wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kelas X - BAB 1 (Pengertian s/d Konsep Dasar Geografi))

Total questions: 60

Worksheet time: 57mins

Name
Class
Date
1.

Menurut Prof. Dr. R. Bintarto, geografi adalah ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifat bumi, menganalisis gejala alam dan penduduk, serta...

a)

Mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya

b)

Mempelajari persebaran gejala geografis di permukaan bumi

c)

Mempelajari corak yang khas dari kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur-unsur bumi dalam ruang dan waktu

d)

Menganalisis fenomena permukaan bumi dan interaksi antara elemen-elemennya

e)

Menguraikan atau menjelaskan permukaan bumi dan segala fenomena di dalamnya.

2.

Immanuel Kant, seorang filsuf dan ahli geografi, mengklasifikasikan geografi sebagai ilmu yang mempelajari fenomena berdasarkan...

a)

Kausalitas atau hubungan sebab-akibat

b)

Waktu, sehingga mirip dengan ilmu sejarah

c)

Kuantitas dan kualitas data

d)

Ruang atau lokasi

e)

Interaksi antara manusia dan alam

3.

Prof. Dr. Daldjoeni mendefinisikan geografi sebagai ilmu yang mengajarkan tentang...

a)

Fenomena fisik permukaan bumi dan persebarannya

b)

Hubungan antara manusia dengan lingkungan alamnya

c)

Bentuk-bentuk dan ciri khas suatu wilayah

d)

Ruang dan tempat dari berbagai gejala, serta arti pentingnya

e)

Persebaran spesies hewan dan tumbuhan di berbagai ekosistem.

4.

Pada abad klasik, tokoh geografi Yunani, Eratosthenes, dikenal sebagai "Bapak Geografi" karena...

a)

Ia menulis buku Geographia yang menjadi acuan kartografi selama berabad-abad

b)

Ia berhasil menghitung keliling Bumi dengan metode triangulasi.

c)

Ia mencetuskan aliran fisis determinisme dalam geografi.

d)

Ia melakukan ekspedisi besar-besaran untuk menemukan jalur perdagangan baru.

e)

Ia merupakan orang pertama yang menggabungkan geografi fisik dan geografi manusia.

5.

Perkembangan geografi pada Abad Pertengahan di Eropa mengalami kemunduran, namun justru mengalami kemajuan pesat di dunia Islam. Faktor utama yang mendorong kemajuan geografi di dunia Islam pada masa itu adalah...

a)

Penemuan mesin cetak yang mempermudah penyebaran peta.

b)

Didukungnya eksplorasi dan perdagangan oleh para khalifah.

c)

Kebebasan berpendapat dan tidak adanya dogma agama.

d)

Penggunaan kompas magnetik secara luas.

e)

Adanya penemuan teleskop untuk mengamati benda langit.

6.

Paul Vidal de la Blache adalah tokoh geografi pada abad ke-20 yang dikenal sebagai pelopor aliran posibilisme. Inti dari pandangan aliran ini adalah...

a)

Lingkungan fisik sepenuhnya menentukan kehidupan manusia.

b)

Kondisi fisik Bumi hanya memberikan berbagai kemungkinan yang dapat dimanfaatkan oleh manusia.

c)

Geografi harus fokus pada studi tentang persebaran iklim dan vegetasi.

d)

Setiap wilayah memiliki karakteristik yang unik dan berbeda satu sama lain.

e)

Geografi seharusnya berorientasi pada analisis kuantitatif dan statistik.

7.

Alexander von Humboldt dan Carl Ritter adalah dua tokoh geografi pada abad ke-19 yang dianggap sebagai peletak dasar geografi modern. Perbedaan utama antara keduanya adalah...

a)

Humboldt fokus pada geografi fisik, sementara Ritter pada geografi manusia.

b)

Humboldt menekankan pendekatan regional, sedangkan Ritter menekankan pendekatan sistematis.

c)

Humboldt menganggap geografi sebagai ilmu terapan, sedangkan Ritter menganggapnya sebagai ilmu murni.

d)

Humboldt fokus pada kajian fisis, sedangkan Ritter fokus pada kajian sejarah.

e)

Humboldt adalah seorang ahli geologi, sedangkan Ritter adalah seorang ahli botani.

8.

