NEW
Font size
Worksheets08 Mutasi dan regulasi gen
Total questions: 74
Worksheet time: 37mins
Seorang peneliti menemukan bahwa satu basa nitrogen pada gen yang mengkode enzim metabolik telah berubah dari adenin menjadi guanin. Hasil analisis menunjukkan bahwa perubahan ini tidak mengubah asam amino yang dikodekan. Fenomena ini paling tepat dikategorikan sebagai
Missense mutation
Silent mutation
Nonsense mutation
Frameshift mutation
Deletion mutation
Dalam sebuah laboratorium molekuler, dilakukan analisis pada gen penyandi hemoglobin. Didapati bahwa satu basa telah berubah, menyebabkan perubahan asam amino glutamat menjadi valin. Perubahan ini menimbulkan penyakit sel sabit. Mutasi ini termasuk ke dalam
Silent mutation
Missense mutation
Nonsense mutation
Frameshift mutation
Duplication mutation
Seorang mahasiswa menemukan bahwa akibat penghapusan satu basa pada gen tertentu, rangkaian kodon berubah total sejak titik mutasi hingga akhir. Akibatnya, protein menjadi tidak fungsional. Mutasi ini disebut
Point mutation
Silent mutation
Frameshift mutation
Nonsense mutation
Transition mutation
Dalam studi ekspresi gen bakteri, diketahui bahwa paparan sinar ultraviolet menyebabkan dimerisasi timin yang menghambat replikasi DNA. Hal ini menunjukkan bahwa sinar UV merupakan
Mutagen kimia
Mutagen fisik
Mutagen biologis
Mutagen endogen
Mutagen spontan
Seorang pasien menunjukkan gangguan sintesis enzim akibat adanya kodon stop prematur pada gen tertentu. Pemeriksaan genetik menunjukkan perubahan satu basa yang mengubah kodon triptofan menjadi UGA. Jenis mutasi ini adalah
Missense mutation
Silent mutation
Nonsense mutation
Frameshift mutation
Deletion mutation
Dalam penelitian genetik, ditemukan bahwa mutasi akibat interkalasi etidium bromida ke dalam DNA menyebabkan pergeseran rangka baca. Ini menunjukkan bahwa etidium bromida berperan sebagai
Agen alkilasi
Agen interkalasi
Agen oksidatif
Agen transposon
Agen deletif
Seorang ilmuwan menemukan bahwa pada gen tertentu terjadi substitusi basa purin menjadi purin lain. Perubahan ini dikategorikan sebagai
Transversion
Transition
Frameshift
Deletion
Insertion
Pasien dengan kelainan genetik langka mengalami kehilangan fungsi protein akibat delesi dua basa pada gen struktural. Dampak utama dari mutasi ini adalah
Perubahan satu asam amino
Perubahan kodon stop menjadi kodon biasa
Pergeseran rangka baca
Perubahan basa purin menjadi pirimidin
Tidak terjadi perubahan protein
Dalam percobaan, sebuah sel mengalami mutasi yang menyebabkan pengaktifan gen onkogen secara terus-menerus. Akibatnya, sel mengalami pembelahan tak terkendali. Hal ini menunjukkan bahwa mutasi dapat
Menghambat ekspresi gen
Mengaktifkan ekspresi gen abnormal
Menghentikan replikasi DNA
Menghilangkan semua ekspresi gen
Mengubah genon menjadi kodon
Seorang ilmuwan mengamati bahwa penambahan satu basa pada kodon ke-45 gen reseptor menyebabkan protein yang dihasilkan berhenti lebih awal dan tidak aktif. Hal ini disebabkan oleh
Nonsense mutation
Missense mutation
Frameshift mutation
Silent mutation
Splicing mutation
Dalam penelitian mutasi spontan, ditemukan bahwa kesalahan tautomerik pada DNA selama replikasi menyebabkan perubahan pasangan basa. Kesalahan ini mengarah pada
Frameshift mutation
Transition atau transversion
Deletion mutation
Duplication mutation
Insertion mutation
Seorang pasien mengalami penyakit metabolik akibat mutasi yang mengganti kodon normal dengan kodon stop, menghasilkan protein pendek. Jenis mutasi yang terjadi adalah
Missense
Nonsense
Silent
Frameshift
Duplication
Dalam percobaan mutagenesis, paparan bahan kimia alkilasi menyebabkan penambahan gugus metil pada basa guanin. Perubahan ini meningkatkan kemungkinan terjadinya
Delesi
Substitusi basa
Duplikasi
Inversi
