wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

2.8 Imunopatogenesis terhadap parasit dan jamur

Total questions: 32

Worksheet time: 16mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pasien terinfeksi Ascaris lumbricoides. Mekanisme utama respon imun adaptif terhadap helminth intestinal ini adalah?

a)

Aktivasi sel T CD8+ sitotoksik untuk menghancurkan sel inang yang terinfeksi

b)

Produksi sitokin Th2 (IL-4, IL-5, IL-13) dan meningkatkan produksi IgE

c)

Respon Th1 dengan produksi IFN-γ untuk mengaktifkan makrofag

d)

Produksi antibodi IgM untuk opsonisasi larva

e)

Aktivasi komplemen klasik untuk melisis langsung cacing dewasa

2.

Pada infeksi Plasmodium falciparum, respon imun utama tubuh yang membantu mengontrol stadium intrahepatosit adalah?

a)

IgE dan eosinofil

b)

Sel NK dan sitotoksisitas CD8+ T-cell

c)

Antibodi IgA di mukosa

d)

Aktivasi neutrofil dengan ROS

e)

Komplemen alternatif

3.

Seorang pasien menderita scabies akibat Sarcoptes scabiei. Respon imun dominan pada bentuk “ordinary scabies” adalah?

a)

Th1-mediated dengan IFN-γ, IL-2, TNF-α

b)

Th2-mediated dengan IL-4, IL-5, IL-13 => crusted scabies

c)

Aktivasi CD8+ T-cell dominan

d)

Produksi antibodi IgM poliklonal

e)

Aktivasi komplemen jalur alternatif

4.

Pada infeksi Leishmania donovani (protozoa intraseluler dalam makrofag), mekanisme imun utama yang efektif untuk mengontrol infeksi adalah?

a)

Aktivasi Th1 dengan IFN-γ

b)

Respon Th2 dengan IL-4 untuk meningkatkan produksi antibodi

c)

Produksi IgE dan ADCC oleh eosinofil

d)

Aktivasi komplemen jalur klasik untuk melisis amastigot

e)

Aktivasi sel B memory tanpa bantuan sel T

5.

Salah satu strategi Trypanosoma brucei untuk menghindari sistem imun host adalah?

a)

Produksi sitokin IL-10 untuk menekan imun => Plasmodium.

b)

Antigenic variation dari surface glycoproteins

c)

Membentuk kista intraseluler dalam hepatosit => Toxoplasma

d)

Menstimulasi respon eosinofil untuk melindungi diri

e)

Menghambat aktivasi komplemen dengan C1 inhibitor

6.

Pada infeksi Candida albicans mukokutan, mekanisme imun adaptif yang paling penting adalah?

a)

Respon Th1 dengan produksi IFN-γ untuk aktivasi makrofag

b)

Aktivasi CD8+ sitotoksik terhadap sel epitel terinfeksi

c)

Aktivasi komplemen jalur alternatif untuk membunuh jamur

d)

Produksi IgE untuk memicu ADCC oleh eosinofil

e)

Respon Th17 dengan IL-17 dan IL-22

7.

Seorang pasien dengan HIV/AIDS mengalami kandidiasis orofaringeal berulang. Mekanisme kegagalan imun yang paling berperan adalah?

a)

Defisiensi neutrofil dalam sirkulasi

b)

Penurunan fungsi sel T CD4+ termasuk subset Th17

c)

Aktivasi berlebihan sel B dan produksi autoantibodi

d)

Peningkatan aktivitas eosinofil yang merusak mukosa

e)

Mutasi pada jalur komplemen C5–C9

8.

Infeksi Histoplasma capsulatum pada paru terutama dikendalikan oleh?

a)

Respon Th1 dengan IFN-γ

b)

Respon Th2 dengan IL-4 untuk meningkatkan IgE

c)

IgA mukosa yang menghambat kolonisasi alveoli

d)

Eosinofil dengan degranulasi langsung terhadap jamur

e)

Komplemen jalur klasik untuk lisis jamur di alveolus

9.

Pada aspergilosis invasif (oleh Aspergillus fumigatus), sel imun bawaan yang paling penting untuk mengendalikan infeksi adalah?

a)

Eosinofil dengan ADCC

b)

Sel B dengan produksi antibodi opsonisasi

c)

Sel NK dengan perforin/granzim

d)

Neutrofil dengan fagositosis & ROS

e)

Sel mast dengan pelepasan histamin

10.

Salah satu mekanisme Candida albicans untuk menghindari sistem imun host adalah?

a)

Antigenic variation surface glycoproteins seperti Trypanosoma

b)

Menyembunyikan diri dalam eritrosit seperti Plasmodium

c)

Produksi toksin protein berberat molekul rendah untuk menginduksi autoimunitas

d)

Transformasi menjadi bentuk kista dorman dalam hepatosit

e)

Pembentukan biofilm di permukaan mukosa/kateter

11.

