WorksheetsRAPEL SD6M
Total questions: 25
Worksheet time: 21mins
Perhatikan pernyataan berikut.
1. Karya seni rupa biasanya berupa kepentingan ekspresif yang merespon isu sosial, politik, lingkungan dan ekspresi personal seniman
2. Karya seni kerajinan lebih mengedepankan nilai fungsi
3. Karya seni rupa menciptakan benda fungsional yang memiliki nilai keindahan
4. Karya seni kerajinan cenderung merespon sumber daya alam dan kekayaan lingkungan
5. Karya seni rupa memiliki fungsi untuk mengenang suatu daerah
Pernyataan yang benar ditunjukkan oleh nomor ….
Perhatikan hal-hal berikut!
1. Opportunity
2. Strenght
3. Weakness
4. Threat
Yang termasuk analisis internal ditunjukkan oleh nomor ….
Perhatikan pernyataan berikut!
1. Proses pembuatan produk mudah dan cepat
2. Harga jual bersaing
3. Bahan-bahan untuk pembutan produk mudah dicari
Pernyataan tersebut merupakan hasil analisis ….
Perhatikan analisis terhadap usaha “tas anyaman tradisional” berikut!
1. Pengemasan produk kurang menarik
2. Model produk terbatas
3. Banyak produk tas modern di pasaran
4. Minat masyarakat terhadap produk tradisional berkurang
Hasil analisis ancaman usaha “tas anyaman tradisional” ditunjukkan oleh nomor ….
Perhatikan kerajianan berikut!
1. tas
2. tempat tissu
3. miniatur becak
4. vas bunga
5. keset
6. boneka
kerajinan yang bermanfaat sebagai benda hias adalah ....
Perhatikan analisis SWOT untuk bisnis tas anyaman rotan berikut.
1. Tas anyaman rotan dapat lebih rentan terhadap kerusakan oleh cuaca dan kelembaban
2. Persaingan dalam industri kerajinan tangan dan fashion bisa sangat ketat, termasuk dari tas anyaman buatan massal
3. Munculnya produk tiruan atau imitasi bisa mengancam bisnis tas anyaman dan reputasi merek
4. Tas anyaman cenderung memiliki keterbatasan dalam hal daya tahan dan fungsionalitas
Pernyataan yang merupakan ancaman bisnis tas rotan adalah …
Cermati bacaan berikut.
Ibu Murni, Pengusaha Batik di Yogyakarta
Ibu Murni adalah seorang perempuan yang tinggal di Yogyakarta, Indonesia. Sejak kecil, dia memiliki minat yang mendalam pada seni dan kerajinan tradisional, terutama dalam seni batik. Batik adalah kerajinan yang sangat berharga di Indonesia, dan Yogyakarta dikenal sebagai salah satu pusat utama produksi batik.
Ibu Murni memulai perjalanan wirausahanya dari rumahnya dengan modal yang terbatas. Dia mempelajari teknik batik secara mandiri, dan setiap hari, dia duduk di bawah sinar matahari yang cerah dan menciptakan batik dengan tangan. Awalnya, dia menjual batik buatannya kepada tetangga dan teman-teman di pasar lokal. Kualitas dan kerajinan tangan yang luar biasa membuatnya mendapatkan reputasi yang baik.
Kesempatan besar datang ketika seorang turis asing tertarik pada batik buatannya dan membeli beberapa karya seni tersebut. Turis ini membagikan pengalamannya kepada teman-temannya, dan segera, permintaan untuk karya seni batik buatan Ibu Murni meningkat secara signifikan. Dia mulai menerima pesanan khusus dan bahkan berkolaborasi dengan desainer busana lokal untuk menciptakan koleksi batik eksklusif.
Ibu Murni memutuskan untuk mengembangkan usahanya dan membuka toko batik sendiri. Dia juga mempekerjakan beberapa perajin batik lokal untuk membantunya memenuhi permintaan yang semakin meningkat. Seiring berjalannya waktu, bisnisnya berkembang pesat, dan dia mulai mengekspor batiknya ke luar negeri.
Selain kesuksesan bisnis, Ibu Murni juga berkontribusi pada komunitasnya. Dia memberikan pelatihan kepada perempuan setempat dalam seni batik dan membantu melestarikan warisan budaya Indonesia. Selain itu, usahanya memberikan pekerjaan kepada banyak orang di desa sekitarnya dan meningkatkan ekonomi lokal.
