, menginterpretasi kontrak, mengenali pola kecurangan, dan menyusun draf laporan audit.

d)

Melakukan wawancara tatap muka dengan dewan direksi.

6.

AI memungkinkan pergeseran mendasar dalam metode audit. Pergeseran manakah yang paling tepat menggambarkannya?

a)

Dari pengujian seluruh populasi menjadi pengujian dengan sampel.

b)

Dari pemantauan proaktif (lebih aktif) menjadi pengecekan yang reaktif (segera bereaksi terhadap sesuatu yang timbul atau muncul)

c)

Dari pengujian sampel menjadi pengujian seluruh populasi data (full-population testing).

d)

Dari interpretasi otomatis kembali ke dokumentasi yang bersifat manual.

7.

Contoh konkret untuk menggambarkan bagaimana AI meningkatkan kecepatan dan akurasi. Contoh apakah itu?

a)

Menghitung penyusutan aset perusahaan.

b)

Meringkas ratusan perjanjian sewa (lease agreements).

c)

Mengirimkan email konfirmasi kepada pelanggan.

d)

Membuat presentasi laporan keuangan.

8.

Mengapa proses audit tradisional dianggap menantang?

a)

Karena terlalu banyak menggunakan teknologi canggih.

b)

Karena prosesnya sangat padat karya (Labor-Intensive, auditor menghabiskan banyak waktu untuk mengumpulkan data, melakukan rekonsiliasi angka, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi), memakan waktu untuk pengumpulan data dan rekonsiliasi.

c)

Karena kurangnya peraturan yang harus dipatuhi.

d)

Karena auditor tidak perlu melakukan analisis mendalam.

9.

Manakah dari poin berikut yang merupakan contoh dari "Efisiensi" sebagai pendorong adopsi AI dalam audit?

a)

Model AI mengenali pola penipuan yang belum pernah terdeteksi sebelumnya.

b)

Auditor menilai risiko keuangan perusahaan secara berkelanjutan sepanjang tahun.

c)

Otomatisasi tugas berulang seperti pemindaian entri jurnal, sehingga auditor bisa fokus ke area berisiko tinggi.

d)

Auditor mendapatkan akses instan ke data yang komprehensif.

10.

Bagaimana AI meningkatkan "Akurasi" dalam proses audit?

a)

Dengan mengurangi kesalahan manusia dan mampu mendeteksi skema penipuan yang rumit dengan lebih presisi.

b)

Dengan mengotomatiskan pengiriman email dan jadwal rapat.

c)

Dengan memberikan auditor lebih banyak waktu untuk pekerjaan manual.

d)

Dengan memastikan semua auditor mengikuti jadwal kerja yang sama.

11.

Apa yang dimaksud dengan "Wawasan Berbasis Data" (Data-Driven Insights) yang dimungkinkan oleh AI?

a)

Auditor hanya melihat data historis di akhir tahun saja.

b)

Kemampuan untuk menilai risiko secara terus-menerus (continuously) sepanjang tahun menggunakan analisis prediktif.

c)

Mengurangi jumlah data yang perlu diperiksa oleh auditor.

d)

Menggantikan sepenuhnya kebutuhan akan penilaian auditor.

12.

Adopsi AI dalam audit mencerminkan pergerakan industri yang lebih luas menuju sebuah konsep. Konsep apakah itu?

a)

Audit Tahunan (Annual Auditing).

b)

Audit Berbasis Sampel (Sample-Based Auditing).

c)

Audit Berkelanjutan (Continuous Auditing) dan Assurance.

d)

Audit Manual (Manual Auditing).

13.

Apa peran utama AI dalam audit menurut slide tersebut?

a)

Menggantikan auditor junior secara penuh untuk mengurangi biaya.

b)

Menambah dan memperkuat kemampuan yang sudah dimiliki auditor. (Augmentation)

c)

Menjadi satu-satunya pengambil keputusan dalam proses audit.

d)

Mengurangi tingkat skeptisisme profesional yang dibutuhkan auditor.

14.

Seorang auditor perlu menganalisis ratusan dokumen kontrak untuk menemukan klausa perpanjangan sewa yang tidak standar. Teknologi AI manakah yang paling tepat untuk tugas ini?

a)

Machine Learning (ML)

b)

Computer Vision

c)

Natural Language Processing (NLP)

d)

Intelligent Process Automation (IPA)

15.

