wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PCK - Latihan UKPPPG

Total questions: 35

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Topik pembelajaran: Etika dan Keamanan Digital di kelas XI SMA.

Guru ingin menyusun tujuan pembelajaran ranah sikap yang menumbuhkan keimanan, ketaqwaan, akhlak mulia, dan kemandirian peserta didik dalam menggunakan teknologi.

Manakah indikator pembelajaran yang paling tepat?

a)

Peserta didik dapat menyebutkan aturan-aturan etika digital sesuai ajaran agama yang dianut.

b)

Peserta didik dapat menolak untuk membagikan informasi pribadi orang lain tanpa izin, meskipun diminta teman dekatnya

c)

Peserta didik dapat mengidentifikasi pelanggaran etika digital dalam kasus nyata yang diberikan guru

d)

Peserta didik dapat menjelaskan manfaat menjaga keamanan data pribadi bagi individu dan masyarakat

2.

Anda mengajar materi algoritma dan flowchart di kelas X SMA. Tujuan pembelajaran yang ingin dicapai:

“Peserta didik mampu membuat solusi kreatif terhadap permasalahan sehari-hari dan menuangkannya dalam bentuk algoritma serta flowchart.”

Dari empat indikator berikut, manakah yang paling tepat untuk mendukung tujuan tersebut?

a)

Peserta didik dapat membuat flowchart sesuai contoh yang telah dibahas bersama guru

b)

Peserta didik dapat merancang flowchart untuk memecahkan masalah yang mereka identifikasi sendiri

c)

Peserta didik dapat menguraikan langkah-langkah algoritmik dari permasalahan yang diberikan guru dan memvisualisasikannya

d)

Peserta didik dapat menjelaskan kelebihan dan kekurangan flowchart dibandingkan pseudocode

3.

Guru Informatika kelas XI SMA merancang pembelajaran proyek pembuatan website informasi budaya daerah di Indonesia yang akan diakses publik.
Tujuan pembelajaran difokuskan pada
ranah keterampilan yang menumbuhkan kebhinekaan global dan semangat gotong royong.

Manakah indikator keterampilan yang paling tepat?

a)

Peserta didik dapat menyusun halaman website yang memuat informasi budaya dari berbagai daerah sesuai format yang ditentukan guru

b)

Peserta didik dapat mengelola peran dalam tim untuk mengumpulkan, memverifikasi, dan mengintegrasikan informasi budaya dari berbagai daerah secara kolaboratif

c)

Peserta didik dapat membuat presentasi digital tentang satu budaya lokal yang diteliti secara individu dan mempresentasikannya kepada kelas

d)

Peserta didik dapat menggunakan template CMS untuk mempublikasikan konten budaya tanpa melakukan pengeditan lanjutan

4.

Di kelas X SMA, guru Informatika ingin mengajarkan materi Cybersecurity dengan tujuan membekali peserta didik menghadapi tantangan keamanan digital di masa depan.
Karakteristik kelas: 60% siswa aktif di media sosial, 40% memiliki minat di bidang pemrograman.
Guru ingin tujuan dan indikator pembelajaran yang adaptif dan relevan dengan perkembangan teknologi.

Manakah indikator pembelajaran yang paling tepat?

a)

Peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga ancaman keamanan digital yang umum terjadi pada media sosial

b)

Peserta didik dapat mengembangkan modul edukasi keamanan siber berbasis video interaktif yang disesuaikan dengan kebiasaan digital teman sebaya

c)

Peserta didik dapat merancang algoritma enkripsi tingkat lanjut untuk pengamanan data perusahaan

d)

Peserta didik dapat menuliskan definisi istilah teknis di bidang keamanan siber sesuai buku teks

5.

Seorang guru Informatika SMA akan mengajarkan materi Jaringan Komputer untuk kelas XI. Guru ingin memastikan bahwa struktur materi tersusun dari konsep dasar hingga konsep lanjutan secara bermakna, sehingga siswa dapat memahami keterkaitannya.

Manakah urutan penyusunan struktur materi yang paling tepat berdasarkan analisis mendalam untuk tujuan pembelajaran yang bermakna?

a)

Topologi jaringan → Perangkat keras jaringan → Protokol jaringan → Simulasi konfigurasi jaringan

b)

Perangkat keras jaringan → Simulasi konfigurasi jaringan → Topologi jaringan → Protokol jaringan

c)

Protokol jaringan → Perangkat keras jaringan → Topologi jaringan → Simulasi konfigurasi jaringan

d)

Topologi jaringan → Protokol jaringan → Perangkat keras jaringan → Simulasi konfigurasi jaringan

6.

