wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Manajemen Strategic

Total questions: 10

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Manajemen puncak sebuah perusahaan ritel menetapkan keputusan untuk melakukan diversifikasi usaha ke bisnis e-commerce. Pada saat yang sama, manajer unit bisnis ritel offline fokus memperkuat loyalitas pelanggan melalui program membership, sedangkan bagian pemasaran menjalankan kampanye diskon musiman. Berdasarkan hirarki strategi, keputusan tersebut menggambarkan..

a)

Strategi korporasi, strategi unit bisnis, strategi fungsional

b)

Strategi unit bisnis, strategi operasional, strategi taktis

c)

Strategi fungsional, strategi korporasi, strategi taktis

d)

Strategi korporasi, strategi taktis, strategi individual

2.

Dalam proses manajemen strategik, tahap “current reality assessment” mengharuskan organisasi menilai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Namun, seringkali manajer terlalu fokus pada kekuatan internal sehingga mengabaikan ancaman eksternal yang serius. Jika hal ini terjadi, risiko terbesar yang mungkin dihadapi organisasi adalah..

a)

Tujuan strategis tidak realistis karena tidak sesuai dengan sumber daya internal

b)

Strategi gagal karena tidak responsif terhadap perubahan lingkungan eksternal

c)

Implementasi strategi terganggu karena konflik antar departemen

d)

Evaluasi strategi menjadi tidak akurat karena data internal terlalu berlebihan

3.

Sebuah perusahaan makanan ringan ingin merumuskan strategi. Manajemen menemukan bahwa biaya produksi lebih tinggi dari pesaing, namun kualitas produknya lebih baik. Jika perusahaan memilih untuk fokus pada diferensiasi kualitas, maka tujuan organisasi yang paling tepat ditetapkan adalah..

a)

Menjadi produsen makanan dengan harga paling murah di pasar

b)

Menjadi produsen makanan dengan kualitas terbaik dan harga premium

c)

Mengurangi biaya produksi sebesar 50% dalam 1 tahun

d)

Menjual produk ke sebanyak mungkin konsumen tanpa memperhatikan segmen

4.

Hubungan antara misi dan tujuan dapat dianalogikan seperti peta dan petunjuk arah. Jika sebuah organisasi hanya memiliki misi tanpa tujuan yang terukur, maka konsekuensi yang paling mungkin adalah..

a)

Organisasi tetap dapat berjalan karena misi sudah cukup jelas

b)

Organisasi kehilangan arah karena tidak ada ukuran keberhasilan

c)

Organisasi terlalu fokus pada tujuan jangka pendek

d)

Organisasi gagal merumuskan strategi karena misi bersifat abstrak

5.

Faktor internal dan eksternal memengaruhi perumusan tujuan organisasi. Jika sebuah perusahaan teknologi memiliki modal finansial besar, tetapi menghadapi perubahan regulasi pemerintah yang ketat, maka faktor penentu terbesar dalam penentuan tujuan adalah..

a)

Nilai & filosofi manajer

b)

Stakeholders internal

c)

Lingkungan eksternal

d)

Sumber daya internal

6.

Jika tujuan organisasi hanya ditetapkan oleh manajer puncak tanpa melibatkan bawahan, maka penerapan MBO berisiko gagal karena..

a)

Tujuan menjadi terlalu luas dan abstrak

b)

Tujuan tidak SMART

c)

Tidak ada partisipasi karyawan dalam penetapan tujuan

d)

Evaluasi tidak dilakukan secara teratur

7.

Perusahaan logistik memiliki tujuan “Mengurangi waktu pengiriman rata-rata dari 3 hari menjadi 2 hari.” Untuk mencapainya, bagian IT mengembangkan sistem tracking real-time, bagian operasional menambah gudang regional, dan bagian HR merekrut kurir tambahan. Keterkaitan strategi antar departemen ini menggambarkan..

a)

Hirarki strategi fungsional yang saling mendukung strategi korporat

b)

Tujuan individu yang lebih penting daripada tujuan organisasi

c)

Ketidakselarasan strategi karena fokus berbeda-beda

d)

Proses manajemen strategik yang berhenti pada tahap perencanaan

8.

Sebuah bank menetapkan tujuan meningkatkan laba 15% per tahun. Namun, target ini dicapai dengan cara mengurangi biaya layanan pelanggan sehingga keluhan meningkat drastis. Dalam perspektif manajemen strategik, masalah utama dari pencapaian tujuan ini adalah..

a)

Tujuan tidak relevan dengan misi organisasi

b)

Tujuan tidak SMART

c)

Strategi yang dipilih tidak sejalan dengan tujuan sosial organisasi

d)

Evaluasi dilakukan terlalu cepat

9.

Dalam evaluasi manajemen strategik, sebuah perusahaan menemukan bahwa meskipun tujuan operasional tercapai (efisiensi meningkat, biaya turun), tujuan strategis utama yaitu peningkatan pangsa pasar tidak tercapai. Hal ini kemungkinan besar menunjukkan..

a)

Tujuan operasional tidak mendukung tujuan strategis

b)

Analisis SWOT tidak dilakukan dengan benar

c)

Manajer terlalu fokus pada jangka panjang

d)

Implementasi strategi dilakukan terlalu cepat

10.

Perusahaan X menetapkan strategi diferensiasi produk premium. Namun, bagian produksi fokus menekan biaya dengan menggunakan bahan kualitas rendah. Jika situasi ini dibiarkan, dampak paling logis yang akan muncul adalah..

a)

Perusahaan gagal mencapai strategi karena tujuan fungsional tidak selaras

b)

Perusahaan tetap sukses karena biaya produksi lebih rendah

c)

Strategi korporasi berubah menjadi strategi kepemimpinan biaya

d)

Perusahaan kehilangan stakeholder internalnya