Translasi
Seorang ilmuwan menemukan bahwa mutasi pada promoter gen menyebabkan penurunan transkripsi. Hal ini menunjukkan bahwa mutasi tidak hanya terjadi pada
Introns
Ekson
Gen regulator
Daerah non-koding
Daerah pengendali
Seorang pasien mengalami mutasi yang tidak mengubah urutan asam amino namun mempengaruhi laju translasi. Hal ini menunjukkan pengaruh mutasi pada
Struktur primer
Efisiensi ekspresi gen
Splicing
Replikasi
Metilasi DNA
Dalam studi mikrobiologi, ditemukan bahwa mutasi pada operator gen lac menyebabkan ekspresi terus-menerus meskipun laktosa tidak tersedia. Hal ini menunjukkan pentingnya
Gen regulator
Promotor
Operator
Enhancer
Introns
Seorang peneliti menemukan bahwa mutasi pada gen represor menghambat pengikatan ke operator. Dampaknya terhadap ekspresi gen adalah
Tidak berubah
Berhenti total
Menurun
Terjadi ekspresi konstitutif
Terjadi mutasi balik
Pasien dengan sindrom genetik tertentu mengalami duplikasi segmen DNA besar. Dampak utama dari mutasi ini adalah
Tidak terjadi perubahan ekspresi gen
Penurunan produksi protein
Peningkatan dosis gen
Perubahan pasangan basa
Penghilangan kodon stop
Dalam penelitian bakteri, ditemukan bahwa mutasi pada gen pengkode sigma faktor menyebabkan hilangnya pengikatan RNA polimerase ke promotor. Akibatnya adalah
Translasi meningkat
Transkripsi terhenti
Mutasi tidak berpengaruh
Pembelahan sel meningkat
Protein menjadi lebih stabil
Seorang ilmuwan menemukan bahwa transposon menyisipkan diri ke dalam gen pengkode enzim, menghentikan ekspresinya. Fenomena ini disebut
Point mutation
Frameshift mutation
Insertional mutagenesis
Splicing error
Nonsense mutation
Dalam eksperimen mutagenesis, paparan zat kimia menyebabkan terjadinya substitusi basa pirimidin menjadi purin. Peristiwa ini dikenal sebagai
Transition
Transversion
Duplication
Frameshift
Deletion
Pasien mengalami penyakit genetik karena mutasi yang menghilangkan satu kodon penuh tanpa mengubah rangka baca. Jenis mutasi ini adalah
Frameshift
Nonsense
In-frame deletion
Transition
Inversion
Dalam penelitian kanker, ditemukan mutasi pada gen supresor tumor yang menghambat pengikatan faktor transkripsi. Dampak mutasi ini adalah
Penurunan ekspresi gen
Peningkatan ekspresi gen
Ekspresi gen tidak berubah
Perubahan kodon stop
Perubahan kerangka baca
Seorang mahasiswa menemukan bahwa mutasi yang terjadi pada intron menyebabkan kesalahan pemotongan mRNA. Akibatnya, protein abnormal terbentuk. Ini menunjukkan bahwa mutasi dapat mempengaruhi
Replikasi DNA
Splicing mRNA
Translokasi kromosom
Ikatan hidrogen
Translasi ribosomal
Dalam penelitian sel mamalia, diketahui bahwa mutasi pada enhancer menyebabkan penurunan pengikatan faktor aktivator. Dampaknya terhadap ekspresi gen adalah
Tetap konstitutif
Menurun
Meningkat
Tidak berubah
Terjadi frameshift
Seorang peneliti menemukan bahwa penggantian basa guanin menjadi adenin dalam sebuah gen menyebabkan perubahan satu asam amino pada posisi ke-100 protein. Perubahan ini mengubah fungsi protein secara signifikan. Mutasi ini dikategorikan sebagai
Silent mutation
Missense mutation
Nonsense mutation
Frameshift mutation
Insertion mutation
Dalam uji toksisitas, sel bakteri yang terpapar bahan kimia mengalami kehilangan dua basa berurutan pada gen penyandi enzim. Akibatnya, seluruh rangka baca bergeser. Jenis mutasi ini disebut
Duplication mutation
Frameshift mutation
Missense mutation
Silent mutation
Nonsense mutation
Seorang pasien mengalami kelainan metabolisme akibat mutasi titik yang mengganti kodon normal menjadi kodon stop pada awal sekuens gen. Akibatnya, protein yang dihasilkan sangat pendek. Mutasi ini disebut
Silent mutation
Missense mutation
Nonsense mutation
Frameshift mutation
Deletion mutation