Ibu Murni adalah contoh nyata tentang bagaimana kecintaan pada seni dan budaya lokal, kerja keras, dan dedikasi dapat membawa kesuksesan dalam dunia kerajinan nusantara. Kisahnya juga mengilhami orang lain untuk menjalani impian mereka dan memanfaatkan warisan budaya dalam bisnis mereka.
Pernyataan yang sesuai dengan bacaan tersebut adalah ....
(jawaban lebih dari satu)
Ibu Murni tidak memanfaatkan teknologi dan pemasaran online dalam bisnisnya.
Ibu Murni memulai usahanya dengan modal yang besar.
Ibu Murni mempekerjakan perajin batik lokal walaupun pesanan batik meski pesanan masih sedikit.
Bisnis Ibu Murni hanya memberikan pekerjaan kepada sejumlah kecil orang di desa sekitarnya.
Awalnya, Ibu Murni menjual batik buatannya hanya kepada teman-teman dan tetangga di pasar lokal.
Seorang wirausahawan muda ingin mengembangkan usaha batik tulis dengan pewarna alami. Ia menyusun analisis SWOT untuk mengetahui kondisi internal dan eksternal usahanya. Seorang pakar mengatakan bahwa kelemahan utama usaha batik tulis ini adalah proses produksi yang lama sehingga sulit memenuhi permintaan pasar besar.
Manakah pernyataan berikut yang MEMPERKUAT atau MEMPERLEMAH pendapat pakar tersebut?
1. Pemerintah memberikan bantuan pelatihan agar produksi batik tulis lebih efisien (a)
2. Tren pasar menunjukkan minat tinggi pada produk batik tulis dengan nilai keunikan tinggi. (b)
3. Penggunaan pewarna alami membuat produksi tidak bisa dipercepat secara signifikan. (c)
4. Konsumen luar negeri menginginkan batik tulis dengan jumlah besar dalam waktu singkat. (d)
5. Perajin batik menambah jumlah pekerja terampil untuk mempercepat produksi. (e)
Kerajinan tersebut berasal dari daerah ....
Sulawesi Utara
Kalimantan Selatan
Sumatra Barat
Nusa Tenggara
Bali
Sebuah kelompok siswa PKWU sedang mengembangkan usaha kerajinan tas dari anyaman eceng gondok. Mereka menganalisis menggunakan Business Model Canvas (BMC). Dari hasil diskusi, kelompok menyimpulkan bahwa target konsumen utama mereka adalah pelajar dan mahasiswa karena harga yang terjangkau. Mereka juga memanfaatkan limbah eceng gondok yang melimpah di daerah mereka sebagai bahan baku.
Namun, dalam perjalanan usaha, kelompok tersebut menemukan masalah. Mereka kesulitan melakukan distribusi ke luar kota karena belum memiliki mitra logistik yang terpercaya. Selain itu, promosi masih sangat terbatas karena hanya mengandalkan media sosial pribadi.
Berdasarkan analisis BMC pada kasus di atas, tentukan apakah pernyataan berikut sesuai atau tidak sesuai.
1. Pelajar dan mahasiswa termasuk dalam elemen Customer Segments. (a)
2. Pemanfaatan limbah eceng gondok termasuk ke dalam Value Proposition. (b)
3. Masalah distribusi ke luar kota berkaitan dengan Customer Relationships. (c)
4. Promosi yang hanya mengandalkan media sosial pribadi merupakan kelemahan dalam Channels. (d)
5. Ketersediaan bahan baku eceng gondok yang melimpah masuk ke elemen Key Resources. (e)
Risa memiliki usaha anyaman pandan. Namun, dalam beberapa bulan terakhir muncul beberapa kendala. Sebagian pekerja mengundurkan diri karena upah yang dianggap rendah.
Mesin pencacah daun pandan yang baru dibeli sering rusak, sehingga proses produksi tertunda.
Biaya perawatan mesin menguras kas, sedangkan permintaan dari pasar kota besar terus meningkat.
Di sisi lain, ketersediaan bahan baku daun pandan tetap melimpah dan murah.
Berdasarkan kondisi tersebut, analisislah apakah penyataan berikut sesuai atau tidak sesuai.
1. Masalah pekerja yang mengundurkan diri termasuk aspek Market (a)
2. Mesin pencacah yang sering rusak merupakan permasalahan aspek Machine (b)
3. Biaya perawatan mesin yang tinggi menekan kas termasuk aspek Money (c)
4. Ketersediaan bahan baku melimpah menunjukkan kekuatan di aspek Material (d)
5. Permintaan pasar kota besar meningkat termasuk peluang aspek Market (e)
Sebuah kelompok usaha batik tulis di Pekalongan mengalami kesulitan memenuhi permintaan pesanan. Dari 20 pengrajin, hanya 8 orang yang benar-benar terampil membuat motif detail. Akibatnya, waktu produksi molor, dan pembeli mulai mengeluh keterlambatan.
