WorksheetsUH KODING DAN KA 2026 SEMESTER GANJIL
Total questions: 30
Worksheet time: 30mins
Apa yang dimaksud dengan koding?
Proses mendesain aplikasi tanpa bahasa pemrograman
Menerjemahkan keinginan manusia ke format yang dimengerti komputer
Proses analisis data dengan bantuan AI
Menyimpan data dalam sistem digital
Mengirim data ke komputer
Kecerdasan Artifisial (KA) adalah kemampuan sistem untuk…
Menyimpan informasi dalam database
Menginterpretasi data, belajar, dan mencapai tujuan
Menjalankan perintah tanpa logika
Menyusun algoritma secara manual
Memproses data di komputer dengan cepat
Salah satu pilar berpikir komputasional adalah dekomposisi. Apa yang dimaksud dengan dekomposisi?
Mengabaikan informasi yang tidak relevan
Menyusun langkah logis dan efisien
Memecah masalah besar menjadi bagian kecil
Menganalisis data dengan pola tertentu
Menyimpan data ke tempat yang aman
Pengenalan pola dalam berpikir komputasional berarti…
Menggunakan pola pikir matematis
Mengidentifikasi kesamaan berulang dalam data
Membuat pola algoritma baru
Mencari perbedaan dalam sebuah sistem
Memproses data dengan benar
Perbedaan utama antara Informatika dan KKA adalah…
Informatika fokus pada berpikir komputasional, KKA fokus pada ICT
Informatika hanya untuk SMA, KKA hanya untuk SMP
Informatika fokus pada kemampuan dasar TIK, KKA pada pengembangan KA
Informatika dan KKA memiliki materi yang sama
Informatika lebih dibutuhkan saat ini
Pembelajaran KKA dengan problem-based learning bertujuan untuk…
Memberikan hiburan dengan permainan
Mengembangkan keterampilan berpikir dan pemecahan masalah nyata
Membuat siswa lebih kompetitif dalam lomba
Mempercepat hafalan konsep
Memudahkan dalam belajar
Etika penting dalam penggunaan KA karena…
KA selalu benar sehingga perlu diawasi
KA dapat meniadakan peran manusia
KA dikembangkan manusia dan tidak 100% benar
KA tidak membutuhkan data untuk belajar
KA dapat mengendalikan manusia
Apa saja prinsip berpikir komputasional?
Dekomposisi, latihan otot, pemanasan
Dekomposisi, pengenalan pola, algoritma
Estimasi, penjumlahan, perkalian
Debugging, menggambar, pengulangan
Algoritma, matematika, data
Algoritma adalah…
Susunan gambar dari kode
Sistem pemrosesan teks
Urutan langkah sistematis untuk menyelesaikan tugas
Nama software coding
Data yang akan diproses komputer
AI disebut “cerdas” karena mampu…
Menjawab semua soal dengan cepat
Menerima perintah dari guru
Belajar dari data dan membuat keputusan
Mengerjakan semua pelajaran
Mengatasi semua masalah
Teknologi AI bisa membantu pembelajaran dengan cara…
Menggantikan guru
Memberi informasi cepat dan interaktif
Melarang anak bertanya
Membuat anak jadi malas
Mengerjakan semua masalah
Dalam konteks sekolah, AI dapat digunakan untuk…
Membaca pikiran siswa
Membuat soal secara otomatis
Menghapus catatan harian
Menilai sikap siswa dengan pasti
Menjaga lingkungan sekolah
Mengapa Koding menekankan pentingnya berpikir komputasional karena…
Siswa jadi bisa menggambar cepat
Membantu siswa menyelesaikan masalah secara sistematis
Menghafal rumus lebih mudah
Menghindari pelajaran matematika
Membuat siswa menjadi cerdas
Contoh kegiatan yang membangun kreativitas dalam koding adalah…
Mengisi LKS saja
Membuat poster kesehatan
Menyusun game atau animasi sederhana
Menyalin catatan dari guru
Membantu guru menyelesaikan tugas
Guru berperan sebagai… dalam pembelajaran koding dan AI.
Penilai akhir
Pengawas sistem
Fasilitator dan pembimbing
Pencatat hasil coding
Pemroses artifisian intelegency
Koding sangat bermanfaat karena dapat melatih…
Menggambar peta
Logika dan penyelesaian masalah
Menyanyi dan menari
Mengingat nama software
Mengatasi masalah tanpa solusi
Konsep pengulangan (looping) dalam koding artinya…
Menyalin ulang instruksi
Mengulang perintah sampai kondisi terpenuhi
Membaca data dua kali
Mengganti kode dengan cepat
Memproses data yang eror
Manfaat utama dari belajar koding di sekolah adalah…
Membuat siswa lebih suka bermain game
Meningkatkan kemampuan matematika siswa
Memperkenalkan siswa pada teknologi baru
Melatih kreativitas dan logika siswa
Membuat siswa lebih semangat
Dalam konteks KKA, apa yang dimaksud dengan algoritma?
