Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH KODING DAN KA 2026 SEMESTER GANJIL

Total questions: 30

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan koding?

a)

Proses mendesain aplikasi tanpa bahasa pemrograman

b)

Menerjemahkan keinginan manusia ke format yang dimengerti komputer

c)

Proses analisis data dengan bantuan AI

d)

Menyimpan data dalam sistem digital

e)

Mengirim data ke komputer

2.

Kecerdasan Artifisial (KA) adalah kemampuan sistem untuk…

a)

Menyimpan informasi dalam database

b)

Menginterpretasi data, belajar, dan mencapai tujuan

c)

Menjalankan perintah tanpa logika

d)

Menyusun algoritma secara manual

e)

Memproses data di komputer dengan cepat

3.

Salah satu pilar berpikir komputasional adalah dekomposisi. Apa yang dimaksud dengan dekomposisi?

a)

Mengabaikan informasi yang tidak relevan

b)

Menyusun langkah logis dan efisien

c)

Memecah masalah besar menjadi bagian kecil

d)

Menganalisis data dengan pola tertentu

e)

Menyimpan data ke tempat yang aman

4.

Pengenalan pola dalam berpikir komputasional berarti…

a)

Menggunakan pola pikir matematis

b)

Mengidentifikasi kesamaan berulang dalam data

c)

Membuat pola algoritma baru

d)

Mencari perbedaan dalam sebuah sistem

e)

Memproses data dengan benar

5.

Perbedaan utama antara Informatika dan KKA adalah…

a)

Informatika fokus pada berpikir komputasional, KKA fokus pada ICT

b)

Informatika hanya untuk SMA, KKA hanya untuk SMP

c)

Informatika fokus pada kemampuan dasar TIK, KKA pada pengembangan KA

d)

Informatika dan KKA memiliki materi yang sama

e)

Informatika lebih dibutuhkan saat ini

6.

Pembelajaran KKA dengan problem-based learning bertujuan untuk…

a)

Memberikan hiburan dengan permainan

b)

Mengembangkan keterampilan berpikir dan pemecahan masalah nyata

c)

Membuat siswa lebih kompetitif dalam lomba

d)

Mempercepat hafalan konsep

e)

Memudahkan dalam belajar

7.

Etika penting dalam penggunaan KA karena…

a)

KA selalu benar sehingga perlu diawasi

b)

KA dapat meniadakan peran manusia

c)

KA dikembangkan manusia dan tidak 100% benar

d)

KA tidak membutuhkan data untuk belajar

e)

KA dapat mengendalikan manusia

8.

Apa saja prinsip berpikir komputasional?

a)

Dekomposisi, latihan otot, pemanasan

b)

Dekomposisi, pengenalan pola, algoritma

c)

Estimasi, penjumlahan, perkalian

d)

Debugging, menggambar, pengulangan

e)

Algoritma, matematika, data

9.

Algoritma adalah…

a)

Susunan gambar dari kode

b)

Sistem pemrosesan teks

c)

Urutan langkah sistematis untuk menyelesaikan tugas

d)

Nama software coding

e)

Data yang akan diproses komputer

10.

AI disebut “cerdas” karena mampu…

a)

Menjawab semua soal dengan cepat

b)

Menerima perintah dari guru

c)

Belajar dari data dan membuat keputusan

d)

Mengerjakan semua pelajaran

e)

Mengatasi semua masalah

11.

Teknologi AI bisa membantu pembelajaran dengan cara…

a)

Menggantikan guru

b)

Memberi informasi cepat dan interaktif

c)

Melarang anak bertanya

d)

Membuat anak jadi malas

e)

Mengerjakan semua masalah

12.

Dalam konteks sekolah, AI dapat digunakan untuk…

a)

Membaca pikiran siswa

b)

Membuat soal secara otomatis

c)

Menghapus catatan harian

d)

Menilai sikap siswa dengan pasti

e)

Menjaga lingkungan sekolah

13.

Mengapa Koding menekankan pentingnya berpikir komputasional karena…

a)

Siswa jadi bisa menggambar cepat

b)

Membantu siswa menyelesaikan masalah secara sistematis

c)

Menghafal rumus lebih mudah

d)

Menghindari pelajaran matematika

e)

Membuat siswa menjadi cerdas

14.

Contoh kegiatan yang membangun kreativitas dalam koding adalah…

a)

Mengisi LKS saja

b)

Membuat poster kesehatan

c)

Menyusun game atau animasi sederhana

d)

Menyalin catatan dari guru

e)

Membantu guru menyelesaikan tugas

15.

Guru berperan sebagai… dalam pembelajaran koding dan AI.

a)

Penilai akhir

b)

Pengawas sistem

c)

Fasilitator dan pembimbing

d)

Pencatat hasil coding

e)

Pemroses artifisian intelegency

16.

Koding sangat bermanfaat karena dapat melatih…

a)

Menggambar peta

b)

Logika dan penyelesaian masalah

c)

Menyanyi dan menari

d)

Mengingat nama software

e)

Mengatasi masalah tanpa solusi

17.

