Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Kelas X

Total questions: 30

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Sejarawan R. Mohammad Ali dalam buku An Introduction of Indonesian Historiography yang ditulis bersama para ahli tentang Sejarah Indonesia mendefinisikan sejarah sebagai ilmu yang menyelidiki perkembangan mengenai peristiwa dan kejadian di masa lampau. Berdasarkan pengertian tersebut, apa ciri utama sejarah sebagai ilmu?

a)

Disusun berdasarkan kesaksian lisan dari para pelaku.

b)

Mengkaji peristiwa masa lalu secara sistematis.

c)

Menyelidiki perubahan dan kesinambungan tradisi.

d)

Mempelajari semua peristiwa yang pernah terjadi di masa lampau.

e)

Menyusun narasi tentang kejadian di masa lalu berdasarkan imajinasi.

2.

Peristiwa sejarah akan selalu terjadi dalam batasan ruang. Unsur ruang dalam peristiwa sejarah berfungsi sebagai ... .

a)

Batasan temporal dari setiap peristiwa.

b)

Gambaran secara jelas bahwa peristiwa tersebut memang ada dan nyata.

c)

Pelaku dalam peristiwa Sejarah.

d)

Kesatuan kelangsungan waktu yang mencakup masa lalu, sekarang dan masa depan.

e)

Kajian utama dalam peristiwa Sejarah.

3.

Dalam memahami sejarah, konsep waktu memiliki peran penting karena membantu menjelaskan urutan dan keterkaitan antarperistiwa. Misalnya, untuk menganalisis Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, seorang siswa harus menghubungkannya dengan peristiwa sebelum dan sesudahnya. Berdasarkan contoh tersebut, penerapan dimensi waktu dalam sejarah ditunjukkan dengan cara...

a)

Menentukan bahwa proklamasi berdiri sendiri tanpa kaitan dengan peristiwa lain.

b)

Menjelaskan hubungan Proklamasi dengan pendudukan Jepang dan lahirnya NKRI.

c)

Mengabaikan peristiwa sebelum Proklamasi karena dianggap tidak relevan.

d)

Menganggap Proklamasi hanya sebagai peristiwa lokal di Jakarta.

e)

Menilai Proklamasi sebagai cerita moral tanpa hubungan kronologis.

4.

Banyak sekali bangunan-bangunan sejarah yang menarik sampai sekarang, seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan dan tempat-tempat sejarah lainnya yang bisa dinikmati wisatawan. Dari pernyataan tersebut sejarah bermanfaat sebagai ... .

a)

Edukasi.

b)

Fluktuatif.

c)

Rekreatif.

d)

Inspiratif.

e)

Instruktif.

5.

Seorang siswa menyusun peristiwa: 1) Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (1945) 2) Pergerakan Nasional Indonesia (1908) 3) Agresi Militer Belanda II (1948) 4) Sumpah Pemuda (1928) Jika siswa ingin menuliskan peristiwa tersebut secara kronologis, urutan yang benar adalah ... .

a)

1 – 2 – 3 – 4

b)

2 – 4 – 1 – 3

c)

2 – 1 – 4 – 3

d)

4 – 2 – 1 – 3

e)

3 – 1 – 4 – 2

6.

Konsep berpikir sejarah diakronik menekankan pada analisis peristiwa berdasarkan urutan waktu (kronologis). Misalnya, untuk memahami terjadinya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, seorang sejarawan harus meneliti peristiwa sebelumnya seperti kekalahan Jepang dalam Perang Pasifik, pembentukan BPUPKI, kemudian PPKI, hingga akhirnya pembacaan teks Proklamasi. Berdasarkan contoh tersebut, penerapan konsep berpikir diakronik dalam sejarah ditunjukkan dengan cara ...

a)

Menganalisis hubungan antarperistiwa dalam ruang tertentu pada saat yang sama

b)

Membandingkan peran tokoh bangsa Indonesia dengan tokoh bangsa lain

c)

Menyusun rangkaian peristiwa secara berurutan sesuai kronologi waktu

d)

Menghubungkan aspek sosial, politik, dan budaya pada masa tertentu

e)

Mengabaikan urutan waktu dan hanya menekankan akibat dari suatu peristiwa

7.

Suatu fenomena yang pernah terjadi sebelumnya kemudian terulang kembali pada masa sesudahnya atau masa sekarang merupakan konsep waktu dalam sejarah, yaitu ...

a)

Pengulangan.

b)

Keberlanjutan.

c)

Perkembangan.

d)

Kesinambungan.

e)

Berurutan.