Proses pengumpulan data dari internet
Software yang digunakan untuk coding
Metode untuk mengajar siswa
Rangkaian langkah untuk menyelesaikan masalah
Aplikasi yang digunakan untuk AI
Bagaimana cara AI dapat meningkatkan pengalaman belajar siswa?
Dengan menggantikan guru dalam semua pelajaran
Dengan mengurangi waktu belajar siswa
Dengan membuat semua pelajaran menjadi lebih mudah
Dengan memberikan umpan balik yang cepat dan personal
Dengan menjawab pertanyaan siswa dengan benar
Setiap pagi, Raka sering terlambat berangkat sekolah. Ia harus menyiapkan seragam, mencari kaus kaki, mengisi botol minum, memeriksa jadwal pelajaran, dan memastikan tugas sudah dimasukkan ke dalam tas. Karena semua dilakukan secara terburu-buru, beberapa barang sering tertinggal. Raka kemudian mencoba menyusun cara berpikir yang lebih teratur agar masalah tersebut tidak berulang.
Tindakan yang paling menunjukkan penerapan berpikir komputasional adalah ....
Membeli tas baru agar semua barang lebih mudah dibawa.
Meminta teman mengingatkan semua perlengkapan setiap pagi.
Mengidentifikasi kegiatan pagi, mengelompokkannya, lalu menyusun urutan persiapan yang efisien.
Mengurangi jumlah mata pelajaran agar barang yang dibawa lebih sedikit.
Berangkat lebih cepat tanpa mengubah cara menyiapkan perlengkapan.
OSIS di sebuah SMK akan mengadakan kegiatan pentas seni. Pada awalnya, panitia merasa pekerjaan terlalu banyak karena harus mengurus tempat, perlengkapan suara, konsumsi, publikasi, susunan acara, dan dokumentasi. Ketua panitia kemudian membagi pekerjaan tersebut menjadi beberapa bagian dan menunjuk penanggung jawab untuk setiap bagian.
Konsep berpikir komputasional yang paling tepat diterapkan dalam tindakan ketua panitia tersebut adalah ....
Dekomposisi, karena masalah besar dipecah menjadi beberapa bagian yang lebih kecil.
Abstraksi, karena semua kegiatan dibuat menjadi satu kesimpulan.
Pengenalan pola, karena panitia mencari kesamaan antaranggota.
Algoritma, karena ketua panitia langsung menyusun jadwal kegiatan.
Simulasi, karena panitia membayangkan kegiatan sebelum dilaksanakan.
Selama satu minggu, Dini mencatat pengeluaran uang sakunya. Ia menemukan bahwa hampir setiap hari uang paling banyak digunakan untuk membeli minuman dan makanan ringan saat istirahat. Pada hari ketika membawa bekal dari rumah, pengeluarannya jauh lebih sedikit. Dini ingin menggunakan informasi tersebut untuk menghemat uang.
Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan pengenalan pola adalah ....
Semua siswa harus membawa bekal setiap hari.
Uang saku harus dikurangi tanpa melihat kebutuhan.
Makanan ringan merupakan kebutuhan yang tidak penting bagi semua orang.
Pengeluaran Dini tidak dapat diprediksi karena setiap hari berbeda.
Membawa bekal cenderung mengurangi pengeluaran, sehingga kebiasaan tersebut dapat dijadikan strategi menghemat.
Siswa ingin membuat aplikasi pengingat jadwal piket kelas. Agar aplikasi dapat dibuat dengan baik, mereka membagi pekerjaan menjadi pembuatan daftar nama, pengaturan jadwal, tampilan aplikasi, fitur pengingat, dan pengujian.
Bagian yang termasuk submasalah dalam dekomposisi tersebut adalah ....
Menentukan bahwa aplikasi tidak perlu diuji.
Menghapus fitur pengingat agar aplikasi lebih sederhana.
Membuat semua fitur sekaligus tanpa pembagian.
Membagi fungsi aplikasi menjadi beberapa bagian yang dapat dirancang dan dikerjakan secara terpisah.
Mengabaikan kebutuhan pengguna karena aplikasi hanya untuk latihan.