Guru Informatika SMA akan mengajarkan materi Algoritma dan Pemrograman. Tujuan pembelajaran adalah agar siswa memahami logika algoritmik sebelum menulis program. Guru ingin menyusun struktur materi secara bermakna agar siswa dapat membangun keterampilan secara bertahap.

Manakah urutan struktur materi yang paling tepat berdasarkan analisis mendalam?

a)

Struktur kendali pemrograman → Pengenalan bahasa pemrograman → Pemahaman algoritma → Praktik pemrograman.

b)

Pemahaman algoritma → Struktur kendali pemrograman → Pengenalan bahasa pemrograman → Praktik pemrograman

c)

Pengenalan bahasa pemrograman → Pemahaman algoritma → Struktur kendali pemrograman → Praktik pemrograman

d)

Pemahaman algoritma → Pengenalan bahasa pemrograman → Struktur kendali pemrograman → Praktik pemrograman

7.

Guru Informatika hendak mengajarkan Pemrograman Berorientasi Objek (PBO). Tujuannya agar siswa mampu menerapkan konsep OOP pada proyek sederhana. Guru ingin menata struktur materi sehingga siswa memahami konsep secara mendalam sebelum mempraktikkannya.

Manakah struktur materi yang paling bermakna untuk penerapan pembelajaran tersebut?

a)

Konsep objek dan kelas → Konsep atribut dan metode → Prinsip enkapsulasi, pewarisan, dan polimorfisme → Studi kasus proyek sederhana

b)

Prinsip enkapsulasi, pewarisan, dan polimorfisme → Konsep objek dan kelas → Konsep atribut dan metode → Studi kasus proyek sederhana

c)

Konsep objek dan kelas → Prinsip enkapsulasi, pewarisan, dan polimorfisme → Konsep atribut dan metode → Studi kasus proyek sederhana

d)

Konsep atribut dan metode → Konsep objek dan kelas → Prinsip enkapsulasi, pewarisan, dan polimorfisme → Studi kasus proyek sederhana

8.

Guru Informatika akan mengajar topik Keamanan Informasi. Tujuan pembelajaran adalah agar siswa mampu mengidentifikasi ancaman keamanan, memahami prinsip proteksi data, dan mempraktikkan langkah pencegahan. Guru ingin menyusun materi secara bermakna agar penerapannya di kelas efektif dan berkesinambungan.

Manakah urutan penyusunan materi yang paling tepat untuk mendukung penerapan pembelajaran tersebut?

a)

Jenis-jenis ancaman keamanan → Teknik enkripsi dasar → Etika penggunaan teknologi → Simulasi penerapan keamanan pada perangkat siswa

b)

Etika penggunaan teknologi → Jenis-jenis ancaman keamanan → Teknik enkripsi dasar → Simulasi penerapan keamanan pada perangkat siswa

c)

Jenis-jenis ancaman keamanan → Etika penggunaan teknologi → Teknik enkripsi dasar → Simulasi penerapan keamanan pada perangkat siswa

d)

Teknik enkripsi dasar → Jenis-jenis ancaman keamanan → Etika penggunaan teknologi → Simulasi penerapan keamanan pada perangkat siswa

9.

Seorang guru Informatika akan merancang pembelajaran Algoritma Dasar untuk siswa kelas IX. Tujuan pembelajaran: siswa dapat memahami konsep algoritma, mengenal bentuk penyajian algoritma, dan membuat algoritma sederhana untuk menyelesaikan masalah sehari-hari. Guru ingin memastikan alur materi logis dari konsep hingga praktik.

Manakah alur materi yang paling tepat untuk kmendukung tujuan tersebut?

a)

Contoh algoritma di kehidupan sehari-hari → Pengertian algoritma → Bentuk penyajian algoritma (teks, pseudocode, flowchart) → Latihan membuat algoritma sederhana

b)

Pengertian algoritma → Contoh algoritma di kehidupan sehari-hari → Bentuk penyajian algoritma → Latihan membuat algoritma sederhana

c)

Pengertian algoritma → Bentuk penyajian algoritma → Contoh algoritma di kehidupan sehari-hari → Latihan membuat algoritma sederhana

d)

Bentuk penyajian algoritma → Pengertian algoritma → Contoh algoritma di kehidupan sehari-hari → Latihan membuat algoritma sederhana

10.

Guru Informatika hendak mengajar topik Jaringan Komputer untuk kelas XI. Tujuan: siswa memahami konsep dasar jaringan, jenis-jenis jaringan, perangkat jaringan, dan cara mengkonfigurasi jaringan lokal sederhana. Guru ingin mengurutkan materi agar pembelajaran berjalan logis dan membangun keterkaitan antar konsep.