Teknologi AI apakah yang paling efektif untuk menemukan pola transaksi yang tidak wajar atau anomali dalam sebuah dataset yang berisi jutaan entri jurnal?

a)

Machine Learning (ML)

b)

Computer Vision

c)

Natural Language Processing (NLP)

d)

Robotic Process Automation (RPA)

16.

Jika tim audit ingin memverifikasi keberadaan dan jumlah stok barang di gudang klien dari jarak jauh menggunakan rekaman CCTV, teknologi AI mana yang akan mereka manfaatkan?

a)

Machine Learning (ML)

b)

Computer Vision

c)

Natural Language Processing (NLP)

d)

Generative AI

17.

Apa hasil akhir atau manfaat utama dari penggabungan berbagai teknologi AI dalam proses audit?

a)

Menjadikan audit lebih lambat namun lebih mudah didokumentasikan.

b)

Memungkinkan audit yang lebih cerdas, proaktif, dan berbasis pada pengujian seluruh populasi data.

c)

Mengurangi jumlah data yang perlu diaudit oleh tim.

d)

Menghilangkan semua risiko audit secara permanen.

18.

Apa metode audit yang digunakan sebelum integrasi AI?

a)

Audit populasi penuh otomatis

b)

Audit pengambilan sampel manual dan spreadsheet

c)

Audit dengan dasbor live

d)

Audit berbasis AI fairness (Keadilan)

19.

Teknologi AI apa yang mulai digunakan pada tahap awal integrasi (2020-2023)?

a)

AI untuk audit ESG

b)

NLP untuk mengaudit kontrak sewa

c)

AI untuk audit populasi penuh

d)

Real-time risk flagging

20.

Pada periode 2025-2027, audit mulai menggunakan teknologi AI untuk

a)

Audit manual dengan spreadsheet

b)

Pengujian populasi penuh dan dokumentasi AI

c)

Audit algoritma fairness saja

d)

Melakukan audit sekali setahun

21.

Apa fitur utama audit yang menuju tahun 2030?

a)

Audit dilakukan secara manual dengan kertas

b)

Audit hanya fokus pada laporan keuangan saja

c)

Audit berkelanjutan dengan cakupan isu ESG (Environmental, Social, and Governance) dan AI fairness (Keadilan)

d)

Audit dihentikan karena AI mengambil alih sepenuhnya

22.

Salah satu tantangan dalam penggunaan AI kompleks di audit adalah

a)

Kurangnya spreadsheet yang baik

b)

Proses manual yang terlalu cepat

c)

Potensi besar sekaligus tantangan serius

d)

Ketidaktersediaan data digital

23.
  1. Apa peran dari Optical Character Recognition (OCR) dalam auditing?

a)

Menyusun laporan keuangan secara otomatis

b)

Mengidentifikasi anomali dalam data jurnal

c)

Mengambil teks dari dokumen yang discan seperti faktur dan kontrak

d)

Meringkas isi dokumen panjang dengan bahasa alami.

24.

Fungsi Natural Language Processing (NLP) dalam konteks auditing adalah...

a)

Mendeteksi kesalahan dalam perhitungan angka

b)

Mengotomatiskan tugas administratif audit

c)

Membantu meringkas dan menyoroti bagian penting dari dokumen kontrak.

d)

Mengambil teks dari dokumen yang discan.

25.

Supervised Machine Learning (ML) digunakan dalam auditing untuk...

a)

Mendeteksi anomali dalam entri jurnal dan arus pendapatan.

b)

Mengotomatisasi pengumpulan data klien.

c)

Mengubah dokumen gambar menjadi teks.

d)

Meringkas dokumen teks panjang.

26.

Robotic Process Automation (RPA) dalam auditing berfungsi untuk...

a)

Membantu auditor membuat ringkasan dokumen.

b)

Memeriksa dan mencari kesalahan dalam catatan keuangan.

c)

Mengotomatiskan tugas administratif seperti menyiapkan permintaan audit.

d)

Mengidentifikasi risiko dalam laporan keuangan.

27.

Mengapa AI sederhana disebut sudah menjadi praktik standar di banyak kantor audit?

a)

Karena AI sederhana sangat mahal untuk digunakan.

b)

Karena alat AI sederhana sudah terbukti membantu memperbaiki audit, seperti mendeteksi risiko lebih baik dan mempercepat proses.

c)

Karena AI sederhana masih dalam tahap percobaan dan jarang digunakan.

d)

arena AI sederhana menggantikan auditor sepenuhnya.

