wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Jangka Sorong

Total questions: 32

Worksheet time: 49mins

Name
Class
Date
1.

Jangka sorong digunakan untuk mengukur….

a)

Massa benda

b)

Panjang benda

c)

Berat benda

d)

Suhu benda

2.

Satuan panjang yang digunakan pada jangka sorong adalah….

a)

Kilogram

b)

Newton

c)

Milimeter

d)

Kelvin

3.

Skala utama pada jangka sorong menunjukkan….

a)

Nilai nol

b)

Satuan meter

c)

Panjang dalam cm dan mm

d)

Panjang dalam kilogram

4.

Fungsi rahang luar jangka sorong adalah untuk mengukur….

a)

Ketebalan benda

b)

Diameter dalam

c)

Panjang luar atau diameter luar

d)

Kedalaman

5.

Rahang dalam jangka sorong digunakan untuk mengukur….

a)

Panjang benda

b)

Diameter dalam

c)

Tinggi benda

d)

Massa benda

6.

Bagian jangka sorong yang digunakan untuk mengukur kedalaman adalah….

a)

Rahang luar

b)

Rahang dalam

c)

Batang ukur kedalaman

d)

Skala vernier

7.

Skala nonius pada jangka sorong berfungsi untuk….

a)

Menambah kekuatan jangka sorong

b)

Memperbesar ketelitian pengukuran

c)

Mengurangi panjang benda

d)

Menyederhanakan pembacaan

8.

Ketelitian jangka sorong umumnya adalah….

a)

0,01 mm

b)

0,05 mm

c)

0,02 mm

9.

Jika skala utama menunjukkan 2,3 cm dan skala nonius menunjukkan 0,07 cm, maka hasil pengukuran adalah….

a)

2,37 cm

b)

2,07 cm

c)

2,73 cm

d)

3,07 cm

10.

Jika nilai terkecil jangka sorong adalah 0,01 cm, maka nilai tersebut disebut….

a)

Skala utama

b)

Skala nonius

c)

Nilai ketelitian

d)

Skala batas

11.

Saat mengukur diameter luar pipa dengan jangka sorong, bagian yang digunakan adalah….

a)

Rahang dalam

b)

Rahang luar

c)

Batang kedalaman

d)

Skala utama

12.

Jika skala utama menunjukkan 4,5 cm dan skala nonius sejajar pada garis ke-5 (0,05 cm), maka hasil pengukurannya adalah….

a)

4,05 cm

b)

4,55 cm

c)

4,50 cm

d)

4,15 cm

13.

Bagian jangka sorong yang tidak digunakan dalam pengukuran diameter adalah….

a)

Rahang dalam

b)

Rahang luar

c)

Skala nonius

d)

Batang kedalaman

14.

Kesalahan paralaks dalam pembacaan jangka sorong dapat terjadi jika….

a)

Mata sejajar dengan skala

b)

Mata tidak sejajar dengan skala

c)

Rahang luar menekan benda dengan kuat

d)

Benda yang diukur berwarna gelap

15.

Ketelitian 0,02 mm pada jangka sorong menunjukkan bahwa….

a)

Satu garis skala nonius = 0,02 mm

b)

Dua garis skala nonius = 0,02 mm

c)

Perbedaan antara skala utama dan nonius = 0,02 mm

d)

Skala utama terbagi menjadi 0,02 mm

16.

Jika skala utama menunjukkan 12,3 mm dan skala nonius sejajar di garis ke-4, dengan ketelitian 0,02 mm, maka hasil pengukuran adalah….

a)

12,34 mm

b)

12,38 mm

c)

12,40 mm

d)

12,44 mm

17.

Fungsi tombol pengunci pada jangka sorong adalah….

a)

Mengunci benda yang diukur

b)

Menahan rahang agar tidak bergeser

c)

Memperbesar skala

d)

Memperhalus pengukuran

18.

Jangka sorong dengan ketelitian 0,05 mm berarti….

a)

1 garis nonius berbeda 0,05 mm dengan skala utama

b)

1 garis nonius = 0,05 mm panjangnya

c)

Skala utama terbagi dalam 0,05 mm

d)

Nonius tidak diperlukan

19.

