wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Praktikum Blok Biofar

Total questions: 58

Worksheet time: 1hrs 12mins

Name
Class
Date
1.

Dalam uji pelarutan, laju pelarutan tablet sangat dipengaruhi oleh sifat formula-nya. Jika sebuah tablet mengandung jumlah eksipien hidrofobik yang tinggi, maka kemungkinan.....

a)

Laju pelarutan akan meningkat karena eksipien mempercepat pelarutan

b)

Tablet akan mudah terdisintegrasi di lambung

c)

Laju pelarutan akan menurun karena eksipien menghambat penetrasi cairan

d)

Tablet akan larut segera dalam media basa

e)

Tidak ada pengaruh terhadap pelarutan

2.

Tujuan utama dari uji pelarutan dalam pengembangan tablet adalah.....

a)

Untuk menentukan kekerasan tablet

b)

Untuk menilai kandungan bahan aktif

c)

Untuk mengetahui rasa tablet

d)

Untuk menentukan seberapa cepat bahan aktif dilepaskan dalam media buatan

e)

Untuk menentukan ukuran partikel eksipien

3.

Parameter 'Q' dalam uji pelarutan tablet berarti......

a)

Waktu pelarutan maksimum

b)

Dosis bahan aktif

c)

Persentase bahan aktif yang harus larut pada waktu tertentu

d)

Volume media pelarutan

e)

Jumlah tablet yang diuji

4.

Apa parameter statistik yang digunakan untuk menentukan kesamaan profil pelarutan antara dua produk...

a)

AUC dan Tmax

b)

R2 dan SD

c)

f2 dan f1

d)

Cmax dan waktu pelarutan

e)

pH dan volume media

5.

Dalam validasi metode uji pelarutan, parameter yang tidak wajib diuji adalah...

a)

Akurasi

b)

Presisi

c)

Toksisitas

d)

Linearitas

e)

Selektivitas

6.

Active ingredients with low solubility (poorly soluble drug) but high permeability according to BCS are included in class......

a)

Class I

b)

Class II

c)

Class III

d)

Class IV

e)

Class 0

7.

Jika dua produk memiliki profil pelarutan yang sangat berbeda, maka kemungkinan besar.......

a)

Mereka akan memiliki bioekivalensi yang identik

b)

Mereka tidak akan menunjukkan perbedaan dalam efek terapeutik

c)

Mereka akan menunjukkan perbedaan dalam bioavailabilitas

d)

Mereka tidak akan memerlukan pengujian lebih lanjut

e)

Mereka akan lebih stabil dalam penyimpanan

8.

Perangkat yang digunakan dalam uji pelarutan tipe 2 (paddle) menurut USP adalah.......

a)

Dispersi

b)

Ultrafiltrasi

c)

Pengaduk paddle

d)

Saringan

e)

Kolom kromatografi

9.

Produk dinyatakan tidak memenuhi uji disolusi tahap ketiga (S3) jika......

a)

Lebih dari 1 unit < Q – 25%

b)

Lebih dari 2 unit < Q – 15%

c)

Rata-rata semua unit < Q

d)

Semua unit < Q – 10%

e)

Satu unit ≥ Q + 20%

10.

Parameter penting yang harus dikendalikan selama uji pelarutan untuk memastikan validitas hasil adalah, kecuali.....

a)

Suhu media pelarutan

b)

Kecepatan pengadukan

c)

pH media pelarutan

d)

Jenis bahan aktif

e)

Volume media pelarutan

11.

Apa yang dimaksud dengan uji pelarutan komparatif...

4 lines
12.

Apa saja faktor yang mempengaruhi laju pelarutan tablet...

4 lines
13.

List the methods of dissolution testing.....

4 lines
14.

Jika jumlah obat terlarut adalah 718,93 mg, jumlah bahan aktif adalah 500 mg, dan FK adalah 0,0352. Berapa % dari jumlah terlarut...

4 lines
15.

Apa yang dimaksud dengan log P dalam farmasi?

a)

Konsentrasi obat dalam tubuh

b)

Kecepatan pelepasan

16.

Apa yang dimaksud dengan log P dalam farmasi?

a)

Konsentrasi obat dalam tubuh

b)

Kecepatan pelepasan obat dari tablet

c)

Logaritma dari rasio konsentrasi obat dalam lipid dan air

d)

Jumlah ionisasi obat dalam larutan

e)

Nilai pH obat setelah dilarutkan

17.

Koefisien partisi (P) dapat didefinisikan sebagai...

a)

Rasio berat molekul obat dan pelarut

b)

Jumlah total obat dalam larutan

c)

Rasio konsentrasi obat dalam pelarut non-polar dan pelarut polar

d)

Derajat ionisasi obat dalam tubuh

e)

Waktu yang diperlukan untuk obat larut sepenuhnya

18.

Nilai log P yang tinggi menunjukkan bahwa obat...

a)

Mudah larut dalam air

b)

Sulit menembus membran biologis

c)

Mudah larut dalam lipid

d)

Netral dalam semua pelarut

e)

Tidak terpengaruh oleh pH larutan

19.