Revolusi Kuantitatif atau geografi abad ke-20 ditandai dengan perubahan besar dalam metodologi geografi. Tujuan utama dari revolusi ini adalah...

a)

Menghidupkan kembali geografi regional yang sempat ditinggalkan.

b)

Menjadikan geografi sebagai ilmu yang lebih objektif dan ilmiah melalui penggunaan statistik dan model matematis.

c)

Memperkenalkan kembali konsep geografi humanistik yang berfokus pada persepsi manusia.

d)

Mengkritik sistem ekonomi dan politik yang menyebabkan ketidaksetaraan sosial.

e)

Melakukan pemetaan geologis yang lebih akurat dengan teknologi canggih.

9.

Cabang geografi yang mempelajari tentang dinamika populasi manusia, seperti kepadatan, persebaran, dan migrasi, disebut...

a)

Geografi Politik

b)

Biogeografi

c)

Demografi

d)

Klimatologi

e)

Geografi Regional

10.

Studi yang dilakukan oleh seorang geografer untuk menganalisis secara komprehensif karakteristik fisik dan sosial suatu wilayah, seperti mengapa daerah pegunungan memiliki mata pencaharian yang berbeda dengan daerah pesisir, termasuk dalam ruang lingkup...

a)

Geografi Fisik

b)

Geografi Sosial

c)

Geografi Ekonomi

d)

Geografi Regional

e)

Hidrologi

11.

Pernyataan berikut ini yang merupakan contoh kajian dalam bidang geografi fisik adalah...

a)

Analisis persebaran industri di suatu kota.

b)

Penelitian tentang pengaruh budaya lokal terhadap tata ruang pemukiman.

c)

Kajian mengenai pola aliran sungai dan proses erosi yang membentuk lembah.

d)

Studi tentang migrasi penduduk dari desa ke kota

e)

Analisis konflik perbatasan antara dua negara.

12.

Lapisan geosfer yang menjadi tempat tinggal dan berkembangnya berbagai aktivitas manusia, seperti pembangunan kota, pertanian, dan industri, disebut...

a)

Litosfer

b)

Atmosfer

c)

Hidrosfer

d)

Biosfer

e)

Antroposfer

13.

Fenomena geosfer seperti siklus daur air, pola aliran sungai, dan pasang surut air laut merupakan bagian dari objek material geografi, yaitu...

a)

Litosfer

b)

Atmosfer

c)

Hidrosfer

d)

Biosfer

e)

Antroposfer

14.

Kajian tentang pembentukan gunung api, pergerakan lempeng tektonik, dan proses erosi batuan termasuk dalam objek material geografi yang disebut...

a)

Litosfer

b)

Atmosfer

c)

Hidrosfer

d)

Biosfer

e)

Antroposfer

15.

Cabang ilmu geografi yang secara spesifik mengkaji tentang persebaran flora dan fauna serta faktor-faktor yang memengaruhinya adalah...

a)

Litosfer

b)

Atmosfer

c)

Hidrosfer

d)

Biosfer

e)

Antroposfer

16.

Manakah di antara berikut ini yang merupakan contoh fenomena yang termasuk dalam kajian atmosfer?

a)

Perubahan iklim global dan pembentukan angin

b)

Sirkulasi air laut dan gelombang tsunami

c)

Persebaran populasi manusia di pedesaan

d)

Pergerakan lempeng tektonik

e)

Persebaran hutan hujan tropis.

17.

Pernyataan yang paling tepat untuk mendeskripsikan hubungan antara biosfer dan antroposfer dalam objek material geografi adalah...

a)

Biosfer sepenuhnya menentukan aktivitas antroposfer.

b)

Antroposfer adalah bagian dari biosfer.

c)

Keduanya merupakan dua lapisan yang tidak saling berhubungan.

d)

Antroposfer memengaruhi biosfer dan sebaliknya.

e)

Biosfer dan antroposfer hanya memiliki hubungan satu arah.

18.

Ketika geografer mempelajari fenomena angin topan, mereka mengkaji interaksi antara lapisan geosfer. Lapisan geosfer yang terlibat secara langsung dalam fenomena ini adalah...

a)

Litosfer dan antroposfer.

b)

Hidrosfer dan litosfer.

c)

Atmosfer dan hidrosfer.

d)

Biosfer dan litosfer.

e)

Antroposfer dan hidrosfer.

19.