Manakah urutan penyajian materi yang paling logis?

a)

Perangkat jaringan → Jenis-jenis jaringan → Konsep dasar jaringan → Konfigurasi jaringan lokal sederhana

b)

Konsep dasar jaringan → Jenis-jenis jaringan → Perangkat jaringan → Konfigurasi jaringan lokal sederhana

c)

Jenis-jenis jaringan → Konsep dasar jaringan → Perangkat jaringan → Konfigurasi jaringan lokal sederhana

d)

Konsep dasar jaringan → Perangkat jaringan → Jenis-jenis jaringan → Konfigurasi jaringan lokal sederhana

11.

Seorang guru Informatika sedang menerapkan pembelajaran Pemrograman Dasar di kelas IX. Tujuan pembelajaran: siswa dapat memahami sintaks dasar bahasa Python, menggunakan struktur kendali (if-else dan loop), lalu membuat program sederhana untuk menghitung nilai rata-rata.

Guru sudah menyiapkan materi. Agar proses penerapan pembelajaran berjalan lancar dan logis, urutan kegiatan inti yang paling tepat adalah...

a)

Menjelaskan sintaks dasar Python → Memperkenalkan if-else dan loop → Memberikan contoh kode → Memberi tugas membuat program menghitung rata-rata

b)

Menjelaskan if-else dan loop → Memperkenalkan sintaks dasar Python → Memberikan contoh kode → Memberi tugas membuat program menghitung rata-rata

c)

Memberikan contoh program menghitung rata-rata → Menjelaskan sintaks dasar Python → Memperkenalkan if-else dan loop → Memberi tugas modifikasi program

d)

Menjelaskan sintaks dasar Python → Memberikan contoh kode → Memperkenalkan if-else dan loop → Memberi tugas membuat program menghitung rata-rata

12.

Setelah menyelesaikan pembelajaran tentang Algoritma dan Struktur Kontrol (sekuensial, percabangan, perulangan), guru Informatika ingin mengevaluasi efektivitas pembelajaran. Hasil asesmen menunjukkan:

·       80% siswa mampu menjelaskan konsep percabangan.

·       60% siswa mampu membuat algoritma perulangan sederhana.

·       30% siswa dapat mengombinasikan percabangan dan perulangan dalam satu program.

Guru ingin menganalisis alur materi ajar untuk menentukan langkah evaluasi yang tepat. Langkah yang paling logis adalah...

a)

Mengulang materi perulangan terlebih dahulu karena capaian terendah ada pada kombinasi percabangan dan perulangan

b)

Mengajarkan ulang percabangan dan perulangan secara bersamaan untuk mempercepat pemahaman kombinasi keduanya

c)

Mengevaluasi pemahaman perulangan secara terpisah sebelum masuk ke kombinasi percabangan–perulangan

d)

Memberikan proyek akhir yang mengharuskan penggunaan percabangan dan perulangan sekaligus, kemudian melakukan remedial berdasarkan hasilnya

13.

Guru Informatika telah mengajarkan materi Desain Web Dasar dengan HTML dan CSS. Tujuan pembelajaran: siswa mampu membuat halaman web sederhana yang rapi dan responsif.

Setelah ujian praktik, hasilnya:

·        Sebagian besar siswa mampu menulis kode HTML dengan benar.

·        Hanya 50% siswa yang menerapkan CSS dengan tepat.

·        Hanya 25% yang menghasilkan desain responsif sesuai instruksi.

Guru ingin mengevaluasi pembelajaran dengan memperhatikan alur materi ajar. Tindakan yang paling tepat adalah...

a)

Melakukan evaluasi terpisah pada penerapan CSS sebelum mengajarkan ulang konsep desain responsif

b)

Mengajarkan ulang HTML, CSS, dan desain responsif secara terintegrasi dalam satu sesi remedial

c)

Memberikan tugas tambahan pembuatan desain responsif sambil memperbaiki kode CSS yang digunakan siswa

d)

Memulai dengan mengulang HTML karena itu adalah dasar dari desain responsif

14.

Pada pertemuan sebelumnya, guru Informatika mengajarkan konsep Percabangan dengan bahasa Python. Sebagian siswa masih sering melakukan kesalahan penulisan sintaks dan logika pada pernyataan if-else.