Rumus dasar untuk menghitung koefisien partisi adalah...

a)

P = Cm × α

b)

P = Cw / Co

c)

P = Co / Cw

d)

P = log Co + log Cw

e)

P = α × Co

20.

Dalam praktikum, pelarut non-polar yang digunakan adalah...

a)

Aquadest

b)

Air

c)

Ethanol

d)

Chloroform

e)

Asam asetat

21.

Jika sebuah obat memiliki nilai log P sebesar 1,75, dapat disimpulkan bahwa...

a)

Obat tersebut mudah larut dalam air

b)

Obat tersebut tidak memiliki afinitas terhadap lipid

c)

Obat tersebut memiliki afinitas yang lebih besar terhadap lipid

d)

Obat tersebut tidak dapat melewati membran sel

e)

Obat tersebut sangat terionisasi dalam pelarut

22.

Nilai P untuk obat yang mengalami ionisasi dipengaruhi oleh...

a)

Warna larutan

b)

Derajat ionisasi (α)

c)

Suhu larutan

d)

Berat molekul

e)

pKa obat

23.

Dalam rumus P = Co / Cw (1−α), simbol α mewakili...

a)

Konsentrasi larutan

b)

Fraksi larutan dalam air

c)

Fraksi ionisasi

d)

Fraksi kelarutan lipid

e)

Derajat kelarutan

24.

Langkah pertama dalam prosedur praktis ini adalah...

a)

Menimbang ibuprofen

b)

Mengukur absorbansi

c)

Menentukan panjang gelombang maksimum

d)

Mencampur air dan kloroform

e)

Menggunakan kurva kalibrasi

25.

Tujuan menggoyang larutan dalam corong pemisah selama 5 menit adalah...

a)

Untuk mencampur bahan dengan udara

b)

Untuk menguapkan pelarut

c)

Untuk memisahkan zat aktif dari kotoran

d)

Untuk memungkinkan distribusi zat aktif ke dalam dua pelarut

e)

Untuk menghilangkan warna dari larutan

26.

Jelaskan efek nilai log P terhadap kemampuan obat untuk menembus membran sel biologis!

4 lines
27.

Mengapa obat non-ionisasi (unionisasi) lebih mudah larut dalam lipid dibandingkan obat terionisasi?

4 lines
28.

Bagaimana pH larutan dapat mempengaruhi fraksi ionisasi obat dalam larutan akuatik?

4 lines
29.

Seorang siswa melakukan praktikum untuk menentukan koefisien partisi (P) ibuprofen 100 mg menggunakan sistem pelarut kloroform (non-polar) dan air (polar). Berdasarkan hasil kalibrasi, persamaan regresi yang diperoleh adalah: y = 0.10492X + 0.10727 dari hasil pengukuran, absorbansi lapisan air adalah 16.9836 μg/mL. Hitung nilai log P!

4 lines
30.

Apa yang dimaksud dengan difusi?

a)

Proses transfer massa molekul yang diarahkan menuju sumber konsentrasi tinggi

b)

Proses transfer massa molekul secara acak akibat gerakan Brownian menuju area konsentrasi rendah

c)

Transfer molekul melalui pori-pori akibat tekanan osmotik

d)

Proses...

31.

Apa persamaan yang benar untuk Hukum difusi Fick?

a)

dQ/dt = Kp × S × (C1 + C2)

b)

dQ/dt = Kp × (C1 – C2)/S

c)

dQ/dt = Kp × S × (C1 – C2)

d)

dQ/dt = (C1 – C2)/(Kp × S)

e)

dQ/dt = S/[Kp × (C1 – C2)]

32.

Apa persamaan yang benar untuk konstanta permeabilitas Kp?

a)

Kp = Km + D/e

b)

Kp = Km – D/e

c)

Kp = Km x e/D

d)

Kp = Km × D/e

e)

Kp = D x e/Km

33.

Lapisan manakah yang memberikan resistensi difusi terbesar pada kulit?

a)

Dermis

b)

Stratum korneum

c)

Epidermis hidup

d)

Stratum basale

e)

Jaringan subkutan

34.

Apa rumus untuk menghitung persentase impregnasi membran?

a)

(Bt – Bo)/Bo × 100 %

b)

(Bo – Bt)/Bt × 100 %

c)

Bt/Bo × 100 %

d)

(Bt + Bo)/Bo × 100 %

e)

(Bo + Bt)/Bt × 100 %

35.

Apa tujuan menyesuaikan volume akhir larutan buffer fosfat?

a)

Untuk menaikkan pH menjadi 8.0

b)

Untuk mempertahankan konsentrasi ion fosfat sebesar 0.1 M

c)

Untuk meningkatkan kekuatan ionik larutan

d)

Untuk memastikan semua reagen tercampur dengan sempurna tanpa mengubah pH

e)

Untuk menstabilkan pH pada 7.4

36.

Mengapa suhu dipertahankan dekat 37 °C dalam uji difusi Franz?

a)

Untuk mempercepat oksidasi obat

b)

Untuk mensimulasikan kondisi fisiologis kulit manusia

c)

Untuk mengurangi viskositas formulasi

d)

Untuk mencegah degradasi membran

e)

Untuk memaksimalkan kelarutan zat aktif dalam air

37.