8.

Peristiwa mundurnya Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998 menandai berakhirnya masa Orde Baru dan dimulainya masa Reformasi. Jika Anda diminta menganalisis peristiwa tersebut berdasarkan konsep berpikir sejarah, maka konsep yang paling tepat digunakan adalah ...

a)

Keberlanjutan

b)

Periodisasi

c)

Perubahan

d)

Kesinambungan

e)

Perkembangan

9.

Peristiwa Rengasdengklok (16 Agustus 1945) terjadi di sebuah daerah kecil di Karawang, Jawa Barat. Unsur ruang dalam peristiwa tersebut memengaruhi jalannya sejarah kemerdekaan Indonesia. Analisislah, mengapa pemilihan tempat Rengasdengklok memiliki peran penting dalam proses proklamasi kemerdekaan!

a)

Karena Rengasdengklok jauh dari pusat pemerintahan Jepang sehingga meminimalisasi pengawasan dan intervensi.

b)

Karena Rengasdengklok adalah tempat yang dekat dengan markas PPKI sehingga memudahkan pengambilan keputusan.

c)

Karena Rengasdengklok merupakan kota besar yang strategis dalam perdagangan internasional.

d)

Karena Rengasdengklok adalah daerah perlawanan rakyat Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda.

e)

Karena Rengasdengklok dipilih langsung oleh Sekutu sebagai tempat awal proklamasi.

10.

Kata sejarah dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Arab yaitu syajarotun yang berarti pohon. Pohon memiliki cabang, ranting, dan buah yang berkembang dari satu akar. Makna ini dianalogikan dengan sejarah, karena sejarah juga berkembang dari suatu asal (akar) dan terus bercabang menjadi berbagai peristiwa yang saling berkaitan. Oleh karena itu, sejarah sering dipahami sebagai silsilah, asal-usul, atau riwayat yang menjelaskan perkembangan kehidupan manusia dari masa ke masa. Berdasarkan bacaan di atas, kata syajarotun yang menjadi asal kata sejarah dalam bahasa Arab memiliki arti ...

a)

Riwayat

b)

Silsilah

c)

Pohon

d)

Peristiwa

e)

Asal-usul

11.

Pengertian history sebagai sejarah menekankan pada ... .

a)

Penyelidikan peristiwa masa lalu.

b)

Ramalan masa depan manusia.

c)

Dongeng yang diwariskan secara turun-temurun.

d)

Kumpulan legenda Masyarakat.

e)

Cerita dari mulut ke mulut.

12.

Kata Geschichte berasal dari bahasa Jerman yang berarti sesuatu yang telah terjadi. Penggunaan kata ini dalam konteks sejarah menekankan bahwa sejarah adalah peristiwa nyata yang sungguh-sungguh terjadi di masa lampau, bukan sekadar cerita atau imajinasi. Dengan demikian, sejarah dalam pengertian Geschichte lebih menekankan pada fakta peristiwa yang benar-benar dialami manusia pada zamannya. Berdasarkan bacaan di atas, pengertian Geschichte dalam bahasa Jerman adalah ...

a)

Catatan silsilah yang diwariskan secara turun-temurun

b)

Cerita fiksi yang dikisahkan dari generasi ke generasi

c)

Peristiwa nyata yang benar-benar terjadi di masa lalu

d)

Ramalan tentang kehidupan manusia di masa depan

e)

Kajian ilmiah tentang masa depan bangsa

13.

Jika peristiwa Sumpah Pemuda 1928 dipahami sebagai sejarah sebagai peristiwa, maka analisis yang tepat adalah ...

a)

Sumpah Pemuda merupakan dongeng yang berkembang di masyarakat

b)

Sumpah Pemuda hanya berisi pesan moral tanpa fakta nyata

c)

Sumpah Pemuda adalah fakta yang benar-benar terjadi pada masa lalu

d)

Sumpah Pemuda merupakan tulisan sejarawan tentang persatuan

e)

Sumpah Pemuda hanyalah cerita dari perjuangan bangsa

14.