Seorang pasien terinfeksi Entamoeba histolytica. Respon imun bawaan utama yang berperan dalam mengendalikan invasi awal protozoa ini adalah?

a)

Aktivasi sel Th2 dengan IL-4

b)

Degranulasi eosinofil dengan ADCC

c)

Produksi mukus dan defensin

d)

Aktivasi CD8+ sitotoksik terhadap hepatosit

e)

IgE mukosa sebagai antibodi utama

12.

Pada infeksi filariasis (Brugia malayi), salah satu ciri khas respon imun host adalah?

a)

Dominasi respon Th1 dengan IFN-γ yang kuat

b)

Peningkatan produksi IgE dan aktivasi eosinofil

c)

Aktivasi CD8+ T-cell untuk melisis limfosit yang terinfeksi

d)

Produksi IgM jangka panjang sebagai proteksi

e)

Respon autoimun akibat mimikri antigen

13.

Salah satu strategi evasi imun Plasmodium falciparum adalah?

a)

Pembentukan biofilm pada sel endotel

b)

Menginfeksi neutrofil untuk bersembunyi

c)

Menghambat jalur komplemen C5–C9

d)

Menggunakan IL-4 untuk menekan respon Th1

e)

Antigenic variation dari PfEMP1

14.

Pada kasus crusted scabies (scabies berat), karakteristik respon imun yang menonjol adalah?

a)

Dominasi Th2 dengan IL-4, IL-5, IL-13

b)

Dominasi Th1 dengan IFN-γ

c)

Hanya respon innate tanpa keterlibatan T-cell

d)

Aktivasi NK cell sebagai mekanisme utama

e)

Penekanan IL-17 dan IL-23

15.

Pada aspergilosis invasif, pasien dengan neutropenia berat (misalnya akibat kemoterapi) sangat rentan karena?

a)

Neutrofil sel utama membunuh konidia dan hifa Aspergillus

b)

Tanpa eosinofil, jamur tidak bisa dihancurkan

c)

Kekurangan sel B menyebabkan hilangnya opsonisasi IgG

d)

Sel mast gagal menghambat pertumbuhan jamur

e)

Kekurangan komplemen C3 menyebabkan jamur masuk ke alveoli

16.

Pada infeksi Toxoplasma gondii, mekanisme imun terpenting yang mencegah reaktivasi kista jaringan adalah?

a)

Respon Th2 dengan IL-4 dan IL-5

b)

Aktivasi sel T CD8+ dan produksi IFN-γ

c)

Produksi IgE untuk memicu ADCC

d)

Komplemen jalur klasik untuk melisis kista

e)

Aktivasi eosinofil pada jaringan otak

17.

Salah satu mekanisme Leishmania menghindari sistem imun host adalah?

a)

Antigenic variation surface glycoprotein

b)

Bersembunyi dalam eritrosit

c)

Menghambat fusi fagosom-lisosom

d)

Membentuk biofilm pada jaringan limfoid

e)

Produksi enzim protease yang melisis IgA

18.

Pasien dengan defisiensi gen IL-17RA sering mengalami kandidiasis mukokutan kronis. Hal ini menunjukkan pentingnya?

a)

Respon Th1 dalam mengaktifkan makrofag melawan jamur

b)

Respon Th17 dalam merekrut neutrofil ke mukosa

c)

Produksi IgE dalam mengaktifkan eosinofil terhadap jamur

d)

Komplemen jalur alternatif untuk membunuh spora

e)

Respon CD8+ untuk melisis sel epitel terinfeksi

19.

Pada infeksi malaria kronis, salah satu bentuk evasi imun yang dilakukan Plasmodium adalah?

a)

Produksi IL-10 menekan respon imun host

b)

Pembentukan kista dorman dalam otot

c)

Antigenic shift pada genom mitokondria

d)

Penekanan IgA mukosa

e)

Induksi eosinofilia untuk melawan sel T

20.

Pada aspergilosis alergi bronkopulmoner (ABPA), respon imun yang paling dominan adalah?

a)

Respon Th1 dengan IFN-γ

b)

Respon Th17 dengan IL-17

c)

Aktivasi CD8+ sitotoksik

d)

Respon Th2 dengan IgE

e)

Aktivasi neutrofil fagositik

21.

Pada infeksi Giardia lamblia, mekanisme imun mukosa yang paling berperan untuk mengeliminasi parasit adalah?

a)

Respon Th1 dengan IFN-γ untuk aktivasi makrofag

b)

Produksi IgA sekretori menghambat adhesi protozoa

c)

Aktivasi eosinofil dengan ADCC

d)

Aktivasi CD8+ sitotoksik terhadap enterosit

e)

Aktivasi komplemen jalur klasik untuk lisis trofozoit

22.