Seorang geografer sedang menganalisis mengapa kepadatan penduduk di wilayah pantai lebih tinggi dibandingkan dengan daerah pegunungan. Pendekatan geografi yang digunakan untuk menganalisis fenomena ini adalah...

a)

Pendekatan Ekologi

b)

Pendekatan Keruangan

c)

Pendekatan Kewilayahan

d)

Pendekatan Komprehensif

e)

Pendekatan Historis

20.

Seorang geografer sedang menganalisis mengapa kepadatan penduduk di wilayah pantai lebih tinggi dibandingkan dengan daerah pegunungan. Pendekatan geografi yang digunakan untuk menganalisis fenomena ini adalah...

a)

Pendekatan Ekologi

b)

Pendekatan Keruangan

c)

Pendekatan Kewilayahan

d)

Pendekatan Komprehensif

e)

Pendekatan Historis

21.

Studi tentang dampak penebangan hutan terhadap kualitas air sungai dan risiko tanah longsor merupakan contoh dari penerapan...

a)

Pendekatan Keruangan

b)

Pendekatan Kewilayahan

c)

Pendekatan Ekologi

d)

Pendekatan Korologi

e)

Pendekatan Fisis

22.

Pendekatan yang paling komprehensif dalam geografi karena menggabungkan analisis keruangan, ekologi, dan kewilayahan disebut...

a)

Pendekatan Keruangan

b)

Pendekatan Historis

c)

Pendekatan Korologi

d)

Pendekatan Kewilayahan

e)

Pendekatan Ekologi

23.

Seorang peneliti membandingkan tingkat kemiskinan di dua provinsi yang berbeda, dengan menganalisis faktor-faktor penyebabnya di masing-masing provinsi. Pendekatan yang digunakan peneliti tersebut adalah...

a)

Pendekatan Keruangan

b)

Pendekatan Historis

c)

Pendekatan Korologi

d)

Pendekatan Kewilayahan

e)

Pendekatan Ekologi

24.

Manakah di antara pernyataan berikut ini yang paling sesuai dengan prinsip utama pendekatan keruangan dalam geografi?

a)

Mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungannya.

b)

Mengamati dan menganalisis fenomena berdasarkan lokasi dan persebarannya.

c)

Membandingkan karakteristik fisik dan sosial antara dua wilayah yang berbeda.

d)

Mengidentifikasi dampak lingkungan dari aktivitas manusia.

e)

Menjelaskan mengapa suatu fenomena terjadi pada masa lalu.

25.

Berikut ini adalah contoh kajian geografi yang termasuk dalam aspek fisik non-biotik:

a)

Persebaran fauna endemik di Indonesia.

b)

Kondisi iklim suatu wilayah dan pola curah hujannya.

c)

Adat istiadat masyarakat pedalaman.

d)

Migrasi penduduk dari desa ke kota.

e)

Persebaran bahasa dan agama di Asia.

26.

Studi tentang bentuk muka Bumi, seperti lereng, elevasi, dan relief suatu daerah, termasuk dalam aspek fisik geografi yang disebut...

a)

Klimatologi

b)

Hidrologi

c)

Topologi

d)

Biogeografi

e)

Geografi Regional

27.

Seorang peneliti sedang mengamati persebaran flora dan fauna di suatu kawasan hutan. Kajian yang dilakukan peneliti tersebut termasuk dalam aspek fisik geografi, yaitu...

a)

Non-biotik

b)

Biotik

c)

Geografi Sosial

d)

Geografi Ekonomi

e)

Geografi Budaya

28.

Kajian geografi yang menganalisis mengapa suatu wilayah menjadi pusat perdagangan dan mengapa kegiatan transportasi sangat padat di sana, termasuk dalam aspek non-fisik geografi, yaitu...

a)

Aspek Sosial

b)

Aspek Budaya

c)

Aspek Ekonomi

d)

Aspek Politik

e)

Aspek Biotik

29.

Seorang ahli geografi sedang meneliti pengaruh adat istiadat dan tradisi masyarakat terhadap pola permukiman dan penggunaan lahan di suatu daerah. Kajian ini termasuk dalam aspek non-fisik geografi, yaitu...

a)

Aspek Sosial

b)

Aspek Budaya

c)

Aspek Ekonomi

d)

Aspek Politik

e)

Aspek Biotik

30.

Kajian tentang batas-batas teritorial antarnegara, sengketa perbatasan, dan pembagian wilayah administrasi dalam suatu negara merupakan bagian dari aspek non-fisik geografi, yaitu...

a)

Aspek Sosial

b)

Aspek Budaya

c)

Aspek Ekonomi

d)

Aspek Politik

e)

Aspek Biotik

31.

