Worksheetsph 2 bab 2
Total questions: 40
Worksheet time: 2hrs 58mins
Pada tahun 1952, Clifford Geertz, mempopulerkan tipologi santri, abangan, dan priyayi sebagai kategori social yang ada dalam masyarakat Jawa. Menurut Parsudi Sumarlan, pengkategorian tersebut dibuat bukan sebagai sesuatu yang saling bertentangan, tetapi justru untuk memperlihatkan adanya saling ketergantungan di antara ketiganya. Sastro ingin anak cucunya menerti bahwa hidup sebagai priyayi adalah mengabdi dan setia kepada raja dan Negara. Ketergantungan ketiga kategori tersebut, terwujud dalam kehidupan birokrasi kota. Meskipun demikian, sampai saat ini, polemic belum juga selesai dalam masyarakat Jawa.
Kalimat yang tidak padu dalam paragraf tersebut adalah kalimat…
pertama
kedua
ketiga
keempat
Apa itu koherensi?
Pertautan makna antarkalimat/paragraf
Akhir dari suatu kalimat/paragraf
Ide pokok sebuah paragraf
Pengganti judul sebuah paragraf
Yuni adalah seorang pelukis...Yuda seorang pengacara. Padahal mereka kembar identik. Konjungsi yang tepat untuk menghubungkan kalimat tersebut adalah...
dan
melainkan
serta
sedangkan
(1) Pukul 08.00 rapat akan dimulai di ruangan Pak Agus. (2) Rapat akan berlangsung sekitar 2 jam (3) Rapat akan membahas mengenai penjualan aset perusahaan (4) Rapat paripurna DPR dilakukan secara diam-diam
Kalimat yang tidak koherensi ditunjukan pada nomor...
1
2
3
4
Bacalah paragraf rumpang berikut dengan saksama.
Antrean kendaraan semakin panjang. Empat jalur mobil penuh sesak. Beberapa kendaraan mengambil posisi hendak ke kanan dan ke kiri sehingga suasana lalu lintas tambah semrawut. Tidak hanya kendaraan bermotor yang menggunakan jalan. [ …. ] Berbagai angkutan umum berada di pinggir jalan. Ironisnya, dari sekian banyak kendaraan umum itu, hanya beberapa yang berhenti dilajur terkiri sebagaimana mestinya.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf rumpang tersebut adalah …
Kendaraan pribadi pun ada di beberapa lokasi tersebut.
Banyak angkutan yang menggunakan lajur kiri untuk menaikkan penumpang.
Jalan tidak digunakan oleh kendaraan bermotor angkutan umum lainnya.
Puluhan pedagang kaki lima juga menggunakan hampir satu lajur paling kiri.
(1) Pada tahun 1952, Clifford Geertz, memopulerkan tipologi santri, abangan, dan priyayi sebagai kategori sosial yang ada dalam masyarakat Jawa. (2) Menurut Parsudi Sumarlan, pengkategorian tersebut dibuat bukan sebagai sesuatu yang saling bertentangan, tetapi justru untuk memperlihatkan adanya saling ketergantungan di antara ketiganya. (3) Sastro ingin anak cucunya menerti bahwa hidup sebagai priyayi adalah mengabdi dan setia kepada raja dan Negara. (4) Ketergantungan ketiga kategori tersebut, terwujud dalam kehidupan birokrasi kota. (5) Meskipun demikian, sampai saat ini, polemik belum juga selesai dalam masyarakat Jawa.
Kalimat yang tidak padu dalam paragraf tersebut adalah kalimat…
pertama
kedua
ketiga
keempat
Jelaskan pengertian koherensi!
Koherensi adalah kesesuaian dan keterkaitan antar bagian dalam teks.
Koherensi adalah struktur fisik dari sebuah buku.
Koherensi adalah pengulangan kata dalam teks.
Koherensi adalah penggunaan bahasa yang rumit.
Berikan contoh kalimat yang menunjukkan kohesi!
Budi suka bermain bola. Dia pergi ke sekolah.
Rina memasak nasi. Kami pergi ke taman.
Ani pergi ke pasar. Dia membeli sayur.
Siti membaca buku. Mereka menonton film.
Apa perbedaan antara kohesi dan koherensi?
Kohesi adalah hubungan logis, sedangkan koherensi adalah hubungan gramatikal.
Kohesi adalah hubungan bentuk gramatikal dan leksikal, sedangkan koherensi adalah hubungan logis dan makna.
