NEW
Font size
WorksheetsQuiz Ekonomi Syariah (BAGIAN 1)
Total questions: 68
Worksheet time: 34mins
Apa yang dimaksud dengan ekonomi syariah?
Sistem ekonomi bebas tanpa aturan
Sistem ekonomi berdasarkan kapitalisme
Sistem ekonomi berdasarkan ajaran Islam
Sistem ekonomi yang hanya menguntungkan pengusaha
Sumber utama dalam ekonomi syariah adalah:
Perjanjian internasional
Kitab suci Al-Qur’an dan Hadis
Hukum pidana
Undang-undang pajak
Ekonomi syariah bertujuan untuk mencapai:
Laba maksimal
Keseimbangan dunia dan akhirat
Dominasi pasar
Liberalisasi ekonomi
Ciri utama dari ekonomi Islam adalah:
Bebas bunga
Mengutamakan monopoli
Transaksi tidak transparan
Persaingan tidak sehat
Ekonomi syariah melarang praktik:
Musyawarah
Riba
Zakat
Kerja sama
Ekonomi Islam menekankan pada konsep:
Kebebasan individu absolut
Kepemilikan mutlak negara
Keseimbangan antara individu dan masyarakat
Spekulasi pasar
Dalam ekonomi syariah, harta dipandang sebagai:
Hak milik bebas tanpa batas
Amanah dari Allah SWT
Alat untuk menindas orang lain
Sarana untuk pamer kekayaan
Salah satu prinsip dasar dalam ekonomi Islam adalah:
Riba
Maysir
Gharar
Keadilan
Ekonomi Islam berlandaskan pada:
Hukum pasar bebas
Syariat Islam
Hukum buatan manusia
Monopoli pemerintah
Manakah yang termasuk dalam larangan ekonomi syariah?
Investasi halal
Perdagangan adil
Riba dan maysir
Zakat dan infak
Dalam Islam, fungsi ekonomi adalah untuk:
Menimbun kekayaan
Pamer harta
Mensejahterakan umat
Membebaskan diri dari aturan
Ekonomi syariah berbeda dengan konvensional karena:
Fokus pada keuntungan
Tidak berlandaskan moral
Mengabaikan kepentingan sosial
Berlandaskan nilai spiritual dan moral
Ekonomi syariah juga disebut sebagai:
Ekonomi pasar bebas
Ekonomi sosialis
Ekonomi Islam
Ekonomi kapitalis
Hukum halal dan haram sangat berperan dalam:
Ekonomi liberal
Ekonomi Islam
Ekonomi konvensional
Ekonomi kapitalis
Yang bukan termasuk prinsip ekonomi Islam adalah:
Keadilan
Transparansi
Riba
Tanggung jawab sosial
Ciri khas ekonomi syariah dibandingkan ekonomi konvensional adalah:
Bebas pajak
Mengutamakan riba
Menghindari ketidakpastian (gharar)
Bebas moral
Salah satu bentuk kerja sama dalam ekonomi syariah adalah:
Monopoli
Gharar
Mudharabah
Riba
Transparansi dalam transaksi disebut juga dengan prinsip:
Zalim
Adil
Amanah
Gharar
Ekonomi Islam mengakui kepemilikan:
Pribadi, umum, dan negara
Pribadi saja
Negara saja
Tidak mengakui kepemilikan
Prinsip dasar ekonomi Islam meliputi:
Riba, maysir, dan gharar
Syirkah, mudharabah, dan musyarakah
Keuntungan, kerugian, dan persaingan
Produksi, konsumsi, dan distribusi
Ekonomi syariah menjunjung tinggi nilai:
Kecurangan
Kejujuran
Spekulasi
Manipulasi
Praktik spekulasi dalam Islam disebut:
Ijarah
Gharar
Syirkah
Mudarabah
Kegiatan ekonomi harus dilakukan dengan prinsip:
Penindasan
Kezaliman
Keadilan dan kemaslahatan
Pencitraan
Kegiatan ekonomi harus dilakukan dengan prinsip:
Penindasan
Kezaliman
Keadilan dan kemaslahatan
Pencitraan
Ekonomi syariah menjamin keseimbangan antara:
Dunia dan akhirat
Negara dan pengusaha
Kapitalis dan sosialis
Utang dan piutang
Perbedaan utama sistem ekonomi syariah adalah larangan terhadap:
Kerja sama
Bunga (riba)
Investasi
Keadilan
Ekonomi Islam bersifat:
Sekuler
Materialistik
Holistik dan spiritual
Individualistik
Etika bisnis dalam Islam mengutamakan:
Penipuan
Spekulasi
Kejujuran
Ketidakjelasan
Konsep tanggung jawab sosial dalam ekonomi Islam dikenal sebagai:
Gharar
Zakat
Riba
Musyarakah
Konsep distribusi kekayaan dalam Islam bertujuan untuk:
Monopoli pasar
Membuat orang miskin semakin miskin
Keadilan sosial
Kapitalisasi ekonomi
Akad dalam transaksi ekonomi syariah harus dilakukan dengan:
Tersembunyi
Kejelasan dan kesepakatan
Paksaan
Ancaman
Tujuan utama dari ekonomi Islam adalah untuk:
Meraih kekuasaan politik
Mengejar keuntungan semata
Mencapai kesejahteraan dunia akhirat
Melestarikan budaya lokal
Ekonomi syariah bertujuan menciptakan:
Ketimpangan ekonomi
Kezaliman
Keseimbangan dan keadilan
Eksploitasi sumber daya
Zakat dalam ekonomi Islam bertujuan untuk:
Menambah kekayaan
Menghindari pajak
Mewujudkan pemerataan ekonomi
Menekan umat