Sekelompok siswa merasa kesulitan memahami materi algoritma. Setelah berdiskusi, mereka menemukan bahwa masalahnya bukan hanya pada materi, tetapi juga pada kurangnya contoh, kesulitan memahami urutan langkah, dan belum terbiasa menguji solusi. Mereka kemudian merencanakan latihan secara bertahap.
Tindakan tersebut menunjukkan penerapan berpikir komputasional karena ....
Mereka menghafalkan semua istilah tanpa memahami hubungan antarbagian.
Mereka mengidentifikasi beberapa penyebab masalah dan menyusun cara penyelesaian secara terstruktur.
Mereka menghindari latihan yang sulit.
Mereka hanya menyalin jawaban dari buku.
Mereka menganggap semua kesulitan belajar memiliki satu penyebab.
Empat siswa kelas X mendapat tugas membuat video promosi sekolah. Mereka sepakat membagi pekerjaan menjadi penulisan naskah, pengambilan gambar, perekaman suara, penyuntingan video, dan pemeriksaan hasil akhir. Setiap anggota bertanggung jawab pada bagian tertentu, tetapi tetap berkoordinasi agar hasilnya menjadi satu video yang utuh.
Manfaat utama penerapan dekomposisi pada kegiatan tersebut adalah ....
Semua anggota mengerjakan pekerjaan yang sama.
Setiap anggota dapat bekerja tanpa perlu berkomunikasi.
Pekerjaan menjadi lebih terarah karena masalah besar dibagi menjadi tugas-tugas yang lebih mudah dikelola.
Video dapat selesai tanpa memerlukan pemeriksaan.
Setiap bagian dapat dibuat tanpa memperhatikan tujuan video.
Sebuah perpustakaan sekolah ingin membuat sistem pencatatan peminjaman buku. Data yang tersedia meliputi judul buku, nama penulis, warna sampul, jumlah halaman, lokasi rak, nama peminjam, dan tanggal pengembalian. Petugas ingin mengetahui buku apa yang sedang dipinjam dan kapan harus dikembalikan.
Data yang paling relevan untuk kebutuhan tersebut adalah ....
Judul buku, nama peminjam, tanggal peminjaman, dan tanggal pengembalian.
Warna sampul, ukuran buku, dan jumlah halaman.
Nama penulis saja karena semua buku memiliki penulis.
Lokasi rak tanpa mencatat identitas peminjam.
Jumlah halaman dan warna sampul karena mudah dibedakan.
Fajar ingin membuat panduan mencuci pakaian menggunakan mesin cuci. Ia menuliskan langkah berikut:
Menjemur pakaian.
Memasukkan pakaian ke mesin cuci.
Menambahkan deterjen.
Memilih program pencucian.
Mengeluarkan pakaian setelah selesai.
Guru meminta Fajar memperbaiki langkah tersebut agar dapat dilaksanakan secara logis.
Perbaikan yang paling tepat adalah ....
Menjemur pakaian sebelum memasukkannya ke mesin cuci
Memasukkan pakaian, menambahkan deterjen, memilih program, menjalankan mesin, lalu mengeluarkan pakaian
Memilih program setelah pakaian selesai dicuci
Mengeluarkan pakaian sebelum mesin cuci dijalankan
Menambahkan deterjen setelah pakaian dijemur
Kantin sekolah sering mengalami antrean panjang saat jam istirahat. Pengelola ingin memperbaiki pelayanan. Ia membagi masalah menjadi beberapa bagian, yaitu proses pemesanan, pencatatan pesanan, pembayaran, penyiapan makanan, dan penyerahan makanan kepada pembeli.
Pembagian tersebut merupakan contoh dekomposisi karena ....
Semua proses dilakukan oleh satu orang
Masalah antrean dianggap tidak penting
Pengelola hanya memperhatikan proses pembayaran.
Pengelola memecah proses pelayanan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil untuk dianalisis.
Pengelola mengganti semua menu makanan
Di lingkungan sekolah, sampah sering menumpuk setelah kegiatan olahraga. Guru meminta siswa mencari solusi. Mereka mengamati jenis sampah, waktu penumpukan, lokasi tempat sampah, kebiasaan siswa, dan proses pengangkutan sampah.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa siswa ....
Langsung menentukan solusi tanpa mengumpulkan informasi
Hanya memperhatikan jenis sampah yang terlihat.
Menggunakan satu cara untuk semua masalah lingkungan
Menganggap masalah sampah hanya tanggung jawab petugas kebersihan
Menggunakan proses berpikir komputasional dengan mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, dan mencari pola penyebabnya.
