NEW
Font size
WorksheetsSoal Kebidanan dan Kesehatan Ibu
Total questions: 8
Worksheet time: 4mins
Seorang perempuan, umur 23 tahun, G1P0A0 hamil 40 minggu, inpartu kala II di TPMB. Hasil anamnesis: ingin meneran. Hasil pemeriksaan TD 110/70 mmHg, N 80 x/menit, P 22 x/menit, S 37,5°C, TFU 33 cm, DJJ 146 x/menit teratur, kontraksi 4x/10/50, pembukaan lengkap, selaput ketuban (+), UUK depan, dan kepala Hodge IV. Apakah tindakan selanjutnya yang paling tepat pada kasus tersebut?
Memfasilitasi meneran
Mengajarkan teknik relaksasi
Memfasilitasi posisi meneran
Melakukan amniotomi
Memberikan hidrasi
Seorang perempuan, umur 27 tahun, G2P1A0, hamil 39 minggu, datang ke puskesmas diantar suami dengan keluhan keluar lendir darah sejak 4 jam yang lalu. Hasil anamnesis mulas semakin kuat dan ingin bayi segera hadir. Hasil pemeriksaan: TD 100/70 mmHg, N 20 x/menit, P 80 x/menit, S 37°C, TFU 33 cm, kontraksi 3x/10/45, teratur DJJ 144 x/menit, pembukaan 8 cm, selaput ketuban (+), UUK kanan depan, dan kepala Hodge III. Apa rencana prioritas yang paling tepat pada kasus tersebut?
Konseling relaksasi
Fasilitas posisi meneran
Anjurkan mobilisasi posisi tegak
Ajarkan teknik meneran
Bantu pemenuhan nutrisi
Seorang perempuan umur 20 tahun, P1A0, nifas hari ke-7, datang ke TPMB dengan keluhan payudara nyeri. Hasil anamnesis: ASI lancar dan bayi rewel. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 84 x/menit, P 20 x/menit, S 37,6°C, payudara penuh dan nyeri tekan (+), TFU 3 jari atas simfisis, lochea serosa, dan perenium utuh. Apa tindakan yang paling tepat pada kasus tersebut?
Sarankan minum 1,5 liter/hari
Jadwalkan menyusu
Anjurkan kompres hangat payudara
Ajarkan perah ASI
Berikan analgetik
Seorang bidan kepala ruangan nifas di RS, melakukan evaluasi manajemen pelayanan kebidanan dalam rapat bulanan. Dalam diskusi didapatkan, 1 bulan terakhir ditemukan beberapa kali proses pemasangan infus yang gagal, sehingga pasien ditusuk lebih dari sekali. Hal ini menyebabkan ketidakpatuhan terhadap pelayanan dan terlambat penanganan pada kasus gawat darurat. Apa indikator mutu yang perlu ditingkatkan pada kasus tersebut?
Aspek pelayanan
Efisiensi RS
Aksebilitas
Kesehatan pasien
Cakupan pelayanan
Seorang perempuan, umur 28 tahun, G1P0A0, hamil 42 minggu, kala II di puskesmas. Hasil anamnesis ingin meneran. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, N 80 x/menit, P 20 x/menit, S 36°C, kontraksi 4x/10/40, DJJ 140 x/menit, pembukaan lengkap, selaput ketuban (+), UUK kiri depan, tidak ada molase, dan kepala hodge III. Apa langkah lanjutan yang paling tepat pada kasus tersebut?
Episiotomi
Amniotomi
Fasilitas meneran
Meneran dengan posisi miring
Ajarkan pelvik rocking
Seorang perempuan, umur 27 tahun, G2P1A0, hamil 25 minggu, datang ke TPMB untuk kontrol ulang. Hasil pemeriksaan: merasa lebih nyaman dan senang dengan kehamilannya. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 84 x/menit, P 18 x/menit, S 36,6°C, TFU 26 cm, dan DJJ 140 x/menit. Bidan menganjurkan untuk mengikuti kelas ibu hamil, namun pasien tidak bersedia. Bagaimana sikap yang paling tepat pada kasus tersebut?
Menghargai keputusan
Mamasukkan dalam komunitas ibu hamil
Melakukan konseling aktivitas kehamilan
Melaporkan ke puskesmas
Melakukan teguran kepada keluarga
Seorang perempuan, umur 21 tahun G2P1A0, hamil 38 minggu, datang ke RS dengan keluhan mulas. Hasil anamnesis: ketuban pecah sejak 1 jam yang lalu dan jernih. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 90 x/menit, P 20 x/menit, S 36,7°C, TFU 33 cm, letak lintang, DJJ 140x/menit teratur, kontraksi 3x/10/35, pembukaan 5 cm, selaput ketuban (-), dan tidak teraba bagian lain. Apa rencana tindakan yang paling tepat pada kasus tersebut?
Monitor kesejahtraan janin
Pasang infus
Persiapan sectio caesarea
Kolaborasi dengan Sp.OG
Observasi kemajuan persalinan
SeorangSeorang perempuan, umur 29 tahun, P2A0, datang ke TPMB dengan keluhan terlambatnya haid 2 bulan. Hasil anamnesis: belum menginginkan hamil karena anak berusia 8 bulan, mudah pusing, malas makan, mual dan muntah sejak 1 minggu. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 80 x/menit, P 22 x/menit, S 36,5°C, TFU belum teraba hCG urin (+). Apa masalah yang paling tepat pada kasus tersebut?
Hiperemis gravidarum
Amenorea
Gastritis
Unplanned pregnancy
Pseudoyesis