Berikut ini adalah contoh kajian geografi yang termasuk dalam aspek non-fisik sosial:

a)

Analisis tingkat kepadatan penduduk suatu kota

b)

Penelitian tentang pengaruh iklim terhadap pola tanam.

c)

Studi tentang pembentukan gunung api.

d)

Kajian mengenai persebaran flora dan fauna.

e)

Analisis pergerakan lempeng tektonik.

32.

Manakah di antara berikut ini yang merupakan contoh kajian dari aspek non-fisik budaya?

a)

Analisis jalur transportasi dan perdagangan.

b)

Studi tentang persebaran bahasa dan agama.

c)

Penelitian tentang pergerakan migrasi penduduk.

d)

Kajian tentang konflik perbatasan antarnegara.

e)

Analisis pola curah hujan di suatu wilayah.

33.

Seorang geografer sedang membuat peta persebaran daerah rawan banjir di Indonesia. Peta ini menunjukkan bahwa banjir lebih sering terjadi di wilayah dataran rendah dan bantaran sungai. Prinsip geografi yang diterapkan dalam kajian ini adalah...

a)

Prinsip Interelasi

b)

Prinsip Korologi

c)

Prinsip Deskripsi

d)

Prinsip Persebaran

e)

Prinsip Ekologi

34.

Studi tentang dampak pembangunan pabrik di kawasan pesisir terhadap kerusakan ekosistem mangrove merupakan contoh penerapan prinsip...

a)

Prinsip Interelasi

b)

Prinsip Korologi

c)

Prinsip Deskripsi

d)

Prinsip Persebaran

e)

Prinsip Ekologi

35.

Seorang siswa membuat laporan yang menyajikan data suhu, kelembaban, dan curah hujan suatu kota dalam bentuk grafik dan tabel. Tindakan siswa tersebut sesuai dengan penerapan prinsip...

a)

Prinsip Interelasi

b)

Prinsip Korologi

c)

Prinsip Deskripsi

d)

Prinsip Persebaran

e)

Prinsip Ekologi

36.

Prinsip geografi yang paling komprehensif, karena mengintegrasikan prinsip persebaran, interelasi, dan deskripsi untuk menganalisis fenomena di suatu wilayah, disebut...

a)

Prinsip Interelasi

b)

Prinsip Korologi

c)

Prinsip Deskripsi

d)

Prinsip Persebaran

e)

Prinsip Ekologi

37.

Pernyataan berikut ini yang merupakan contoh penerapan prinsip Interelasi dalam kajian geografi adalah...

a)

Pembuatan peta persebaran gunung api di Indonesia.

b)

Penyajian data kepadatan penduduk dalam bentuk grafik.

c)

Analisis mengapa daerah dataran tinggi memiliki suhu udara yang lebih rendah.

d)

Penggambaran fenomena gempa Bumi dan dampaknya.

e)

Perbandingan tingkat urbanisasi antara dua negara.

38.

Garis lintang dan garis bujur digunakan untuk menentukan lokasi absolut suatu tempat. Berdasarkan konsep ini, lokasi sebuah kota tidak akan berubah karena...

a)

Jaraknya selalu sama dari pusat kota lain.

b)

Terletak di dekat garis pantai.

c)

Posisinya ditetapkan berdasarkan sistem koordinat.

d)

Berada di pusat pemerintahan suatu negara.

e)

Mudah dijangkau dari berbagai arah.

39.

Jarak antara dua kota diukur dengan satuan kilometer. Pengukuran ini merupakan contoh dari konsep...

a)

Jarak Relatif

b)

Lokasi Absolut

c)

Jarak Absolut

d)

Lokasi Relatif

e)

Keterjangkauan

40.

Pernyataan "Jarak tempuh dari Jakarta ke Bandung adalah sekitar 2 jam menggunakan kereta cepat" menggambarkan konsep...

a)

Jarak Relatif

b)

Lokasi Absolut

c)

Jarak Absolut

d)

Lokasi Relatif

e)

Keterjangkauan

41.

Kota Yogyakarta yang berlokasi di sebelah selatan Kota Semarang menunjukkan contoh dari konsep...

a)

Jarak Relatif

b)

Lokasi Absolut

c)

Jarak Absolut

d)

Lokasi Relatif

e)

Keterjangkauan

42.

