NEW
Font size
WorksheetsAplikasi fisiologi muskulo
Total questions: 11
Worksheet time: 11mins
Perbedaan utama antara sistem saraf somatik dan sistem saraf autonom adalah...
Sistem saraf somatik menggunakan dua neuron untuk mencapai otot efektor, sedangkan autonom hanya satu neuron
Sistem saraf somatik mengatur otot polos, sedangkan autonom mengatur otot rangka
Sistem saraf somatik menggunakan satu neuron motorik langsung ke otot, sedangkan autonom menggunakan dua neuron (preganglionik dan postganglionik)
Sistem saraf somatik dapat menggunakan neurotransmiter yang bersifat inhibitorik, sedangkan autonom hanya eksitatorik
Sistem saraf somatik memiliki pusat di medula spinalis, sedangkan autonom hanya di otak
Urutan proses excitation–contraction coupling yang benar adalah...
Pelepasan Ca²⁺ → Aktivasi reseptor nikotinik → Potensial aksi otot → Kontraksi
Potensial aksi otot → Pelepasan ACh → Depolarisasi cakram motorik → Kontraksi
Potensial aksi neuron → Pelepasan ACh → Aktivasi reseptor nikotinik → Potensial aksi otot → Pelepasan Ca²⁺ → Kontraksi
Potensial aksi neuron → Pelepasan Ca²⁺ → Aktivasi troponin → Kontraksi otot
Potensial aksi otot → Aktivasi cross-bridge → Pelepasan ACh → Kontraksi
Seorang pasien mengalami gangguan di neuromuscular junction akibat keracunan racun botulinum. Racun ini menghambat pelepasan Asetilkolin (ACh) dari vesikel sinaptik. Konsekuensi yang paling mungkin terjadi adalah...
Otot mengalami kontraksi terus-menerus
Terjadi relaksasi otot yang persisten
Potensial aksi pada neuron motorik tidak dapat terbentuk
Kelebihan ACh di celah sinaptik menyebabkan kejang otot
Aktivitas AChE meningkat di cakram motorik
Seorang pasien wanita usia 60 tahun mengeluh kelemahan progresif pada otot mata dan wajah yang memburuk setelah aktivitas lama, namun membaik setelah istirahat. Pemeriksaan menunjukkan adanya gangguan pada reseptor ACh di taut neuromuskular. Diagnosis yang paling sesuai adalah...
Miastenia gravis
Botulisme
Sklerosis lateral amiotrofik
Distrofi otot
Sindrom Lambert-Eaton
Seorang atlet angkat beban berlatih dengan intensitas tinggi. Setelah beberapa minggu, otot bisepnya tampak membesar. Mekanisme utama yang menyebabkan pembesaran otot ini adalah?
Peningkatan jumlah sel otot baru melalui pembelahan sel
Hipertrofi serabut glikolitik cepat akibat peningkatan sintesis protein otot
Konversi serabut lambat menjadi serabut cepat
Penurunan tonus otot akibat latihan anaerobik
Aktivasi sel satelit yang berlebihan membentuk banyak mioblas
Seorang atlet sepak bola berusia 22 tahun mengeluh nyeri hebat dan kaku pada betis setelah bermain intens selama 90 menit di lapangan. Otot betisnya tampak menegang, keras, dan sangat nyeri saat disentuh. Kondisi ini muncul mendadak dan tanpa ia sadari.
Apakah diagnosis yang paling sesuai?
Tremor
Tic
Kram otot
Fasikulasi
Fibrilasi
Seorang pasien mengalami cedera tulang belakang akibat kecelakaan lalu lintas. Setelah diperiksa, ditemukan bahwa otot-otot kakinya terasa lemas, tidak ada resistensi saat digerakkan pasif, dan pasien kesulitan menjaga posisi duduk tegak tanpa penopang. Dokter menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena kerusakan pada neuron motorik sehingga otot kehilangan kontraksi ringan yang normalnya selalu ada meskipun saat istirahat. Kondisi yang dialami pasien tersebut adalah:
Spasme otot
Flaksiditas
Rigiditas otot
Tremor istirahat
Fasikulasi
Seorang mahasiswa melakukan aktivitas push-up berulang-ulang hingga merasa otot lengannya tidak mampu lagi berkontraksi. Secara fisiologis, pada serabut otot terjadi penurunan pelepasan ion Ca²⁺ dari retikulum sarkoplasma, penggunaan cadangan kreatin fosfat secara berlebihan, dan akumulasi asam laktat di dalam serabut otot.
Manakah pernyataan yang paling tepat menjelaskan dasar fisiologis terjadinya kelelahan otot pada kasus ini?
Hilangnya aktivitas potensial aksi pada saraf motorik
Penurunan ketersediaan ATP sehingga proses kontraksi dan relaksasi terganggu
Inaktivasi reseptor asetilkolin pada sinaps neuromuskular
Kerusakan permanen pada miofibril akibat kontraksi terus-menerus
Penurunan jumlah motor unit yang berfungsi akibat degenerasi neuron
Seorang wanita usia 62 tahun datang dengan riwayat menopause sejak usia 50 tahun. Ia mengeluh nyeri punggung dan tinggi badan berkurang 4 cm dalam 5 tahun terakhir. Pemeriksaan menunjukkan kifosis torakal. Manakah mekanisme fisiologis utama terjadinya osteoporosis pada pasien ini?
Peningkatan aktivitas osteoblas akibat defisiensi estrogen
Penurunan aktivitas osteoklas akibat berkurangnya hormon paratiroid
Peningkatan resorpsi tulang akibat dominasi aktivitas osteoklas
Peningkatan deposisi kalsium pada matriks tulang
Peningkatan densitas mineral tulang pada trabekula
Seorang wanita 40 tahun datang dengan keluhan nyeri dan kaku pada sendi interfalangeal proksimal kedua tangan selama 2 bulan. Kekakuan terjadi terutama pagi hari >1 jam. Pemeriksaan: pembengkakan dan nyeri tekan sendi. Apa mekanisme fisiologis utama yang mendasari penyakit ini?
Deposisi kristal monosodium urat dalam cairan sinovial
Autoimunitas yang menyebabkan proliferasi sinovium (pannus)
Degenerasi kartilago akibat trauma mekanis kronis
Defisiensi estrogen yang meningkatkan resorpsi tulang
Akumulasi proteoglikan abnormal dalam sendi
Seorang pria 58 tahun datang dengan nyeri lutut yang memberat saat aktivitas dan berkurang saat istirahat. Pemeriksaan radiologi menunjukkan penyempitan celah sendi dan osteofit.
Manakah perubahan fisiologis yang paling sesuai dengan kondisi pasien?
Kehilangan proteoglikan pada kartilago sendi
Peningkatan sintesis kolagen tipe II pada kartilago
Proliferasi sinovial dengan pannus invasif
Aktivasi sistem imun adaptif menyerang sinovium
Dominasi remodeling tulang oleh osteoklas
