wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

D & Candy

Total questions: 12

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Seorang bayi laki-laki usia 2 hari dirawat di ruang perinatologi dengan dignosis hipospadia. hasil pengkajian didapatkan meatus uretra berada di bagian ventral penis, preputium tidak menutupi glans secara sempurna, dan orang tua bertanya tentang rencana tindakan selanjutnya. perawat memberikan edukasi awal terkait perawatan bayi. Intervensi keperawatan yang paling tepat....

a)

Menganjurkan segera dilakukan sirkumsisi

b)

Menunda sirkumsisi sampai evaluasi dokter urologi

c)

Membersihkan penis dengan antiseptik kuat setiap BAK

d)

Memasang kateter urin untuk mencegah komplikasi

e)

Mengompres penis dengan larutan hangat setiap 2 jam

2.

Seorang bayi laki-laki usia 10 bulan direncanakan operasi koreksi hipospadia. Ibu tampak cemas, dan bertanya apakah anaknya boleh disirkumsisi sebelum operasi. Perawat memberikan penjelasan mengenai persiapan praoperatif. Respon perawat yang paling tepat adalah....

a)

Sirkumsisi boleh dilakukan sebelum operasi

b)

Sirkumsisi dianjurkan setelah anak berusia 5 tahun

c)

Kulit preputium diperlukan untuk rekonstruksi uretra,

d)

Sirkumsisi dilakukan bersamaan dengan pemasangan kateter

e)

Sirkumsisi tidak berpengaruh terhadap operasi hipospadia

3.

Seorang anak laki-laki usia 1 tahun pasca operasi hipospadia hari pertama terpasang kateter urin. perawat melakukan pemantauan pascaoperasi. hasil pengkajian: urin keluar melalui kateter, balutan kering, anak rewel saat digerakkan. Tindakan keperawatan yang paling tepat adalah....

a)

Melepas kateter agar anak lebih nyaman

b)

Membatasi pergerakan dan menjaga posisi kateter

c)

Mengganti balutan setiap 1 jam

d)

Memberikan minum minimal

e)

Mengangkat penis tanpa fiksasi

4.

Seorang anak usia 2 tahun pasca operasi hipospadia hari ke-2. Perawat menemukan balutan basah, terdapat sedikit perdarahan, dan anak tampak gelisah. kateter masih terpasang. masalah keperawatan prioritas pada kasus tersebut adalah...

a)

Gangguan citra tubuh

b)

Risiko infeksi

c)

Nyeri Akut

d)

Gangguan eliminasi urin

e)

Risiko perdarahan

5.

Seorang bayi laki-laki usia 8 bulan dengan hipospadia direncanakan menjalani operasi. Perawat melakukan pengkajian praoperatif. orang tua menanyakan tujuan utama tindakan operasi yang akan dilakukan pada anaknya. Tujuan utama tindakan operasi hipospadia adalah...

a)

Memperbesar ukuran penis

b)

Memperbaiki posisi meatus uretra ke ujung glans

c)

Menghilangkan nyeri saat berkemih

d)

Mencegah infeksi saluran kemih berulang

e)

Mempercepat pertumbuhan organ reproduksi

6.

Seorang anak laki-laki usia 18 bulan pasca operasi hipospadia hari ke-2 terpasang kateter urin. perawat menemukan urin tidak mengalir ke kantong urin, anak tampak rewel, dan terdapat distensi suprapubik. Tindakan keperawatan yang paling tepat adalah...

a)

Melepas kateter segera

b)

Mengurut penis untuk melancarkan urin

c)

Memeriksa kemungkinan lipatan pada selang kateter

d)

Memberikan cairan oral lebih banyak

e)

Mengganti balutan luka operasi

7.

Seorang anak laki-laki usia 2 tahun pasca operasi hipospadia. Perawat memberikan edukasi mengenai posisi yang dianjurkan selama masa penyembuhan di rumah. Posisi yang paling tepat untuk mencegah tekanan pada area operasi adalah...

a)

Duduk mengangkang

b)

Tengkurap sepanjang hari

c)

Posisi terlentang dengan popok longgar

d)

Duduk di kursi bayi

e)

Berdiri lebih sering

8.

Seorang remaja laki-laki usia 16 tahun datang ke poli dengan keluhan skrotum kiri terasa berat terutama saat berdiri lama. Pada pemeriksaan tampak pembesaran skrotum kiri dan saat palpasi terasa seperti "sekumpulan cacing". Masalah keperawatan yang paling mungkin pada kasus tersebut adalah....

a)

Nyeri Akut b/d trauma jaringan

b)

Gangguan eliminasi urin b/d obstruksi

c)

Gangguan kenyamanan b/d pembesaran skrotum

d)

Resiko infeksi b/d luka terbuka

e)

Gangguan integritas kulit b/d edema

9.

Seorang pasien dengan varikokel mengeluh nyeri ringan pada skrotum saat beraktivitas. Perawat merencanakan intervensi nonfarmakologis untuk mengurangi keluhan tersebut. Tindakan keperawatan yang paling tepat adalah....

a)

Mengompres hangat skrotum terus menerus

b)

Menganjurkan penggunaan penyangga skrotum

c)

Membatasi asupan cairan

d)

Melakukan massage skrotum

e)

Mengompres dengan antiseptik

10.

Seorang pasien dengan varikokel akan pulang. Perawat memberikan edukasi mengenai aktivitas yang harus dihindari selama masa pemulihan. Instruksi yang paling tepat adalah...

a)

Olahraga berat diperbolehkan setelah 2 hari

b)

Mengangkat beban berat diperbolehkan

c)

Hindari aktivitas berat dan mengangkat beban

d)

Pasien dianjurkan berdiri lama

e)

Menggunakan celana ketat setiap hari

11.

Seorang bayi laki-laki usia 6 bulan dibawa ke poli anak dengan keluhan pembesaran skrotum kanan. ibu mengatakan anak tidak tampak kesakitan. pada pemeriksaan skrotum tampak membesar, lunak, dan saat dilakukan transiluminasi tampak cahaya tembus. Masalah keperawatan yang paling mungkin adalah....

a)

Nyeri akut b/d inflamasi

b)

Risiko infeksi b/d luka terbuka

c)

Gangguan kenyamanan b/d pembesaran skrotum

d)

Gangguan eliminasi urin b/d obtruksi

e)

Gangguan perfusi jaringan

12.

Seorang anak pasca operasi hidrokel hari pertama. Perawat menemukan skrotum tampak sedikit bengkak, balutan kering, dan anak tampak rewel saat digerakkan. Intervensi keperawatan yang paling tepat adalah...

a)

Melepas balutan segera

b)

Membiarkan anak duduk mengangkang

c)

Menopang skrotum dan membatasi aktivitas

d)

Mengurut area skrotum

e)

Mengompres hangat terus menerus