28.

Apa fungsi utama dari OCR dalam proses audit?

a)

Memprediksi pola anomali dalam data entri jurnal

b)

Mengubah teks gambar menjadi teks digital yang dapat diproses

c)

Mengotomatisasi pengumpulan bukti dan reminder

d)

Membaca dan menginterpretasi bahasa alami dalam dokumen

29.

Bagaimana NLP membantu proses audit?

a)

Dengan mengotomatisasi tugas manual seperti mengetik ulang data.

b)

Dengan mengenali pola-pola kejanggalan di dalam data transaksi.

c)

Dengan membaca dan memahami bahasa alami di dalam dokumen audit.

d)

Dengan mengonversi dokumen gambar menjadi teks.

30.

Apa manfaat utama Machine Learning (ML) dalam audit?

a)

Mempercepat review dokumen dan memperbaiki akurasi input data

b)

Memprediksi anomali berdasarkan pola data dan membantu mendeteksi risiko

c)

Mengotomatisasi pengumpulan bukti dan pengiriman pengingat

d)

Membaca bahasa alami dalam kontrak dan dokumen audit

31.

Apa yang dilakukan teknologi RPA dalam proses audit?

a)

Membaca teks dari gambar untuk mengeliminasi pengetikan manual

b)

Membaca dan menganalisa bahasa dokumen kontrak

c)

Mengotomatisasi tugas manual dan mengingatkan auditor saat ada tugas penting

d)

Memprediksi anomali dalam data jurnal

32.

Apa status alat AI sederhana yang digunakan dalam audit saat ini?

a)

Masih dalam tahap eksperimen dan belum bisa digunakan.

b)

Sudah matang dan banyak dipakai dalam audit.

c)

Hanya digunakan untuk pelatihan auditor baru.

d)

Sudah wajib digunakan dalam semua audit.

33.

Deep learning dalam audit digunakan untuk apa?

a)

Membuat draft laporan audit secara otomatis.

b)

Mengganti manual stocktaking dengan pengenalan gambar otomatis.

c)

Memberi saran prosedur audit berikutnya.

d)

Membantu auditor menilai risiko.

34.

Apa tantangan utama membuat AI-guided audit flows menjadi standar?

a)

Biaya pengembangan AI terlalu mahal.

b)

Regulasi yang belum jelas dan kebutuhan penyesuaian tiap audit berbeda.

c)

Kurangnya auditor yang paham teknologi.

d)

AI belum bisa bekerja tanpa pengawasan manusia.

35.

Generative AI saat ini sedang dipilotkan untuk apa di audit?

a)

Mengotomasi penghitungan inventaris.

b)

Membuat draft laporan, memo, dan penilaian risiko.

c)

Membantu menjadwalkan audit.

d)

Mengganti prosedur audit manual.

36.

Apa salah satu teknologi AI yang digunakan dalam auditing?

a)

Sistem manual sepenuhnya

b)

Deep Learning

c)

Penghitungan manual stok

d)

Pembuatan laporan tanpa teknologi

37.

Dalam konteks auditing, apa fungsi dari AI dalam 'physical inventory count'?

a)

Membuat laporan keuangan secara manual

b)

Menghitung stok fisik secara otomatis

c)

Menghapus kesalahan data tanpa verifikasi

d)

Menyusun daftar audit tanpa pengawasan

38.

Manakah dari berikut ini yang bukan manfaat AI dalam auditing

a)

Pemantauan berkelanjutan

b)

Dokumentasi dengan gaya yang konsisten

c)

Pengurangan jumlah auditor secara drastis

d)

Cakupan penuh dan jaminan visual

39.

Apa perubahan utama dalam peran auditor karena adanya AI?

a)

Auditor sepenuhnya digantikan oleh mesin

b)

Auditor hanya membuat laporan tanpa cek

c)

Auditor fokus memeriksa hasil yang sudah ditandai AI

d)

Auditor tidak perlu melakukan pengujian risiko sama sekali

40.

Contoh salah satu 'use case' AI dalam auditing selain physical inventory count adalah

a)

Memverifikasi identitas auditor

b)

Drafting working papers (membuat dokumen audit)

c)

Menentukan gaji auditor

d)

Menghapus transaksi ilegal secara otomatis

41.

