wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Aplikasi fisiologi muskulo

Total questions: 11

Worksheet time: 11mins

Name
Class
Date
1.

Perbedaan utama antara sistem saraf somatik dan sistem saraf autonom adalah...

a)

Sistem saraf somatik menggunakan dua neuron untuk mencapai otot efektor, sedangkan autonom hanya satu neuron

b)

Sistem saraf somatik mengatur otot polos, sedangkan autonom mengatur otot rangka

c)

Sistem saraf somatik menggunakan satu neuron motorik langsung ke otot, sedangkan autonom menggunakan dua neuron (preganglionik dan postganglionik)

d)

Sistem saraf somatik dapat menggunakan neurotransmiter yang bersifat inhibitorik, sedangkan autonom hanya eksitatorik

e)

Sistem saraf somatik memiliki pusat di medula spinalis, sedangkan autonom hanya di otak

2.

Urutan proses excitation–contraction coupling yang benar adalah...

a)

Pelepasan Ca²⁺ → Aktivasi reseptor nikotinik → Potensial aksi otot → Kontraksi

b)

Potensial aksi otot → Pelepasan ACh → Depolarisasi cakram motorik → Kontraksi

c)

Potensial aksi neuron → Pelepasan ACh → Aktivasi reseptor nikotinik → Potensial aksi otot → Pelepasan Ca²⁺ → Kontraksi

d)

Potensial aksi neuron → Pelepasan Ca²⁺ → Aktivasi troponin → Kontraksi otot

e)

Potensial aksi otot → Aktivasi cross-bridge → Pelepasan ACh → Kontraksi

3.

Seorang pasien mengalami gangguan di neuromuscular junction akibat keracunan racun botulinum. Racun ini menghambat pelepasan Asetilkolin (ACh) dari vesikel sinaptik. Konsekuensi yang paling mungkin terjadi adalah...

a)

Otot mengalami kontraksi terus-menerus

b)

Terjadi relaksasi otot yang persisten

c)

Potensial aksi pada neuron motorik tidak dapat terbentuk

d)

Kelebihan ACh di celah sinaptik menyebabkan kejang otot

e)

Aktivitas AChE meningkat di cakram motorik

4.

Seorang pasien wanita usia 60 tahun mengeluh kelemahan progresif pada otot mata dan wajah yang memburuk setelah aktivitas lama, namun membaik setelah istirahat. Pemeriksaan menunjukkan adanya gangguan pada reseptor ACh di taut neuromuskular. Diagnosis yang paling sesuai adalah...

a)

Miastenia gravis

b)

Botulisme

c)

Sklerosis lateral amiotrofik

d)

Distrofi otot

e)

Sindrom Lambert-Eaton

5.

Seorang atlet angkat beban berlatih dengan intensitas tinggi. Setelah beberapa minggu, otot bisepnya tampak membesar. Mekanisme utama yang menyebabkan pembesaran otot ini adalah?

a)

Peningkatan jumlah sel otot baru melalui pembelahan sel

b)

Hipertrofi serabut glikolitik cepat akibat peningkatan sintesis protein otot

c)

Konversi serabut lambat menjadi serabut cepat

d)

Penurunan tonus otot akibat latihan anaerobik

e)

Aktivasi sel satelit yang berlebihan membentuk banyak mioblas

6.

Seorang atlet sepak bola berusia 22 tahun mengeluh nyeri hebat dan kaku pada betis setelah bermain intens selama 90 menit di lapangan. Otot betisnya tampak menegang, keras, dan sangat nyeri saat disentuh. Kondisi ini muncul mendadak dan tanpa ia sadari.

Apakah diagnosis yang paling sesuai?

a)

Tremor

b)

Tic

c)

Kram otot

d)

Fasikulasi

e)

Fibrilasi

7.

Seorang pasien mengalami cedera tulang belakang akibat kecelakaan lalu lintas. Setelah diperiksa, ditemukan bahwa otot-otot kakinya terasa lemas, tidak ada resistensi saat digerakkan pasif, dan pasien kesulitan menjaga posisi duduk tegak tanpa penopang. Dokter menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena kerusakan pada neuron motorik sehingga otot kehilangan kontraksi ringan yang normalnya selalu ada meskipun saat istirahat. Kondisi yang dialami pasien tersebut adalah:

a)

Spasme otot

b)

Flaksiditas

c)

Rigiditas otot

d)

Tremor istirahat

e)

Fasikulasi

8.

Seorang mahasiswa melakukan aktivitas push-up berulang-ulang hingga merasa otot lengannya tidak mampu lagi berkontraksi. Secara fisiologis, pada serabut otot terjadi penurunan pelepasan ion Ca²⁺ dari retikulum sarkoplasma, penggunaan cadangan kreatin fosfat secara berlebihan, dan akumulasi asam laktat di dalam serabut otot.

Manakah pernyataan yang paling tepat menjelaskan dasar fisiologis terjadinya kelelahan otot pada kasus ini?

a)

Hilangnya aktivitas potensial aksi pada saraf motorik

b)

Penurunan ketersediaan ATP sehingga proses kontraksi dan relaksasi terganggu

c)

Inaktivasi reseptor asetilkolin pada sinaps neuromuskular

d)

Kerusakan permanen pada miofibril akibat kontraksi terus-menerus

e)

Penurunan jumlah motor unit yang berfungsi akibat degenerasi neuron

9.

Seorang wanita usia 62 tahun datang dengan riwayat menopause sejak usia 50 tahun. Ia mengeluh nyeri punggung dan tinggi badan berkurang 4 cm dalam 5 tahun terakhir. Pemeriksaan menunjukkan kifosis torakal. Manakah mekanisme fisiologis utama terjadinya osteoporosis pada pasien ini?

a)

Peningkatan aktivitas osteoblas akibat defisiensi estrogen

b)

Penurunan aktivitas osteoklas akibat berkurangnya hormon paratiroid

c)

Peningkatan resorpsi tulang akibat dominasi aktivitas osteoklas

d)

Peningkatan deposisi kalsium pada matriks tulang

e)

Peningkatan densitas mineral tulang pada trabekula

10.

Seorang wanita 40 tahun datang dengan keluhan nyeri dan kaku pada sendi interfalangeal proksimal kedua tangan selama 2 bulan. Kekakuan terjadi terutama pagi hari >1 jam. Pemeriksaan: pembengkakan dan nyeri tekan sendi. Apa mekanisme fisiologis utama yang mendasari penyakit ini?

a)

Deposisi kristal monosodium urat dalam cairan sinovial

b)

Autoimunitas yang menyebabkan proliferasi sinovium (pannus)

c)

Degenerasi kartilago akibat trauma mekanis kronis

d)

Defisiensi estrogen yang meningkatkan resorpsi tulang

e)

Akumulasi proteoglikan abnormal dalam sendi

11.

Seorang pria 58 tahun datang dengan nyeri lutut yang memberat saat aktivitas dan berkurang saat istirahat. Pemeriksaan radiologi menunjukkan penyempitan celah sendi dan osteofit.

Manakah perubahan fisiologis yang paling sesuai dengan kondisi pasien?

a)

Kehilangan proteoglikan pada kartilago sendi

b)

Peningkatan sintesis kolagen tipe II pada kartilago

c)

Proliferasi sinovial dengan pannus invasif

d)

Aktivasi sistem imun adaptif menyerang sinovium

e)

Dominasi remodeling tulang oleh osteoklas