Guru ingin merancang pembelajaran berikutnya tentang Perulangan dengan memanfaatkan pengalaman pembelajaran sebelumnya agar siswa lebih mudah memahami konsep baru.

a)

Mengulang konsep percabangan di awal pertemuan, lalu langsung membahas perulangan secara mendalam

b)

Menyisipkan latihan singkat percabangan di awal, lalu menghubungkan konsep tersebut dengan penggunaan perulangan

c)

Mengajarkan perulangan tanpa mengulas percabangan agar waktu pembelajaran lebih efektif

d)

Memberikan proyek mini yang memadukan percabangan dan perulangan tanpa ulasan materi sebelumnya

15.

Di kelas XI, guru Informatika akan mengajarkan konsep Array pada pemrograman Python. Berdasarkan asesmen awal, sebagian besar siswa adalah tipe pembelajar visual dan kinestetik, namun ada beberapa siswa yang lebih dominan dalam belajar secara auditori.

Guru ingin menggunakan pendekatan yang relevan dengan karakteristik tersebut. Strategi yang paling tepat adalah…

a)

Menjelaskan konsep array melalui ceramah yang sistematis lalu memberikan latihan tertulis

b)

Menyajikan diagram array dan animasi pergerakan data, dilanjutkan praktik langsung membuat program sederhana

c)

Memberikan proyek kelompok membuat game sederhana yang menggunakan array, tanpa penjelasan awal yang detail

d)

Menggunakan video pembelajaran tentang array lalu meminta siswa mengerjakan latihan mandiri

16.

Guru Informatika akan mengajarkan Percabangan If–Else menggunakan Python. Karakteristik siswa:

·       40% sangat cepat memahami logika pemrograman.

·       60% masih kesulitan memahami alur logika dan membutuhkan visualisasi.

·       Tersedia projector, laboratorium komputer, dan akses ke platform online coding seperti repl.it atau Google Colab.

Pendekatan pembelajaran yang paling sesuai adalah…

a)

Memulai dengan penjelasan logika percabangan melalui diagram alur di layar, lalu praktik langsung di online coding platform dengan bimbingan guru

b)

Memberikan latihan soal bercabang kompleks secara langsung di komputer untuk menantang siswa cepat belajar

c)

Memutar video animasi konsep percabangan, lalu memberikan latihan tertulis sebelum praktik

d)

Menjelaskan konsep melalui ceramah singkat, lalu meminta semua siswa mengerjakan kuis online tentang percabangan

17.

Guru Informatika akan membimbing siswa membuat aplikasi Reminder Ibadah sederhana menggunakan MIT App Inventor. Target pembelajaran selain mengasah keterampilan pemrograman, juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap waktu ibadah. Siswa terdiri dari berbagai latar belakang agama.

Pendekatan pembelajaran yang paling sesuai untuk mengembangkan keterampilan sekaligus nilai-nilai tersebut adalah…

a)

Memberikan panduan teknis pembuatan aplikasi, lalu meminta setiap siswa membuat Reminder Ibadah sesuai keyakinan masing-masing, kemudian mempresentasikannya kepada teman

b)

Menjelaskan cara membuat aplikasi Reminder Ibadah, lalu memberikan contoh jadwal ibadah dari satu agama untuk diikuti semua siswa

c)

Meminta siswa bekerja dalam kelompok untuk membuat aplikasi pengingat kegiatan harian umum, termasuk ibadah, belajar, dan olahraga, lalu membandingkan fitur yang dibuat

d)

Memberikan tutorial video, meminta siswa meniru aplikasi yang sudah jadi, lalu mengunggahnya di classroom

18.

Guru Informatika ingin mengajarkan materi pengolahan data menggunakan spreadsheet. Targetnya adalah siswa mampu menggunakan fungsi filter, sort, dan pivot table untuk menganalisis data penjualan sederhana, serta mampu menemukan pola untuk memecahkan masalah penurunan penjualan pada bulan tertentu.

Strategi pembelajaran yang paling tepat untuk membangun pengetahuan dan keterampilan pemecahan masalah siswa adalah…

a)

Memberikan data penjualan mentah kepada siswa, lalu membimbing mereka langkah demi langkah membuat pivot table, dan meminta mereka menarik kesimpulan penyebab penurunan penjualan

b)

Memberikan penjelasan teori pivot table, kemudian meminta siswa menyalin contoh yang sudah jadi dan menuliskan kembali hasil analisis yang disediakan guru

c)

Memberikan studi kasus penurunan penjualan, meminta siswa menggunakan fungsi spreadsheet untuk mencari pola, lalu mendiskusikan solusi yang mungkin dilakukan perusahaan

d)

Menugaskan siswa menonton video tutorial pivot table, lalu mengerjakan soal latihan tentang fungsi sort dan filter

19.