Konsep pengulangan (looping) dalam koding artinya…

a)

Menyalin ulang instruksi

b)

Mengulang perintah sampai kondisi terpenuhi

c)

Membaca data dua kali

d)

Mengganti kode dengan cepat

e)

Memproses data yang eror

18.

Manfaat utama dari belajar koding di sekolah adalah…

a)

Membuat siswa lebih suka bermain game

b)

Meningkatkan kemampuan matematika siswa

c)

Memperkenalkan siswa pada teknologi baru

d)

Melatih kreativitas dan logika siswa

e)

Membuat siswa lebih semangat

19.

Dalam konteks KKA, apa yang dimaksud dengan algoritma?

a)

Proses pengumpulan data dari internet

b)

Software yang digunakan untuk coding

c)

Metode untuk mengajar siswa

d)

Rangkaian langkah untuk menyelesaikan masalah

e)

Aplikasi yang digunakan untuk AI

20.

Bagaimana cara AI dapat meningkatkan pengalaman belajar siswa?

a)

Dengan menggantikan guru dalam semua pelajaran

b)

Dengan mengurangi waktu belajar siswa

c)

Dengan membuat semua pelajaran menjadi lebih mudah

d)

Dengan memberikan umpan balik yang cepat dan personal

e)

Dengan menjawab pertanyaan siswa dengan benar

21.

Setiap pagi, Raka sering terlambat berangkat sekolah. Ia harus menyiapkan seragam, mencari kaus kaki, mengisi botol minum, memeriksa jadwal pelajaran, dan memastikan tugas sudah dimasukkan ke dalam tas. Karena semua dilakukan secara terburu-buru, beberapa barang sering tertinggal. Raka kemudian mencoba menyusun cara berpikir yang lebih teratur agar masalah tersebut tidak berulang.

Tindakan yang paling menunjukkan penerapan berpikir komputasional adalah ....

a)

Membeli tas baru agar semua barang lebih mudah dibawa.

b)

Meminta teman mengingatkan semua perlengkapan setiap pagi.

c)

Mengidentifikasi kegiatan pagi, mengelompokkannya, lalu menyusun urutan persiapan yang efisien.

d)

Mengurangi jumlah mata pelajaran agar barang yang dibawa lebih sedikit.

e)

Berangkat lebih cepat tanpa mengubah cara menyiapkan perlengkapan.

22.

OSIS di sebuah SMK akan mengadakan kegiatan pentas seni. Pada awalnya, panitia merasa pekerjaan terlalu banyak karena harus mengurus tempat, perlengkapan suara, konsumsi, publikasi, susunan acara, dan dokumentasi. Ketua panitia kemudian membagi pekerjaan tersebut menjadi beberapa bagian dan menunjuk penanggung jawab untuk setiap bagian.

Konsep berpikir komputasional yang paling tepat diterapkan dalam tindakan ketua panitia tersebut adalah ....

a)

Dekomposisi, karena masalah besar dipecah menjadi beberapa bagian yang lebih kecil.

b)

Abstraksi, karena semua kegiatan dibuat menjadi satu kesimpulan.

c)

Pengenalan pola, karena panitia mencari kesamaan antaranggota.

d)

Algoritma, karena ketua panitia langsung menyusun jadwal kegiatan.

e)

Simulasi, karena panitia membayangkan kegiatan sebelum dilaksanakan.

23.

Selama satu minggu, Dini mencatat pengeluaran uang sakunya. Ia menemukan bahwa hampir setiap hari uang paling banyak digunakan untuk membeli minuman dan makanan ringan saat istirahat. Pada hari ketika membawa bekal dari rumah, pengeluarannya jauh lebih sedikit. Dini ingin menggunakan informasi tersebut untuk menghemat uang.

Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan pengenalan pola adalah ....

a)

Semua siswa harus membawa bekal setiap hari.

b)

Uang saku harus dikurangi tanpa melihat kebutuhan.

c)

Makanan ringan merupakan kebutuhan yang tidak penting bagi semua orang.

d)

Pengeluaran Dini tidak dapat diprediksi karena setiap hari berbeda.

e)

Membawa bekal cenderung mengurangi pengeluaran, sehingga kebiasaan tersebut dapat dijadikan strategi menghemat.

24.

Siswa ingin membuat aplikasi pengingat jadwal piket kelas. Agar aplikasi dapat dibuat dengan baik, mereka membagi pekerjaan menjadi pembuatan daftar nama, pengaturan jadwal, tampilan aplikasi, fitur pengingat, dan pengujian.

Bagian yang termasuk submasalah dalam dekomposisi tersebut adalah ....

a)

Menentukan bahwa aplikasi tidak perlu diuji.

b)

Menghapus fitur pengingat agar aplikasi lebih sederhana.

c)

Membuat semua fitur sekaligus tanpa pembagian.

d)

Membagi fungsi aplikasi menjadi beberapa bagian yang dapat dirancang dan dikerjakan secara terpisah.

e)

Mengabaikan kebutuhan pengguna karena aplikasi hanya untuk latihan.