Apa fungsi utama dari RPA dalam audit saat ini?

a)

Melakukan pengujian audit inti seperti analisis faktur

b)

Mengelola tugas-tugas administratif seperti jadwal dan daftar permintaan

c)

Mengembangkan strategi audit baru

d)

Mengambil keputusan audit secara otomatis

42.

Mengapa RPA belum banyak digunakan dalam pengujian audit inti?

a)

Karena RPA mahal dan sulit didapat

b)

Karena alat audit harus transparan, konsisten, dan dapat diuji, sementara banyak RPA belum memenuhi itu

c)

Karena auditor lebih suka mengerjakan semuanya secara manual

d)

Karena RPA belum bisa mengakses data audit

43.

Contoh tugas yang biasanya tidak dilakukan oleh RPA adalah

a)

Menjadwalkan pertemuan audit

b)

Mengisi template atau dokumen kerja audit secara otomatis

c)

Melakukan prosedur analitis substantif dan pencocokan faktur tiga-arah

d)

Mengelola daftar permintaan audit

44.

Standar apa yang harus dipenuhi oleh alat audit menurut regulasi?

a)

Harus cepat dan murah

b)

Harus mampu belajar sendiri dan berkembang

c)

Harus transparan, konsisten, dan dapat diuji kebenarannya

d)

Harus bekerja secara otomatis tanpa intervensi manusia

45.

Apa yang membedakan RPA dengan sistem AI yang lebih canggih dalam audit?

a)

RPA digunakan hanya di kantor administratif, sedangkan AI hanya di lapangan

b)

RPA belum memenuhi standar regulasi yang ketat untuk pengujian audit inti, sedangkan sistem AI canggih sudah

c)

RPA tidak bisa mengoperasikan komputer, sedangkan AI bisa

d)

RPA lebih cepat dari AI dalam melakukan analisis data

46.

Apa perbedaan utama dalam proses audit tradisional dan audit yang didukung AI?

a)

Audit tradisional menggunakan data, sedangkan audit AI hanya menggunakan informasi dari manusia

b)

Audit tradisional bertanya kepada manusia untuk mendapatkan jawaban, sedangkan audit AI meminta bukti langsung dari data melalui AI.

c)

Audit tradisional tidak memerlukan skeptisisme, sedangkan audit AI menghilangkan peran auditor.

d)

Audit tradisional lebih cepat, sedangkan audit AI membutuhkan waktu lama untuk analisis data.

47.

Peran baru auditor di era audit berbasis AI adalah sebagai…

a)

Pengumpul data manual saja.

b)

Pemeriksa hasil AI tanpa harus mengerti data.

c)

Interpreter data (Menafsirkan data) yang mampu mengenali pola dan memahami hasil AI

d)

Pengganti AI dalam proses audit.

48.

Keahlian apa yang wajib dimiliki auditor ketika menggunakan AI dalam audit?

a)

Mengerti pola data, memahami hasil AI, dan menerapkan skeptisisme profesional.

b)

Membuat program AI sendiri dan mengumpulkan data manual saja.

c)

Hanya percaya pada hasil AI tanpa perlu analisis lebih jauh.

d)

Bertanya kepada manusia tanpa menggunakan data.

49.

Skeptisisme profesional dalam audit berbasis AI berarti…

a)

Secara otomatis menerima semua hasil yang diberikan oleh mesin.

b)

Mengabaikan hasil AI dan hanya fokus pada data manual.

c)

Mempertanyakan dan memeriksa hasil yang diberikan AI dengan kritis.

d)

Membiarkan AI memutuskan tanpa intervensi manusia.

50.

Apa langkah pertama dalam penggunaan OCR untuk auditing berdasarkan slide?

a)

Mengatur parameter data yang akan diekstrak

b)

Mengumpulkan dokumen hasil pindai seperti faktur dan kuitansi

c)

Menjalankan mesin OCR untuk membaca dokumen

d)

Melakukan validasi data hasil OCR

51.

Saat mengkonfigurasi alat OCR dalam proses audit, auditor harus melakukan hal berikut, kecuali

a)

Menentukan bidang teks yang akan diekstraksi (misal nomor faktur)

b)

Meng-upload dokumen ke software OCR

c)

Melakukan pengujian kehandalan mesin OCR sebelum menjalankan audit

d)

Menggunakan platform audit yang sudah terintegrasi dengan OCR seperti PwC Halo

52.