Dalam analisis genetik, diketahui bahwa radiasi pengion menyebabkan terjadinya pemutusan untai ganda DNA yang kemudian diperbaiki secara salah, menghasilkan inversi segmen gen. Perubahan ini termasuk
Point mutation
Insertion mutation
Chromosomal mutation
Frameshift mutation
Transition mutation
Sebuah mutasi pada gen regulator menyebabkan penghambatan transkripsi bahkan ketika sinyal aktivasi hadir. Kondisi ini kemungkinan terjadi akibat mutasi pada
Enhancer
Operator
Repressor
Promotor
Termination site
Dalam penelitian ekspresi gen, ditemukan bahwa perubahan satu basa pada kodon tidak mengubah asam amino karena degenerasi kode genetik. Jenis mutasi ini disebut
Nonsense mutation
Silent mutation
Frameshift mutation
Missense mutation
Insertion mutation
Seorang ilmuwan menemukan bahwa perubahan basa pirimidin menjadi pirimidin lain dalam DNA menyebabkan tidak adanya perubahan sifat protein. Peristiwa ini disebut
Transition silent mutation
Transversion nonsense mutation
Duplication missense mutation
Frameshift deletion mutation
Insertion mutation
Pasien mengalami kelainan genetik akibat masuknya dua basa tambahan dalam gen tertentu. Akibatnya, protein yang dihasilkan menjadi tidak fungsional. Hal ini disebabkan oleh
Nonsense mutation
Frameshift mutation
Silent mutation
Missense mutation
Transition mutation
Seorang mahasiswa melakukan eksperimen dengan memaparkan bakteri pada bahan alkilasi. Setelah paparan, ditemukan peningkatan laju mutasi substitusi basa. Kesimpulan yang tepat adalah bahwa bahan alkilasi bertindak sebagai
Agen interkalasi
Agen alkilasi
Agen oksidatif
Agen deletif
Agen radiasi
Dalam analisis ekspresi gen, diketahui bahwa mutasi pada daerah promoter mengurangi afinitas RNA polimerase terhadap DNA. Dampaknya adalah
Peningkatan ekspresi gen
Penurunan ekspresi gen
Hilangnya intron
Perubahan kodon stop
Pembentukan protein abnormal
Seorang pasien mengalami kelainan akibat mutasi pada enhancer yang menyebabkan penurunan ikatan aktivator transkripsi. Akibatnya, ekspresi gen tersebut akan
Tetap konstitutif
Menurun
Meningkat
Tidak berubah
Hilang total
mukan bahwa transposon menyisipkan diri ke dalam gen yang mengkode protein struktural. Hal ini mengakibatkan
Hilangnya promoter
Aktivasi transkripsi
Inaktivasi gen
Perubahan kromatin
Replikasi meningkat
Seorang pasien dengan kanker menunjukkan mutasi pada gen supresor tumor yang mengubah asam amino penting dalam domain pengikat DNA. Hal ini kemungkinan akan
Meningkatkan fungsi protein
Menurunkan fungsi protein
Tidak mengubah fungsi protein
Menghentikan translasi
Mempercepat splicing
Dalam percobaan, mutasi menyebabkan penggantian satu kodon stop dengan kodon yang mengkode asam amino. Dampak yang paling mungkin adalah
Pemendekan protein
Pemanjangan protein
Tidak ada perubahan
Perubahan promoter
Hilangnya transkripsi
Seorang peneliti menemukan bahwa mutasi yang terjadi di luar gen (cis-regulatory element) menyebabkan perubahan pola ekspresi gen. Hal ini menunjukkan bahwa mutasi dapat terjadi pada
Introns saja
Hanya ekson
Daerah pengatur gen
Hanya kodon start
Hanya kodon stop
Dalam penelitian ekspresi gen eukariot, mutasi pada gen yang menyandi faktor transkripsi menyebabkan hilangnya pengikatan ke promoter. Dampaknya adalah
Transkripsi meningkat
Transkripsi menurun
Translasi meningkat
Splicing tidak terjadi
DNA menjadi lebih stabil
Seorang pasien mengalami mutasi missense yang mengubah struktur sekunder protein enzim sehingga mengurangi aktivitas katalitiknya. Dampak utama mutasi ini adalah
Perubahan jumlah mRNA
Perubahan aktivitas protein
Perubahan struktur DNA
Perubahan promoter
Penghilangan kodon stop
Dalam percobaan laboratorium, radikal bebas terbukti menyebabkan oksidasi basa guanin menjadi 8-oksoguanin, yang kemudian salah berpasangan saat replikasi. Peristiwa ini dapat mengarah pada
