wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PTS Ganjil Tahun Pelajaran 2025-2026

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Ir. Sukarno menyatakan bahwa Pancasila bukanlah ciptaannya, melainkan hasil penggalian dari tradisi-tradisi bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila telah dipraktikkan oleh nenek moyang kita melalui berbagai tradisi seperti gotong royong, musyawarah, solidaritas, dan kepercayaan kepada Tuhan. Berdasarkan kutipan tersebut, bagaimana Pancasila dapat dianggap sebagai dasar negara yang relevan (hubungan/sesuai) untuk kehidupan masyarakat Indonesia saat ini?

a)

Pancasila mengajarkan nilai-nilai modern yang berasal dari negara maju

b)

Pancasila tidak lagi relevan karena tradisi nenek moyang sudah ketinggalan zaman

c)

Pancasila mencerminkan nilai-nilai tradisi bangsa Indonesia yang masih dipraktikkan hingga kini

d)

Pancasila hanya cocok diterapkan pada masa pemerintahan Ir. Sukarno

e)

Pancasila diambil dari budaya negara lain yang lebih maju

2.

Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat lebih baik dibandingkan dengan kalangan pejabat. Berdasarkan kutipan tersebut, langkah-langkah apa yang dapat diambil untuk meningkatkan pengamalan nilai-nilai Pancasila di kalangan pejabat?

a)

Memberikan pelatihan khusus tentang Pancasila kepada masyarakat saja

b)

Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan

c)

Mengurangi pendidikan tentang Pancasila di kalangan pejabat

d)

Mendorong pejabat untuk lebih fokus pada karier pribadi

e)

Meningkatkan hukuman bagi masyarakat yang tidak mengamalkan Pancasila

3.

Musyawarah merupakan tradisi bangsa Indonesia dalam mengambil keputusan. Dalam musyawarah, setiap orang memiliki hak yang setara untuk menyampaikan pendapat dan tidak boleh memaksakan kehendak. Bagaimana musyawarah dapat memperkuat demokrasi di Indonesia?

a)

Dengan memberikan hak lebih kepada kelompok mayoritas

b)

Dengan memastikan keputusan diambil oleh pemimpin tanpa diskusi

c)

Dengan menghormati setiap pendapat dan mencapai keputusan bersama

d)

Dengan memaksakan kehendak kelompok minoritas

e)

Dengan mengurangi partisipasi warga dalam pengambilan keputusan

4.

Arhan adalah ketua panitia dalam sebuah acara desa yang membutuhkan partisipasi warga. Ia berusaha mempraktikkan tradisi gotong royong dengan mengajak semua warga terlibat. Namun, beberapa warga merasa tidak perlu membantu karena mereka sibuk dengan urusan pribadi. Bagaimana Arhan dapat mengatasi masalah ini agar tradisi gotong royong tetap terjaga?

a)

Membiarkan warga yang tidak ingin terlibat

b)

Menyuruh warga yang sibuk untuk tetap membantu tanpa memperhatikan kesulitan mereka

c)

Membuat jadwal gotong royong yang fleksibel dan memberikan pemahaman tentang pentingnya gotong royong

d)

Menggantikan gotong royong dengan pembayaran tenaga kerja dari luar desa

e)

Memaksa warga untuk ikut serta dalam gotong royong tanpa diskusi lebih lanjut

5.

Dalam sebuah musyawarah desa untuk memutuskan pembangunan fasilitas umum, beberapa warga memiliki pendapat yang berbeda mengenai lokasi pembangunan. Ketua musyawarah harus memastikan bahwa keputusan diambil secara adil dan tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Langkah apa yang harus diambil oleh ketua musyawarah untuk memastikan keputusan yang diambil mencerminkan semangat musyawarah?

a)

Memaksakan pendapat ketua musyawarah tanpa mendengarkan warga

b)

Mengambil suara mayoritas tanpa mendiskusikan pendapat minoritas

c)

Menyediakan waktu yang cukup untuk setiap warga menyampaikan pendapat dan mencari solusi terbaik yang disetujui bersama

d)

Menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada kepala desa tanpa musyawarah

e)

Menyatakan bahwa pendapat mayoritas adalah keputusan final tanpa musyawarah

6.