Di kelas Informatika, Anda mengajar materi etika digital terkait penggunaan media sosial. Pada sesi diskusi, ada siswa yang menceritakan pengalaman pribadinya menjadi korban cyberbullying. Beberapa siswa terlihat kaget dan ada yang mulai bercanda menirukan kejadian tersebut. Anda ingin menjaga suasana kelas tetap aman dan nyaman, sekaligus menguatkan nilai akhlak mulia.

Tindakan yang paling tepat untuk dilakukan adalah…

a)

Menghentikan pembicaraan siswa yang bercanda, lalu mengajak kelas merefleksikan pentingnya menjaga perasaan orang lain dalam interaksi digital

b)

Mengalihkan pembahasan ke topik lain yang lebih netral untuk mencegah situasi semakin tidak nyaman

c)

Meminta siswa yang menjadi korban untuk melanjutkan ceritanya agar siswa lain lebih paham bahayanya cyberbullying

d)

Memberikan penjelasan singkat tentang cyberbullying, lalu melanjutkan materi sesuai rencana awal

20.

Saat mengajar materi algoritma pencarian, Anda memberi tugas kelompok untuk memecahkan permasalahan pencarian rute tercepat di peta digital. Salah satu kelompok menemukan solusi yang berbeda dari contoh yang Anda berikan, tetapi beberapa siswa dari kelompok lain menertawakan ide tersebut karena dianggap "tidak efisien".

Apa langkah yang paling tepat untuk menjaga suasana aman, nyaman, sekaligus mendorong penalaran kritis dan kreatif siswa?

a)

Meminta kelompok tersebut menjelaskan logika solusinya, lalu mengajak seluruh kelas menganalisis kelebihan dan kekurangannya

b)

Menjelaskan bahwa metode tersebut salah dan meminta mereka mengikuti cara yang sudah diajarkan

c)

Mengabaikan perbedaan solusi untuk menjaga waktu pembelajaran tetap sesuai rencana

d)

Meminta siswa menuliskan ide mereka di kertas untuk diperiksa secara pribadi setelah pelajaran selesai

21.

Pada mata pelajaran Informatika kelas X, Anda ingin melatih keterampilan siswa dalam membuat animasi pendek bertema “Kearifan Lokal” menggunakan teknologi terkini. Semua siswa memiliki akun Google dan akses ke Chromebook sekolah.

Strategi pembelajaran dan sumber belajar yang paling tepat untuk tujuan tersebut adalah…

a)

Blended Learning dengan kombinasi tatap muka dan penggunaan aplikasi berbasis web seperti Canva atau Animaker, disertai kolaborasi daring

b)

Drill and Practice menggunakan aplikasi desktop lama yang tidak mendukung kolaborasi daring

c)

Direct Instruction dengan guru mendemonstrasikan teknik animasi, siswa hanya menyalin langkah

d)

Role-Playing dengan siswa memerankan karakter animasi tanpa membuat animasi digital

22.

Di kelas X, Anda baru menyelesaikan pembelajaran Dasar-Dasar Pemrograman Python. Anda ingin mengevaluasi input, proses, dan hasil pembelajaran siswa agar rencana pembelajaran ke depan lebih tepat sasaran.

Situasi:

·        Input: Kemampuan awal siswa beragam, sebagian belum pernah coding.

·        Proses: Menggunakan kombinasi penjelasan guru, latihan mandiri, dan proyek kelompok.

·        Hasil: Sebagian besar siswa dapat membuat program sederhana, tetapi masih banyak yang kesulitan menerapkan logika kondisional.

Langkah evaluasi yang paling tepat adalah…

a)

Menggunakan pre-test di awal, post-test di akhir, serta lembar observasi proses pembelajaran, lalu menganalisis kesesuaian strategi mengajar dengan capaian hasil

b)

Melakukan post-test dan membandingkan rata-rata nilai kelas dengan nilai KKM untuk menentukan keberhasilan pembelajaran

c)

Mengobservasi aktivitas siswa selama pembelajaran, tanpa membandingkan dengan data awal, lalu memberikan penilaian kualitatif

d)

Meminta siswa membuat refleksi tertulis tentang kesulitan yang dihadapi, lalu menentukan revisi pembelajaran berdasarkan masukan tersebut

23.

Di kelas XI, Anda mengajar topik Algoritma dan Pemrograman sesuai kurikulum terbaru yang menekankan berpikir komputasional. Setelah satu bulan, Anda ingin mengevaluasi input, proses, dan hasil pembelajaran untuk perbaikan siklus pembelajaran berikutnya.

Kondisi:

·        Input: Siswa memiliki kemampuan awal beragam; sebagian sudah memahami logika dasar IF-ELSE, sebagian belum.

·        Proses: Pembelajaran memadukan problem-based learning dengan latihan individu dan proyek kelompok.