Bayangkan Anda seorang sejarawan yang menemukan prasasti baru dari masa Kerajaan Mataram Kuno. Prasasti tersebut berisi pujian kepada raja, penyebutan wilayah, dan perintah pembangunan candi. Agar prasasti ini dapat digunakan secara objektif sebagai sumber sejarah, langkah terbaik yang harus Anda lakukan adalah...

a)

Menyimpulkan bahwa semua isi prasasti benar adanya tanpa perlu dikaji ulang

b)

Mengabaikan isi prasasti karena dianggap hanya memuji raja

c)

Membandingkan prasasti dengan sumber lain (misalnya naskah, arkeologi, catatan asing) untuk verifikasi fakta

d)

Menggunakan prasasti hanya sebagai cerita tradisional rakyat

e)

Menjadikan prasasti satu-satunya sumber utama tanpa kritik mendalam

15.

Seorang siswa diminta menyusun strategi untuk mengkritisi historiografi tradisional agar dapat dipakai sebagai sumber sejarah yang lebih obyektif. Perhatikan pernyataan berikut: 1) Membandingkan isi babad atau hikayat dengan sumber tertulis lain, seperti arsip atau prasasti. 2) Mengabaikan seluruh isi historiografi tradisional karena dianggap tidak ilmiah. 3) Menggunakan pendekatan multidisiplin (misalnya antropologi, arkeologi, sosiologi) untuk memverifikasi isi. 4) Mengambil aspek faktual, seperti silsilah atau kronologi, sambil mengkritisi unsur mitos di dalamnya. 5) Menjadikan historiografi tradisional sebagai satu-satunya sumber sejarah agar lebih mudah dipahami. Strategi yang tepat dalam mengkritisi historiografi tradisional agar tetap bermanfaat sebagai sumber sejarah adalah ...

a)

1, 2, dan 3

b)

1, 3, dan 4

c)

2, 3, dan 5

d)

1, 4, dan 5

e)

2, 4, dan 5

16.

Dalam studi tentang pergerakan nasional, seorang siswa menyimpulkan bahwa konsep diakronik penting untuk melihat kesinambungan dari Budi Utomo 1908 sampai Proklamasi 1945. Evaluasi yang tepat terhadap kesimpulan ini adalah ...

a)

Benar, karena diakronik menekankan perkembangan peristiwa dari waktu ke waktu

b)

Salah, karena diakronik hanya fokus pada kondisi sosial pada satu waktu

c)

Salah, karena diakronik lebih cocok untuk mempelajari cerita rakyat

d)

Benar, karena diakronik mengabaikan hubungan sebab-akibat

e)

Benar, karena diakronik menekankan perbandingan ruang

17.

Seorang peneliti ingin mengkaji kondisi sosial masyarakat Batavia pada tahun 1700 tanpa membandingkan dengan masa sebelumnya atau sesudahnya. Analisis ini termasuk penerapan berpikir ...

a)

Diakronik

b)

Sinkronik

c)

Mitologis

d)

Ekonomis

e)

Filosofis

18.

Dalam penelitian sejarah, sinkronik dipandang kurang tepat bila digunakan untuk ...

a)

Menganalisis struktur sosial masyarakat Jawa pada masa Majapahit abad ke-14

b)

Membandingkan kondisi sosial-politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin

c)

Menelusuri perkembangan nasionalisme Indonesia dari 1908 sampai 1945

d)

Mengkaji kondisi budaya masyarakat Batavia pada tahun 1700

e)

Menilai sistem politik Yunani Kuno pada abad ke-5 SM

19.

Historiografi modern adalah penulisan sejarah yang berkembang sejak abad ke-19. Ciri

utama historiografi modern adalah penggunaan metode ilmiah, kritik sumber yang ketat,

dan penulisan sejarah yang berusaha objektif. Sejarawan dalam historiografi modern tidak

hanya menekankan kisah raja atau elite, melainkan juga memperhatikan peran rakyat,

kondisi sosial-ekonomi, budaya, dan politik. Dengan demikian, historiografi modern

dianggap lebih komprehensif dibandingkan historiografi tradisional maupun kolonial. Berdasarkan bacaan di atas, jika seorang sejarawan menulis kembali sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia dengan menggunakan pendekatan historiografi modern, maka langkah yang paling tepat dilakukan adalah ...

a)

Menyusun kisah kepahlawanan tokoh-tokoh utama tanpa menggunakan sumber lain

b)

Mengandalkan cerita rakyat sebagai sumber utama tanpa verifikasi fakta

c)

Menggunakan berbagai sumber (arsip, surat kabar, kesaksian rakyat) dan menganalisisnya secara kritis

d)

Menulis sejarah berdasarkan sudut pandang penjajah untuk menjaga keaslian

e)

Mengabaikan peran rakyat kecil karena kurang memiliki pengaruh sejarah

20.