Kasus: Sebuah sekolah ingin menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan sehari-hari. Salah satu caranya adalah dengan mengadakan kegiatan sosial di lingkungan sekitar sekolah. Namun, beberapa siswa kurang antusias karena mereka lebih tertarik pada kegiatan yang bersifat akademis. Bagaimana sekolah dapat mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila?

a)

Menghukum siswa yang tidak berpartisipasi dalam kegiatan sosial

b)

Membuat kegiatan sosial lebih menarik dan relevan dengan minat siswa

c)

Mengurangi jumlah kegiatan sosial dan lebih fokus pada akademis

d)

Meminta orang tua untuk memaksa anak-anak mereka ikut serta

e)

Mengganti kegiatan sosial dengan kegiatan akademis

7.

Kasus: Pak Bahtiar adalah seorang pejabat publik yang sering terlibat dalam pengambilan keputusan penting. Dalam beberapa kesempatan, ia lebih memprioritaskan kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan masyarakat. Hal ini bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Langkah apa yang bisa diambil untuk memastikan bahwa Pak Bahtiar dan pejabat lainnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pengambilan keputusan?

a)

Mengabaikan tindakan Pak Bahtiar karena ia memiliki jabatan tinggi

b)

Menyediakan pelatihan etika dan nilai-nilai Pancasila bagi semua pejabat

c)

Meningkatkan pengawasan dan sanksi terhadap pejabat yang melanggar nilai-nilai Pancasila

d)

Membiarkan pejabat mengambil keputusan sesuai keinginan pribadi

e)

Mengurangi peran pejabat dalam pengambilan keputusan

8.

Kasus: Seorang warga desa, Eko, selalu membantu tetangganya yang kesulitan tanpa mengharapkan imbalan. Namun, ada sebagian warga yang menganggap sikap Eko tersebut tidak penting dan lebih memilih untuk fokus pada urusan masing-masing. Apa yang dapat dilakukan untuk mendorong sikap solidaritas dan empati dalam masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila?

a)

Menyediakan insentif finansial bagi warga yang membantu sesama

b)

Mengadakan kampanye dan kegiatan yang mengedukasi pentingnya solidaritas dan empati

c)

Memaksa warga untuk membantu sesama tanpa memperhatikan kesulitan mereka

d)

Meningkatkan kompetisi antarwarga untuk menunjukkan siapa yang paling peduli

e)

Membiarkan warga berfokus pada urusan masing-masing tanpa intervensi

9.

Apa yang menjadi inti dari nilai sila pertama Pancasila?

a)

Indonesia adalah negara yang berasaskan demokrasi

b)

Negara Indonesia didirikan berdasarkan kebangsaan

c)

Negara Indonesia mengutamakan kesejahteraan rakyat

d)

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang ber-Tuhan dan menolak ateisme

e)