25.

Sekelompok siswa merasa kesulitan memahami materi algoritma. Setelah berdiskusi, mereka menemukan bahwa masalahnya bukan hanya pada materi, tetapi juga pada kurangnya contoh, kesulitan memahami urutan langkah, dan belum terbiasa menguji solusi. Mereka kemudian merencanakan latihan secara bertahap.

Tindakan tersebut menunjukkan penerapan berpikir komputasional karena ....

a)

Mereka menghafalkan semua istilah tanpa memahami hubungan antarbagian.

b)

Mereka mengidentifikasi beberapa penyebab masalah dan menyusun cara penyelesaian secara terstruktur.

c)

Mereka menghindari latihan yang sulit.

d)

Mereka hanya menyalin jawaban dari buku.

e)

Mereka menganggap semua kesulitan belajar memiliki satu penyebab.

26.

Empat siswa kelas X mendapat tugas membuat video promosi sekolah. Mereka sepakat membagi pekerjaan menjadi penulisan naskah, pengambilan gambar, perekaman suara, penyuntingan video, dan pemeriksaan hasil akhir. Setiap anggota bertanggung jawab pada bagian tertentu, tetapi tetap berkoordinasi agar hasilnya menjadi satu video yang utuh.

Manfaat utama penerapan dekomposisi pada kegiatan tersebut adalah ....

a)

Semua anggota mengerjakan pekerjaan yang sama.

b)

Setiap anggota dapat bekerja tanpa perlu berkomunikasi.

c)

Pekerjaan menjadi lebih terarah karena masalah besar dibagi menjadi tugas-tugas yang lebih mudah dikelola.

d)

Video dapat selesai tanpa memerlukan pemeriksaan.

e)

Setiap bagian dapat dibuat tanpa memperhatikan tujuan video.

27.

Sebuah perpustakaan sekolah ingin membuat sistem pencatatan peminjaman buku. Data yang tersedia meliputi judul buku, nama penulis, warna sampul, jumlah halaman, lokasi rak, nama peminjam, dan tanggal pengembalian. Petugas ingin mengetahui buku apa yang sedang dipinjam dan kapan harus dikembalikan.

Data yang paling relevan untuk kebutuhan tersebut adalah ....

a)

Judul buku, nama peminjam, tanggal peminjaman, dan tanggal pengembalian.

b)

Warna sampul, ukuran buku, dan jumlah halaman.

c)

Nama penulis saja karena semua buku memiliki penulis.

d)

Lokasi rak tanpa mencatat identitas peminjam.

e)

Jumlah halaman dan warna sampul karena mudah dibedakan.

28.

Fajar ingin membuat panduan mencuci pakaian menggunakan mesin cuci. Ia menuliskan langkah berikut:

  1. Menjemur pakaian.

  2. Memasukkan pakaian ke mesin cuci.

  3. Menambahkan deterjen.

  4. Memilih program pencucian.

  5. Mengeluarkan pakaian setelah selesai.

Guru meminta Fajar memperbaiki langkah tersebut agar dapat dilaksanakan secara logis.

Perbaikan yang paling tepat adalah ....

a)

Menjemur pakaian sebelum memasukkannya ke mesin cuci

b)

Memasukkan pakaian, menambahkan deterjen, memilih program, menjalankan mesin, lalu mengeluarkan pakaian

c)

Memilih program setelah pakaian selesai dicuci

d)

Mengeluarkan pakaian sebelum mesin cuci dijalankan

e)

Menambahkan deterjen setelah pakaian dijemur

29.

Kantin sekolah sering mengalami antrean panjang saat jam istirahat. Pengelola ingin memperbaiki pelayanan. Ia membagi masalah menjadi beberapa bagian, yaitu proses pemesanan, pencatatan pesanan, pembayaran, penyiapan makanan, dan penyerahan makanan kepada pembeli.

Pembagian tersebut merupakan contoh dekomposisi karena ....

a)

Semua proses dilakukan oleh satu orang

b)

Masalah antrean dianggap tidak penting

c)

Pengelola hanya memperhatikan proses pembayaran.

d)

Pengelola memecah proses pelayanan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil untuk dianalisis.

e)

Pengelola mengganti semua menu makanan

30.

Di lingkungan sekolah, sampah sering menumpuk setelah kegiatan olahraga. Guru meminta siswa mencari solusi. Mereka mengamati jenis sampah, waktu penumpukan, lokasi tempat sampah, kebiasaan siswa, dan proses pengangkutan sampah.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa siswa ....

a)

Langsung menentukan solusi tanpa mengumpulkan informasi

b)

Hanya memperhatikan jenis sampah yang terlihat.

c)

Menggunakan satu cara untuk semua masalah lingkungan

d)

Menganggap masalah sampah hanya tanggung jawab petugas kebersihan

e)

Menggunakan proses berpikir komputasional dengan mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, dan mencari pola penyebabnya.