Kesalahan sistematis pada jangka sorong biasanya disebabkan oleh….

a)

Mata pembaca tidak sejajar

b)

Jangka sorong aus atau nol

20.

Kesalahan sistematis pada jangka sorong biasanya disebabkan oleh….

a)

Mata pembaca tidak sejajar

b)

Jangka sorong aus atau nolnya tidak tepat

c)

Benda yang diukur berkarat

d)

Tidak adanya cahaya saat membaca

21.

Jika hasil pengukuran jangka sorong adalah 25,76 mm, maka kemungkinan ketelitian jangka sorong yang digunakan adalah….

a)

0,1 mm

b)

0,02 mm

c)

0,5 mm

d)

1 mm

22.

Seorang siswa mengukur diameter luar sebuah cincin dengan jangka sorong. Skala utama menunjukkan 15,2 mm, sedangkan garis nonius ke-7 sejajar. Ketelitian jangka sorong 0,02 mm. Tentukan hasil pengukurannya!

a)

15,27 mm

b)

15,34 mm

c)

15,24 mm

d)

15,40 mm

23.

Sebuah baut diukur dengan jangka sorong, hasil pengukuran adalah 8,56 mm. Jika siswa menuliskan hasil pengukuran 8,6 mm, kesalahan apa yang dilakukan?

a)

Kesalahan paralaks

b)

Kesalahan pembulatan

c)

Kesalahan ketelitian alat

d)

Kesalahan sistematis

24.

Mengapa jangka sorong lebih dipilih daripada mistar untuk mengukur diameter luar pipa kecil?

a)

Karena lebih ringan

b)

Karena lebih cepat

c)

Karena lebih teliti

d)

Karena lebih murah

25.

Jika sebuah jangka sorong memiliki 50 skala nonius sejajar dengan 49 skala utama (mm), maka ketelitiannya adalah….

a)

0,01 mm

b)

0,02 mm

c)

0,05 mm

d)

0,1 mm

26.

Seorang teknisi mengukur ketebalan plat baja menggunakan jangka sorong dengan ketelitian 0,02 mm. Skala utama menunjukkan 6,8 mm, garis nonius ke-9 sejajar. Tentukan hasil pengukurannya!

a)

6,98 mm

b)

6,99 mm

c)

6,82 mm

d)

6,90 mm

27.

Jika jangka sorong mengalami kesalahan nol positif, maka pembacaan hasil pengukuran akan….

a)

Lebih kecil dari nilai sebenarnya

b)

Lebih besar dari nilai sebenarnya

c)

Sama dengan nilai sebenarnya

d)

Tidak dapat diukur

28.

Dalam pembelajaran praktik, siswa diminta membandingkan hasil pengukuran mistar dan jangka sorong pada sebuah baut kecil. Hasil mistar: 12 mm, hasil jangka sorong: 11,98 mm. Apa kesimpulan yang tepat?

a)

Jangka sorong kurang teliti

b)

Mistar lebih teliti

c)

Hasil mistar dibulatkan sehingga kurang akurat

d)

Kedua alat sama teliti

29.

Mengapa hasil pengukuran dengan jangka sorong harus ditulis lengkap sesuai ketelitiannya?

a)

Agar terlihat lebih panjang

b)

Agar hasil sesuai standar ketelitian alat

c)

Agar mudah dihitung

d)

Agar lebih sederhana

30.

Seorang siswa melakukan pengukuran diameter dalam tabung dengan jangka sorong. Namun ia menggunakan rahang luar, bukan rahang dalam. Apa akibatnya?

a)

Hasil lebih akurat

b)

Hasil lebih teliti

c)

Hasil salah karena metode tidak tepat

d)

Tidak ada pengaruh

31.

Jika skala utama menunjukkan 20,0 mm dan skala nonius menunjukkan 0,06 mm, maka hasil pengukurannya adalah….

a)

20,6 mm

b)

20,06 mm

c)

20,60 mm

d)

26,0 mm

32-36.

Soal Pengukuran

32.

Berapa hasil pengukuran tersebut?

(a)  

33.

Berapa Hasil pengukuran berikut?

(a)  

34.

Berapa Hasil pengukuran berikut?

(a)  

35.

Berapa hasil pengukuran berikut

(a)  

36.

Berapa hasil pengukurannya?

(a)