Parameter apa yang paling dicari dalam mengoptimalkan waktu impregnasi membran?

a)

Waktu dengan persentase impregnasi terendah

b)

Waktu dengan persentase impregnasi tertinggi

c)

Waktu terlama untuk permeasi maksimum

d)

Waktu dengan berat membran terbesar

e)

Waktu dengan berat membran terkecil

38.

Apa fungsi utama dari pengambilan sampel berkala dari cairan reseptor?

a)

Untuk menjaga pH reservoir tetap konstan

b)

Untuk menentukan laju aliran cairan reseptor

c)

Untuk menghindari kejenuhan membran

d)

Untuk menghitung laju difusi sebagai fungsi waktu

e)

Untuk menjaga suhu reservoir tetap stabil

39.

Faktor-faktor apa yang mempengaruhi laju difusi obat, kecuali?

a)

Koeffisien partisi obat-membran

b)

Ketebalan membran difusi

c)

Warna formulasi obat

d)

Berat molekul obat

e)

Suhu dan cairan reseptor

40.

Hitung laju difusi (dQ/dt) berdasarkan hukum Fick dengan Kp = 0.xxx (3 digit terakhir dari nim) cm/detik, S = 2 cm², dan C1 – C2 = 100 μg/mL.

4 lines
41.

Dari soal nomor 1, hitung J, jika t = x (grup) s⁻¹ = ________.

4 lines
42.

Given the standard curve of drug A is y = 0.0833x + 0.0225, absorbance = 0.2727. Calculate.

4 lines
43.

Isi bagian yang kosong: ukum fick = ________.

4 lines
44.

Dari soal nomor 1, hitung J, jika diketahui bahwa t = x (kelompok) s⁻¹ = ________.

4 lines
45.

Given the standard curve of drug A, which is y = 0.0833x + 0.0225, absorbance = 0.2727. Calculate the value of x.

4 lines
46.

Given C10 = 1.2345 μg/mL, C5 = 0.1234, V = 50 mL, s = 10 mL, A = 2.34 cm². Calculate cumulative diffusion and diffusion flux.

4 lines
47.

Apa yang dimaksud dengan bioavailabilitas?

a)

Jumlah obat yang diserap di lambung

b)

Waktu paruh obat dalam plasma

c)

Kecepatan dan jumlah obat yang mencapai sirkulasi sistemik

d)

Volume distribusi obat dalam tubuh

e)

Jumlah obat yang diserap dalam darah

48.

Parameter farmakokinetik manakah yang digunakan untuk mengevaluasi status bioekivalensi suatu produk?

a)

Volume distribusi

b)

Dosis

c)

Waktu paruh eliminasi

d)

C max, T max, dan AUC

e)

Formulasi

49.

Faktor mana yang harus dipertimbangkan dalam penelitian bioekivalensi sehingga hasil yang diperoleh dapat digunakan, kecuali...

a)

Subjek percobaan

b)

Formulasi komparatif

c)

Desain percobaan

d)

Jumlah subjek

e)

Waktu profil

50.

Faktor manakah yang tidak mempengaruhi bioavailabilitas suatu obat?

a)

Suhu ruangan saat menyimpan obat

b)

Formulasi obat

c)

Rute pemberian obat

d)

Kecepatan pelarutan

51.

The parameter T max indicates....

a)

Elimination half-life of the drug

b)

Time to reach maximum concentration in plasma

c)

Total drug absorbed

d)

Highest plasma concentration of the drug

e)

Duration of drug dissolution

52.

The main purpose of conducting bioequivalence tests on generic drugs is...

a)

To determine the selling price of generic products in the market

b)

To know the formulation of generic products

c)

To ensure the bioavailability of generic products is the same as the comparative product

d)

To determine the half-life of generic drugs

e)

To reduce the dose of generic drugs

53.

Values of C max and T max are obtained from?

a)

Volume of distribution data

b)

Liver metabolism data

c)

Elimination half-life data

d)

Results of measuring drug concentration and the time to reach maximum concentration

e)

Urine excretion data

54.

According to the FDA (Food and Drug Administration), a product is considered bioequivalent if the Cl range is within the range.....

a)

80%-125%

b)

10%-100%

c)

90%

d)

90%-110%

e)

80%-85%

55.

The similarity factor (F2) is a statistical method used to compare two dissolution profiles, what is the good range of F2 value?

a)

<50

b)

80

c)

50-100

d)

90-110

e)

>50

56.

Which of the following bioequivalence tests is correct?

a)

In vivo tests, permeability tests, and in vitro tests

b)

Skin penetration tests and pharmacokinetic tests

c)

In vitro tests, dissolution tests, and permeability tests

d)

Stability tests and in vivo tests

e)

In vivo tests, skin penetration tests, and in vitro tests

57.

Below are the AUC data from amoxicillin in 2 volunteers. Complete the table below.

4 lines
58.

In the table above, calculate...

4 lines