Penulisan sejarah Indonesia mengalami perkembangan dari masa ke masa. Pada masa

tradisional, penulisan sejarah banyak dipengaruhi oleh mitos, legenda, dan kepentingan

penguasa, seperti dalam babad atau hikayat. Kemudian muncul historiografi kolonial yang

ditulis oleh Belanda dengan sudut pandang kepentingan kolonial. Setelah kemerdekaan,

berkembanglah historiografi nasional yang menekankan perjuangan bangsa Indonesia

melawan penjajah. Saat ini, penulisan sejarah Indonesia semakin maju dengan pendekatan

multidimensional yang tidak hanya menyoroti tokoh besar, tetapi juga kehidupan rakyat

biasa. Berdasarkan bacaan di atas, jika seorang siswa diminta menganalisis perbedaan antara historiografi tradisional dengan historiografi nasional, maka jawaban yang tepat adalah ...

a)

Historiografi tradisional menekankan perjuangan rakyat, sedangkan historiografi nasional menekankan mitos dan legenda.

b)

Historiografi tradisional ditulis berdasarkan kepentingan kolonial, sedangkan historiografi nasional ditulis untuk kepentingan raja.

c)

Historiografi tradisional dipengaruhi mitos dan kepentingan penguasa, sedangkan historiografi nasional menekankan perjuangan bangsa melawan penjajah.

d)

Historiografi tradisional menggunakan pendekatan multidimensional, sedangkan historiografi nasional hanya berfokus pada tokoh besar.

e)

Historiografi tradisional lebih bersifat ilmiah, sedangkan historiografi nasional hanya berdasarkan cerita rakyat.

21.

Dalam metodologi sejarah, heuristik merupakan tahap awal yang sangat penting. Heuristik

berarti kegiatan mencari, menemukan, dan mengumpulkan sumber-sumber sejarah yang

relevan. Seorang sejarawan tidak bisa menulis kisah sejarah tanpa melalui tahap heuristik,

karena tahap ini menyediakan bahan dasar berupa dokumen, arsip, prasasti, naskah kuno,

atau wawancara dengan pelaku sejarah. Contohnya, untuk menulis sejarah Proklamasi

Kemerdekaan Indonesia, sejarawan akan mengumpulkan teks proklamasi, arsip rapat

BPUPKI dan PPKI, serta kesaksian tokoh yang terlibat. Berdasarkan bacaan di atas, jika seorang sejarawan ingin menulis tentang Peristiwa Sumpah Pemuda 1928, maka kegiatan yang menunjukkan penerapan tahap heuristik adalah ...

a)

Menganalisis pengaruh Sumpah Pemuda terhadap pergerakan nasional.

b)

Menafsirkan makna isi ikrar Sumpah Pemuda bagi persatuan bangsa.

c)

Mengumpulkan naskah asli teks Sumpah Pemuda, arsip rapat, dan koran tahun 1928.

d)

Menyimpulkan pentingnya Sumpah Pemuda dalam sejarah Indonesia modern.

e)

Menyusun laporan penelitian tentang dampak Sumpah Pemuda.

22.

Sejarah memiliki berbagai fungsi bagi kehidupan manusia. Salah satunya adalah fungsi

instruktif, yaitu sejarah berfungsi memberikan pelajaran, arahan, atau petunjuk dari

pengalaman masa lalu untuk menghadapi masa kini dan masa depan. Misalnya, bangsa

Indonesia pernah mengalami penjajahan yang panjang akibat perpecahan dan lemahnya

persatuan. Dari pengalaman itu, generasi sekarang dapat belajar bahwa menjaga persatuan

merupakan kunci untuk mempertahankan kedaulatan bangsa. Dengan demikian, sejarah

tidak hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi juga guru kehidupan yang memberi arahan

bagi generasi berikutnya. Berdasarkan bacaan di atas, analisis yang tepat mengenai fungsi instruktif sejarah adalah

a)

Sejarah hanya berfungsi sebagai hiburan karena berisi kisah masa lalu yang menarik.

b)

Sejarah memberikan pelajaran agar manusia dapat mengambil hikmah dari peristiwa yang terjadi di masa lalu.

c)

Sejarah hanya berfungsi untuk mencatat urutan peristiwa tanpa memberikan manfaat bagi masa kini.

d)

Sejarah menjadi media untuk menyampaikan mitos yang dipercaya masyarakat dari generasi ke generasi.

e)

Sejarah berfungsi untuk menekankan bahwa masa lalu tidak ada hubungannya dengan masa kini.