·        Hasil: Nilai proyek beragam; beberapa siswa menunjukkan inovasi, tetapi banyak yang masih kesulitan memahami looping.

Tindakan evaluasi yang paling tepat adalah…

a)

Mengadakan pre-test materi algoritma, memantau keterlibatan siswa selama proyek dengan rubrik proses, dan mengukur hasil dengan ujian praktik serta membandingkannya dengan capaian kompetensi kurikulum

b)

Menguji hasil akhir proyek siswa, lalu membandingkan nilai rata-rata dengan KKM untuk menentukan keberhasilan pembelajaran

c)

Melakukan wawancara mendalam kepada beberapa siswa untuk mengetahui kesulitan mereka selama proses pembelajaran

d)

Mengobservasi aktivitas siswa selama pembelajaran dan membuat catatan reflektif guru untuk perbaikan pertemuan berikutnya

24.

Di kelas XI, Anda mengajarkan Pemrograman Dasar dengan model blended learning (kombinasi tatap muka dan LMS). Anda ingin mengevaluasi pembelajaran berdasarkan lingkungan belajar untuk memastikan kualitasnya terus meningkat.

Fakta yang ditemukan:

·        Input: Sebagian siswa tidak terbiasa mengakses LMS dari rumah karena keterbatasan perangkat.

·        Proses: Selama tatap muka, siswa aktif; namun partisipasi pada forum LMS rendah.

·        Hasil: Proyek akhir selesai oleh semua siswa, tapi keterampilan debugging bervariasi.

Langkah evaluasi yang paling tepat adalah…

a)

Melakukan survei ketersediaan perangkat siswa di rumah, menganalisis log aktivitas LMS, dan menilai proyek akhir menggunakan rubrik yang mencakup aspek debugging sesuai indikator kurikulum

b)

Menguji kemampuan debugging siswa melalui ujian praktik tanpa mempertimbangkan kendala akses LMS

c)

Mengobservasi partisipasi siswa selama tatap muka dan menggunakannya sebagai tolok ukur keberhasilan pembelajaran

d)

Memberikan kuesioner kepuasan siswa terhadap pembelajaran untuk merancang ulang metode pertemuan tatap muka

25.

Seorang guru Informatika SMP mengajar materi Pemrograman Python dengan model Project-Based Learning menggunakan Google Colab. Setelah semester berakhir, guru ingin melakukan refleksi komprehensif untuk merencanakan pembelajaran yang lebih baik di semester depan.

Temuan refleksi awal:

·        Sebagian siswa menguasai konsep looping, tapi lemah di error handling.

·        Aktivitas kolaboratif berjalan baik di kelas tatap muka, namun tidak konsisten saat daring.

·        Sebagian siswa mengeluh kesulitan mengakses Google Colab di rumah karena koneksi internet.

Langkah refleksi yang paling tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran adalah…

a)

Mengevaluasi tingkat penguasaan error handling, merevisi desain tugas proyek, dan mengganti Google Colab dengan aplikasi offline yang lebih ringan, sambil mempertahankan strategi kolaboratif yang efektif

b)

Menambahkan lebih banyak materi tentang looping, memberikan latihan soal tambahan, dan mengurangi penggunaan proyek berbasis teknologi agar pembelajaran lebih sederhana

c)

Memperbanyak pertemuan tatap muka agar kolaborasi terjaga, tanpa mengubah metode dan teknologi yang digunakan

d)

Memberikan pelatihan penggunaan Google Colab di awal semester, namun mempertahankan semua rencana pembelajaran tanpa revisi signifikan

26.

Seorang guru Informatika SMA mengajar Desain Grafis dengan software Canva. Dalam proses pembelajaran, guru memperhatikan hal berikut:

·       Siswa kreatif membuat poster, tetapi banyak yang salah memilih kombinasi warna (color contrast).

·       Diskusi kelompok aktif, namun waktu praktik sering habis sebelum semua siswa selesai.

·       Beberapa siswa kesulitan mengakses akun Canva di laboratorium karena keterbatasan koneksi internet.

Langkah refleksi yang paling tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan adalah…

a)

Memberikan materi tambahan tentang color theory, mengatur ulang alokasi waktu praktik, dan menyediakan opsi offline design tools untuk mengatasi kendala internet

b)

Memperbanyak teori color contrast di awal pembelajaran, mengurangi praktik kelompok agar waktu cukup, dan mempertahankan Canva sebagai satu-satunya media pembelajaran

c)

Menyediakan akses internet cadangan untuk siswa, menambahkan lebih banyak tugas mandiri, dan mengurangi pembahasan teori di kelas

d)

Mengganti Canva dengan aplikasi desain lain, tanpa mengubah struktur pembelajaran, karena masalah utama adalah akses internet

27.