Seorang pedagang sayur dari desa kesulitan menjual hasil panennya ke kota karena jalanan rusak dan tidak ada angkutan umum. Fenomena ini merupakan contoh dari rendahnya...

a)

Konsep Pola

b)

Konsep Aglomerasi

c)

Konsep Keterjangkauan

d)

Konsep Nilai Kegunaan

e)

Konsep Morfologi

43.

Studi tentang susunan pemukiman penduduk yang memanjang di sepanjang bantaran sungai merupakan penerapan konsep...

a)

Konsep Pola

b)

Konsep Aglomerasi

c)

Konsep Keterjangkauan

d)

Konsep Nilai Kegunaan

e)

Konsep Morfologi

44.

Kajian tentang perbedaan bentuk permukaan Bumi antara dataran rendah, perbukitan, dan pegunungan merupakan contoh dari penerapan konsep...

a)

Konsep Pola

b)

Konsep Aglomerasi

c)

Konsep Keterjangkauan

d)

Konsep Nilai Kegunaan

e)

Konsep Morfologi

45.

Pembangunan kawasan industri yang memusat di satu area tertentu untuk memudahkan koordinasi dan distribusi adalah penerapan dari konsep...

a)

Konsep Pola

b)

Konsep Aglomerasi

c)

Konsep Keterjangkauan

d)

Konsep Nilai Kegunaan

e)

Konsep Morfologi

46.

Pusat perbelanjaan dibangun di dekat pusat kota karena dianggap memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Pernyataan ini berkaitan dengan konsep...

a)

Konsep Pola

b)

Konsep Aglomerasi

c)

Konsep Keterjangkauan

d)

Konsep Nilai Kegunaan

e)

Konsep Morfologi

47.

Sebuah danau yang terletak di dekat desa memiliki fungsi sebagai sumber air untuk irigasi sawah bagi petani, sementara bagi penduduk kota yang datang, danau tersebut berfungsi sebagai tempat rekreasi. Fenomena ini paling sesuai dengan konsep...

a)

Konsep Keterkaitan Ruang

b)

Konsep Diferensiasi Area

c)

Konsep Nilai Kegunaan

d)

Konsep Interaksi & Interdepensi

e)

Konsep Aglomerasi

48.

Wilayah dataran tinggi menghasilkan sayuran dan buah-buahan, sedangkan wilayah dataran rendah menghasilkan padi. Kondisi ini menyebabkan terjadinya pertukaran komoditas antara kedua wilayah. Fenomena ini merupakan contoh dari konsep...

a)

Konsep Keterkaitan Ruang

b)

Konsep Diferensiasi Area

c)

Konsep Nilai Kegunaan

d)

Konsep Interaksi & Interdepensi

e)

Konsep Aglomerasi

49.

Masyarakat di daerah pegunungan cenderung bermata pencarian sebagai petani sayur dan teh, sementara masyarakat di daerah pesisir bermata pencarian sebagai nelayan. Perbedaan karakteristik ini adalah penerapan konsep...

a)

Konsep Keterkaitan Ruang

b)

Konsep Diferensiasi Area

c)

Konsep Nilai Kegunaan

d)

Konsep Interaksi & Interdepensi

e)

Konsep Aglomerasi

50.

Suatu wilayah memiliki tanah yang subur, curah hujan tinggi, dan suhu yang mendukung, sehingga mayoritas penduduknya bermata pencarian sebagai petani. Hubungan antara tiga fenomena ini (tanah subur, curah hujan, mata pencarian) dalam satu ruang disebut...

a)

Konsep Keterkaitan Ruang

b)

Konsep Diferensiasi Area

c)

Konsep Nilai Kegunaan

d)

Konsep Interaksi & Interdepensi

e)

Konsep Aglomerasi

51.

Sebutkan 3 tokoh Geografi

a)

Eratosthenes

b)

Paul Vidal de la Blache

c)

Alexander von Humboldt

d)

Isaac Newton

e)

Archimedes

52.

Sebutkan 3 tokoh geografi pada masa pertengahan

a)

Al-Idrisi

b)

Ibnu Battuta

c)

Ibnu Khladun

d)

Friedrich Ratzel

e)

Hartshorne

53.

Sebutkan 3 Ruang Lingkup Geogerafi

a)

Geografi Fisik

b)

Geografi Manusia

c)

Geografi Regional

d)

Geografi Determinisme

e)

Geografi Posibilisme

54.