23.

Seorang siswa diminta meneliti sejarah lokal di daerahnya. Ia menemukan beberapa topik

berikut:

1) Tradisi Grebeg Maulud di Keraton Yogyakarta

2) Peringatan Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus di seluruh Indonesia

3) Perlawanan rakyat Bali terhadap Belanda (Perang Puputan)

4) Sejarah berdirinya pasar tradisional di daerah setempat

5) Peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya

Berdasarkan ruang lingkup sejarah lokal, topik yang termasuk kajian sejarah lokal adalah

a)

1, 2, dan 3

b)

1, 3, dan 4

c)

2, 4, dan 5

d)

1, 4, dan 5

e)

3, 4, dan 5

24.

Sejarah tidak hanya dipandang sebagai ilmu dan peristiwa, tetapi juga sebagai seni. Sebagai

seni, sejarah menuntut kemampuan imajinasi, intuisi, dan gaya bahasa penulis agar kisah

sejarah menarik, hidup, dan mudah dipahami pembaca. Perhatikan pernyataan berikut:

1) Sejarah sebagai seni menuntut sejarawan menyajikan fakta dengan alur yang runtut dan

menarik.

2) Sejarah sebagai seni berarti sejarawan bebas menambah cerita fiksi agar tulisan lebih

hidup.

3) Sejarah sebagai seni menekankan keindahan bahasa dalam penulisan kisah sejarah.

4) Sejarah sebagai seni menuntut keseimbangan antara fakta dan gaya penulisan.

5) Sejarah sebagai seni berarti sejarawan boleh mengabaikan fakta untuk memperkuat alur

cerita.

Pernyataan yang sesuai dengan konsep sejarah sebagai seni adalah

a)

1, 2, dan 3

b)

1, 3, dan 4

c)

2, 3, dan 5

d)

1, 4, dan 5

e)

2, 4, dan 5

25.

Dalam penelitian sejarah, manusia dapat menjadi saksi sejarah yang memberikan

kesaksian langsung mengenai peristiwa yang dialaminya. Namun, kesaksian manusia

juga memiliki keterbatasan karena dipengaruhi oleh ingatan, sudut pandang, dan

kepentingan pribadi. Perhatikan pernyataan berikut:

1) Kesaksian pelaku peristiwa merupakan sumber primer yang penting bagi sejarawan.

2) Saksi sejarah selalu memberikan keterangan yang objektif dan tidak pernah

dipengaruhi sudut pandang.

3) Wawancara dengan saksi sejarah merupakan salah satu metode heuristik dalam

penelitian sejarah.

4) Kesaksian manusia perlu diverifikasi dengan sumber lain agar lebih akurat.

5) Semua kesaksian manusia bisa langsung dijadikan fakta sejarah tanpa kritik.

Berdasarkan konsep manusia sebagai saksi sejarah, pernyataan yang benar adalah

a)

1, 2, dan 3

b)

1, 3, dan 4

c)

2, 3, dan 5

d)

1, 4, dan 5

e)

2, 4, dan 5

26.

Dalam penelitian sejarah, kritik sumber merupakan tahap penting untuk menilai keaslian

dan kebenaran isi sumber. Kritik dibedakan menjadi kritik ekstern dan kritik intern.

Kritik ekstern berhubungan dengan keaslian fisik suatu sumber, sedangkan kritik intern

berhubungan dengan isi sumber. Misalnya, ketika seorang sejarawan menemukan surat

pribadi seorang tokoh, ia perlu meneliti apakah isi surat tersebut dapat dipercaya.

Sejarawan akan menganalisis bahasa, gaya tulisan, dan konsistensi isi dengan fakta lain.

Proses ini disebut kritik intern. Seorang siswa sedang meneliti catatan harian seorang tokoh pejuang kemerdekaan. Untuk melakukan kritik intern, langkah yang paling tepat adalah ...

a)

A. Menentukan apakah kertas catatan harian tersebut asli dari masa perjuangan atau salinan.

b)

B. Membandingkan isi catatan harian dengan peristiwa sejarah lain yang sudah diketahui kebenarannya.

c)

C. Meneliti bahan tinta dan kertas yang digunakan dalam catatan harian tersebut.

d)

D. Memastikan catatan harian tersebut disimpan di lembaga arsip resmi negara.

e)

E. Menentukan siapa yang pertama kali menemukan catatan harian tersebut.

27.