Setelah melaksanakan pembelajaran algoritma dan flowchart di SMA, guru Informatika melakukan evaluasi:

·       Hasil tes menunjukkan siswa mampu menulis algoritma sederhana, tetapi banyak yang kesulitan membuat flowchart yang sesuai.

·       Saat observasi, guru melihat sebagian siswa pasif ketika diskusi kelompok.

·       Saat praktik di lab, beberapa komputer mengalami error pada aplikasi Flowgorithm, sehingga siswa harus bergantian.

Langkah refleksi evaluasi yang paling tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran adalah…

a)

Memberikan materi tambahan tentang konversi algoritma ke flowchart, melatih strategi diskusi yang melibatkan semua anggota, dan menyiapkan Flowgorithm portable di USB sebagai cadangan

b)

Memperbanyak latihan soal algoritma tertulis, mengurangi waktu diskusi kelompok, dan mengganti aplikasi Flowgorithm dengan aplikasi lain tanpa pelatihan tambahan

c)

Menugaskan siswa mempelajari pembuatan flowchart secara mandiri di rumah, mengurangi praktik kelompok di kelas, dan mempertahankan Flowgorithm sebagai satu-satunya media

d)

Menghapus pembelajaran flowchart dari materi, fokus pada algoritma teks, dan menggunakan Google Docs untuk diskusi kelompok

28.

Seorang guru Informatika mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis HTML5 untuk materi basis data di SMA. Media tersebut memudahkan siswa memahami relasi tabel. Setelah digunakan di kelas, hasil belajar meningkat 20%. Guru ingin mempublikasikan inovasi ini untuk mengembangkan diri secara profesional.

Langkah publikasi paling tepat yang mencerminkan pengembangan diri berkelanjutan adalah…

a)

Mengunggah media dan tutorial penggunaannya ke blog pribadi, membagikan link ke grup guru Informatika, dan membuka kolom diskusi untuk saran perbaikan.

b)

Menulis artikel ilmiah berbasis PTK (Penelitian Tindakan Kelas) tentang penggunaan media tersebut, mengirimkannya ke jurnal pendidikan bereputasi, dan mempresentasikannya di seminar nasional

c)

Mengirimkan file media ke rekan guru terdekat melalui email, dan meminta mereka mencoba lalu memberi masukan tertulis

d)

Mengunggah video promosi singkat media tersebut di media sosial sekolah agar siswa dan orang tua mengetahui adanya inovasi baru

29.

Guru Informatika SMA ingin memperbarui materi pembelajaran Internet of Things (IoT) agar sesuai perkembangan teknologi terkini. Ia memiliki keterbatasan waktu untuk mencari informasi baru sebelum awal semester.

Langkah yang paling tepat untuk memastikan pembelajaran relevan dan berkualitas adalah…

a)

Mengikuti kursus daring bersertifikat tentang IoT terbaru dari platform internasional, lalu menyesuaikan materi ajar berdasarkan modul kursus tersebut

b)

Mencari video YouTube populer tentang IoT dan menggunakannya langsung sebagai bahan ajar

c)

Bertanya kepada guru senior yang sudah pernah mengajar IoT untuk mendapatkan ringkasan materi dan contoh proyek

d)

Membaca artikel berita teknologi terbaru tentang IoT tanpa melakukan verifikasi ke sumber ilmiah lain

30.

Guru Informatika SMP akan mengajarkan topik Keamanan Siber dan ingin memperbarui konten pembelajaran agar sesuai ancaman siber terbaru yang dihadapi remaja. Ia ingin mengumpulkan informasi yang valid dan aplikatif.

Strategi pencarian informasi baru yang paling efektif adalah…

a)

Bergabung dalam forum komunitas keamanan siber guru & praktisi, mengikuti webinar, dan mengadaptasi materi sesuai hasil diskusi dan sumber resmi yang dibagikan

b)

Mengandalkan buku teks lama yang sudah digunakan beberapa tahun karena dianggap masih relevan

c)

Menggunakan hasil pencarian Google tanpa membandingkan sumbernya dengan referensi tepercaya

d)

Meminta siswa mencari sendiri berita ancaman siber terbaru di internet dan mempresentasikannya di kelas

31.

Guru Informatika SMP menggunakan aplikasi block-based programming (misalnya Scratch) untuk mengajarkan konsep algoritma. Hasil belajar menunjukkan siswa senang namun belum mampu menerapkan konsep algoritma ke bahasa pemrograman berbasis teks.