Fungsi utama mesin OCR dalam auditing adalah

a)

Memvalidasi data hasil audit secara manual

b)

Mengubah gambar dokumen yang dipindai menjadi teks yang dapat dibaca komputer

c)

Melakukan audit penuh tanpa campur tangan manusia

d)

Membuat dokumen baru untuk audit

53.

Mengapa auditor perlu melakukan validasi data hasil OCR?

a)

Untuk mempercepat proses upload dokumen

b)

Agar bisa mengganti data yang sudah benar

c)

Mengontrol akurasi dan melakukan spot check terutama pada transaksi bernilai besar

d)

Melaporkan semua dokumen tanpa pengecualian

54.

Data hasil ekstraksi OCR digunakan dalam audit untuk

a)

Menambah jumlah dokumen yang harus diperiksa auditor manual

b)

Menguji keakuratan dan kelengkapan transaksi pembelian atau pengeluaran

c)

Menghapus dokumen yang tidak diperlukan

d)

Menghindari pemeriksaan manual dan audit rutin

55.

Apa yang dilakukan sistem audit ketika menemukan nilai-nilai yang tidak biasa atau faktur duplikat?

a)

Mengabaikan nilai-nilai itu dan melanjutkan proses

b)

Menandai data tersebut untuk diperiksa lebih lanjut oleh auditor

c)

Menghapus data duplikat secara otomatis tanpa pemberitahuan

d)

Mengubah nilai-nilai menjadi rata-rata transaksi normal

56.

Apa langkah pertama yang dilakukan oleh auditor dalam menggunakan NLP untuk menganalisis perjanjian sewa?

a)

Mendefinisikan entitas penting seperti lessor dan lessee

b)

Memuat dokumen perjanjian sewa ke dalam alat NLP

c)

Membuat ringkasan otomatis dari dokumen

d)

Memeriksa hasil ekstraksi secara manual

57.

Apa tujuan mendefinisikan entitas seperti "lessor," "lease term," dan "discount rate" dalam NLP?

a)

Untuk merangkum dokumen dengan cepat

b)

Agar mesin dapat mencari dan mengekstrak informasi penting dengan tepat

c)

Untuk menilai risiko audit

d)

Memastikan dokumen sudah sesuai standar jurnal klien

58.

Apa yang dilakukan NLP setelah mengenali entitas penting dari dokumen?

a)

Mengupload dokumen ke dalam database

b)

Membuat rangkuman hasil ekstraksi data

c)

Memvalidasi perhitungan aset hak guna

d)

Membandingkan dengan catatan audit sebelumnya

59.

Mengapa auditor membandingkan hasil ringkasan dengan jurnal klien dan perhitungan aset?

a)

Untuk memastikan akurasi hasil ekstraksi NLP

b)

Agar dapat mempercepat pengolahan dokumen

c)

Menandai klausul yang tidak biasa dalam dokumen

d)

Memperbarui ketentuan perpanjangan kontrak

60.

Apa fungsi NLP dalam mendeteksi risiko dalam perjanjian sewa?

a)

Membuat semua dokumentasi audit menjadi otomatis

b)

Menandai klausul seperti biaya pengakhiran awal atau pembayaran variabel yang tidak biasa

c)

Menghapus ketentuan yang tidak sesuai dari dokumen

d)

Memvalidasi catatan jurnal klien secara langsung

61.

Setelah NLP menandai risiko, apa tindakan selanjutnya oleh auditor?

a)

Menerbitkan opini audit berdasarkan data NLP saja

b)

Mengunggah ulang dokumen sewa yang sama

c)

Melakukan pemeriksaan manual terhadap hasil dan risiko yang terdeteksi

d)

Mengabaikan risiko kecil yang ditemukan oleh NLP

62.

Apa langkah pertama yang dilakukan dalam deteksi anomali menggunakan machine learning pada audit?

a)

Memberikan skor risiko pada entri jurnal

b)

Melatih model ML dengan data historis

c)

Ekspor dan bersihkan data dari sistem ERP

d)

Melakukan pengujian dokumen pendukung

63.

Mengapa model machine learning dilatih menggunakan data historis?

a)

Agar bisa memberikan skor antara 0-100

b)

Untuk mengenali pola entri jurnal yang dianggap normal

c)

Untuk menghapus data duplikat dalam sistem ERP

d)

Agar auditor bisa menandai entri manual

64.