Seluruh warga negara harus memeluk agama yang sama

10.
Contoh penerapan nilai sila kedua dalam kehidupan sehari-hari adalah...
a)
Meningkatkan kesejahteraan rakyat
b)
Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
c)
Mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi
d)
Mematuhi keputusan musyawarah
e)
Menghargai perbedaan latar belakang dalam pergaulan
11.
Salah satu sikap yang mencerminkan nilai sila ketiga adalah...
a)
Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi
b)
Menghormati kebebasan beragama setiap individu
c)
Menjunjung tinggi keadilan sosial dalam kehidupan bermasyarakat
d)
Menggunakan hak milik secara tidak boros
e)
Menyelesaikan masalah dengan musyawarah
12.
Prinsip utama dalam sila keempat adalah...
a)
Keadilan dalam kehidupan bermasyarakat
b)
Permusyawaratan dalam mengambil keputusan
c)
Kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
d)
Kedaulatan di tangan pemerintah
e)
Ketuhanan sebagai dasar kehidupan bernegara
13.
Sikap yang mencerminkan nilai sila kelima adalah...
a)
Menggunakan hak milik dengan bijak dan tidak boros
b)
Mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum
c)
Memaksakan kehendak dalam musyawarah
d)
Mengabaikan kebebasan beragama orang lain
e)
Tidak peduli terhadap hak asasi manusia
14.
Berikut ini yang bukan merupakan pengamalan sila ketiga adalah...
a)
Cinta tanah air dan bangsa
b)
Mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi
c)
Menjaga tradisi lokal
d)
Mengutamakan kepentingan golongan di atas kepentingan nasional
e)
Saling menghormati dalam keberagaman
15.
Tidak memaksakan kehendak dalam musyawarah adalah pengamalan sila...
a)
Pertama
b)
Kedua
c)
Ketiga
d)
Keempat
e)
Kelima
16.
Tidak melakukan bullying dan kekerasan, baik fisik maupun nonfisik, merupakan pengamalan sila...
a)
Pertama
b)
Kedua
c)
Ketiga
d)
Keempat
e)
Kelima
17.
Perilaku ber-Pancasila yang dapat dimasukkan dalam portofolio meliputi hal-hal berikut, kecuali...
a)
Menolong orang lain tanpa membedakan latar belakang
b)
Menghentikan penyebaran berita hoaks
c)
Menyelesaikan tugas sekolah tepat waktu
d)
Menghargai agama dan kepercayaan orang lain
e)
Berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan
18.

Bukti-bukti apa saja yang bisa dilampirkan dalam portofolio "Saya Ber-Pancasila"?

a)

Foto, video, tanda tangan pihak berwenang

b)

Nilai rapor, jadwal pelajaran, absen kelas

c)

Buku catatan, daftar pustaka, tugas harian

d)

Artikel, majalah, surat kabar

e)

Buku teks, lembar kerja siswa, laporan praktikum

19.

Komitmen apa yang perlu dijaga dalam melengkapi portofolio "Saya Ber-Pancasila"?

a)

Menulis perilaku ber-Pancasila seminggu sekali

b)

Menulis perilaku ber-Pancasila setiap hari

c)

Menulis perilaku ber-Pancasila sebulan sekali

d)

Menulis perilaku ber-Pancasila hanya saat ujian

e)

Menulis perilaku ber-Pancasila setiap semester

20.

Dalam menyusun portofolio Saya Ber-Pancasila, Rani menuliskan perilaku menolong orang lain tanpa membedakan latar belakang. Salah satu pengalamannya adalah ketika ia menolong seorang tunawisma yang tergeletak sakit di pinggir jalan. Rani segera menghubungi ambulans dan menemani orang tersebut hingga mendapatkan perawatan medis. Rani juga mencatat bahwa melalui pengalaman ini, ia belajar banyak tentang pentingnya empati dan kepedulian sosial. Berdasarkan cerita di atas, manakah refleksi yang paling tepat untuk dimasukkan ke dalam portofolio Rani?

a)

Saya merasa bangga telah membantu orang lain dan mendapatkan pujian dari teman-teman

b)

Saya belajar bahwa menolong orang lain bisa meningkatkan popularitas saya di lingkungan sekitar

c)

Saya menyadari bahwa menolong orang lain adalah kewajiban moral yang harus dilakukan tanpa pamrih

d)

Saya menolong orang lain hanya untuk memenuhi tugas portofolio yang diberikan oleh guru

e)

Saya merasa lebih baik menolong orang lain jika ada kesempatan mendapatkan keuntungan

21.

Agus membuat portofolio Saya Ber-Pancasila dan menuliskan pengalaman dalam menghentikan penyebaran hoaks di lingkungan sekolahnya. Agus sering melihat teman-temannya membagikan berita yang tidak jelas sumbernya di media sosial. Agus memutuskan untuk mengadakan diskusi kecil di kelas tentang pentingnya memverifikasi informasi sebelum membagikannya. Ia juga membuat poster edukatif yang ditempel di beberapa tempat strategis di sekolah. Mengapa tindakan Agus bisa dianggap sebagai bentuk penerapan nilai-nilai Pancasila?

a)

Karena Agus ingin menunjukkan bahwa ia lebih pintar dari teman-temannya

b)

Karena Agus berusaha untuk mendapatkan penghargaan dari kepala sekolah

c)

Karena Agus peduli dengan dampak negatif hoaks terhadap persatuan dan kesatuan bangsa

d)

Karena Agus ingin menjadi terkenal di lingkungan sekolah

e)

Karena Agus mendapat tugas khusus dari guru untuk melakukan tindakan tersebut

22.