Refleksi yang paling tepat dan komprehensif adalah…

a)

Mengganti pembelajaran Scratch dengan Python agar siswa terbiasa langsung dengan bahasa teks

b)

Menambahkan sesi transisi dari Scratch ke Python dengan pendekatan comparative learning, mengkaji ulang RPP agar transisi konsep algoritma lebih eksplisit, serta memanfaatkan platform code editor online yang interaktif

c)

Memberikan tugas tambahan latihan Python di rumah untuk melatih keterampilan sintaks

d)

Memperbanyak contoh proyek Scratch yang lebih kompleks agar siswa semakin terampil

32.

Seorang guru Informatika mendapati nilai ujian akhir semester materi looping (perulangan) rendah, padahal RPP sudah mengacu pada Kurikulum Merdeka. Saat refleksi, guru ingin memastikan evaluasinya mencakup seluruh aspek penting.

Langkah evaluasi yang paling sesuai kompetensi adalah…

a)

Memeriksa apakah soal ujian sudah sesuai tingkat kesulitan yang tercantum pada capaian pembelajaran kurikulum

b)

Menganalisis ketercapaian indikator capaian pembelajaran, mengevaluasi metode dan media yang digunakan selama proses, serta memeriksa kesesuaian prasyarat materi yang dimiliki siswa sebelum pembelajaran dimulai

c)

Mengadakan tes ulang dengan soal yang lebih mudah agar nilai siswa meningkat

d)

Mengganti materi looping dengan topik lain yang lebih mudah dipahami siswa

33.

Guru Informatika SMA mengajar materi HTML & CSS dengan metode proyek membuat website sekolah. Hasilnya, beberapa siswa menghasilkan desain yang kreatif tetapi banyak kesalahan teknis, sedangkan yang lain benar teknisnya tetapi kurang kreatif. Guru ingin melakukan evaluasi agar hasil lebih merata di pembelajaran berikutnya.

Manakah langkah evaluasi yang paling tepat dan komprehensif?

a)

Meninjau kembali bobot penilaian antara aspek teknis dan estetika agar seimbang sesuai indikator capaian pembelajaran

b)

Menganalisis latar belakang keterampilan awal siswa dalam desain dan pemrograman, mengevaluasi efektivitas bimbingan selama pengerjaan proyek, serta memastikan kriteria penilaian sesuai capaian pembelajaran kurikulum

c)

Mengadakan pelatihan tambahan tentang estetika desain untuk siswa yang hasil estetikanya kurang menarik

d)

Mengubah format proyek menjadi kerja kelompok agar siswa bisa saling melengkapi keterampilan

34.

Guru Informatika SMA mengajarkan materi Python dengan urutan: pengenalan sintaks → tipe data → percabangan → perulangan → fungsi. Setelah ujian akhir, banyak siswa mengalami kesulitan membuat program yang menggunakan fungsi dengan perulangan bersarang. Guru ingin mengevaluasi apakah alur materi ajar sudah logis.

Manakah langkah evaluasi yang paling tepat dilakukan?

a)

Mengganti urutan materi dengan mendahulukan materi fungsi sebelum tipe data agar siswa terbiasa sejak awal

b)

Meninjau kembali hubungan antar-materi dan memastikan prasyarat konsep fungsi dan perulangan diajarkan sebelum digunakan dalam tugas kompleks

c)

Memberikan lebih banyak latihan tentang perulangan bersarang setelah materi fungsi

d)

Menghapus materi fungsi dari ujian akhir karena tingkat kesulitannya tinggi

35.

Seorang guru Informatika akan mengajarkan materi algoritma pencarian data menggunakan linear search dan binary search. Tujuan pembelajaran bukan hanya siswa memahami konsep, tetapi juga mampu memilih algoritma pencarian yang tepat untuk kasus tertentu. Siswa sudah pernah mempelajari konsep array dan sorting.

Strategi pembelajaran yang paling efektif untuk membangun pemahaman sekaligus kemampuan pemecahan masalah adalah…

a)

Memberikan studi kasus dataset besar dan kecil, meminta siswa mencoba kedua algoritma, lalu menganalisis hasil eksekusi dan membuat kesimpulan algoritma yang lebih efisien

b)

Menjelaskan langkah-langkah kedua algoritma melalui papan tulis, lalu memberikan latihan soal tertulis tentang memilih algoritma yang tepat

c)

Meminta siswa mencari sendiri di internet perbedaan kedua algoritma, lalu mempresentasikan temuannya di kelas

d)

Menunjukkan animasi kedua algoritma, lalu mengajak siswa menghafalkan langkah-langkahnya