WorksheetsREMEDIAL SKI BAB 1 (KELAS 8 TP.2025/2026)
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Perjuangan Dinasti Abbasiyah dalam melawan Disnasti Umayyah tidak berjalan dengan mudah. Banyak sekali taktik yang dilakukan oleh pemimpin Daulah Abbasiyah, diantaranya yaitu melakukan propaganda gerakan anti Daulah Umayyah dan melakukan banyak pertempuran. Salah satu pertempuran yang bersejarah yaitu pertempuran Zab Hulu, dimana dalam pertempuran tersebut Dinasti Abbasiyah mampu mengalahkan Dinasti Umayyah. Khalifah terakhir Dinasti Umayyah yang dikalahkan dalam pertempuran tersebut adalah . . . .
Umar bin Abdul Aziz
Marwan bin Muhammad
Abdul Malik bin Marwan
Hisyam bin Abdul Malik
Dalam strateginya, Muhammad bin Ali menjadikan kota Kuffah dan Khurasan sebagai basis gerakan anti Daulah Umayyah. Di kota Khurasan Muhammad bin Ali mendapatkan dukungan dari pemimpin masyarakat Khurasan yaitu….
Marwan bin Muhammad
Abul Abbas as-Shaffah
Abu Ja'far al-Mansyur
Abu Muslim al-Khurasani
Berikut ini, faktor pendukung terbentuknya Daulah Abbasiyah yang benar ditunjukan pada nomor. . . .
1. Perpecahan internal keluarga Daulah Umayyah dan kekisruhan politik dalam negeri.
2. Munculnya gerakan perlawanan terhadap pemerintah Daulah Umayah yang dilakukan oleh kelompok Mawali, kelompok Dahaq bin Qais Asy-Syaibani,dan kelompok Syiah
3. Perpecahan kelompok suku Arab Utara dan Arab Selatan
4. Kekecewaan Ulama dan tokoh agama kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang dinilai tidak memiliki sikap negarawan yang baik.
5. Wafatnya Khalifah Abdul Malik bin Marwan
1 dan 2
2 dan 4
3 dan 4
4 dan 5
Sebelum Daulah Abbasiyah berkuasa, Daulah Umayyah telah berkuasa lebih dulu bahkan dalam rentang waktu yang cukup lama yaitu 90 tahun. Sejarawan mencatat cukup banyak kemajuan yang dicapai oleh Daulah Umayyah, mulai dari wilayah kekuasaan yang membentang dari India hingga Afrika Utara, sistem administrasi pemerintahan yang tertata rapih, penyebaran Islam hingga ke dataran Eropa, serta kemajuan diberbagai bidang ilmu pengetahuan. Namun hal tersebut tidak menajdikan Daulah Umayyah terbebas dari kehancuran/keruntuhan.
Menurut kalian, apa yang menyebabkan Daulah Umayyah runtuh sehingga menjadi awal berdirinya Daulah baru yaitu Daulah Abbasiyah?
Melemahnya jiwa patriotisme dan nasionalisme dalam menjaga keamanan dan pertahanan negara
Hubbud dunya, kecintaan yang berlebihan terhadap kemewahan dunia
Dominasi bangsa Turki dan Persia dalam sistem pemerintahan
Munculnya gerakan perlawanan terhadap pemerintah yang dilakukan oleh kelompok Mawali, kelompok Dahaq bin Qais Asy-Syaibani, dan kelompok Syi'ah
Semenjak berdiri sampai runtuhnya Daulah Abbasiyah telah banyak kemajuan dalam dunia islam diberbagai bidang dalam kurun waktu yang cukup lama. Berapa lama Dinasti Abbsiyah berdiri?
90 tahun
240 tahun
400 tahun
550 tahun
Setiap negara mempunyai sistem dan pusat pemerintahan. Misalnya saja Indonesia mempunyai pusat pemerintahan di provinsi DKI Jakarta. Pusat pemerintahan Daulah Abbasiyah berada di kota...
Mesir
Suriah
Baghdad
Damaskus
Khalifah Daulah Abbsiyah banyak mengalami kemajuan, dari semenjak berdiri sampai akhirnya tergantikan oleh Daulah Ayyubiyyah. Ada berapakah jumlah khalifah Daulah Abbasiyah ?
25
34
37
41
Ada perbedaan yang mencolok diantara sistem pemerintahan yang digunakan di Indonesia dan sistem pemerintahan yang digunakan pada masa Daulah Abbasiyah. Sistem pemerintahan di Indonesia menerapkan sistem pemerintahan demokrasi Pancasila, dimana bentuk pemerintahannya terletak pada kedaulatan rakyat secara menyeluruh, dijalankan langsung oleh rakyat, dan pemimpin juga dipilih oleh rakyat. Sedangkan sistem pemerintahan pada masa Daulah dipilih berdasarkan garis keturunannya (turun temurun) dan rakyat harus tunduk menerimanya. Sistem pemerintahan tersebut dikenal dengan nama ...
Republik
Monarki
Demokratis
Parlemen
Tidak ada kekuasaan yang abadi, seperti Daulah Umayah yang runtuh, maka Daulah Abbasiyahpun akhirnya runtuh juga. Ada banyak faktor keruntuhan Daulah Abbasiyah baik dari internal maupun eksternal. Salah satu faktor internal keruntuhan Daulah Abbasiyah adalah....