Kohesi dan koherensi adalah istilah yang sama.
Kohesi berkaitan dengan struktur teks, sedangkan koherensi berkaitan dengan tata bahasa.
Apa dampak kurangnya koherensi dalam sebuah teks?
Menambah panjang teks tanpa mengubah makna.
Membuat teks lebih mudah dipahami.
Dampak kurangnya koherensi dalam sebuah teks adalah kebingungan dan pengurangan pemahaman pembaca.
Meningkatkan minat pembaca terhadap teks.
Cermatilah kutipan berikut!
(1) Begitu masuk ke dalam ruangan berkonsep indoor ini, akan terlihat pemandangan kupu-kupu indah yang asyik beterbangan dan hinggap di beberapa bunga dan tanaman dan diatur agar tidak terbang keluar. (2) Oleh karena itu, taman itu ditutup dengan jaring-jaring rapat. (3) Bagi yang suka fotografi, taman ini biasanya jadi pilihan untuk berburu foto kupu-kupu cantik. (4) Beberapa spot tertentu juga digunakan untuk berfoto bersama ratusan kupu-kupu. (5) Beragam kerajinan tangan seperti bros berbentuk kupu-kupu menjadi oleh-oleh khas eduwisata ini.
Di dalam kutipan tersebut, kalimat yang tidak koheren ditunjukkan oleh kalimat nomor …
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Di sebelah kiri rumahku, terdapat masjid yang cukup besar. Masjid itu biasa digunakan untuk shalat berjamaah dan mengaji. Di depan rumahku terdapat halaman yang cukup luas dan biasanya digunakan untuk bermain anak-anak kecil di sekitar rumah.
Kalimat tersebut dapat dikatakan memiliki koherensi karena…
kalimat tersebut menggunakan kata ganti yang digunakan untuk merujuk kembali pada kata sebelumnya
kalimat tersebut menghilangkan kata yang sudah dipahami dalam konteks sebelumnya
kalimat tersebut memiliki konjungsi
kalimat tersebut memiliki makna yang berkaitan dengan makna kalimat selanjutnya sehingga ada kepaduan makna
Anda datang ke rumah saya...saya datang ke rumah Anda.
dan
atau
tetapi
melainkan
Ustadzah Aldila menjelaskan ____ besok hari Sabtu akan diadakan penilaian harian.
Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah...
sebab
bahwa
agar
dengan
berikut yang merupakan konjungsi korelatif ialah ...
dan
walaupun
supaya
Tidak hanya … tetapi (juga) …
… dan … , … tetapi … , … atau …
merupakan contoh konjungsi ....
korelatif
subordinatif
koodinatif
subordinate
Adik makan.
Kakak membaca buku.
Adik makan sedangkan kakak membaca buku.
Adik makan dan membaca buku
Adik dan kakak sama-sama manusia.
Adik dan kakak makan buku.
Aku suka kue itu.
Aku malu mengatakannya.
Aku tidak malu.
Aku suka kue itu, tetapi malu mengatakannya.
Aku dan kamu suka kue.
Aku suka kue dan malu mengatakannya.
Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat berikut adalah: "Meskipun hujan deras, ___ mereka tetap melanjutkan perjalanan."
namun
karena
sehingga
atau
Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat berikut adalah: "Dia pergi ke sekolah lebih awal ___ tidak terlambat."
karena
agar
atau
meskipun
Kalimat yang menggunakan konjungsi subordinatif adalah:
Dia menonton TV sambil makan.
Mereka pergi ke pasar atau ke toko.
Kami belajar dan bermain bersama.
Aku akan pergi jika kamu kembali.
Kalimat berikut menggunakan konjungsi yang benar, kecuali:
Dia belajar dengan rajin agar lulus ujian.
Kamu bisa memilih buku ini atau buku itu.
Mereka bermain bola, oleh karena itu hujan turun.
Saya tidur karena merasa sangat lelah.
Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat berikut adalah: "Meskipun hujan deras, ___ mereka tetap melanjutkan perjalanan."
namun
karena
sehingga
atau
Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat berikut adalah: "Buku itu sangat menarik ___ saya membacanya sampai selesai."
meskipun
tetapi
sehingga
atau
Kalimat yang menggunakan konjungsi subordinatif adalah:
Dia menonton TV sambil makan.
Mereka pergi ke pasar atau ke toko.
Kami belajar dan bermain bersama.
Aku akan pergi jika kamu kembali.