Apa arti dari skor risiko lebih dari 80 pada sebuah entri jurnal?

a)

Penilaian bahwa entri benar-benar valid

b)

Tanda bahwa entri perlu diperiksa manual karena kemungkinan anomali

c)

Menandakan entri sudah disetujui oleh auditor

d)

Menunjukkan entri sudah memiliki dokumentasi lengkap

65.

Ketika auditor menangani entri dengan skor risiko tinggi, hal berikut yang diperiksa adalah

a)

Apakah entri dilakukan pada akhir pekan atau tengah malam

b)

Apakah model machine learning sudah dilatih ulang

c)

Apakah entri tersebut sudah didokumentasikan dalam kertas kerja audit

d)

Apakah entri tersebut memiliki kode akun yang tidak valid

66.

Pengujian substantif berarti

a)

Melatih model ML lebih banyak untuk akurasi

b)

Memilih entri berisiko untuk dilakukan pemeriksaan dokumen asli dan bukti persetujuan

c)

Memberikan skor risiko pada seluruh entri secara otomatis

d)

Melakukan export data dari sistem ERP

67.

Mengapa proses pendokumentasian penting dalam audit yang menggunakan ML?

a)

Agar auditor bisa menerapkan model ML ke data baru

b)

Untuk memastikan hasil dan prosedur audit terekam dan bisa direview

c)

Untuk melatih model machine learning lebih baik lagi

d)

Untuk memungkinkan model ML menandai entri secara otomatis

68.

Apa langkah pertama dalam menggunakan RPA untuk mendukung audit?

a)

Menjadwalkan eksekusi bot setiap beberapa jam

b)

Mengidentifikasi tugas-tugas yang bersifat berulang

c)

Mengirim notifikasi kepada tim audit

d)

Memperbarui dashboard tracking dokumen

69.

Apa fungsi utama yang harus dilakukan oleh bot RPA dalam audit ini?

a)

Membandingkan checklist dan dokumen yang diunggah klien

b)

Meninjau hasil kerja auditor untuk koreksi

c)

Menjadwalkan rapat dengan klien setiap hari

d)

Menyusun laporan audit akhir secara penuh

70.

Kapan robot RPA sebaiknya dijalankan saat proses audit?

a)

Hanya di awal proses audit

b)

Setiap hari atau beberapa jam sekali saat audit berlangsung

c)

Sekali saat audit selesai

d)

Saat auditor merasa perlu

71.

Siapa yang menerima notifikasi dari bot jika ada dokumen yang belum diunggah?

a)

Hanya auditor internal

b)

Tim audit dan/atau klien

c)

Manajemen perusahaan klien saja

d)

Pihak regulator eksternal

72.

Apa yang dilakukan bot setelah mengidentifikasi dokumen yang hilang?

a)

Memperbarui dashboard tracking dokumen

b)

Membuat laporan audit akhir

c)

Meminta auditor untuk mengunggah dokumen

d)

Melakukan review manual

73.

Mengapa auditor perlu melakukan review manual terhadap output bot?

a)

Untuk memastikan akurasi hasil bot

b)

Agar bot dapat belajar dari hasil review

c)

Sebagai pengganti audit trail otomatis

d)

Untuk mengganti semua tugas robot

74.

Apa fungsi dari audit trail yang dilakukan oleh bot?

a)

Menyimpan catatan otomatis demi memenuhi standar dokumentasi

b)

Menghapus dokumen yang tidak relevan

c)

Meminta persetujuan klien untuk setiap tindakan bot

d)

Mengganti tugas manual auditor secara permanen

75.

Apa fungsi utama dari pengumpulan gambar resolusi tinggi oleh tim audit?

a)

Agar auditor tidak perlu melakukan pemeriksaan fisik sama sekali

b)

Untuk digunakan sebagai data input oleh model AI dalam mengenali dan menghitung barang

c)

Supaya bisa menampilkan gambar ke client sebagai bukti audit

d)

Untuk menggantikan seluruh proses audit manual yang selama ini dilakukan

76.

Mengapa gambar harus diproses sebelum digunakan oleh model AI?

a)

Agar AI dapat menghapus barang yang tidak penting dari gambar

b)

Untuk meningkatkan kejelasan gambar melalui de-blurring dan penyesuaian kontras serta penandaan objek

c)

Supaya auditor bisa menggunakan gambar untuk presentasi kepada klien

d)

Agar bisa menyimpan gambar dengan ukuran file yang sangat kecil

77.