Langkah analitis yang paling sesuai untuk menyelesaikan masalah SDM tersebut adalah …
Mengurangi variasi motif agar pengerjaan lebih cepat
Memberikan pelatihan keterampilan pada pengrajin lain yang kurang terampil
Mengurangi jumlah pesanan agar sesuai dengan kapasitas pengrajin terampil
Menolak pesanan baru untuk sementara waktu
Membeli bahan baku yang lebih murah untuk menekan biaya
Sebuah usaha kerajinan tas anyaman rotan di Kalimantan menargetkan wisatawan lokal dan mancanegara. Namun, pemasaran masih banyak dilakukan di pasar tradisional sekitar kota.
Langkah yang paling tepat terkait Customer Segments adalah …
Membatasi target hanya pada konsumen lokal
Menurunkan harga agar tetap laku di pasar tradisional
Mengidentifikasi kebutuhan wisatawan untuk memperluas pasar
Mengurangi variasi produk agar fokus pada pasar lokal
Menghentikan pemasaran karena target tidak tercapai
Produk gelang kayu buatan UMKM di Papua tidak laku di pasar modern, meskipun banyak tersedia di pasar tradisional. Konsumen modern menilai produk kurang memiliki ciri khas.
Analisis yang tepat pada aspek Value Proposition adalah …
Menjual dengan harga yang lebih murah daripada kompetitor
Mengurangi kualitas bahan agar biaya produksi lebih rendah
Menghentikan produksi gelang kayu karena sepi peminat
Memberikan desain unik khas Papua agar produk lebih bernilai
Menjual produk tanpa perubahan karena sudah ada pasar tradisional
Sebuah kelompok pemuda di Bali ingin membuka usaha kerajinan anyaman bambu modern. Produk mereka memiliki keunikan desain dan potensi pasar wisatawan mancanegara yang cukup besar. Namun, mereka menghadapi keterbatasan modal untuk membeli bahan baku dalam jumlah banyak dan melakukan promosi besar-besaran.
Berdasarkan kasus tersebut, strategi yang paling tepat untuk mengatasi keterbatasan modal sekaligus tetap dapat memanfaatkan peluang pasar adalah ....
(jawaban lebih dari satu)
Menunda usaha sampai modal cukup terkumpul agar bisa memproduksi dalam jumlah besar
Menggunakan sistem pre-order sehingga produksi dilakukan setelah ada pesanan dari konsumen
Membuat produk murah dalam jumlah banyak untuk menekan harga jual
Melakukan kolaborasi dengan pihak koperasi atau investor lokal untuk mendukung permodalan
Membatasi target pasar hanya untuk warga lokal agar biaya promosi lebih kecil
Sebuah kelompok remaja di Yogyakarta ingin mengembangkan usaha batik eco-print dengan memanfaatkan daun dan bunga sebagai motif alami. Mereka memiliki keahlian membatik dan bahan baku melimpah dari lingkungan sekitar. Produk ini juga sesuai dengan tren ramah lingkungan yang sedang digemari pasar. Namun, harga produksi cukup tinggi karena prosesnya rumit, dan mereka khawatir munculnya pesaing yang lebih dulu masuk ke pasar dengan modal lebih besar.
Berdasarkan stimulus di atas, yang termasuk Weakness dari usaha batik eco-print tersebut adalah ....
Keahlian membatik yang dimiliki remaja
Tren ramah lingkungan yang sedang digemari pasar
Harga produksi cukup tinggi karena proses rumit
Ketersediaan bahan baku alami yang melimpah
Kekhawatiran munculnya pesaing dengan modal lebih besar
Organize these options into the right categories
Sebuah kelompok pengrajin keramik di Bali ingin memperluas pasar mereka dengan memanfaatkan desain tradisional yang unik. Mereka memiliki keterampilan tinggi dalam pembuatan keramik, tetapi menghadapi tantangan dalam hal pemasaran dan distribusi produk. Salah satu peluang dari usaha keramik tersebut adalah ....
Keterampilan tinggi dalam pembuatan keramik
Desain tradisional yang unik
Minat pasar terhadap produk keramik lokal
Tantangan dalam pemasaran dan distribusi
Ketersediaan bahan baku yang melimpah