Frameshift mutation
Substitusi basa
Delesi kodon
Duplikasi gen
Replikasi lambat
Dalam penelitian genetik, mutasi pada gen represor menyebabkan gen target tetap terekspresi meskipun tidak diperlukan. Hal ini disebut
Ekspresi konstitutif
Ekspresi terhambat
Transkripsi adaptif
Translasi selektif
Aktivasi pasif
Seorang ilmuwan menemukan bahwa penghapusan tiga basa pada gen tidak mengubah kerangka baca tetapi menyebabkan hilangnya satu asam amino. Jenis mutasi ini disebut
Frameshift mutation
In-frame deletion
Nonsense mutation
Missense mutation
Transversion mutation
Dalam eksperimen dengan kultur sel, paparan radiasi gamma menyebabkan terjadinya fusi dua kromosom menjadi satu. Peristiwa ini tergolong
Point mutation
Frameshift mutation
Chromosomal mutation
Silent mutation
Missense mutation
Seorang pasien mengalami kelainan akibat mutasi yang mengganti basa pirimidin dengan purin. Peristiwa ini dikenal sebagai
Transition
Transversion
Duplication
Deletion
Insertion
Dalam penelitian, mutasi yang terjadi pada terminator transkripsi menyebabkan pembacaan gen berlanjut ke daerah lain. Dampak utamanya adalah
Terhentinya transkripsi
Pembentukan mRNA abnormal
Hilangnya promoter
Perubahan kodon start
Pengurangan protein
Seorang ilmuwan mempelajari efek mutasi pada elemen UTR (untranslated region) dari mRNA yang menyebabkan penurunan stabilitas mRNA. Hal ini akan berdampak pada
Peningkatan translasi
Penurunan translasi
Perubahan struktur DNA
Hilangnya promoter
Penghilangan ekson
Dalam studi ekspresi gen, ditemukan bahwa metilasi berlebihan pada promoter menghambat pengikatan faktor transkripsi. Fenomena ini menunjukkan bahwa regulasi ekspresi gen dapat dipengaruhi oleh
Mutasi struktural
Modifikasi epigenetik
Duplikasi gen
Perubahan kodon
Frameshift
Seorang peneliti menemukan bahwa mutasi pada gen reseptor insulin mengganti satu asam amino dalam domain pengikat ligan, sehingga reseptor kehilangan afinitas terhadap insulin. Jenis mutasi yang paling mungkin adalah
Silent mutation
Missense mutation
Nonsense mutation
Frameshift mutation
Duplication mutation
Dalam analisis DNA, diketahui bahwa adanya delesi satu basa di awal gen menyebabkan seluruh urutan asam amino setelahnya berubah. Kondisi ini mengakibatkan protein tidak berfungsi. Mutasi ini disebut
Silent mutation
Missense mutation
Frameshift mutation
Nonsense mutation
Inversion mutation
Pasien dengan kelainan darah memiliki mutasi yang mengubah kodon normal menjadi kodon stop lebih awal, menghasilkan protein pendek. Mutasi ini termasuk
Missense mutation
Nonsense mutation
Silent mutation
Duplication mutation
Transversion mutation
Dalam percobaan laboratorium, paparan sinar UV menyebabkan terbentuknya dimer timin yang menghambat proses replikasi DNA. Perubahan ini termasuk jenis mutasi yang disebabkan oleh
Mutagen kimia
Mutagen biologis
Mutagen fisik
Mutagen spontan
Mutasi transposon
Seorang ilmuwan menemukan bahwa mutasi pada gen pengkode faktor sigma menyebabkan hilangnya pengikatan RNA polimerase ke promotor. Akibat langsungnya adalah
Translasi berhenti
Transkripsi tidak dimulai
Replikasi berhenti
Splicing terganggu
Protein tetap terbentuk
Dalam penelitian kanker, mutasi pada gen supresor tumor mengakibatkan penghapusan satu kodon tanpa mengubah kerangka baca. Perubahan ini disebut
Frameshift mutation
In-frame deletion
Silent mutation
Missense mutation
Transversion mutation
Seorang mahasiswa menemukan bahwa perubahan basa purin menjadi pirimidin menyebabkan perubahan asam amino pada protein. Peristiwa ini dinamakan
Transition
Transversion
Duplication
Frameshift
Deletion
Dalam studi regulasi gen, mutasi pada operator lac menyebabkan ekspresi gen lac tetap aktif meskipun laktosa tidak tersedia. Fenomena ini dikenal sebagai