Sejarah global membahas peristiwa-peristiwa besar yang dampaknya melampaui batas

negara dan memengaruhi kehidupan masyarakat dunia. Contohnya adalah Revolusi

Industri di Inggris yang kemudian menyebar ke Eropa, Amerika, dan Asia; Perang Dunia

I dan II yang melibatkan banyak negara di berbagai benua; serta Perang Dingin antara

Amerika Serikat dan Uni Soviet yang memengaruhi politik internasional. Sejarah global

tidak hanya melihat satu bangsa, tetapi menyoroti keterhubungan antarbangsa dalam

skala dunia.

Berdasarkan bacaan di atas, jika seorang siswa diminta menentukan contoh kajian sejarah global, maka topik yang tepat adalah ...

a)

A. Perlawanan rakyat Bali dalam Perang Puputan melawan Belanda tahun 1906

b)

B. Restorasi Meiji yang mempengaruhi perubahan sosial-ekonomi di berbagai belahan dunia

c)

C. Tradisi upacara Kasada di Gunung Bromo yang masih dilaksanakan hingga sekarang

d)

D. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945

e)

E. Perang Dunia II yang melibatkan negara-negara di Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika

28.

Berdasarkan bacaan di atas, manakah peristiwa berikut yang paling tepat mencerminkan konsep pengembangan dalam sejarah?

a)

Perlawanan rakyat Maluku terhadap Portugis pada abad ke-16.

b)

Pergantian kekuasaan dari Presiden Soeharto ke Presiden B.J. Habibie tahun 1998.

c)

Transformasi teknologi komunikasi dari surat, telepon kabel, hingga internet modern.

d)

Peristiwa G30S/PKI yang mengguncang stabilitas politik Indonesia pada tahun 1965.

e)

Pertempuran Surabaya 10 November 1945 melawan tentara Sekutu.

29.

Dalam penelitian sejarah, setelah melalui tahap heuristik (mengumpulkan sumber) dan

verifikasi (kritik sumber), sejarawan masuk ke tahap interpretasi. Pada tahap ini, sejarawan

menafsirkan fakta-fakta sejarah yang diperoleh agar memiliki makna. Interpretasi bisa

berbeda antara satu sejarawan dengan sejarawan lainnya, tergantung sudut pandang yang

digunakan. Contohnya, peristiwa Proklamasi 17 Agustus 1945 dapat ditafsirkan sebagai

puncak perjuangan bangsa Indonesia melawan kolonialisme, tetapi juga bisa dipandang

sebagai awal dari berbagai tantangan mempertahankan kemerdekaan.

Seorang siswa membaca dua buku sejarah yang sama-sama membahas Proklamasi 17

Agustus 1945. Buku pertama menekankan bahwa proklamasi adalah puncak perjuangan

rakyat Indonesia, sedangkan buku kedua menekankan bahwa proklamasi adalah awal

perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Berdasarkan metodologi sejarah, perbedaan tersebut muncul pada tahap ...

a)

Heuristik, karena menyangkut pencarian sumber-sumber sejarah

b)

Verifikasi, karena menyangkut uji keaslian sumber sejarah

c)

Interpretasi, karena menyangkut penafsiran fakta sejarah

d)

Historiografi, karena menyangkut penulisan sejarah

e)

Periodisasi, karena menyangkut pembabakan waktu Sejarah

30.

Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 tidak hanya

dipengaruhi oleh situasi politik internasional, tetapi juga peran aktif tokoh-tokoh bangsa.

Soekarno dan Hatta sebagai proklamator, para pemuda seperti Chaerul Saleh dan Wikana,

serta kelompok rakyat yang mendukung jalannya proklamasi, semuanya menunjukkan

bahwa manusia adalah pelaku utama sejarah. Tanpa peran aktif manusia, peristiwa sejarah

hanya akan menjadi catatan tanpa makna yang mendalam. Berdasarkan bacaan di atas, bagaimana manusia dapat dikatakan sebagai pelaku sejarah dalam peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia?

a)

Dengan membiarkan peristiwa sejarah berlangsung tanpa campur tangan manusia

b)

Dengan hanya menjadi saksi bisu atas jalannya peristiwa sejarah

c)

Dengan mengambil peran aktif dalam menentukan jalannya peristiwa sejarah

d)

Dengan menunggu perubahan yang terjadi secara alami tanpa usaha

e)

Dengan menyera