Berbagai jenis makanan dari buah, kue, hingga makanan berat sudah kucoba, (...) tidak ada yang membuatku tertarik.
(a)
Sekarang aku menyadari acara keluarga itu bermanfaat (...) aku jadi
punya banyak kenalan baru.
(a)
Lagu itu merupakan cerminan dari budaya suku Batak Toba dalam mengasuh (...) mendidik anak-anaknya.
(a)
Saat acara keluarga banyak kerabat jauh berkumpul, maka aku harus
bersalaman (...) banyak orang.
(a)
Bagas sangatlah manja. Hampir tiap malam, Bagas tidur diujung kakiku. Sebelum kuelus-elus, dia selalu menggangguku. Kalau waktunya makan, dia berputar-putar di depanku sambil mengibas-ngibaskan telinganya yang panjang. Mulutnya berkomat-kamit seperti orang sedang berdoa. Kemanjaannya membuat aku selalu rindu.
Kata sifat yang terdapat di dalam cuplikan itu adalah ....
sangat
malam
manja
selalu
Kata di, dari, pada, dan ke termasuk ke dalam jenis kata ….
Depan
Imbuhan
Awalan
Kerja
Tini lagi berbaring di sofa membaca buku. Kedua belah tangannya memegang buku itu ke atas supaya terang kena cahaya lampu dari belakangnya. kepalanya berbantalkan tiga buah bantal sofa supaya tinggi. Badannya seolah-olah setengah bersandarkan bantal itu. Biasanya, dia sudah tidur atau sudah berbaring di tempat tidur, seolah-olah sudah nyenyak, tetapi dia sebenarnya menunggu-nunggu Kartono pulang.
Kata ganti persona dalam cuplikan itu adalah ....
buku
kepala
dia
bantal
(1) Warna batunya merah menyala seperti api, bila terkena sinar matahari akan menyilaukan mata.
(2) Ayah memiliki batu akik yang sangat ia sukai.
(3) Batu akik ini sungguh ajaib karena seakan menyala saat lampu mati.
(4) Tidak salah jika ayah sangat suka dengan batu akik itu.
Urutan kalimat di atas agar menjadi paragraf deskripsi yang padu adalah …
(1)-(4)-(2)-(3)
(1)-(3)-(2)-(4)
(2)-(1)-(3)-(4)
(2)-(3)-(4)-(1)
Di tengah malam hanya terdengar suara serangga malam.
Pendeskripsian objek dalam kalimat di atas melibatkan pancaindera ......
pendengaran
penglihatan
perabaan
penciuman
Konjungsi yang tidak tepat terdapat dalam kalimat...
Ketika ayahnya datang, Ratih sudah tertidur.
Saya atau dia tidak pernah bertemu sebelumnya.
Adik menangis sangat keras karena mainannya rusak.
Saya tidak tahu bahwa anak itu sangat pintar.
Kalimat yang menggunakan konjungsi korelatif adalah ....
Meskipun mengantuk, Rahma tetap mempelajari materi Matematika malam ini.
Tidak hanya Ali yang mendapat nilai UN sempurna, tetapi juga teman-teman satu kosnya.
Karena banjir, sekolah kami diliburkan.
ika para siswa belajar dengan baik dan berdoa, mereka akan mendapat hasil terbaik.
Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
Orang tua tentu mencintai anaknya....mereka acapkali keliru dalam menerapkannnya. Mereka menganggap ...selalu memenuhi kebutuhan anak secara material, itu sudah cukup. Inilah sikap dari pemikiran yang keliru, ...membahayakan perkembangan jiwa anak.
Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi paragraf rumpang tersebut adalah...
dan, untuk, bahkan
bahwa, dengan, dan
tetapi, bahwa, bahkan
namun, kalau, karena itu
Bonita beryanyi di kamar, sedangkan Doni bermain gitar di teras.
Konjungsi pada kalimat diatas termasuk jenis konjungsi....
koordinatif
subordinatif
korelatif
sebab akibat
Pak guru sedang sakit […] beliau tetap masuk kelas.
Kata hubung paling tepat untuk kalimat di atas adalah …
tetapi
atau
meskipun
dan
Pembukaan lahan untuk budi daya kelapa sawit berkontribusi pada kabut asap kebakaran hutan yang merusak kesehatan dan mempercepat pemanasan global melalui emisi gas rumah kaca.
Konjungsi yang terdapat dalam kalimat tersebut antara lain...
lahan
untuk
yang
melalui
dan