Peperangan tentara Mongol
Dominasi bangsa Turki dan Persia
Munculnya pemberontakan dan demo
Konflik keluarga yang berujung pada perebutan kekuasaan
Pada Masa Daulah Abbasiyah dibangunlah satu tempat untuk pusat kajian yang mengupas segala persoalan hukum keagamaan.
Hal tersebut sangat membantu kemajuan ilmu pengetahuan. Tempat itu dikenal dengan nama....
Baitul Hikmah
Majelis Munadzarah
Madrasah Nidzomiyah
Majelis Ilmu
Periode awal pemerintahan, Daulah Abbasiyah memiliki khalifah-khalifah yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Kerjasama yang bagus antara ilmuan dan pemerintah melahirkan para ilmuan muslim dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Salah satu faktor yang meyebabkan berkembangnya ilmu pengetahuan pada masa Daulah Abbasiyah adalah ...
Gerakan wajib belajar dilingkungan pedesaan dan perkotaan
Digratiskannya sekolah bagi masyarakat yang serius belajar
Adanya pertukaran pelajar, dan dibangunnya perguruan tinggi dan sekolah
Gerakan penerjemahan berbagai ilmu pengetahuan dari bahasa asalnya ke bahasa Arab
Dalam bidang politik Daulah Abbasiyah menjalan hubungan persahabatan yang baik dengan negara-negara lain, diantaranya: Menjalin kerjasama politik dengan Raja Frank di sebagian wilayah Andalusia (Spanyol) dan Menjalin hubungan dengan Afrikan Barat.
Tujuan kerjasama politik dengan Raja Frank adalah ....
Untuk menambah kekuatan dan kekuasaan Abbasiyah di Baghdad
Untuk mengembangkan teknologi
Untuk menjaga kestabilan ekonomi Daulah Abbasiyah
Untuk mengantisipasi meluasnya pengaruh Daulah Umayyah
Selain faktor internal yang menyebabkan runtuhnya dinasti Abbasiyah, juga dikarenakan faktor eksternal. Salah satu faktor eksternal tersebut adalah ....
Penguasa yang serakah dan korupsi
Penguasa yang kurang patriotisme dan nasionalisme
Banyaknya pemberontakan dan dominasi bangsa Turki dan Persia
Penguasa yang melanggar aturan agama dan norma moral kehidupan
Kebijakan politik pada masa Daulah Abbsiyah terbagi menjadi empat periode. Kebijakan politik pada periode dua, banyak dipengaruhi oleh...
Bani Buwaihi
Orang Persia
Orang Turki
Keluarga Besar Kerajaan
Kemajuan yang dicapai pada masa Daulah Abbsiyah adalah dengan pembangunan kanal, bendungan, irigasi dan terusan yang diperuntukan untuk memenuhi kebutuhan petani yang hasilnya mampu meningkatkan produktifitas para petani dan kualitas hasil panennya. Pada masa khalifah Harun Ar-Rasyid, terjadi kemarau panjang di kota Makkah dan Madinah. Sehingga dibangunlah bendungan untuk memenuhi kehidupan masyarakat di dua kota suci itu. Nama bendungan tersebut adalah …
Bendungan Abbasiyah
Bendungan Zubaidah
Bendungan Rasyidiyyah
Bendungan Fatimiyyah
Seni tata kota dan arsitektur pada masa Daulah Abbasiyah bernilai sangat tinggi, banyak bangunan dan kota dibangun dengan teknik tata kota yang berseni tinggi. bukti keindahan tata kota pada masa Daulah Abbasiyah adalah adanya salah satu kota dengan bangunan megah seperti pada gambar. Kota apakah yang dimaksud ?
Samarra
Syiria
Baghdad
Syam
Bukti dari kemajuan Seni Budaya adalah dengan adanya pembangunan kota-kota besar yang megah dan indah. Salah satunya kota yang dibangun oleh Khalifah al-Mu'tashim Billah. Nama kota tersebut adalah ?
Samarra
Baghdad
Mesir
Damaskus
Pada Masa Daulah Abbasiyah dunia sastra mencapai puncak kejayaannya. Bahkan hampir seluruh khalifah Abbasiyah menyukai sastra. Kota yang menjadi pusat para penyair dan sastrawan adalah....
Samarra
Baghdad
Damaskus
Basrah
Kota Baghdad dibangun tahun 763 M pada masa pemerintahan Abu Ja’far al-Mansyur. Pembangunan kota ini melibatkan 100.000 orang ahli bangunan dan menghabiskan dana sekitar 4.833.000 dirham. Kota ini juga punya ciri khas berbentuk bundar sehingga dikenal dengan sebutan……….
al-Mudawwarah
al-Munawwarah
al-Jamilah
an-Nadhifah
Dunia sastra mencapai puncak kejayaannya pada masa Daulah Abbasiyah. Bahkan hampir seluruh khalifah Abbasiyah menyukai sastra. penyair dan sastrawan yang terkenal saat itu. Kota Bagdad terkenal juga dengan kisah yang melegenda dikalangan umat islam yaitu cerita Seribu Satu Malam. Siapakah yang menulis cerita itu ?
Abu Nawas
Abu Tamam
al-Bukhtury
Mubasyir ibnu Fathik