Repressible expression
Inducible expression
Constitutive expression
Silenced expression
Episomal expression
Pasien mengalami kelainan metabolik karena mutasi pada enhancer yang mengurangi pengikatan faktor aktivator. Hal ini akan menyebabkan
Ekspresi gen meningkat
Ekspresi gen menurun
Ekspresi gen tetap
Translasi meningkat
Terjadi frameshift
Dalam analisis genetik, ditemukan bahwa mutasi akibat penyisipan transposon ke dalam gen menyebabkan penghentian sintesis protein. Peristiwa ini disebut
Transition mutation
Insertional mutagenesis
Missense mutation
Splicing mutation
Duplication mutation
Seorang ilmuwan menemukan bahwa mutasi pada elemen UTR menurunkan stabilitas mRNA sehingga cepat terdegradasi. Dampak utama dari mutasi ini adalah
Peningkatan translasi
Penurunan translasi
Peningkatan replikasi
Perubahan struktur DNA
Duplikasi gen
Pasien dengan penyakit genetik mengalami mutasi yang menyebabkan terbentuknya kodon stop di tengah gen. Hal ini akan menghasilkan
Protein penuh tetapi nonfungsional
Protein lebih panjang dari normal
Protein pendek dan tidak fungsional
Protein tetap normal
Peningkatan translasi
Dalam penelitian molekuler, mutasi pada gen pengkode represor menyebabkan gen target tetap aktif. Hal ini menunjukkan peran penting
Enhancer
Operator
Represor
Terminator
Introns
Seorang mahasiswa menemukan bahwa penghapusan tiga basa tidak mengubah kerangka baca tetapi menghilangkan satu asam amino. Perubahan ini tergolong
Frameshift mutation
In-frame deletion
Nonsense mutation
Missense mutation
Transition mutation
Dalam studi ekspresi gen, mutasi pada terminator menyebabkan RNA polimerase terus membaca ke bawah gen. Hal ini menghasilkan
mRNA lebih pendek
mRNA lebih panjang
Hilangnya kodon start
Splicing berhenti
Protein tidak terbentuk
Pasien dengan kelainan genetik mengalami mutasi missense yang mengubah struktur aktif enzim. Dampak yang paling mungkin adalah
Aktivitas enzim meningkat
Aktivitas enzim menurun
Tidak ada perubahan fungsi
Translasi berhenti
Ekspresi gen meningkat
Dalam penelitian kromosom, mutasi besar menyebabkan pertukaran segmen antara dua kromosom berbeda. Peristiwa ini disebut
Deletion
Inversion
Translocation
Duplication
Insertion
Seorang ilmuwan menemukan bahwa penambahan satu basa pada kodon ke-200 menyebabkan pembentukan kodon stop prematur. Jenis mutasi ini adalah
Missense mutation
Nonsense mutation akibat frameshift
Silent mutation
Transition mutation
Duplication mutation
Dalam percobaan, paparan nitrosamin menyebabkan penggantian basa guanin menjadi adenin. Perubahan ini disebut
Transition
Transversion
Deletion
Duplication
Insertion
Seorang pasien mengalami mutasi pada promoter yang menghilangkan situs pengikatan faktor transkripsi. Hal ini akan menyebabkan
Transkripsi meningkat
Transkripsi menurun
Translasi meningkat
Replikasi meningkat
Mutasi terhenti
Dalam studi bakteri, mutasi pada gen sigma menyebabkan RNA polimerase tidak dapat mengenali promoter. Akibatnya
Translasi meningkat
Transkripsi terhenti
Splicing berhenti
Replikasi meningkat
Protein tetap terbentuk
Pasien dengan mutasi pada intron mengalami kesalahan pemotongan mRNA sehingga protein abnormal terbentuk. Hal ini menunjukkan pentingnya
Splicing yang tepat
Terminasi transkripsi
Replikasi DNA
Translasi cepat
Repressor protein
Dalam eksperimen sel mamalia, metilasi promoter yang berlebihan menghambat pengikatan faktor transkripsi. Fenomena ini merupakan contoh
Mutasi struktural
Regulasi epigenetik
Frameshift mutation
Missense mutation
In-frame deletion
Seorang ilmuwan menemukan bahwa penghapusan segmen besar DNA menghilangkan beberapa gen sekaligus. Dampak utama dari mutasi ini adalah
Perubahan satu asam amino
Peningkatan dosis gen
Kehilangan fungsi gen
Perubahan kodon stop
Pengaktifan gen abnormal