Salah satu tujuan ekonomi syariah adalah mencegah:
Kerja sama
Spekulasi dan ketidakadilan
Pemberdayaan umat
Investasi halal
Ekonomi syariah memberikan pedoman agar:
Pasar dikuasai individu
Kekayaan hanya untuk elit
Kekayaan beredar di semua lapisan masyarakat
Masyarakat menghindari bekerja
Tujuan akhir ekonomi Islam adalah:
Dominasi pasar
Kekuasaan politik
Kebahagiaan dunia dan akhirat
Memperkaya individu
Ekonomi syariah mengatur hubungan antara manusia dan:
Negara saja
Ekonomi global
Allah SWT dan sesama manusia
Modal asing
Ekonomi Islam bertujuan menciptakan kehidupan:
Konsumtif
Hedonis
Seimbang dan harmonis
Individualis
Kesejahteraan dalam Islam tidak hanya bersifat:
Spiritual
Duniawi
Jasmani
Material
Ekonomi syariah bertujuan menghindari:
Kebersamaan
Keuntungan
Eksploitasi dan penindasan
Keseimbangan
Salah satu nilai dasar ekonomi Islam adalah:
Keserakahan
Keadilan
Ketimpangan
Riba
Ekonomi Islam menjunjung tinggi nilai:
Kebohongan
Kejujuran
Manipulasi
Keserakahan
Tanggung jawab sosial merupakan bagian dari nilai:
Hedonis
Spiritual
Ekonomi kapitalis
Etika bisnis Islam
Salah satu nilai dasar dalam ekonomi Islam adalah:
Kezaliman
Riba
Amanah
Penipuan
Nilai dasar ekonomi syariah berkaitan erat dengan:
Etika dan moral Islam
Kepentingan individu
Asal keuntungan
Gharar dan maysir
Islam mengajarkan bahwa rezeki yang halal harus diperoleh dengan:
Cara cepat
Cara haram
Cara adil dan jujur
Spekulasi
Nilai dasar zakat dalam ekonomi Islam mencerminkan:
Keserakahan
Kepedulian sosial
yang halal harus diperoleh dengan:
Cara cepat
Cara haram
Cara adil dan jujur
Spekulasi
Nilai dasar zakat dalam ekonomi Islam mencerminkan:
Keserakahan
Kepedulian sosial
Konsumerisme
Individualisme
Ekonomi syariah mendorong umat untuk:
Menyembunyikan harta
Menghindari kerja
Berbagi rezeki dan membantu sesama
Menimbun kekayaan
Sikap profesional dan amanah dalam bekerja termasuk dalam nilai:
Duniawi
Sosialisme
Ekonomi kapitalis
Ekonomi Islam
Islam menekankan pentingnya bertransaksi dengan:
Penipuan
Kepercayaan dan tanggung jawab
Pemaksaan
Pengabaian hukum
Masalah "apa yang akan diproduksi" menyangkut keputusan tentang:
Cara menjual barang
Jenis barang/jasa yang dibuat
Siapa pembeli barang
Lokasi pabrik
Dalam ekonomi Islam, barang yang diproduksi harus:
Menguntungkan saja
Populer di media sosial
Halal dan membawa manfaat
Berasal dari luar negeri
Contoh barang yang tidak boleh diproduksi dalam ekonomi syariah adalah:
Pakaian muslim
Obat herbal
Minuman keras
Makanan sehat
Produksi dalam Islam harus berdasarkan:
Permintaan investor
Keinginan pemilik usaha
Syariat Islam dan kebutuhan umat
Nilai tukar mata uang
Salah satu prinsip produksi dalam Islam adalah:
Persaingan bebas
Kemewahan
Kebutuhan, bukan keserakahan
Komersialisasi agama
Tujuan produksi menurut ekonomi syariah adalah untuk:
Menumpuk kekayaan
Menguasai pasar
Kemaslahatan dan kesejahteraan
Mengejar status sosial
Barang yang diproduksi menurut Islam harus menghindari unsur:
Etika
Riba, gharar, dan maysir
Persaingan sehat
Keadilan sosial
Masalah "bagaimana cara memproduksi" berkaitan dengan:
Jumlah keuntungan
Metode, alat, dan proses produksi
Letak pasar
Gaji manajer
Dalam Islam, proses produksi harus dilakukan secara:
Cepat dan bebas nilai
Amanah, jujur, dan etis
Spekulatif
Terburu-buru
Islam melarang proses produksi yang menggunakan:
Tenaga kerja lokal
Bahan halal
Cara-cara yang merugikan pihak lain
Teknologi modern
Tenaga kerja dalam sistem ekonomi Islam harus diperlakukan dengan:
Diskriminasi
Keadilan dan kepatutan
Sesuka hati pengusaha
Upah di bawah standar
Produksi yang sesuai syariah harus memperhatikan aspek:
Pemanfaatan maksimal sumber daya
Spekulasi keuntungan
Kepatuhan terhadap nilai halal dan thayyib
Pencitraan perusahaan
Islam menekankan bahwa proses produksi juga harus menjaga:
Harga kompetitif
Kesuksesan individu
Lingkungan dan keberlanjutan
Dominasi pasar
Produksi yang halal tetapi dilakukan dengan cara merusak lingkungan akan dianggap:
Biasa saja
Sah secara hukum
Tidak sesuai prinsip Islam
Diperbolehkan
Pertanyaan “untuk siapa diproduksi” menyangkut:
Pemilihan alat produksi
Konsumen dan distribusi
Harga barang
Lama produksi