Salah satu kekuatan terbesar bangsa Indonesia yang sering disebut sebagai "kekuatan demografi" adalah....

a)

Sumber daya alam yang melimpah

b)

Kekuatan militer yang besar

c)

Jumlah penduduk yang sangat besar dan didominasi oleh usia produktif

d)

Letak geografis yang strategis

e)

Kekayaan budaya yang beragam

23.
Meskipun memiliki sumber daya alam yang melimpah, salah satu kelemahan utama bangsa Indonesia dalam mengelola sumber daya tersebut adalah..
a)
Kurangnya tenaga kerja
b)
Tingkat korupsi yang tinggi dalam pengelolaan
c)
Teknologi yang terlalu canggih
d)
Permintaan pasar global yang rendah
e)
Kondisi geografis yang sulit
24.
Keanekaragaman suku, budaya, dan agama yang dimiliki Indonesia merupakan salah satu kekuatan bangsa. Namun, kelemahan yang dapat muncul dari keanekaragaman ini jika tidak dikelola dengan baik adalah....
a)
Kekuatan ekonomi yang menurun
b)
Munculnya konflik dan perpecahan
c)
Berkurangnya jumlah penduduk
d)
Kemunduran teknologi
e)
Isolasi dari dunia luar
25.
Salah satu kelemahan bangsa Indonesia dalam menghadapi perkembangan teknologi dan informasi di era globalisasi adalah....
a)
Kurangnya infrastruktur digital yang memadai
b)
Daya beli masyarakat yang rendah terhadap teknologi
c)
Kemudahan akses informasi yang positif
d)
Maraknya penyebaran hoaks dan berita palsu
e)
Banyaknya konten digital yang mendidik
26.

Indonesia adalah negara dengan keanekaragaman hayati (biodiversitas) terbesar kedua di dunia. Kekuatan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan...

a)

Ketergantungan pada negara lain

b)

Daya saing produk impor

c)

Potensi pariwisata, penelitian, dan industri farmasi

d)

Kerusakan lingkungan

e)

Kesenjangan sosial

27.

Dari segi geografis, Indonesia memiliki letak yang strategis dan dilalui oleh jalur perdagangan internasional. Kekuatan ini dapat dimanfaatkan untuk...

a)

Meningkatkan kegiatan ekspor dan impor

b)

Mengurangi produksi dalam negeri

c)

Menguasai jalur pelayaran dunia

d)

Memperburuk hubungan dengan negara tetangga

e)

Mempercepat kerusakan lingkungan

28.

Perhatikan pernyataan berikut!
1. Ketergantungan pada produk impor.
2. Pembangunan infrastruktur yang masif.
3. Kualitas SDM yang masih rendah.
4. Tingginya tingkat korupsi.
5. Kekayaan sumber daya alam yang melimpah.
Dari pernyataan di atas, yang merupakan kelemahan bangsa Indonesia adalah....

a)

1 dan 2

b)

2 dan 5

c)

1, 3, dan 4

d)

3, 4, dan 5

e)

1, 4, dan 5

29.
Salah satu kelemahan Indonesia dalam bidang pendidikan adalah....
a)
Kurikulum yang selalu diperbarui
b)
Kesenjangan mutu pendidikan antara kota dan desa
c)
Kualitas guru yang merata
d)
Fasilitas pendidikan yang memadai
e)
Anggaran pendidikan yang mencukupi
30.
Kelemahan bangsa Indonesia yang berkaitan dengan masalah hukum dan pemerintahan adalah....
a)
Adanya lembaga yudikatif yang kuat
b)
Tingginya kesadaran hukum masyarakat
c)
Kurangnya penegakan hukum yang adil dan konsisten
d)
Transparansi dalam birokrasi
e)
Partisipasi publik yang tinggi dalam kebijakan