Sebutkan 3 aspek fisik geografi, menurut William Kirk

a)

Topologi

b)

Biotik

c)

Non-Biotik

d)

Sosial

e)

Budaya

55.

Sebutkan 3 aspek non-fisik geografi, menurut William Kirk

a)

Topologi

b)

Biotik

c)

Politik

d)

Sosial

e)

Budaya

56.

Sebutkan 3 Prinsip Geografi

a)

Deskripsi

b)

Interelasi

c)

Distribusi

d)

Spasial

e)

Ekologi

57.

Sebutkan 3 Pendekatan Geografi

a)

Deskripsi

b)

Interelasi

c)

Kewilayahan

d)

Spasial

e)

Ekologi

58.

Sebutkan 2 contoh konsep lokasi absolut dan 1 contoh konsep jarak absolut

a)

Indonesia terletak di antara 6°LU - 11°LS dan 95°BT - 141°BT. Lokasi ini tidak berubah karena ditetapkan berdasarkan sistem koordinat geografis.

b)

Titik nol kilometer di Jakarta terletak di 6°10′32″ LS dan 106°49′37″ BT.

c)

Jarak dari Kota Solo ke Kota Semarang adalah 100 kilometer. Jarak ini diukur dalam satuan panjang dan bersifat tetap.

d)

Lokasi kantor saya berada di sebelah timur stasiun kereta api. Lokasi ini bersifat relatif karena ditentukan berdasarkan hubungan dengan objek lain di sekitarnya.

e)

Perjalanan dari Jakarta ke Bandung membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam dengan mobil pribadi. Jarak ini diukur berdasarkan waktu tempuh dan bisa berubah tergantung kondisi lalu lintas.

59.

Sebutkan 2 contoh konsep jarak relatif dan 1 contoh konsep lokasi relatif

a)

Indonesia terletak di antara 6°LU - 11°LS dan 95°BT - 141°BT. Lokasi ini tidak berubah karena ditetapkan berdasarkan sistem koordinat geografis.

b)

Biaya pengiriman paket dari Jawa ke Sumatera lebih mahal dibandingkan pengiriman di dalam pulau yang sama. Jarak ini diukur berdasarkan biaya.

c)

Jarak dari Kota Solo ke Kota Semarang adalah 100 kilometer. Jarak ini diukur dalam satuan panjang dan bersifat tetap.

d)

Lokasi kantor saya berada di sebelah timur stasiun kereta api. Lokasi ini bersifat relatif karena ditentukan berdasarkan hubungan dengan objek lain di sekitarnya.

e)

Perjalanan dari Jakarta ke Bandung membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam dengan mobil pribadi. Jarak ini diukur berdasarkan waktu tempuh dan bisa berubah tergantung kondisi lalu lintas.

60.

Sebutkan 2 contoh konsep keterkaitan ruang

a)

Di suatu wilayah dengan curah hujan tinggi dan tanah yang subur, mayoritas penduduknya bermata pencarian sebagai petani. Di sini, ada hubungan antara curah hujan dan kondisi tanah (fenomena fisik) dengan mata pencarian penduduk (fenomena sosial).

b)

Wilayah pantai dengan ombak besar sering kali dijadikan destinasi wisata bahari dan olahraga selancar. Karakteristik fisik (ombak) memiliki hubungan dengan aktivitas sosial-ekonomi (wisata). .

c)

Wilayah pegunungan yang menghasilkan sayuran dan buah-buahan memasok hasil pertaniannya ke wilayah perkotaan. Sebaliknya, wilayah perkotaan menyediakan barang-barang industri dan jasa untuk wilayah pegunungan. Ini menunjukkan hubungan saling ketergantungan.

d)

Daerah hulu sungai yang memiliki banyak hutan berfungsi sebagai daerah resapan air bagi daerah hilir. Jika di daerah hulu terjadi penggundulan hutan, maka daerah hilir akan berisiko mengalami banjir. Ini menunjukkan hubungan sebab-akibat antarwilayah.

e)

Pergerakan komuter atau migrasi harian dari daerah penyangga (pinggiran kota) ke pusat kota untuk bekerja. Ketersediaan lapangan pekerjaan di pusat kota menarik penduduk dari wilayah sekitarnya, yang menciptakan interaksi dan ketergantungan antarwilayah.