Infeksi Trypanosoma cruzi (penyebab penyakit Chagas) dapat menetap kronis karena?

a)

Menginfeksi eritrosit sehingga tidak terlihat imun

b)

Menghambat presentasi antigen MHC-I dan MHC-II

c)

Membentuk kista dorman pada otak

d)

Mengaktifkan berlebihan eosinofil untuk mengalihkan respon imun

e)

Memicu IgE berlebih yang menekan respon sel T

23.

Pada infeksi Schistosoma mansoni, salah satu mekanisme patologi yang timbul akibat respon imun host adalah?

a)

Granuloma terbentuk di sekitar telur

b)

Nekrosis jaringan karena dominasi Th1/IFN-γ

c)

Autoimunitas akibat mimikri antigen dengan sel endotel

d)

Degranulasi neutrofil yang merusak mukosa usus

e)

ADCC oleh NK cell terhadap larva

24.

Seorang pasien dengan neutropenia pasca transplantasi mengalami pneumonia berat oleh Aspergillus fumigatus. Hal yang menjelaskan kerentanan ini adalah?

a)

Neutrofil merupakan garis pertahanan utama

b)

IgE berperan penting melawan aspergillosis invasif

c)

CD8+ sitotoksik membunuh hifa jamur

d)

Sel mast memicu degranulasi untuk menghancurkan jamur

e)

Komplemen C9 melisiskan hifa di alveoli

25.

Pada infeksi Cryptococcus neoformans, kapsul polisakarida yang dimiliki jamur ini berfungsi untuk?

a)

Menginduksi eosinofilia sehingga menekan respon Th1

b)

Menghambat fagositosis oleh makrofag dan netrofil

c)

Menjadi antigen utama untuk stimulasi IgE

d)

Mengikat komplemen C3b agar jamur mudah dihancurkan

e)

Menyebabkan sitotoksisitas langsung terhadap limfosit

26.

Pada malaria kronis, salah satu akibat respon imun host terhadap eritrosit terinfeksi adalah?

a)

Hipersensitivitas tipe I dengan IgE berlebih

b)

Autoimunitas dengan hemolisis

c)

Aktivasi eosinofil dan ADCC terhadap merozoit

d)

Fagositosis netrofil terhadap sporozoit di hati

e)

Pembentukan granuloma di limpa

27.

Pada infeksi jamur sistemik seperti Blastomyces dermatitidis, imun yang paling protektif adalah?

a)

Respon Th2 dengan IL-4

b)

Respon Th1 dengan IFN-γ

c)

IgE untuk opsonisasi jamur

d)

Komplemen jalur alternatif

e)

Aktivasi sel mast untuk pelepasan histamin

28.

Pada infeksi Loa loa (cacing mata), gejala klinis seperti pembengkakan kalabar (Calabar swelling) terutama terjadi karena?

a)

Respon Th1 berlebihan

b)

Autoimunitas terhadap jaringan ikat

c)

Deposisi kompleks imun dan reaksi hipersensitivitas

d)

Kerusakan langsung oleh toksin cacing

e)

Granuloma eosinofilik di sekitar larva

29.

Ectoparasite seperti kutu kepala (Pediculus humanus capitis) memicu respon imun host berupa?

a)

Produksi IgA mukosa

b)

Granuloma eosinofilik pada kulit kepala

c)

Aktivasi sel mast dan pelepasan histamin

d)

Respon Th1 kuat dengan IFN-γ

e)

Komplemen klasik yang melisis kutu

30.

Pada infeksi Malassezia furfur (penyebab panu), sistem imun bawaan yang pertama kali bereaksi adalah?

a)

Neutrofil dengan fagositosis aktif

b)

IgA mukosa

c)

Aktivasi komplemen jalur alternatif

d)

Sel Langerhans kulit dan respon sel T lokal

e)

Eosinofil dengan degranulasi

31.

Pada infeksi sekunder dengue dengan serotipe berbeda, peningkatan risiko Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) terutama disebabkan oleh?

a)

Produksi antibodi netralisasi yang kuat terhadap virus baru

b)

Mekanisme antibody-dependent enhancement

c)

Dominasi respon Th1 dengan produksi IFN-γ

d)

Aktivasi sel NK yang menekan replikasi virus

e)

Penurunan respon sitotoksik CD8+ T-cell

32.

Manifestasi klinis utama pada Dengue Hemorrhagic Fever (syok, perdarahan) terutama disebabkan oleh?

a)

Sitotoksisitas langsung virus pada hepatosit

b)

Aktivasi komplemen jalur klasik yang berlebihan

c)

Sitokin proinflamasi

d)

Lisis sel oleh CD8+ T-cell yang terlalu aktif

e)

Produksi antibodi IgE berlebih