Jenis model AI apa yang digunakan dalam prosedur audit inventori ini?

a)

Recurrent Neural Network (RNN)

b)

Convolutional Neural Network (CNN)

c)

Support Vector Machine (SVM)

d)

Decision Tree

78.

Apa yang dihasilkan oleh model AI setelah memproses gambar?

a)

Laporan finansial lengkap klien

b)

Jumlah inventori tiap SKU dengan nilai confidence score

c)

Hanya daftar kode barang tanpa jumlah

d)

Rekaman video proses audit secara otomatis

79.

Apa langkah selanjutnya setelah hasil AI dicocokkan dengan catatan inventori client dan ditemukan perbedaan?

a)

Auditor memutuskan bahwa hasil AI lebih akurat dan mengganti catatan client

b)

Auditor melakukan pemeriksaan fisik pada barang bermasalah untuk verifikasi

c)

AI secara otomatis mengoreksi catatan client

d)

Proses audit dihentikan sampai semua catatan diperbaiki

80.

Apa tujuan dari dokumentasi hasil AI dan pengecekan selama audit?

a)

Agar dapat digunakan untuk pemasaran jasa audit berikutnya

b)

Menjadi bagian dari arsip audit sebagai bukti dan referensi

c)

Untuk dijual ke perusahaan teknologi AI

d)

Supaya klien bisa melihat proses AI bekerja secara real-time

81.

Apa langkah pertama yang dilakukan auditor saat menggunakan AI untuk mendokumentasikan audit?

a)

Auditor memeriksa hasil audit dari AI secara menyeluruh

b)

Auditor menyediakan perintah (prompt) kepada AI untuk membuat ringkasan.

c)

Auditor mengunggah hasil akhir ke dokumen audit.

d)

Auditor memeriksa keamanan data perusahaan.

82.

Data apa saja yang diakses AI untuk membuat draft dokumentasi audit?

a)

Data keuangan klien dan hasil uji audit saja.

b)

Hasil uji audit, kertas kerja, neraca saldo klien, dan log korespondensi.

c)

Hanya data korespondensi klien yang relevan.

d)

Semua data internal perusahaan auditor.

83.

Siapa yang bertanggung jawab memeriksa dan menyunting draft hasil AI sebelum finalisasi?

a)

Auditor junior yang membuat prompt.

b)

Klien yang diaudit.

c)

Senior associate atau manajer audit.

d)

Sistem AI secara otomatis.

84.

Mengapa draft AI dan prompt asli harus disimpan dalam dokumentasi audit?

a)

Untuk tujuan backup data saja

b)

Agar dapat digunakan untuk proyek lain

c)

Sebagai bagian dari bukti dokumentasi dan jejak audit

d)

Agar AI dapat belajar dari data tersebut di masa mendatang

85.

Apa tujuan dari kontrol pengungkapan regulasi dalam proses ini?

a)

Memastikan AI mengakses data sesering mungkin.

b)

Memastikan tidak ada informasi rahasia yang disalahgunakan atau kesalahan AI.

c)

Memastikan AI memilih data terbaik secara otomatis.

d)

Memastikan auditor tidak menggunakan AI secara langsung.

86.

Apa langkah pertama dalam alur kerja otomatis (workflow pipeline) pada RPA?

a)

Menilai risiko entri jurnal berdasarkan waktu pembuatan

b)

Ekstrak data entri jurnal dan membersihkan data

c)

Mengirimkan pemberitahuan kepada auditor tentang risiko tinggi

d)

Memeriksa dokumen pendukung secara manual oleh auditor

87.

Model AI dalam proses RPA dilatih untuk mengidentifikasi risiko berdasarkan faktor-faktor berikut, kecuali

a)

Entri pada waktu yang tidak biasa

b)

Angka pembulatan (round numbers)

c)

Penggunaan bahasa dalam dokumen pendukung

d)

Entri pembalikan (reversed entries)

88.

Integrasi antara model AI dan otomasi proses (RPA) berguna untuk

a)

Mengirimkan email langsung kepada auditor secara manual

b)

Mengulang proses pemeringkatan risiko untuk setiap entri jurnal secara otomatis

c)

Menulis laporan audit secara otomatis tanpa campur tangan auditor

d)

Menghapus entri jurnal dengan risiko rendah secara otomatis

89.

