wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Rotasi Departement OBGYN 3

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.
Seorang perempuan 32 tahun, G2P1A0 usia kehamilan 10 minggu datang dengan perdarahan bercak-bercak disertai kram perut. Pemeriksaan dalam: ostium uteri terbuka, jaringan keluar. Diagnosis yang paling tepat adalah:
a)
Abortus imminens
b)
Abortus inkomplet
c)
Abortus komplet
d)
Abortus insipiens
e)
Kehamilan ektopik terganggu
2.
Perempuan 28 tahun datang dengan keluhan perdarahan pasca persalinan. Pemeriksaan: uterus lembek, kontraksi buruk, perdarahan banyak. Diagnosis tersering adalah:
a)
Laserasi jalan lahir
b)
Retensi plasenta
c)
Atoni uteri
d)
Ruptur uteri
e)
Solusio plasenta
3.
Perempuan 24 tahun dengan riwayat infertilitas 2 tahun. Haid teratur, tidak ada keluhan lain. Pemeriksaan HSG menunjukkan tuba falopi obstruksi bilateral. Pemeriksaan penunjang yang sesuai untuk menegakkan diagnosis selanjutnya adalah:
a)
USG transvaginal
b)
Laparoskopi
c)
MRI pelvis
d)
CT scan abdomen
e)
Histeroskopi
4.
Perempuan 40 tahun dengan mioma uteri submukosa, perdarahan menstruasi banyak, Hb 7 g/dL, masih ingin mempertahankan fertilitas. Tatalaksana yang paling tepat adalah:
a)
Histerektomi total
b)
Miomektomi
c)
Ablasi endometrium
d)
Kemoterapi
e)
Embolisasi arteri uterine
5.
Perempuan 19 tahun datang dengan nyeri perut bawah kanan, amenore 6 minggu, perdarahan pervaginam. Tes kehamilan positif. USG transvaginal: tidak tampak kantong gestasi intrauterin, massa di adneksa kanan. Diagnosis yang paling mungkin adalah:
a)
Abortus inkompletus
b)
Kehamilan mola
c)
Kehamilan ektopik
d)
Kista ovarium
e)
Karsinoma endometrium
6.
Perempuan 35 tahun, G4P3 usia kehamilan 30 minggu dengan hipertensi kronik. Tekanan darah 180/110 mmHg, proteinuria +3, sakit kepala hebat, pandangan kabur. Komplikasi yang paling ditakuti dari kondisi ini adalah:
a)
Solusio plasenta
b)
Eklampsia
c)
HELLP syndrome
d)
Gagal ginjal akut
e)
Stroke iskemik
7.
Seorang perempuan 27 tahun, G1P0A0 usia kehamilan 39 minggu dalam persalinan kala I aktif. Setelah 12 jam pembukaan tidak bertambah, kontraksi baik, janin hidup, kepala belum turun. Diagnosis kemungkinan disproporsi sefalopelvik. Tatalaksana yang tepat adalah:
a)
Induksi oksitosin
b)
Seksio sesarea
c)
Ekstraksi vakum
d)
Versi luar
e)
Observasi ketat
8.
Perempuan 42 tahun datang dengan keluhan perdarahan pascamenopause. Pemeriksaan dalam: uterus normal. Pemeriksaan USG transvaginal menunjukkan endometrium menebal > 5 mm. Diagnosis tersering adalah:
a)
Mioma uteri
b)
Adenomiosis
c)
Karsinoma endometrium
d)
Endometriosis
e)
Polip serviks
9.
Perempuan 21 tahun dengan nyeri perut bawah akut. Pemeriksaan fisik: nyeri tekan perut bawah kiri, tanda peritoneal. USG transvaginal: massa kistik ovarium dengan cairan bebas di kavum Douglas. Pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk memastikan diagnosis adalah:
a)
HSG
b)
Laparoskopi diagnostic
c)
CT scan pelvis
d)
MRI abdomen
e)
Pap smear
10.
Perempuan 34 tahun, G3P2A0 usia kehamilan 8 minggu dengan mola hidatidosa. Setelah dilakukan kuretase, Hb 9 g/dL, β-hCG tinggi. Tatalaksana pasca kuretase yang paling tepat adalah:
a)
Observasi tanpa terapi
b)
Follow-up serial β-hCG mingguan
c)
Histerektomi segera
d)
Kemoterapi langsung
e)
USG tiap 1 minggu