Apa yang terjadi jika skor risiko entri jurnal lebih dari 90 pada proses RPA?

a)

Entri jurnal langsung dihapus tanpa pemeriksaan

b)

Auditor menerima alert melalui dashboard atau email

c)

Model AI secara otomatis melatih ulang dirinya sendiri

d)

Semua detail entri dibuat rahasia dan tidak ditampilkan auditor

90.

Bagaimana peran auditor dalam proses RPA?

a)

Membuat model AI baru dari awal

b)

Melihat entri yang ditandai dan memeriksa dokumen pendukung di platform audit

c)

Menghapus entri yang dianggap berisiko tinggi tanpa pemeriksaan

d)

Memprogram robot RPA untuk melakukan pembersihan data

91.

Apa fungsi dari sistem pencatatan otomatis dalam alur kerja RPA?

a)

Merekam semua entri yang diuji, logika risiko yang dipakai, dan tanggapan auditor

b)

Menghapus data audit yang sudah tidak diperlukan lagi

c)

Mengirimkan reminder ke auditor secara manual

d)

Membuat dokumen pendukung tanpa bantuan auditor

92.

Apa manfaat dari feedback loop dalam proses AI RPA?

a)

Memungkinkan auditor memilih entri mana yang akan dihapus

b)

Menggunakan validasi auditor untuk melatih ulang model AI agar makin akurat

c)

Menghentikan proses audit jika model AI menghasilkan kesalahan

d)

Otomatis menghapus entri yang dianggap tidak berisiko oleh auditor

93.

Apa tujuan utama dari tahap data aggregation pada proses audit AI Ensemble Models?

a)

Mengumpulkan dan mengolah data dari berbagai sumber agar konsisten dan siap dianalisis

b)

Membuat data menjadi lebih kompleks dan sulit dianalisis agar audit lebih ketat

c)

Menghapus data yang tidak penting dan menggantinya dengan data baru dari sumber eksternal

d)

Menyimpan data dalam format yang tidak bisa diubah untuk keamanan

94.

Dalam feature engineering, mengapa atribut seperti 'Days Sales Outstanding' penting?

(perhitungan yang digunakan oleh perusahaan untuk memperkirakan ukuran piutang mereka yang beredar.)

a)

Karena menunjukkan berapa lama piutang tidak tertagih yang bisa menjadi indikator risiko penipuan

b)

Karena bisa digunakan untuk menghitung total penjualan perusahaan secara akurat

c)

Karena membantu mengidentifikasi pelanggan terbaik untuk promosi khusus

d)

Karena menggantikan kebutuhan penggunaan model AI dalam deteksi fraud

95.

Apa keuntungan menggunakan beberapa model (ensemble) daripada hanya satu model dalam proses fraud detection?

a)

Menggabungkan kekuatan beberapa model untuk hasil yang lebih akurat dan komprehensif

b)

Mempercepat proses audit dengan mengurangi jumlah data yang dianalisis

c)

Mengganti seluruh tim audit manusia dengan sistem otomatis tanpa intervensi

d)

Menghilangkan kebutuhan pembersihan dan normalisasi data awal

96.

Bagaimana hasil model AI biasanya disajikan kepada auditor dalam proses ensemble model (Penggabungan beberapa model AI)?

a)

Dalam bentuk heatmap atau dashboard yang memvisualisasikan ranking risiko

b)

Sebagai dokumen teks panjang tanpa grafik agar lebih formal

c)

Hanya sebagai daftar angka tanpa konteks apapun

d)

Ditampilkan langsung sebagai keputusan final tanpa penjelasan tambahan

97.

Pada strategi sampling audit, bagaimana cara auditor memilih transaksi untuk diperiksa?

a)

Berdasarkan skor risiko AI sehingga transaksi berisiko tinggi prioritas walau nilainya kecil

b)

Berdasarkan nilai nominal terbesar saja tanpa mempertimbangkan risiko

c)

Memilih secara acak tanpa memakai bantuan AI atau analisis risiko

d)

Hanya memilih transaksi yang mencurigakan secara manual oleh auditor tanpa alat AI

98.

Mengapa penting mendokumentasikan logika dan parameter model AI dalam file audit?

a)

Agar proses audit transparan, dapat direview ulang, dan hasil model dapat dipertanggungjawabkan

b)

Karena dokumentasi bisa menggantikan semua aktivitas audit manual

c)

Supaya model AI bisa dijalankan tanpa perlu audit sama sekali di masa depan

d)

Agar para auditor bisa memodifikasi model AI sesuka hati tanpa batasan